Balqis Rumaisha, Hafidzah Cilik yang Berprestasi

3 menit baca
Salsabiil Firdaus
Ditulis oleh Salsabiil Firdaus diterbitkan
Balqis Rumaisha saat wawancara di SMP QLP Rabbani (Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis | Foto: Salsabiil Firdaus)
Balqis Rumaisha saat wawancara di SMP QLP Rabbani (Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis | Foto: Salsabiil Firdaus)

Pagi di SMP QLP Rabbani Kota Bandung selalu dimulai dengan rutinitas yang sudah akrab bagi Balqis Rumaisha. Duduk di lingkaran kelompok kecil bersama teman-temannya, mushaf terbuka di depannya, matanya menelusuri setiap huruf demi huruf, setiap ayat demi ayat Al-Qur’an. Setiap lantunan ayat-ayat yang dibaca seakan menenangkan hati dan pikirannya sebelum hari yang padat dimulai.

Sejak kelas satu SD, Balqis mulai menghafal Al-Qur’an. Ketertarikannya mulai muncul setelah ia menonton program acara Hafidz Indonesia, melihat anak-anak lain yang mampu menghafal meski menghadapi berbagai tantangan. Semangat itu mendorongnya menargetkan hafalan per juz. Kini, hampir 28 juz sudah dihafalnya, perjalanan yang penuh kerja keras dan konsistensi.

Perjalanan itu tak selalu mudah. Saat memasuki juz pertengahan, ayat-ayat yang akan dihafalnya menjadi lebih rumit. Kadang ia lupa, lelah, bahkan sempat berhenti selama dua bulan. Namun setiap membuka mushaf, Balqis menemukan ketenangan yang dapat mendorongnya kembali melanjutkan hafalannya. Bagi Balqis, Al-Qur’an bukan sekadar hafalan, tetapi teman sehari-hari yang menuntunnya untuk selalu sabar dan konsisten.

Bagi Balqis, dukungan dari guru dan keluarganya sangatlah berarti baginya. Guru pembimbing hafalannya selalu membimbingnya dengan sabar, menyesuaikan target agar Balqis tetap semangat. Di rumah juga, suasana yang mendukung dan dorongan orang tuanya membuat Balqis tetap fokus menghafal Al-Qur’an dan muraja’ah hafalannya di tengah jadwal sekolah dan ujian cukup padat.

Selain menghafal Al-Qur’an dan muraja’ah, Balqis aktif mengikuti lomba. Ia pernah meraih juara dua dalam lomba MHQ dalam Festival Ramadhan 2023 yang diuji langsung syeikh dari Arab, dan juga berpartisipasi dalam lomba petualangan bahasa Global Mission Penthathlon 2025 sebagai tim yang mewakili SMP QLP Rabbani Kota Bandung.

Perlombaan yang diikutinya saat pertama kali menjadikannya pengalaman yang paling berkesan bagi Balqis. Meski saat pertama kali ia mengikuti lomba sempat merasa tegang karena pertama kalinya ia mengikuti perlombaan, namun rasa puas dan syukur pun muncul ketika usaha yang ia lakukan terbayar dengan prestasi.

Di sela kesibukan sekolah dan hafalan, Balqis juga menyeimbangkan hidup dengan kegiatan lain. Dulu ia aktif bermain badminton bersama teman-temannya. Namun ketika ia mulai menginjak di bangku kelas 9, fokusnya lebih ke ujian dan pelajaran di kelas karena jadwalnya pun padat. Walau di tengah jadwalnya yang padat, ia tetap menyisakan waktu untuk hobi, yakni membuat desain grafis dan video cinematic. Aktivitas ini menjadi napas ringan di tengah padatnya jadwal.

Menjadi hafidzah bagi Balqis lebih dari sekadar hafalan. Karena dengan menghafal Al-Qur’an, ia belajar menjaga makna, akhlak, disiplin, kesabaran, dan rasa syukur. Rutinitas muraja’ahnya cukup disiplin. Setelah salat Subuh dan Ashar, ia duduk dengan mushaf terbuka. Teman-temannya kagum dengan ketekunannya, tapi Balqis tetap rendah hati, menekuni hari demi hari dengan tekad yang kuat.

Di sela kegiatan sekolah, Balqis juga menikmati waktu dengan teman-temannya. Jalan-jalan ringan, bercanda, dan saling mendukung menjadi bagian dari keseharian yang membuat hidupnya tetap seimbang. Meski sibuk dengan berbagai kegiatan, ia selalu menyempatkan waktu untuk muraja’ah agar hafalannya tetap terjaga.

Sore hari, Balqis menutup mushafnya dan menatap halaman terakhir yang baru saja diulang. Senyum tipis muncul, rasa lelah hilang diganti kepuasan dan ketenangan. Setiap ayat yang ia jaga membentuk dirinya menjadi pribadi lebih sabar, fokus, dan bersyukur. Perjalanan Balqis membuktikan bahwa cinta dan konsistensi terhadap Al-Qur’an mampu membimbing seorang anak menjadi inspirasi bagi sekitarnya.

Di balik prestasi dan hafalan, Balqis tetap sederhana. Menghafal Al-Qur’an membentuk Balqis menjadi remaja yang tekun, rendah hati, dan inspiratif. Ia percaya bahwa setiap ayat demi ayat yang dibaca dan dihafal akan menjadi bekal bukan hanya di dunia, tapi juga bekalnya di akhirat kelak, yang sudah menjadi sebuah prinsip yang ia pegang teguh sejak pertama kali memutuskan untuk berjuang bersama Al-Qur’an. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 06 Okt 2026, 19:22

Ruang Kreatif Revitalisasi Bahasa Ibu

Sering kali orang tua jarang menggunakan bahasa daerah di rumah karena memilih membiasakan anak berbahasa Indonesia. Terkait ini ketika orang tua berlatar beda suku dan beda bahasa.

Perempuan lokal Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 18:23

Mengenang Peristiwa G30S Melalui Lembaran Berita Yudha

Membuka kembali Berita Yudha edisi 30 Oktober 1965, berarti membuka sebuah jendela menuju Indonesia beberapa pekan setelah G30S.

Halaman Muka surat kabar Berita Yudha edisi Oktober 1965, yang merekam pemberitaan mengenai situasi dan peristiwa penting di Indonesia pasca-G30S. (Foto: Kin Sanubary)
Bandung 06 Okt 2026, 17:53

Mengintip Potensi Ekonomi Kreatif Kota Bandung Lewat Layar Perfilman dan Kolaborasi Komunitas

Tren pemutaran film independen, festival sinema alternatif, hingga pertumbuhan ruang pemutaran komunitas di Kota Kembang membuktikan tingginya dahaga publik terhadap ragam narasi visual.

Bandung World Cinema (BWC) 2026 dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem perfilman sekaligus mendorong pertumbuhan subsektor ekonomi kreatif di Kota Bandung.
Sejarah 06 Okt 2026, 17:16

Sejarah Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia

Jejak naturalisasi Timnas Indonesia bukan fenomena baru. Perjalanan dari Van der Vin pada era 1950-an hingga gelombang diaspora saat ini.

Pemain Timnas Indonesia dalam laga kontra Thailand dalam Asean Cup 2026. (Sumber: Vidio)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 17:03

Bandung, Banjir, dan Rutinitas Tahunan yang Tak Pernah Ada Solusi

Banjir di Bandung kerap kali menjadi event tahunan yang tidak pernah menemukan solusi yang pasti.

Banjir Tahunan di Kab. Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 16:29

Pesona Garut: 'Surga dari Timur', Rekam Sejarah, dan Mahakarya Gastronomi Pasundan

Lanskap alam Kabupaten Garut menyajikan kekayaan vegetasi dan topografi yang memikat.

Situ Cangkuang, Leles, Garut. (Sumber: Wikimedia Commons/Lisensi CC | Foto: Mssetiadi)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 15:33

Cagar Budaya dan Ragam Gaya Bangunannya di Kota Bandung

Jelajahi pesona sejarah Kota Bandung melalui jejak Cagar Budaya. Temukan kisah unik di balik arsitektur ikonis Art Deco, situs kolonial dan warisan legendaris yang tetap lestari hingga kini.

Gedung Sate, Bandung, 2024 (Sumber: Wikipedia | Foto: Rahmat Denas)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 13:08

RT/RW di Bandung Tidak Perlu Jadi Densus 88 Kecil-kecilan

Teror adalah peristiwa langka. Pergantian penghuni kontrakan adalah peristiwa sehari-hari.

Tim Densus 88. (Sumber: ayobandung.com | Foto: suara.com via ayobandung.com)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 10:49

Membincangkan Hujan di Musim Kemarau

Membicarakan hujan dalam kacamata kesadaran lingkungan dan seni.

Ilustrasi musim hujan. (Sumber: GeminiAi)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 06:30

PHBS Sebagai Modalitas Kesehatan Warga Kota Bandung

Tahun 2026 ini, influenza tipe A ini menjadi gambaran yang sama, meski oleh pemerintah tidak lagi di-covidkan. Namun kekhawatiran masyarakat tetap trauma dan ketakutan berlebihan.

Ilustrasi penderita influenza.
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 20:09

Ruang Terbuka Hijau di 30 Kecamatan di Kota Bandung

Artikel ini mengulas kondisi Ruang Terbuka Hijau di 30 kecamatan Kota Bandung. Temukan sebaran, fasilitas publik, keasrian lingkungan dan upaya pelestarian taman kota demi Bandung yang lebih asri.

Aktivitas warga di taman Alun-Alun Cicendo, Kota Bandung, Sabtu, 9 Juli 2022. (Sumber: Ayobandung | Foto: Magang Foto/Algifari Tohaga Abdillah)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 19:22

Ketika Wajah-Wajah Populer Mengisi Halaman Majalah Selecta Edisi Oktober 1970

Membuka kembali majalah lawas selalu menghadirkan sensasi tersendiri. Begitu pula ketika kembali membaca Majalah Selecta edisi Oktober 1970.

Hastarita Abdullah, fotomodel 17 tahun, tampil di sampul depan Majalah Selecta edisi Oktober 1970. Sementara Trio Nindya Sisters, tiga bersaudari asal Solo, tampil di sampul belakang, 56 tahun silam. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 17:03

10 Netizen Terpilih September 2026, Menangkap Ragam Isu Bandung dan Jawa Barat

Redaksi Ayobandung.id mengumumkan 10 penulis terbaik kanal "Ayo Netizen" untuk periode September 2026, dengan total hadiah tetap Rp1,5 juta.

Simulasi penanganan bencana gempa bumi akibat Sesar Lembang. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 16:16

Ronda Malam: Mereka yang Berjaga saat Warga Terlelap

Ketika warga terlelap, petugas ronda tetap terjaga. Di RW 10 Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi, ronda malam menjadi ikhtiar keamanan sekaligus bukti bahwa semangat gotong royong masih menyala.

Ilustrasi warga Indonesia sedang ronda. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan Gemini AI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 15:02

Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung

Kota Bandung kini terus berbenah menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain berfungsi menjaga keseimbangan alam dan menekan polusi, kehadiran taman kota ini juga menjadi sarana rekreasi warga.

Taman di Jl. Tongkeng No.46, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 13:41

Mencegah KBGO di Kampus: Bukan Lagi Soal Perempuan Menjaga Diri

Seruan agar perempuan "pandai menjaga diri" di ruang digital tak lagi cukup. Kampus harus hadir secara sistemik menjamin ekosistem belajar yang aman bagi mahasiswi.

Pembukaan Latsar CPNS Tahun 2022 (Sumber: Humas Pusjar SKTAN | Foto: Humas Pusjar SkTAN)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 11:04

Kesehatan Mental Kita di Hari Sumpah Pemuda

Refleksi peringatas Sumpah Pemuda dengan isu keshatan mental.

Sumpah Pemuda & Kesehatan Mental. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 10:14

Amit-Amit, Jangan sampai Keranda Jadi Alat Ukur Tata Kota

Keranda seharusnya hanya mengantar manusia ke tempat peristirahatan terakhir. Ia jangan sampai berubah menjadi alat ukur apakah sebuah kota bekerja dengan baik atau tidak.

Lahan pekuburan di salah satu sudut Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 19:10

Batik dari Warisan Budaya Tradisional Menuju Fashion Internasional

Tahun 2009, UNESCO telah telah memasukkan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. Batik perlu bergerak dari craft based economy menuju creative fashion industry. Dan dari produk menjadi nilai.

Koleksi batik Retno Mulyo. (Sumber: Batik Retno Mulyo)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 16:38

Memikirkan Kembali Sumber Daya Energi Baru: Terbarukan Berbiaya Murah dan Ramah Lingkungan

Mengulas solusi energi baru dan terbarukan yang murah serta ramah lingkungan.

Pengelola Waduk Jatiluhur menyebutkan kemarau panjang pada Juli 2023 menyebabkan tinggi muka air waduk mengalami penyusutan hingga 10 meter atau 2 meter diambang batas kritis. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)