Kenyaman Wisata Bandung Terancam oleh Pengamen Agresif

3 menit baca
M.Hafidz Al Hakim
Ditulis oleh M.Hafidz Al Hakim diterbitkan
Keramaian di kawasan wisata malam Bandung memperlihatkan interaksi tidak nyaman antara pengunjung dan pengamen memaksa, 02/12/2025. (Foto: Hakim)
Keramaian di kawasan wisata malam Bandung memperlihatkan interaksi tidak nyaman antara pengunjung dan pengamen memaksa, 02/12/2025. (Foto: Hakim)

Alun alun kota Bandung dikenal sebagai tempat wisata yang ramah dan kreatif, Alun alun kota Bandung sendiri menjadi tujuan favorit wisatawan diakhir pekan. Baik bagi warga kota bandung maupun dari luar bandung datang kesana, karena bandung menawarkan suasana yang syhadu dan kuliner yang unik.

Namun, akhir akhir ini suassana kenyamanan pengunjung disana mulai terganggu dengan adanya pengamen dan cosplayer yang meminta uang dengan paksa. Kondisi ini membuat banyak wisatawan merasa terganggu dan tidak bebas dalam menikmati ruang publik tanpa adanya tekanan dan rasa takut.

Kehadiran pengamen yang agresif menimbulkan rasa tidak aman bagi pengunjung karena ereka sering datang dan meminta uang secara agresif. Banyaknya keluhan dari wisatawan terkait susana alun alun kota Bandung yang kini terasa kurang nyaman akibat kehadiran pengamen yang agresif.

Para wisatawan berharap alun alun kota Bandung bisa kembali tenanga tanpa kehhadiran pengamen yang memiliki sikap agresif. Jika keadaan ini terus dibiarkan, citra kota bandung sebagai kota favorit wisatawan akan menurun karena, kehadiran pengamen agresif yang dibiaran berkeliaran.

Banyak warga maupun wisatawan merasa tidak enak jika menolak pengamen yang memaksa. Keberadaan pengamen yang agresif membuat warga merasa tertekan dan takut terjadi tindakan yang mengancam keselamatan mereka.

Bahkan beberapa pengunjung mengaku meraasa terancam ketika pengamen mengetuk kaca mobiil atau menghampiri langsung dan dekat dekat degan pengunjung untuk meminta uang. Situasi tesebut semakin menegaskan perlu adanya tindakan pengamanan yang serius untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan kota.

Suasana malam di pusat kota Bandung terganggu oleh kehadiran pengamen berkostum yang kerap memaksa meminta uang, 02/12/2025 (Foto: Hakim)
Suasana malam di pusat kota Bandung terganggu oleh kehadiran pengamen berkostum yang kerap memaksa meminta uang, 02/12/2025 (Foto: Hakim)

Wali Kota Bandung, M. Farhan melalui pihak berwenang seharusnya hadir dan lebih tegas lagi dalam menertibkan aktivitas pengamen yang agresif untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan ruang publik.

Penertiban yang dilakukan tidak cukup hanya sesekali karena masalah ini sifatnya berulang ulang dan membutuhkan strategi penertiban yang baik. Wali Kota perlu mengadakan program pembinaan serta pemberdayaan ekonomi agar para pengamen memiliki alternatif pekerjaan yang lebih baik.

Dengan adanya program tersebut nantinya akan menjadi solusi karena mereka dapat tetap mencari nafkah tanpa harus mengganggu kenyamanan pengunjung. Selain penegakan aturan yang tegas, edukasi sosal dan pendekatan kemnusiaan juga sangat penting dalam menangani masalah ini. Wali Kota harus mencari keseimbangan antara penegakan aturan dan pemberian kesemptan hidup yang layak bagi para pengamen.

Banyak warga berharap Wali Kota Bandung, M. Farhan dapat mengambil langkah yang nyata dan cepat tanggap untuk mengatasi masalah ini. Warga menantikan kebijakan efektif yang dapat menjaga rasa aman bagi para wiasatawan. Kota maju bukan hanya terlihat indah dan modern, tetapi juga harus memberikan keaman bagi seluruh pengunjung yang datang kesana.

Keindahan yang ditawarkan sebuah kota yang maju akan sia-sia tanpa adanya dukungan dari lingkungan yang nyaman. Kami sebagai warga dan pendatang ke Kota Bandung meminta pemerinah cepat dalam menangani masalah pengamen yang agresif dengan strategi yang baik.

Masalah ini tidak dapat dibiarkan terus berlarut-larut karena sudah banyak mengganggu kenyaman para wisatawanyang datang ke kota bandung. Semoga Wali Kota Bandung M. Farhan dapat mendengar aspirasi ini dan segera memberika solusi yang terbaik bagi kenyamanan bersama.

Kami berharap Wali Kota Bandung dapat membuat Kota Bandung menjadi kota yang ramah dan memeberikan kenyaman bagi para wisatawan yang datang. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

M.Hafidz Al Hakim
Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University, Angkatan 2024

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 19 Sep 2026, 20:19

Mengenang Wa Kepoh Maestro Dongeng Sunda di Gelombang Radio

Sandiwara Radio Saur Sepuh, yang pernah membuat pendengarnya di berbagai daerah larut dalam cerita.

H. Ahmad Sutisna alias Wa Kepoh, maestro dongeng Sunda dan salah satu tokoh penting dalam dunia penyiaran radio di Jawa Barat. (Sumber: Tabloid Nova, September 1996.)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 19:40

Tantangan Literasi Antara Menulis dan Kepunahan Bahasa Daerah

Begitu miris ketika kita membaca judul "Benarkah Indonesia mengalami Darurat Literasi?" Ada banyak penulis yang hanya sekadar menulis, tetapi tidak ada visi menjaga literasi terutama bahasa lokal.

Ilustrasi orang Sunda. (Sumber: Unsplash/Mahmur Marganti)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 18:17

Mengenal Bahaya Letusan Gunung Berapi di Bandung Raya dan Sekitarnya

Temukan ulasan mendalam mengenai potensi bahaya vulkanik di Bandung Raya. Pelajari langkah mitigasi yang tepat dan tingkatkan kesiapsiagaan Anda demi keselamatan bersama dari ancaman bencana alam.

Hoogvlakte van Bandoeng autowegenkaart, D E 29,1. Bandoeng: HOVIC, ca. 1920 (Peta jalan Dataran Tinggi Bandung, D E 29.1. Bandung: HOVIC, ca. 1920). (Sumber: Digital Collections Universteit Leiden | Foto: Anonim)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 17:46

Optimis atau Oportunis

Dari aktivis pro–demokrasi yang berujung menjadi elit rezim yang selalu mereka tentang selama masa nya menjadi mahasiswa.

Budiman Sudjatmiko bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendeklarasikan kelompok relawan Prabowo-Budiman Bersatu (Prabu) di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (18/08/2023). (Sumber: Gerindra.id)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 20:09

Sejarah dan Transformasi Nahdlatul Ulama di Bumi Pasundan (1926–1967)

Kehadiran Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah ini bukanlah sebuah kebetulan sejarah, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren yang mengakar dan gelombang modernism

Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat. (Sumber: Tangkapan layar YT: Kang inoe)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 17:52

Hebatnya Kreatifitas Dasa Warsa 1980-an

Bernostaldia dengan kehidupan remaja tahun 1980-an.

Motor klasik vespa. (Sumber: Pexels | Foto: setengah lima sore)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 15:17

Ketika Anak Bangsa Kehilangan Kesempatan Menjadi Cerdas dan Kritis

Sebetulnya apa yang menjadi akar persoalan dalam pendidikan kita. Pendidikan seharusnya tidak hanya butuh jawaban benar, tetapi bagaimana anak bisa bertanya secara kritis dan berpikir cerdas.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels | Foto: Ida Rizkha)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 14:01

Jejak Rasa dan Budaya Kuliner Arab di Tatar Sunda

Kuliner Arab di Jawa Barat tumbuh dari jejak migrasi menjadi bagian dari keragaman rasa dan budaya Tatar Sunda.

Nasi kebuli, hidangan khas Timur Tengah yang populer di kalangan masyarakat Arab di Indonesia, termasuk di Jawa Barat. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 12:26

Ketika Layar Perak Menjadi Denyut Hiburan Bandung Tempo Doeloe

Jejak bioskop Bandung tempo dulu merekam bagaimana hiburan, kehidupan sosial, dan perkembangan kota pernah berpadu di balik layar perak.

Iklan ucapan selamat hari jadi Kota Bandung dari perusahaan film N.V. Sirna Galih Ind. Ltd.. Iklan tersebut memuat daftar bioskop yang dikelolanya. (Sumber: Dimuat dalam Pikiran Rakjat, 31 Maret 1956 | Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 09:59

200 Ikon Bandung #7: Karmaka Surjaudaja

Kisah Karmaka Surjaudaja menjadi teladan tentang perjuangan, kejujuran, dan ketekunan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Adegan dalam film Love and Faith pada 2015, yang menceritakan kisah kehidupan Karmaka. (Sumber: Love and Faith)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 08:23

Bukan Macan yang Salah Cari Alamat, tapi Kita yang Mengubah Alamat Mereka

Macan yang masuk kampung atau kera yang turun ke permukiman bukan sekadar kisah tentang satwa yang “nakal”.

Seekor macan terdampar di rumah warga. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Istimewa via ayobandung.com)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 18:03

Menelusuri Jejak 216 Tahun Kota Bandung dalam Surat Kabar Lawas

Bandung adalah kota yang tumbuh dari perjalanan sejarah yang panjang.

Beberapa surat kabar yang pernah menjadi bagian dari kehidupan dan kebanggaan warga Bandung pada era 1970–1990-an. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 17:34

Jejak Gunung Api Purba di Kabupaten Bandung Barat

Singkapan batuan dan ignimbrit di Kabupaten Bandung Barat menjadi bukti keberadaan aktivitas gunungapi purba yang dapat dipelajari melalui geowisata.

Hasil kerajin patung kuyabatok dari batu di Kampung Ciawitali, Desa Cipangeran, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, memenuhi pesanan dari Jepara, Jawa Tengah, untuk diekspor ke Korea. (Sumber: T Bachtiar)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 16:05

Badut, Mimpi, dan Rizki

Mimpi tidak pernah benar-benar sendirian. Ya selalu ditemani ikhtiar, doa, dan keberanian untuk terus mencoba. Kendati, di antara semua itu, ada satu yang sering kita lupakan. Pekerjaan yang halal

Riasan badut yang dikenakannya saat merayakan wisuda bukan sekadar untuk tampil berbeda, (Sumber: Dokumentasi istimewa/ Kak Hakim (@badutbandung_kakhakim12))
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 15:09

Merdeka Berdaya, Merdeka Berkarya: Kaum Marginal Membangun Masa Depan

Setiap goresan tinta yang tercurahkan melalui hati, merupakan ketegaran dalam setiap halaman.

Bedah Buku "Prajurit Yang Tenggelam" Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Majalengka. (Foto: Ayu Maimun)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 13:49

Rp7.000 dan Masa Depan Supir dan Angkot Bandung

Angkot berseliweran, penumpang naik-turun, uang masuk. Sopir mengejar setoran. Calon penumpang dicari. Angkot ngetem ketika dianggap perlu. 

Warga hendak turun dari angkot. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 12:08

200 Ikon Bandung #6: Raden Adipati Wiranatakusumah II, Dalem Kaum Bukan Hanya Nama Jalan

Di balik nama Dalem Kaum, tersimpan jejak Wiranatakusumah II sebagai salah satu tokoh penting dalam lahirnya Kota Bandung.

Alun-Alun Bandung pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 09:38

Belajarlah Mencintai Bandung Seperti Haryoto Kunto Sang Kuncen Bandung

Selami kisah Haryoto Kunto, sang Kuncen Bandung dan temukan cara terbaik mencintai Kota Kembang (Paris van Java) lewat sejarah, romantisme dan sudut pandang mendalam.

Ilustrasi buku karya Haryoto Kunto. (Sumber: Istimewa)
Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)