Selamat Hari Raya Idul Adha
1447 H • Hari Raya Kurban & Kebajikan

Di Balik Deru Air dan Hening Hutan, Menyusuri Keanggunan Curug Cileat

2 menit baca
Jajang Shofar khoerudin
Ditulis oleh Jajang Shofar khoerudin diterbitkan Minggu 09 Nov 2025, 18:33 WIB
Keindahan Curug Cileat di Kabupaten Subang memukau dengan aliran air tinggi dan dikelilingi hijaunya pepohonan. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Jajang Shofar Khoerudin)

Keindahan Curug Cileat di Kabupaten Subang memukau dengan aliran air tinggi dan dikelilingi hijaunya pepohonan. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Jajang Shofar Khoerudin)

Langit Subang pagi itu tampak teduh, diselimuti kabut tipis yang menari di antara dedaunan. Dari kejauhan suara gemuruh air terdengar memecah kesunyian hutan sebuah tanda bahwa perjalanan Panjang ini akan berujung pada perjumpaan dengan keajaiban alam yang menakjubkan Curug Cileat.

Terletak di Kawasan Kampung cibago, Mayang, Kec. Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Curug Cileat menjadi salah satu destinasi tersembunyi yang kini mulai dikenal para pencinta alam. Jalur menuju curug bukanlah perjalanan singkat.

Dibutuhkan tenaga ekstra untuk menempuh jarak sekitar empat kilometer melalui jalan setapak, menanjak, dan dedaunan yang basah oleh embun pagi. Namun, setiap langkah terasa sepadan dengan suguhan alam yang menemani rimbun pepohonan, kicau burung, dan udara segar yang menenangkan.

“Berkunjung ke Curug Cileat tidak hanya satu curug saja, tetapi ada banyak curug dijalur sebelum curug utama yang bisa dikunjungi. Beberapa curug lainnya bernama Curug Citorok, Curug Cimuncang, dan Curug Pasir. Jadi sebelum sampai ke Curug utamanya, pengunjung bisa menikmati ke tiga curug itu.

Meskipun tracking-nya sangat melelahkan, sekitar 4 kilometer ke Curug Cileat nya, tapi pasti akan terbayarkan dengan keindahan dan suasana alam yang asri.” Ujar Miral salah satu pengelola wisata.

Memang, perjalanan menuju Curug Cileat bukan sekadar wisata biasa. Ini adalah petualangan yang mengajak pengunjung untuk berdamai dengan alam, meresapi setiap langkah, dan menghargai setiap detik perjalanan. Gemericik air di sepanjang jalur seakan menjadi latar music alami yang mengiringi pendaki menuju puncak keindahan Subang air terjun setinggi 165 meter, yang menjadi curug tertinggi di Kabupaten Subang.

Begitu tiba di lokasi utama, mata langsung disuguhi panorama yang luar biasa. Air terjun menjulang tinggi, menghantam bebatuan besar di bawahnya, menciptakan kabut halus yang menari di udara. Cahaya matahari yang menembus celah pepohonan menimbulkan Pelangi kecil di antara percikan air pemandangan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Namun, di balik pesona alam itu, tersimpan tanggung jawab besar untuk menjaga kelestariannya. Alam memberi keindahan tanpa pamrih, dan manusia seharusnya membalasnya dengan kepedulian.

“Dari pada nyampah di sini lebih baik pulang lagi,datang lah untuk menikmati nya jangan datang untuk merusaknya.” Ujar Miral pesan tegas sang pengelola.

Ia menuturkan bahwa keasrian Curug Cileat adalah warisan alam yang harus dijaga bersama, agar keindahan ini bisa terus dinikmati generasi mendatang.

Kini, Curug Cileat bukan hanya menjadi destinasi wisata alam, tetapi juga ruang kontemplasi tempat di mana deru air dan hening hutan berpadu menciptakan harmoni yang menenangkan jiwa.

Di sanalah setiap pengunjung akan menyadari, bahwa perjalanan yang panjang dan melelahkan terkadang justru menghadirkan makna paling dalam tentang keindahan, ketenangan, dan rasa syukur atas ciptaan Tuhan. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Jajang Shofar khoerudin
Jurnalist

Berita Terkait

News Update

Ikon 30 Mei 2026, 15:27

Bunga Rawa Rancaupas, Tanaman Langka Penjaga Ekosistem Rawa Dataran Tinggi

Bunga rawa di Rancaupas dikenal sebagai bunga abadi yang tidak mudah layu dan hanya ditemukan di lokasi tertentu di Indonesia.

Bunga rawa di Rancaupas. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Beranda 30 Mei 2026, 10:48

Kekerasan terhadap Perempuan Tak Selalu Berdarah, Kadang Hadir dalam Bentuk yang Dianggap Biasa

Pameran NeoFemisida di Bandung mengajak publik melihat kekerasan terhadap perempuan yang tak selalu berupa luka fisik, tetapi juga pembungkaman, stigma, dan penghi

Ima Suswanto menjelaskan makna di balik salah satu karya yang dipamerkan dalam pameran NeoFemisida kepada pengunjung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Beranda 30 Mei 2026, 10:06

Menelusuri Sejarah, Filosofi, dan Kehidupan Baru Karinding di Tangan Generasi Muda

Buku “Sejarah Karinding Priangan” dan “Dangiang Karinding” terpampang di antara jajaran karinding tersebut.

Buku Sejarah Karinding Priangan memuat hasil penelitian Kimung mengenai jejak sejarah dan perkembangan karinding di Tatar Sunda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 18:02

Terima Kasih untuk yang Berkurban

Adanya orang-orang yang bekurban adalah bukti masih ada yang mau memberi dan membuat bahagia masyarakat yang tidak mampu berkurban

Panitia bersiap melakukan penyembelihan hewan kurban berupa sapi dan domba di halaman Masjid Lautze 2, Jalan Tamblong, Kota Bandung pada Rabu, 27 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 29 Mei 2026, 17:57

Kafe ACD Taraju, Tempat Healing dengan Rumah Pohon di Tengah Kebun Teh

Kafe ACD di Taraju Tasikmalaya menawarkan suasana ngopi di tengah perkebunan teh dan rumah pohon estetik.

Kafe ACD Taraju. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 16:30

Tentang Makna Do'a Pernikahan

Pernikahan memang menjadi momen bahagia dan bersejarah bagi setiap orang.

Ilustrasi pernikahan. (Sumber: Pexels | Foto: fadhil wy_)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 15:34

KLCBS, Gelombang Jazz dari Bandung yang Tak Pernah Padam

Salah satu siaran yang tetap hidup dalam ingatan itu adalah Radio KLCBS Bandung.

Ruang siaran dan studio KLCBS yang asri dan nyaman. (Sumber: KLCBS Official | Foto: Yanti Rangkuti)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 13:28

Kweekschool Goenoeng Sarie dan Legenda Persib di Lembang

Beberapa legenda Persib lahir dari sebuah lapangan sederhana di utara Pasar Panorama Lembang.

Keadaan kelas di Kweekschool Goenoeng Sarie Lembang 1920-an. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 10:43

Hutan dalam Toponim, Indah, Damai, dan Menyejahterakan

Masyarakat Sunda, pada mulanya melebur dengan alam, dengan hutan.

Hutan yang terjaga memberikan kelimpahan sumberdaya alam. Masyarakat memanfaatkan tanpa merusak. (Foto: T. Bachtiar)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 09:45

Serpihan Napas Kehidupan bagi Penarik Becak di Bandung

Bandung terus berjalan cepat mengikuti arus perkembangan zaman.

Begitu banyak cerita tentang transportasi di Bandung salah satunya becak yang sudah mulai ditinggalkan penumpangnya (Sumber: Ilustrasi ubah foto asli menjadi AI | Foto: Dias Ashari)
Beranda 29 Mei 2026, 08:43

Pengendara Ojol di Kota Bandung Mulai Beralih ke Motor Listrik, Nyaman tapi Belum Sepenuhnya Praktis

Pengemudi ojol di Bandung mulai mencoba motor listrik karena lebih nyaman dan hemat. Namun, keterbatasan infrastruktur baterai masih jadi tantangan utama.

Yusuf dan motor listriknya yang digunakannya untuk mengantar penumpang di kawasan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 19:21

Takbir, Tahmid, dan Tahlil

Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaha illallah, wallahu akbar, Allahu akbar, wa lillahil hamdu.

Warga menggelar tradisi takbiran di Kampung Bunut, Margahurip, Kabupaten Bandung (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 15:10

Kurban dan Masakan Ibu Saat Tahun 1980-an

Suasana Hari Raya Iduladha tahun 1980-an tentang bagaimana seorang Ibu mengolah daging kurban diolah menjadi masakan yang digemari anak-anaknya

Ilustrasi salat Idul Adha. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 28 Mei 2026, 12:20

Laksa Bogor, Kuliner Peranakan Legendaris di Kota Hujan

Laksa Bogor dikenal dengan teknik penyajian unik “dikocok” yang membuat bihun dan tauge menyatu sempurna dengan kuah santan kuning berbumbu.

Laksa Bogor. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 12:03

Mengapa Nabi Mengajarkan 'Baarakallahu Laka' dan 'Baaraka Alaika' dalam Doa Pernikahan?

Mengapa Nabi menggunakan lafazh “laka” dan “‘alaika” dalam doa pernikahan? Ternyata tersimpan pesan mendalam tentang sakinah, cinta, ujian hidup, syukur, dan kesabaran rumah tangga.

Pasangan suami istri. (Sumber: Istimewa | Foto: Muhammad Mufti SN)
Beranda 28 Mei 2026, 09:45

Idul Adha 1447 H, PLN NP UP Cirata Tebar Kepedulian lewat Bantuan Hewan Kurban

PT PLN Nusantara Power UP Cirata menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat dan stakeholder di Purwakarta pada Idul Adha 1447 H.

PT PLN Nusantara Power UP Cirata menyalurkan 5 sapi dan 21 kambing kurban kepada masyarakat dan stakeholder di Purwakarta pada Idul Adha 1447 H.
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 09:34

Harga Mahal Sebuah Piala: Saat Euforia Juara Persib Bandung Harus Dibayar dengan Nyawa

Merayakan Persib boleh menggila, tetapi logika dan kemanusiaan jangan sampai ikut mati.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 28 Mei 2026, 00:27

Kelola Belanja Keluarga lewat HP, Ibu Rumah Tangga Perlu Paham Ancaman Digital Perbankan

Era digital yang sudah serba canggih telah memberikan kemudahan untuk pelbagai sektor, termasuk perbankan.

Aplikasi BRImo dari Bank BRI. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 18:04

Wajah Ganda Kota Kembang: Ramah Wisatawan, Menantang bagi Pekerja

Bandung memikat jutaan wisatawan, tetapi pekerjanya menghadapi tekanan biaya hidup.

Kawasan legendaris Braga bukan sekadar jalan, melainkan lembaran sejarah yang hidup, menyatu dengan denyut nadi modernitas kota. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 27 Mei 2026, 15:17

Ketika BUMDes dan BRILink Jadi Duet Andalan untuk Tingkatkan Ekonomi Desa Margamukti

BRILink di Margamukti adalah cermin dari cara berpikir BUMDes Marga Makmur secara keseluruhan.

Agen BRILink BUMDes Marga Makmur, di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)