Berkunjung ke Perpustakaan Jusuf Kalla di Kota Depok

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Perpustakaan Jusuf Kalla di Kawasan Universitas Islam Internasional Indonesia Kota Depok (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Perpustakaan Jusuf Kalla di Kawasan Universitas Islam Internasional Indonesia Kota Depok (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Saat duduk di sekolah dasar, saya memandang perpustakaan tidak lebih dari sebuah ruangan dengan buku-buku usang dan berdebu dan jarang didatangi sejumlah siswa di jam istirahat.

Kini perpustakaan mulai bertransformasi menjadi tempat nongkrong yang nyaman untuk anak muda. Bukan lagi sejumlah tumpukan literatur buku pelajaran zaman dulu tapi begitu banyak ragam buku mulai dari lokal hingga internasional. Mulai dari buku non fiksi hingga fiksi.

Tak hanya itu beberapa perpustakaan dibuat semenarik dan senyaman mungkin untuk didatangi bagi generasi muda yang mencintai buku-buku. Pengaturan desain ruangan yang kekinian, warna lampu hangat seperti sedang berada di caffe vibes vintage dan spot-spot foto yang dibuat instagramable.

Kartu Visitor Perpustakaan Jusuf Kalla (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Kartu Visitor Perpustakaan Jusuf Kalla (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Kota Depok memiliki Perpustakaan Jusuf Kalla yang berada dalam kawasan Universitas Islam Internasional Indonesia. Menuju perpustakaan kamu harus melewati jalan yang cukup megah dengan jarak waktu 7-10 menit. Memasuki gedung kamu bisa menuju front office untuk mengisi buku pengunjung lewat komputer.

Kemudian kamu bisa membayar sejumlah Rp.10.000 dengan pembayaran cash atau cashless. Kemudian kamu akan dapat kartu visitor yang digunakan selama menjelajah perpustakaan Jusuf Kalla.

Loker Penyimpanan Barang Perpustakaan Jusuf Kalla (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Loker Penyimpanan Barang Perpustakaan Jusuf Kalla (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Setelah itu kamu akan mendapatkan satu kunci untuk loker yang bisa digunakan menyimpan barang yang kamu bawa. Disclaimer pengunjung tidak boleh membawa makanan atau minuman berwarna dari luar kecuali air mineral. Namun jangan khawatir kamu bisa membeli minuman melalui vending machine yang disediakan dengan pembayaran elektronik.

Setelah itu kamu bisa langsung menyimpan barang bawaan dan akan mendapatkan tas transparan untuk membawa barang-barang penting.

Salah satu spot di Perpustakaan Jusuf Kalla (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Salah satu spot di Perpustakaan Jusuf Kalla (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Perpustakaan Jusuf Kalla memiliki fasilitas sebanyak 8 lantai. Petunjuk yang disediakan setiap lantai sangat jelas dengan detail jenis buku apa saja yang tersaji. Setiap lantai punya desain kursi yang unik dan berbeda. Ada fasilitas Working Space dengan berbagai sofa dengan warna biru dengan beberapa fasilitas untuk mengisi daya laptop atau handpone.

Ada beberapa ruangan dengan setting kursi empuk saling berhadapan dengan warna lampu kuning temaram. Ada beberapa tempat duduk dengan bean bag di atas undakan tangga seperti perpustakaan Korea yang sempat ramai dibicarakan. Dan yang paling menarik adalah ruangan di belakang lift yang bisa digunakan untuk aktivitas makan para pengunjung.

Meski terdapat di ujung ruangan tapi tempatnya cukup estetik dengan meja kayu panjang dan kursi kayu. Kondisi akan semakin syahdu ketika hujan datang yang bisa dinikmati dari kaca bening sambil menikmati indahnya bunga yang bermekaran di taman.

Perpustakaan Jusuf Kalla memiliki jam operasional yang cukup panjang yaitu Senin-Jumat di jam 09.00-21.00 dan Sabtu 09.00-16.00. Cocok bagi siapa saja yang memiliki waktu luang hanya di weekend saja. Semoga kedepannya Bandung pun memiliki perpustakaan yang bisa diakses dengan jam operasional lebih panjang karena sejauh ini beberapa perpustakaan milik pemerintah di Kota Bandung hanya buka hingga maksimal pukul 16.00-17.00.

Menurut saya dengan memperpanjang jam operasional pada fasilitas perpustakaan umum daerah-- tentu akan membuat generasi muda lebih banyak memiliki kesempatan untuk bersinggungan dengan dunia literasi. Sejauh ini mayoritas anak muda punya waktu luang setelah jam sore-- berhubung fasilitas perpustakaan tutup maka banyak anak muda yang memilih nongkrong atau mencari hiburan dengan berkunjung ke cafe. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:46

Medsos Mengubah Waktu dan Jarak

Medsos dapat merubah waktu dan jarak dalam penyampaian informasi

Dalam beberapa tahun ini, mengakses media sosial menjadi ritual yang seolah tanpa batas. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:18

Travel, Jalan Tol dan Perbincangan di Dalamnya

Banyak cerita-cerita yang hanya ada di perjalanan, tentang mereka yang terus berjuang di tengah kemegahan zaman.

Kemacetan akibat perbaikan dan pemeliharaan jalan di Tol Cikopo- Palimanan (Cipali). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)