Ngabandung Rasa Jepang! 4 Resto Sushi di Bandung, dari Ramah Kantong sampai yang Premium

2 menit baca
Rifa Windi
Ditulis oleh Rifa Windi diterbitkan Jumat 14 Nov 2025, 17:16 WIB
4 Rekomendasi Sushi Bandung (Sumber: Rifa Windi | Foto: Rifa Windi)

4 Rekomendasi Sushi Bandung (Sumber: Rifa Windi | Foto: Rifa Windi)

Bandung memang nggak pernah kehabisan ide soal kuliner. Dari seblak sampai steak, dari street food sampai fine dining, semuanya ada. Nah, buat kamu yang lagi kepengin makanan Jepang, terutama sushi, kota ini punya banyak pilihan menarik.

Mulai dari yang murah meriah buat anak kos, sampai yang berkelas buat ngerayain momen spesial bareng orang tersayang.

Berikut empat rekomendasi tempat sushi di Bandung yang bisa kamu cobain, urut dari yang paling terjangkau sampai yang paling “wah”.

  1. Sushi Yay!
Sushi Yay! (Sumber: Rifa Windi | Foto: Rifa Windi)
Sushi Yay! (Sumber: Rifa Windi | Foto: Rifa Windi)

Kalau kamu cari sushi yang nggak bikin saldo e-wallet menipis, Sushi Yay! jawabannya. Tempatnya simpel tapi nyaman, cocok buat nongkrong santai. Menu di sini mulai dari Rp10 ribuan aja. Ada Tamago Sushi, Gunkan Spicy Tuna, sampai Murame Platter buat yang mau sharing rame-rame. Rasanya juga nggak kalah dari restoran mahal, segar dan pas di lidah.

Selain itu, Sushi Yay! sering banget ngadain promo, jadi pas banget buat mahasiswa atau pekerja kantoran yang pengin makan sushi tanpa overbudget.

  1. Tom Sushi
Tom Sushi (Sumber: Rifa Windi | Foto: Rifa Windi)
Tom Sushi (Sumber: Rifa Windi | Foto: Rifa Windi)

Kalau kamu mau pengalaman makan sushi yang lebih interaktif, coba mampir ke Tom Sushi. Di sini, sushi disajikan lewat conveyor belt, jadi kamu tinggal ambil piring yang lewat di depanmu.

Seru banget, apalagi kalau lagi bareng teman! Harga per piringnya juga masih ramah, mulai dari Rp10 ribuan sampai Rp25 ribuan tergantung warna piring. Konsepnya modern, tempatnya bersih, dan pelayanan cepat. Tom Sushi juga punya menu favorit seperti Aburi Salmon Roll dan Tuna Spicy Sushi yang wajib kamu coba.

  1. Sushi Tei
Sushi Tei (Sumber: Rifa Windi | Foto: Rifa Windi)
Sushi Tei (Sumber: Rifa Windi | Foto: Rifa Windi)

Siapa sih yang nggak kenal Sushi Tei? Restoran ini sudah jadi nama besar di dunia sushi Indonesia. Suasananya elegan tapi tetap hangat, cocok buat makan keluarga atau dinner formal.

Harga menunya mulai sekitar Rp20 ribuan, tapi sesuai dengan kualitas yang kamu dapat. Ikan mentahnya segar, sajiannya rapi, dan pilihan menunya super banyak. Kalau kamu suka sushi klasik dengan rasa autentik Jepang, Sushi Tei nggak bakal mengecewakan.

  1. Sushi Hiro
Sushi Hiro (Sumber: Rifa Windi | Foto: Rifa Windi)
Sushi Hiro (Sumber: Rifa Windi | Foto: Rifa Windi)

Nah, kalau kamu lagi ngerayain sesuatu atau pengin makan sushi yang fancy, Sushi Hiro tempatnya. Dari plating sampai bahan, semuanya kelihatan mewah. Menu andalannya seperti Hiro Ultimate Sushi dan Aburi Wagyu Sushi disajikan dengan tampilan yang estetik banget, hampir sayang buat dimakan.

Harga di sini mulai dari Rp30 ribuan, dan bisa tembus sampai Rp500 ribuan untuk menu premium. Tapi buat pengalaman makan yang istimewa, rasanya sepadan. Suasananya juga elegan dan cocok banget buat dinner romantis atau kumpul keluarga besar.

Bandung selalu punya cara bikin pencinta kuliner jatuh hati, termasuk penggemar sushi. Dari yang sederhana sampai yang premium, semua bisa kamu temuin di sini. Jadi, tinggal pilih aja mau makan santai, nongkrong bareng teman, atau sekalian rayain momen spesial. Yang penting, perut senang, hati pun tenang! (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Rifa Windi
Tentang Rifa Windi
Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 01 Jun 2026, 18:48

Potret Federico Barba: Pemain Persib yang Pure Profesional Tanpa Ikatan Emosional

Dalam kultur sepakbola Bandung, ada sebuah prinsip tak tertulis "Pemain yang bermain tanpa sepenuh hati, lebih baik pergi".

Foto Federico Barba ACL 2. (Sumber: Ileague)
Ayo Netizen 01 Jun 2026, 17:23

Komunikasi Perubahan Pasca Haji dan Umrah

Secara spiritual pun orang yang sudah berhaji dan umrah adalah orang yang sudah memiliki level tinggi dalam ibadah.

Puncak Arafah di Makkah, Arab Saudi. (Sumber: Unsplash | Foto: ekrem osmanoglu)
Wisata & Kuliner 01 Jun 2026, 16:35

Kuliner Pindang Gunung, Sup Ikan Khas Pangandaran dengan Wangi Honje yang Kuat

Kuah kuning segar, aroma honje, dan ikan laut segar menjadikan pindang gunung sebagai salah satu kuliner tradisional paling khas di Pangandaran.

Kuliner Pindnang Gunung khas Pangandaran. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 01 Jun 2026, 15:28

Koperasi Merah Putih: Pemborosan Atau Strategi Tingkatkan Nilai Tawar Ekonomi Rakyat

Koperasi Merah Putih memunculkan banyak pro-kontra bagi masyarakat.

Koperasi Merah Putih Bentangan Klaten. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: BiographyWriter45)
Ayo Netizen 01 Jun 2026, 12:55

Adventure Tourism Berbasis Kendaraan: Antara Daya Tarik dan Risiko Kecelakaan

Adventure tourism berbasis kendaraan menawarkan pengalaman perjalanan yang unik. Di balik daya tariknya, keselamatan kendaraan, pengemudi, dan wisatawan perlu menjadi prioritas bersama.

Lava Tour Merapi, wisata jeep Jogja paling populer. (Sumber: labirutour.com)
Ikon 01 Jun 2026, 11:24

Pasar Malam, Hiburan Rakyat yang Membuat Waktu Seolah Berputar Mundur

Pasar malam tetap menjadi pilihan masyarakat karena murah, meriah, dan mampu membangkitkan memori masa lalu.

Pasar Malam di Desa Cigintung, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 01 Jun 2026, 10:53

Psikologi di Balik Viralnya “Mas Bahlil Ganteng”

Tapi kita sebagai individu yang melek media, tampaknya harus waspada saat hiburan menggantikan, bukan melengkapi diskusi substansial.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Sumber: BMPI Sekretariat Presiden)
Ayo Netizen 01 Jun 2026, 10:05

Eksistensi Koran dan Bapak Loper di Penghujung Era Digital

Koran dan bapak loper sama-sama berjuang di dunia yang semakin dinamis. Yang satu untuk literasi dan satunya bertahan hidup.

Koran sepertinya menolak hilang di telan sejarah. Bersama dengan mereka yang menyebarkan literasi lewat penjual koran. Begitu juga mereka bertahan hidup di Kota Metropolitan (Sumber: Generated AI dari foto asli | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 31 Mei 2026, 18:21

Kehidupan yang Terburu-buru Tidak Layak Dinikmati: Pesan Waisak untuk Bandung

Waisak mengingatkan bahwa kebijaksanaan tidak lahir dari tergesa-gesa.

Hari Raya Waisak mengajarkan bahwa kebijaksanaan tidak lahir dari kehidupan yang serba cepat, melainkan dari kesabaran dalam menjalani setiap proses kehidupan. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 31 Mei 2026, 15:42

Empat Single D'Renced Menjadi Napas Pergerakan

Mereka tidak menjanjikan apapun, meraka hanya memastikan suara-suara ini tak pernah mati.

Band lokal D'Renced. (Foto: Sinan)
Ayo Netizen 31 Mei 2026, 12:28

Apoteker Bertahan Melawan Penyalahgunaan Obat di Bandung tapi Tidak dengan Regulasinya

Terlalu banyak lahan basah yang bisa disalahgunakan dalam dunia kesehatan.

Dari dulu eksistensi apoteker di masyarakat belum setenar dokter ataupun perawat dan profesi tenaga kesehatan lainnya. (Sumber: Pexels/Kaboompics.com)
Wisata & Kuliner 31 Mei 2026, 10:27

5 Pilihan Restoran dan Kafe Bandung Favorit Wisatawan Luar Daerah

Bandung punya banyak kafe baru, tapi lima tempat ini tetap jadi favorit wisatawan karena suasana nyaman, makanan enak, dan lokasi strategis.

Lebak Caring, Dago. Salah satu restoran favorit di Bandung.
Ayo Netizen 31 Mei 2026, 09:54

Identifikasi Toponimi ‘Wangi’ di Zona Sesar Lembang

Literasi toponimi sangat dibutuhkan oleh masyarakat, salah satunya adalah toponimi dengan nama spesifik "wangi" di sepanjang zona Sesar Lembang.

Warga melintas di dekat rambu zona Sesar Lembang di kawasan Gunung Batu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat 22 Agustus 2025. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ikon 30 Mei 2026, 15:27

Bunga Rawa Rancaupas, Tanaman Langka Penjaga Ekosistem Rawa Dataran Tinggi

Bunga rawa di Rancaupas dikenal sebagai bunga abadi yang tidak mudah layu dan hanya ditemukan di lokasi tertentu di Indonesia.

Bunga rawa di Rancaupas. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Beranda 30 Mei 2026, 10:48

Kekerasan terhadap Perempuan Tak Selalu Berdarah, Kadang Hadir dalam Bentuk yang Dianggap Biasa

Pameran NeoFemisida di Bandung mengajak publik melihat kekerasan terhadap perempuan yang tak selalu berupa luka fisik, tetapi juga pembungkaman, stigma, dan penghi

Ima Suswanto menjelaskan makna di balik salah satu karya yang dipamerkan dalam pameran NeoFemisida kepada pengunjung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Beranda 30 Mei 2026, 10:06

Menelusuri Sejarah, Filosofi, dan Kehidupan Baru Karinding di Tangan Generasi Muda

Buku “Sejarah Karinding Priangan” dan “Dangiang Karinding” terpampang di antara jajaran karinding tersebut.

Buku Sejarah Karinding Priangan memuat hasil penelitian Kimung mengenai jejak sejarah dan perkembangan karinding di Tatar Sunda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 18:02

Terima Kasih untuk yang Berkurban

Adanya orang-orang yang bekurban adalah bukti masih ada yang mau memberi dan membuat bahagia masyarakat yang tidak mampu berkurban

Panitia bersiap melakukan penyembelihan hewan kurban berupa sapi dan domba di halaman Masjid Lautze 2, Jalan Tamblong, Kota Bandung pada Rabu, 27 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 29 Mei 2026, 17:57

Kafe ACD Taraju, Tempat Healing dengan Rumah Pohon di Tengah Kebun Teh

Kafe ACD di Taraju Tasikmalaya menawarkan suasana ngopi di tengah perkebunan teh dan rumah pohon estetik.

Kafe ACD Taraju. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 16:30

Tentang Makna Do'a Pernikahan

Pernikahan memang menjadi momen bahagia dan bersejarah bagi setiap orang.

Ilustrasi pernikahan. (Sumber: Pexels | Foto: fadhil wy_)
Ayo Netizen 29 Mei 2026, 15:34

KLCBS, Gelombang Jazz dari Bandung yang Tak Pernah Padam

Salah satu siaran yang tetap hidup dalam ingatan itu adalah Radio KLCBS Bandung.

Ruang siaran dan studio KLCBS yang asri dan nyaman. (Sumber: KLCBS Official | Foto: Yanti Rangkuti)