Wali Kota Farhan, Mengapa Respons Call Center Aduan Warga Bandung Lambat Sekali?

2 menit baca
Teddy Al Razak Nugraha
Ditulis oleh Teddy Al Razak Nugraha diterbitkan
Gambaran warga yang menunjukkan rasa frustasi mereka saat menunggu jawaban dari Call Center Pemkot Bandung yang tak kunjung direspons. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Gambaran warga yang menunjukkan rasa frustasi mereka saat menunggu jawaban dari Call Center Pemkot Bandung yang tak kunjung direspons. (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Meskipun Pemerintah Kota Bandung telah menyediakan berbagai saluran digital dan Call Center khusus untuk menerima keluhan masyarakat, Walikota M. Farhan masih ingin meningkatkan kualitas layanan.

Ketidaksesuaian yang signifikan antara penanganan aduan dan ketersediaan saluran merupakan masalah utama. Hasil lapangan menunjukkan bahwa infrastruktur komunikasi telah tersedia, tetapi protokol operasional masih lamban. Pada akhirnya, ini dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap komite Pemkot Bandung (29/11/2025).

Masalah lambatnya layanan terjadi ketika masalah mendesak muncul. Sebagai hasil dari observasi, waktu tunggu di Call Center rata-rata lebih dari sepuluh menit. Operator manusia sulit dihubungi oleh warga. Protokol operasional Kota Bandung belum memenuhi persyaratan layanan responsif.

Seorang warga mencoba menghubungi saluran Call Center pengaduan Pemkot Bandung yang menunjukkan status "Memanggil..." yang tak kunjung tersambung dengan operator. (Sumber: Teddy)
Seorang warga mencoba menghubungi saluran Call Center pengaduan Pemkot Bandung yang menunjukkan status "Memanggil..." yang tak kunjung tersambung dengan operator. (Sumber: Teddy)

Nyai Sumiati (50), seorang warga Kota Bandung, yang juga merasa frustasi dan mengeluh tentang pemborosan waktu ketika dirinya hendak menggunakan layanan Call Center.

“Saya pas menelepon Call Center itu ada kali hampir sepuluh menitan lebih mah, terus saya cuma denger musik yang terus diulang-ulang, tetapi saya gak bisa nyambung sama operatornya, saya ngerasa ini buang buang pulsa saya aja.” keluhnya.

Rasa kecewa yang dirasakan oleh Nyai Sumiati ini mencapai puncaknya ketika ia menyadari bahwa laporannya diabaikan, “Buat apa ada sistem Call Center atuh kalo gaada hasilnya mah? mending saya lapor ke RW aja lebih pasti laporan saya di denger, gaperlu juga saya buang-buang pulsa.” tegas Nyai Sumiati.

Kasus Nyai Sumiati menunjukkan kepercayaan warga yang berkurang. Delay pada Call Center Pemkot Bandung telah berkembang menjadi masalah birokrasi yang tidak terlihat. Ketiadaan akuntabilitas waktu yang jelas adalah masalah utama. Tidak ada standar respons cepat atau follow-up.

Pewawancara dan narasumber melakukan sesi wawancara dalam di sofa ruang tamu membahasa isu-isu penting tentang pelayanan publik di Kota Bandung. (Sumber: Teddy)
Pewawancara dan narasumber melakukan sesi wawancara dalam di sofa ruang tamu membahasa isu-isu penting tentang pelayanan publik di Kota Bandung. (Sumber: Teddy)

Pakar pun mendukung argumen sistematis ini. Menurut Pakar Kebijikan Publik Dr. Ahmad Bachtiar, Ketiadaan standar waktu yang jelas menunjukkan lemahnya tata kelola operasional. SLA berkaitan dengan tanggung jawab. Aduan harus dianggap sebagai data yang dapat digunakan, bukan suara yang diabaikan.

Walikota M. Farhan harus memprioritaskan perbaikan ini. Saran obyektifnya: Pertama, Terapkan SLA Ketat (respon operator maksimal lima menit). Kedua, Buat sistem Tracking Trasparan (warga melacak aduan secara real time). Ketiga, Wajibkan Feedback Loop (Pemkot wajib melakukan survei kepuasaan pasca-aduan).

Baca Juga: Nasib Naas Warga Sekitar Podomoro Park, Banjir Kiriman Jadi Rutinitas Musim Hujan

Perbaikan Call Center adalah investasi strategis membangun kepercayaan. SLA yang jelas membuat warga merasa dihormati. Peningkatan partisipasi publik menghasilkan data akurat. Hal ini membantu Pemkot Walikota Farhan mengalokasikan sumber daya secara tepat sasaran.

Walikota M. Farhan, kecepatan respons layanan adalah wajah nyata birokrasi Anda. Jika suara warga masih lambat direspons, janji Bandung yang Unggul akan terasa jauh. Catatan ini mendesak investasi mendasar pada sistem Call Center. Buktikan bahwa warga Bandung akan dilayani dengan standar waktu yang tegas dan akuntabel. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Teddy Al Razak Nugraha
Digital Public Relations student at Telkom University

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 20:01

Ketika Gelombang Radio Menyatukan Ribuan Fans Iwan Fals

Ganesha Iwan Fals (GIF), program legendaris Radio Ganesha Bandung yang diasuh penyiar karismatik Kang Denny GIF.

Tim pengisi acara Ganesha Iwan Fals berkunjung ke kediaman Iwan Fals di Cipanas, Puncak. Dari kiri ke kanan: Arif (GIF), Denny GIF (penyiar Radio Ganesha Bandung), Iwan Fals, dan Bram (sahabat karib Iwan Fals dari Bandung). (Foto: Kemal Ferdiansyah)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 18:29

Kemerdekaan bagi Sastra

Sastra adalah salah satu ruang terakhir bagi tempat kejujuran yang masih berani bicara. Tapi apakah kehidupan bagi pelakunya sudah layak atau tenggelam dalam lautan merdeka itu sendiri?

Ilustrasi buku sastra. (Sumber: Pexels | Foto: Alexandra Krainyukhova)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 17:10

10 Netizen Terpilih Juli 2026, Menangkap Isu Begal hingga Jalur Maut

Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode Juli 2026.

Pengguna jalan melintas di dekat satu tombol darurat (panic button) yang dipasang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 26 November 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 16:15

Perlindungan Pohon: Mengajak Generasi Muda Kota Bandung Cinta Lingkungan

Jika ditarik lebih luas bahwa perlindungan terhadap lingkungan yang lestari di Kota Bandung harus ditegakkan. Sebab pohon yang tumbuh dengan baik seharusnya dipertahankan untuk menjadi penghijauan.

Pengunjung berjalan di Forest Walk Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 16 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 05 Agu 2026, 15:21

Panduan Pendakian Gunung Ciremai: Jalur, Tiket, Booking, dan Tips Terbaru

Panduan lengkap Gunung Ciremai mulai dari jalur Apuy, Palutungan, Linggarjati, tiket, booking online, estimasi pendakian, hingga tips mencapai puncak 3.078 mdpl.

Gunung Ciremai. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 15:02

Bulan Dedaunan

Bahasa Jepang dari bulan Agustus adalah Hachigatsu, yang artinya "bulan dedaunan".

Ilustrasi dedaunan pada pohon. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Sejarah 05 Agu 2026, 14:14

Hikayat Bandung Surganya Kopi Terbaik

Bandung menjadi rumah bagi Java Preanger, kopi legendaris yang mendunia. Simak sejarah, budaya, dan perjalanan kopi terbaik dari tanah Priangan.

Ilustrasi proses pengolaha kopi Jawa Barat. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!