Beralih ke Motor Listrik, Ojol Hadapi Dilema Antara Hemat Biaya dan Keterbatasan Jarak

3 menit baca
Toni Hermawan
Ditulis oleh Toni Hermawan diterbitkan
Rizki Ahmad sedang melakukan pengisian baterai motor listrik di Kantor Pos Ujung Berung Kota Bandung, pada Kamis, 9 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)
Rizki Ahmad sedang melakukan pengisian baterai motor listrik di Kantor Pos Ujung Berung Kota Bandung, pada Kamis, 9 April 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Toni Hermawan)

AYOBANDUNG.ID - Peralihan ojek online dari motor berbahan bakar minyak (BBM) ke motor listrik mulai menjadi pilihan di berbagai kota di Indonesia. Perubahan ini menawarkan sejumlah keuntungan, mulai dari biaya operasional yang lebih hemat, perawatan yang relatif ringan, hingga emisi yang lebih ramah lingkungan.

Namun, di balik efisiensi tersebut, terdapat tantangan baru seperti keterbatasan jarak tempuh, infrastruktur penukaran baterai, serta penyesuaian pola kerja di lapangan.

Bagi sebagian pengemudi, peralihan ini bukan sekadar tren, melainkan strategi bertahan di tengah dinamika pekerjaan ojek online. Hal ini salah satunya dialami oleh pengendara ojek online listrik Muhammad Rizal (33), yang telah lama menggantungkan penghasilan dari sektor ini.

“Kalau bekerja di Grab mah sudah lama dari tahun 2023, kalau untuk pemakaian motor listrik baru-baru ini baru 4 bulan,” ucapnya.

Perubahan tersebut bermula dari kondisi yang tidak direncanakan. Motor bensin miliknya mengalami kerusakan, sementara di waktu yang sama muncul tawaran dari pihak aplikator untuk menyewa motor listrik. Rizal pun memutuskan mencoba, awalnya hanya untuk jangka waktu singkat.

“Kalau saya pribadi kebetulan karena motor bensin saya rusak. Di waktu bersamaan aplikator menawarakn untuk ambil motor listrik. Tadinya mah niat cuman sebulan sih, setelah dipikir-pikir agak irit juga jadi manjang sampai 4 bulan,” ungkapnya.

Seiring waktu, ia mulai merasakan perubahan, terutama dari sisi biaya dan tanggung jawab perawatan. Dengan sistem sewa harian sebesar Rp80.000, pengeluaran menjadi lebih terkendali. Selain itu, pengemudi tidak perlu memikirkan biaya perbaikan kendaraan karena seluruh perawatan ditangani oleh pihak aplikator.

“Kalau ada kendala kita nggak keluar uang lagi, tinggal ke pihak aplikator. Soalnya ini kan sewa,” ucapnya.

Meski menawarkan efisiensi, penggunaan motor listrik menuntut penyesuaian dalam pola kerja. Rizal mengaku kini harus lebih selektif dalam mengambil pesanan, terutama yang berkaitan dengan jarak tempuh.

“Pengalaman dibanding motor bensin, lebih hemat motor listrik sih cuman ada beberapa orderan yang tidak bisa saya tarik karena jauh,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan oleh Rizki Ahmad (35). Ia menilai, keterbatasan daya baterai membuat pengemudi harus mempertimbangkan banyak hal sebelum menerima pesanan.

“Kalau motor listrik terbatasi kalau dapat order yang jaraknya jauh. Lihat dulu situasinyam, cukup tidak baterainya. Kalau disana ada (tempat pengisian baterai) ya maju kalau tidak ada ya auto cancel,” ujarnya.

Perubahan juga terjadi pada rutinitas pengisian energi. Jika sebelumnya pengisian bahan bakar hanya memakan waktu singkat, kini pengemudi bergantung pada sistem swap battery. Meskipun prosesnya relatif cepat, antrean di beberapa titik tetap menjadi kendala.

“Kalau pengalaman mengisi daya emang cepat karena kita kan ini tidak di-charge ya cuma ganti baterai. Paling kalau antre nyampe juga sejam,” ungkapnya.

Keterbatasan fasilitas penukaran baterai menjadi tantangan tersendiri, terutama di lokasi dengan tingkat penggunaan tinggi.

“Dalam pengisian daya motor listrik di Kantor Pos Uber ini tuh ada satu, isinya tuh ada 12 baterai motor listrik,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat pengemudi harus lebih disiplin dalam merencanakan rute dan memperkirakan jarak tempuh agar tidak kehabisan daya di tengah perjalanan.

Dari sisi performa, motor listrik dinilai tetap mampu menunjang aktivitas harian. Tenaga yang dihasilkan cukup stabil, bahkan saat digunakan untuk perjalanan padat atau membawa beban berat.

Meski demikian, keterbatasan jarak tempuh tetap menjadi tantangan utama di lapangan.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran bagi para pengemudi untuk lebih cermat dalam mengatur strategi kerja. Di sisi lain, respons pelanggan terhadap motor listrik cenderung positif dan menjadi nilai tambah tersendiri dalam pelayanan.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Okt 2026, 18:01

Menyeret Emak dan Bapak Ke Pengadilan

Banyak Lansia atau orang tua yang disidangkan oleh anak kandungnya di pengadilan yang semestinya tidak terjadi peristiwa nirempati tersebut

Ruang sidang bukan tempat membalas budi orang tua. Utamakan musyawarah dan kasih sayang. (Sumber: Ilustrasi oleh Gemini AI)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 16:45

Penertiban PKL: Apakah Menuju Bandung yang lebih Ramah dengan Pejalan Kaki?

Beberapa waktu ke belakang Bandung sedang melakukan penertiban PKL di Jalan Kiaracondong dan Cihapit tentunya harapannnya pejalan kaki mendapatkan haknya kembali.

Ilustrasi Penertiban PKL. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)
Sejarah 14 Okt 2026, 11:58

Jejak LASWI Maung Bikang Asal Bandung

Di Bandung pernah ada satu pasukan perempuan yang terjun dalam medan perang di garis depan. Pasukan ini bernama LASWI

Patung LASWI di Kebonjukut, Kota Bandung (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 11:12

Sunyi yang Tidak Selalu Puitik

Refleksi peringatan hari kesehatan mental di lingkungan pendidikan di Indonesia.

Kesehatan Mental Remaja (Sumber: GeminiAI)
Ayo Biz 14 Okt 2026, 10:41

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat infrastruktur jalan demi mendukung kelancaran mobilisasi dan keselamatan masyarakat sekitar.

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi
Beranda 14 Okt 2026, 09:38

Data Center AI Jatiluhur Butuh 33 Juta Liter Air per Hari, Walhi Soroti Hak Warga dan Petani

Selain kebutuhan air yang besar, WALHI Jabar menyoroti transparansi dokumen lingkungan, potensi dampak terhadap pertanian, serta kebutuhan energi untuk operasional pusat data.

Pemandangan Waduk Jatiluhur pada 10 Oktober 2023. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 09:04

Persib Sudah Juara, Mengapa Fasilitas Pemain Perlu Disoal?

Thom Haye melayangkan kritikan terhadap fasilitas pemulihan yang disediakan Persib Bandung. Kritikan Haye dibarengi keluhan soal padatnya jadwal dan perjalanan yang melelahkan,

Thom Haye dalam sebuah pertandingan. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 08:00

Sampah Itu Pasti, Bersih Itu Pilihan: Belajar dari Kota Bandung

Sampah adalah konsekuensi kehidupan sehari-hari, tetapi kota yang dipenuhi sampah bukanlah takdir.

Launching GASLAH Tahun 2026 dalam Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 Tingkat Kota Bandung. (Sumber: prokopim.bandung.go.id | Foto: Protokol Komunikasi Pimpinan)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 20:52

KDM, 'Bakakak Hayam', 'Bakekok', dan Investasi Rp7,4 Triliun

Bagi urang Sunda -- atau setidaknya mereka yang akrab dengan budaya dan tradisi Sunda pastilah tahu -- dan mungkin juga suka -- bakakak hayam.

Ilustrasi bakakak hayam. (Sumber: Dok pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 19:14

Pegunungan Sanggabuana Akan Menjadi Taman Hutan Raya

Pegunungan Sanggabuana bersiap beralih status menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Langkah strategis ini diambil demi menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dan melindungi ekosistem hutan Jawa.

Peta Pegunungan Sanggabuana (Sumber Peta:  Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde), 1923 (Sumber: Digital Collections Universiteit Leiden)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:25

Paradigma Kereta Api Menjadi Wajah Baru Mobilitas Indonesia

Kereta api telah menjadi bagian dari denyut kehidupan sehari-hari. Dari alat transportasi menjadi ekosistem mobilitas. Wajah baru ini harus mampu menghubungkan berbagai aktivitas manusia.

Pekerja melakukan perawatan lokomotif di Depo Lokomotif Daop 2, Kota Bandung, Selasa 19 Maret 2024. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:06

Ketika Hak Pejalan Kaki Terampas dan Jalanan Terjebak Macet di Kawasan SPOrT Jabar

Ulasan kritis trotoar SPOrT Jabar yang tersita PKL hingga picu kemacetan. Mengajak Pemda bertindak nyata demi hak pedestrian dan keadilan ruang publik.

Trotoar depan pagar SPOrT Jabar, Pacuan Kuda di penuhi pedagang kaki lima. (Sumber: Pribadi | Foto: Marsya Laura Humaira)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 17:02

Dualisme Mahasiswa Bandung: Di Antara Barisan Soekarno dan Gelombang Aksi Massa

Ketika demonstrasi mahasiswa mengguncang pemerintahan Soekarno, muncul pertanyaan yang membelah mahasiswa: apakah membela Indonesia berarti harus menjatuhkan Soekarno, atau justru mempertahankannya?

Pawai ITB Tahun 1966 di Jl. Asia Afrika Bandung (Sumber: Buku Mereka Dari Bandung: Pergerakan Mahasiswa Bandung 1960-1967)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 16:14

Janji Manis Negara Lindungi Berita, Angin Segar atau Alarm Waspada?

Saat pembaca beralih dari mesin pencari ke AI, industri media kian tertekan. Menkum Supratman Andi Agtas janji lindungi karya pers, apakah ini angin segar atau alarm waspada?

Industri media kian tertekan akibat pergeseran pola konsumsi informasi usai kehadiran AI yang menggeser mesin pencari. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 15:13

Investasi Jawa Barat, SIO, dan Perlindungan Pekerja

Banyak pekerjaan di sektor industri dan konstruksi memerlukan keterampilan khusus, terutama pengoperasian forklift, crane, alat berat, serta pesawat angkat dan angkut lainnya.

Ilustrasi Investasi dan ketenagakerjaan di Jawa Barat mesti maju bersama (Sumber: dokpri | Foto: Arif Minardi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 11:11

Nostalgia Era 90-an sambil Menikmati Sejuknya Gelatopedia Cirebon

Berkunjung ke Gelatopedia Cirebon tak hanya sekedar menikmati dinginnya es krim tapi juga nostalgia ke tahun 90-an di tempat yang sangat sejuk.

Desain Dinding Gelatopedia Cirebon (11/10/26). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 08:56

Jalan A.H. Nasution UIN 1 Bandung: Ramai Laju Kendaraan, Sepi Hak Pejalan Kaki

Setiap hari mahasiswa dan warga terpaksa berjalan di bahu Jalan A.H. Nasution karena trotoar yang rusak.

Mahasiswa terpaksa berjalan di bahu jalan,karena trotoar yang tidak layak digunakan disekitar gerbang UIN Bandung Kampus 1. (Foto: Risa Aulia Rahma)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 07:44

Persib U18 dan Anak-Anak yang Menanggung Dosa Rivalitas Orang Dewasa

Langkah manajemen Persib membawa kasus penyerangan terhadap rombongan Persib U18 ke jalur hukum memiliki arti penting.

Bobotoh cilik Persib. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung)