Ketika Api Menjadi Guru: Pelajaran Bertahan Hidup Mengatasi Kebakaran Tanpa Panik

Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan Sabtu 02 Mei 2026, 18:34 WIB
Acara "Siaga Rumah Aman 2026" pada 2 Mei 2026, di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)

Acara "Siaga Rumah Aman 2026" pada 2 Mei 2026, di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)

AYIOBANDUNG.ID — Ada yang berbeda di halaman Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung pada Sabtu pagi itu. Biasanya, keramaian di sini hanya terjadi ketika sirene meraung dan truk merah meluncur kencang ke arah kepulan asap. Namun pada 2 Mei 2026, keramaian itu datang dari tawa, semangat, dan rasa ingin tahu dari puluhan anggota INTI Jawa Barat dan siswa sekolah yang datang bukan untuk menyaksikan bencana, melainkan untuk belajar mencegahnya.

Itulah semangat yang melatari "Siaga Rumah Aman 2026", sebuah kunjungan edukatif yang mengajak peserta masuk lebih dalam ke dunia para penjaga garis terdepan dari ancaman api.

Langit Bandung pagi itu bersih, nyaris tanpa awan. Para peserta berdatangan dengan seragam merah-putih khas INTI, berbaur dengan para anggota PMR (Palang Merah Remaja) SMK 2 Bandung berseragam putih berdasi kuning yang tampak tak sabar menunggu acara dimulai. Kehadiran PMR memberi warna tersendiri. Jiwa muda yang sudah terlatih dengan semangat kemanusiaan, kini datang untuk memperluas bekal mereka dengan pengetahuan keselamatan dari ancaman api.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting organisasi—Leon Hanafi (Ketua INTI Jabar), P. Lindawaty S. Sewu (PINTI Jabar), Herman Setiawan (GEMA INTI Jabar), dan Fam Kiun Fat (Ketua INTI Kota Bandung). Kehadiran mereka bukan sekadar seremonial; ini adalah pernyataan sikap bahwa keselamatan keluarga adalah urusan yang terlalu penting untuk ditunda.

"Sebetulnya edukasi ini adalah bagian dari program ini untuk dekat dengan masyarakat. Terutama jika kita bicara bencana, seperti kebakaran, memang setiap warga negara harus bisa mengerti tentang bahaya kebakaran; dan bagaimana kita mencegahnya," buka Leon Hanafi mengenai latar belakang dan tujuan kegiatan.

Leon Hanafi (Ketua INTI Jabar), saat membuka acara "Siaga Rumah Aman 2026" pada 2 Mei 2026, di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)
Leon Hanafi (Ketua INTI Jabar), saat membuka acara "Siaga Rumah Aman 2026" pada 2 Mei 2026, di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)

"Kalau umpanya setiap masyarakat juga sudah mengerti (antisipasi) ini, tentu bahaya kebakaran akan lebih gampang dicegah. Mencegah ini lebih baik daripada memadamkan apinya," sambung Leon.

Momen yang paling menghentikan napas terjadi di dalam aula berlatar banner INTI Jawa Barat. Di atas panggung, seorang instruktur perlahan membuka katup tabung gas; dan dalam hitungan detik, lidah api menjilat udara di hadapan puluhan pasang mata yang terbelalak.

Bukan kepanikan yang menyambut, melainkan fokus. Itulah yang ingin ditanamkan oleh Raden Rizky Rukhiyat, anggota Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung sekaligus Ketua Umum Rescue DRP Little Project, yang memandu simulasi penanganan kebocoran gas itu dengan tenang dan terukur. Satu per satu peserta diajak mendekat, memahami, lalu mempraktikkan cara yang benar, bukan cara yang selama ini hanya mereka tebak-tebak sendiri di rumah.

"Semua pelayanan kami ini kepada masyarakat Kota Bandung ini gratis. Tidak dipungut biaya sepeser pun. Baik penyelematan, baik itu pemadam kebakaran, dan semua yang menyangkut pelayanan publik. Ini adalah salah satu indokator dari program kami Dinas Pemadam, yaitu selain memadamkan juga pencegahan dan penyelamatan," papar Raden Rizky Rukhiyat mengenai pentingnya simulasi dan kesalahan umum masyarakat dalam menangani kebocoran gas.

Acara "Siaga Rumah Aman 2026" pada 2 Mei 2026, di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)
Acara "Siaga Rumah Aman 2026" pada 2 Mei 2026, di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)

Jika di dalam aula peserta belajar mengenal api, maka di halaman markas mereka belajar menaklukkannya. Satu per satu peserta dipersilakan memegang selang bertekanan tinggi — dan ketika air menyembur deras membelah udara pagi, sorak gembira pecah di sekeliling lapangan.

Tak ada yang bisa menahan senyum menyaksikan para siswa (yang beberapa jam sebelumnya masih tampak kikuk) kini berdiri tegap sambil menggenggam selang pemadam dengan bangga. Di sisi lain halaman, sebuah truk operasional Bandung sudah menunggu. Naik ke atas bak terbuka truk merah itu, rupanya, menjadi momen yang tak kalah berkesan bagi para peserta dari segala usia—termasuk para anggota PMR yang sepanjang hari tampak menjadi yang paling antusias di antara kerumunan.

Bagi Herman Setiawan dari GEMA INTI Jabar, momen-momen itulah yang justru menjadi inti dari seluruh kegiatan.

"Dengan giat edukasi tentang pencegahan kebakaran tadi, memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat. Pandangan saya, generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kebakaran di masyarakat," imbuh Herman.

Acara "Siaga Rumah Aman 2026" pada 2 Mei 2026, di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)
Acara "Siaga Rumah Aman 2026" pada 2 Mei 2026, di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)

Ketika jarum jam mendekati pukul 14.00 WIB dan para peserta mulai berpamitan, ada sesuatu yang ikut mereka bawa pulang. Sesuatu yang tidak tercetak di spanduk manapun. Yaitu pemahaman bahwa bencana seringkali bukan soal nasib buruk, melainkan soal kesiapan yang tidak pernah dilatih.

Program yang diinisiasi bersama oleh berbagai cabang INTI (dari PINTI, GEMA INTI, INTI Kota Bandung, INTI Cimahi, hingga INTI Kab. Bandung dan Kab. Bandung Barat—dengan dukungan INTI Jawa Barat) ini sejatinya adalah investasi kecil dengan nilai yang jauh melampaui satu hari.

Fam Kiun Fat, Ketua INTI Kota Bandung, menutup hari itu dengan sebuah refleksi yang sederhana namun mengena.

"Mari kita saling peduli terhadap lingkungan agar tetap aman jauh dari resiko kebakaran," tutup pria yang akrab disapa Akiun itu. (*)

Berita Terkait

News Update

Beranda 02 Mei 2026, 18:34

Langkah Panjang Tatang Bangun SLB ABCD Caringin bagi Anak Difabel di Bandung

Kisah Tatang, pendiri SLB ABCD Caringin, yang berjuang membangun sekolah difabel dari rumah demi membuka akses pendidikan inklusif di Bandung.

Tatang, pendiri SLB ABCD Caringin, mendedikasikan hidupnya untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak difabel di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Beranda 02 Mei 2026, 18:34

Ketika Api Menjadi Guru: Pelajaran Bertahan Hidup Mengatasi Kebakaran Tanpa Panik

Kunjungan edukatif yang mengajak peserta masuk lebih dalam ke dunia para penjaga garis terdepan dari ancaman api.

Acara "Siaga Rumah Aman 2026" pada 2 Mei 2026, di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id)
Beranda 02 Mei 2026, 12:47

Di Tengah Riuh Stasiun Bandung, Musisi Tunanetra Menemukan Irama Kehidupan

Di tengah hiruk-pikuk Stasiun Bandung, musisi tunanetra menghadirkan harmoni yang tak hanya menghibur, tetapi juga menjadi cara mereka bertahan, berkarya, dan menantang stigma.

Virly Aulyvia, Rendra Jaya Ambara, dan Martin Aflatun. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Wisata & Kuliner 02 Mei 2026, 12:01

Panduan Wisata Pantai Ujung Genteng Sukabumi: Estimasi Biaya, Penginapan dan Spot Pilihan

Panduan lengkap Ujung Genteng Sukabumi mulai dari rute perjalanan, biaya tiket, penginapan, hingga pantai terbaik dan konservasi penyu.

Pantai Tenda Biru Ujung Genteng Sukabumi. (Sumber: Ayomedia)
Beranda 01 Mei 2026, 20:54

Terima Kasih Kawan! Jalan Masih Panjang

Hari ini 1 Mei 2026, ayobandung.id tepat berusia satu tahun. Ini adalah catatan reflektif.

ayobandung.id mensyukuri perjalanan 1 tahun. (Sumber: Unsplash | Foto: Marcel Eberle)
Ayo Netizen 01 Mei 2026, 20:01

Potret Buruh Perempuan di Bandung: Independent Woman atau Tuntutan Kapitalisme?

Independent women acap kali lahir dari kesadaran seorang perempuan untuk berdikari sebagai manusia. Tapi apakah buruh perempuan juga lahir dari itu atau menjelma dari sistem kapitalis?

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 01 Mei 2026, 18:04

Jangan Anggap Sepele, Kelalaian Kecil di Rumah Bisa Picu Kebakaran Besar

Kelalaian kecil di rumah seperti listrik dan gas bisa memicu kebakaran besar. Simak langkah sederhana untuk mencegah dan melindungi diri serta keluarga dari risiko kebakaran.

Petugas Damkar Kota Bandung melakukan pendinginan usai kebakaran kios barang bekas di Jalan Soekarno-Hatta, Kamis (26/3/2026) dini hari yang menghanguskan belasan bangunan tanpa korban jiwa. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 01 Mei 2026, 15:40

Jelajah Taman Cimanuk, Ruang Publik Bersejarah di Pusat Indramayu

Jelajahi Taman Cimanuk Indramayu dengan panduan lengkap mencakup sejarah pelabuhan, fasilitas taman, serta aktivitas santai di ruang publik kota.

Taman Cimanuk, Indramayu.
Ayo Netizen 01 Mei 2026, 14:58

Di Kampung Beledug, Pernah Terdengar Ledakan dari Dalam Bumi

Dalam bahasa Sunda (RA Danadibrata, 2015), lema beledug dapat berarti suara guludug atau petir di langit, atau suara letusan di kejauhan.

Peta daerah Cintapada dan Maja tahun 1914-1916. (Sumber: Peta koleksi KITLV)
Ayo Netizen 01 Mei 2026, 12:40

Membaca May Day, sebagai Proses Komunikasi

Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 dimaknai sebagai arena komunikasi publik, tempat buruh merebut ruang sosial, membentuk agenda, dan menegosiasikan kuasa di era digital.

Sejumlah buruh perempuan melakukan aksi peringatan Hari Perempuan Internasional di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (8/3/2018). (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 01 Mei 2026, 10:40

Refleksi Awal Bulan Mei: Belajar dari Perilaku Binatang

Mungkinkah kita belajar dari perilaku binatang?

Boli dan Cimol berbagi tempat dan pengasuhan. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Kurniawan Abuwijdan)
Beranda 01 Mei 2026, 04:20

Potret Kehidupan Warga Usia Senja di Kecamatan dengan Jumlah Lansia Terbanyak di Kota Bandung

Potret keseharian warga lanjut usia di kecamatan dengan jumlah lansia terbanyak di Kota Bandung, menghadapi tantangan kesehatan, ekonomi, dan kesepian di tengah perubahan kota.

Lili Sutisna menikmati masa lansianya dengan aktif bekerja dan mengurus kebun kecilnya di Kiaracondong. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 30 Apr 2026, 20:12

Tema Ayo Netizen Mei 2026: Bersabar, Bekerja, dan Berkorban demi Hidup di Bandung

Mei bukan sekadar bulan kelima dalam kalender. Di Bandung, Mei adalah bulan yang sesak.

Keluarga korban longsor Cisarua menangis usai mendengar informasi salah satu keluarganya ditemukan. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Mayantara 30 Apr 2026, 18:41

Kehidupan Sehari-hari sebagai ‘Arsip’

Internet tidak hanya membangun hubungan kolaboratif antar-pengguna secara individual, tetapi juga “merekam” serangkaian tindakan online kita setiap hari.

Internet tidak hanya membangun hubungan kolaboratif antar-pengguna secara individual, tetapi juga “merekam” serangkaian tindakan online kita setiap hari. (Sumber: Pexels | Foto: Şevval Pirinççi)
Wisata & Kuliner 30 Apr 2026, 18:00

Panduan Wisata Curug Citambur, Eksotisme Tersembunyi di Cianjur Selatan

Panduan wisata Curug Citambur, air terjun 130 meter di Cianjur Selatan, lengkap rute, tiket, dan tips berkunjung.

Curug Citambur. (Sumber: Shutterstock)
Ayo Netizen 30 Apr 2026, 17:12

Menakar Geliat Inovasi di Lereng Subang: Tinjauan Kritis atas Transformasi Ekonomi Berbasis Kopi

Dalam konstelasi perdagangan global, kopi bukan sekadar komoditas penyegar, melainkan instrumen strategis yang menentukan posisi tawar sebuah negara.

Buku "Geliat Desa Membangun Inovasi Kopi Subang: Status Quo" (Sumber: BRIN)
Ayo Netizen 30 Apr 2026, 15:30

Jalan Nasional Rasa Jalan Lokal: Mengapa Macet dan Kecelakaan Terus Terjadi di Koridor Caringin–Cimahi?

Kemacetan dan kecelakaan bukan sekadar ulah pengguna, tetapi akibat kegagalan sistem: akses tak terkendali, hambatan samping tinggi, dan simpang tanpa pengaturan yang andal.

Kepadatan arus lalu lintas di Jalan Raya Cimareme, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Beranda 30 Apr 2026, 14:59

Hadapi Kemarau Panjang dan Risiko Kebakaran, Diskar Kota Bandung Fokus Perkuat Sumber Air

Diskar PB Kota Bandung perkuat akses sumber air melalui pemetaan hidran dan kolam retensi guna pastikan penanganan kebakaran yang cepat dan efektif selama musim kemarau panjang.

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung melakukan pendinginan pada kios material barang bekas yang terbakar di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis 26 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 30 Apr 2026, 11:30

Panduan Lengkap Penggunaan Partikel dalam Bahasa Indonesia

Panduan praktis agar tidak lagi ragu saat menuliskan partikel-partikel bahasa.

Partikel dalam bahasa Indonesia. (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 30 Apr 2026, 11:17

Kuliner Soto Bongko Sumedang, Sarapan Ratusan Tahun yang Bertahan di Balik Bayang Tahu

Sarapan khas Sumedang ini menawarkan kuah santan gurih, lontong besar, dan tahu Sumedang dalam tradisi pagi yang bertahan sejak ratusan tahun.

Kuliner Soto Bongko Sumedang. (Sumber: Instagram @sajiansedap)