Transportasi Umum yang Seharusnya Membantu Malah Menghambat, Bagaimana Respons Wali Kota Bandung?

2 menit baca
Ibrahim Sabit Agustian
Ditulis oleh Ibrahim Sabit Agustian diterbitkan
Pengendara memadati samping angkutan umum di JL. Raya Kopo, Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Senin. (01/12/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Ibrahim Sabit Agustian)
Pengendara memadati samping angkutan umum di JL. Raya Kopo, Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Senin. (01/12/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Ibrahim Sabit Agustian)

Jalanan indah penuh kenangan dihiasi dengan suara klakson yang sedikit berkumandang dari belakang sesosok mobil berwarna hijau. Mobil berwarna hijau itu merupakan angkutan umum yang sering berhenti sementara untuk mencari penumpang di JL. Raya Kopo, Bojongloa Kidul, Kota Bandung.

Angkot mangkal di mana saja sudah seperti tradisi di sekitar jalanan yang hampir setiap pagi dipadati oleh pengendara itu. Para pengendara yang terlihat sudah terlalu lelah untuk mengeluhkan hal yang tak kunjung dibenahi oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Raifan Firdaus selaku pengguna jalan pulang pergi Kopo-Telkom University menerangkan bahwasannya angkot memang sudah setiap hari mangkal di sembarang tempat.

“Di dekat kawasan Hotel Arimbi sama di deket Bus Kismas tu biasanya banyak banget angkot yang suka tiba-tiba berhenti, seperti mangkal seenaknya banget jadi menghambat alur kan,” ujarnya terlihat sedikit kesal.

Wali Kota Bandung seharusnya lebih memperhatikan persoalan yang meski dianggap normal oleh masyarakat sekitar, persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Hal ini sudah bukan soal dapat diterima atau tidaknya oleh masyarakat, tetapi soal bagaimana kenyamanan serta keselamatan masyarakat.

Dengan memberikan perhatian khusus, seharusnya pemerintah mengambil tindakan dengan setidaknya mengadakan tempat khusus bagi angkot untuk mangkal.

“Saya gatau ada atau tidak tempat mangkal angkot, tetapi bahkan kalo ada tolong diperbanyak soalnya biar angkot pada tertib,” ujarnya sambil bersemangat.

Baca Juga: Menagih Janji Saat Kampanye Kang Farhan: Mengapa Kota Bandung Raih Gelar Kota Termacet No. 1 di Indonesia?

Dalam langkah mengantisipasi keterlambatan yang diakibatkan oleh kemacetan tersebut, Raifan mengaku harus berangkat lebih pagi.

“Kalau terlambat tidak pernah karena saya tidak suka terlambat, jadi cara mengantisipasinya berangkat lebih pagi,” ujarnya sambil menggaruk kepala.

Angkot mangkal yang menghambat jalur transportasi lain di JL. Raya Kopo,  Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Senin (01/12/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Ibrahim Sabit Agustian)
Angkot mangkal yang menghambat jalur transportasi lain di JL. Raya Kopo, Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Senin (01/12/2025) (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Ibrahim Sabit Agustian)

Kekesalan warga tidak hanya disebabkan oleh mangkal sembarangan semata, pengendara angkot yang tiba-tiba berhenti juga cukup bisa menggertakkan gigi. Tidak hanya memicu kekesalan saja, hal ini dapat menyebabkan kecelakaan yang melibatkan bukan hanya supir angkot, tetapi juga pengendara lainnya.

Dalam artikel “Pemotor Terkapar Usai Tabrak Angkot Berhenti Mendadak di Jalan Margonda,” tulis media (news.okezone.com) disebutkan bahwa terjadi sebuah kecelakaan di jalur lambat Jalan Raya Margonda, Beji, Depok arah Jakarta pada Jumat (13/9/2024) siang. Korban yang seorang pemotor menabrak bagian belakang angkot saat angkot tersebut tiba-tiba berhenti sewaktu ingin mengambil penumpang.

Wali Kota Bandung seharusnya mengantisipasi kejadian yang sama terjadi di daerah rawan angkot mangkal sembarangan tersebut karena jika sudah terjadi maka akan merugikan. Apa bila sudah terjadi kecelakaan yang sampai merenggut nyawa seseorang lalu bagaimana dengan tanggung jawab? (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Ibrahim Sabit Agustian
Mahasiswa S1 Digital Public Relations angkatan 2024

Berita Terkait

News Update

Wisata & Kuliner 21 Jun 2026, 13:04

5 Kuliner Semarang Pilihan yang Wajib Dicoba Wisatawan

Dari lumpia khas Pecinan hingga tahu gimbal dan nasi ayam malam hari, inilah rekomendasi kuliner Semarang yang wajib masuk daftar perjalanan Anda.

Kuliner Tahu Gimbal. (Sumber: Pemprov Jateng)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 12:17

Jembatan Cirahong, Warisan Belanda dengan Akses Lantai Ganda

Jembatan Cirahong, warisan dari Belanda yang memiliki dua jalur akses. Berfungsi sebagai rel kereta dan jalan bagi warga.

Jembatan Cirahong masa sekarang. (Sumber: Dokumen Pribadi)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 10:48

Meraih Impian dari Sekolah Terbaik

Menentukan sekolah terbaik pun harus dianggap sebagai langkah yang menentukan impian murid baru terwujud.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels/Agung Pandit Wiguna)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 10:36

Risiko Kecil dari USG yang Berlebihan

Pentingnya membatasi frekuensi USG kehamilan sesuai indikasi medis guna mencegah potensi risiko efek termal dan paparan ultrasonik berlebihan pada janin.

Ilustrasi pemeriksaan USG kandungan pada ibu hamil. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 09:32

Tidak Hanya Judol, Blind Box Juga Dapat Memicu Kecanduan

Blind box justru mendorong perilaku konsumtif dan impulsif pada konsumen Generasi Z.

Ilustrasi blind box. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 09:25

Bukan Sekadar Paspor: Makna Nasionalisme Dalam Skuad Timnas Modern

Performa baik Timnas Indonesia ikut dipengaruhi pemain diaspora.

Ole Romeny (10) bersama Ramadhan Sananta (9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3). (Sumber: kemenpora.go.id | Foto: Herry)
Beranda 20 Jun 2026, 13:46

Mengayuh dengan Cemas di Kota yang Mengaku Ramah Pesepeda

Komunitas pesepeda Bandung memasang Ghost Bike di Jalan Soekarno-Hatta usai tewasnya seorang remaja pesepeda, sekaligus mendesak pemerintah memperbaiki keselamatan infrastruktur jalan.

Komunitas sepeda dan pejalan kaki memasang memorial Ghost Bike di Jalan Soekarno-Hatta sebagai simbol duka atas tewasnya seorang remaja saat bersepeda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Beranda 20 Jun 2026, 05:35

Membongkar Operasi Informasi yang Tak Kasat Mata di Ruang Digital

Jurnalis diajak mengenali operasi manipulasi informasi di ruang digital, mulai dari disinformasi, narasi terkoordinasi, hingga rekayasa tren di media sosial.

Ika Ningtyas, Koordinator Cek Fakta Tempo, memaparkan cara mengenali operasi manipulasi informasi yang bekerja secara terorganisasi di ruang digital kepada para jurnalis di Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Bandung 19 Jun 2026, 20:59

Dobrak Batas Sinema Remaja, Film ‘Dan Bandung’ Garapan Rudi Soedjarwo Angkat Isu Strict Parents

Peta sinema romansa tanah air bersiap menyambut angin segar lewat manuver terbaru Verona Films yang resmi mengumumkan proyek layar lebar Dan Bandung.

Peta sinema romansa tanah air bersiap menyambut angin segar lewat manuver terbaru Verona Films yang resmi mengumumkan proyek layar lebar Dan Bandung. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 20:00

Ciparay: Lumbung Padi Jawa Barat dari Dulu sampai Kini

Kecamatan Ciparay merupakan sentra produksi beras terbesar di wilayah Jawa Barat.

 (Sumber: KITLV, Diakses tangal 3 Juni 2026)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 18:45

Memahami Cara Ngiklan Game Digital, Bagaimana Valorant Memperkenalkan Skin Senjata agar Tak Biasa

Valorant resmi merilis skin terbarunya yang berjudul “Kuronami 2.0”, sebuah koleksi skin premium yang hadir untuk senjata Phantom, Operator, Guardian, Ghost, dan Melee.

Gambar Skin Senjata Kuronami 2.0
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 17:43

Naik Kereta Sambil Ketemu Karakter Favorit? Ternyata Ada Strategi Besar di Baliknya

Bagaimana sebuah kolaborasi karakter animasi lokal berhasil membuat audiens connect di berbagai platform dengan pendekatan yang disesuaikan, tanpa kehilangan benang merahnya.

Transportasi publik yang digunakan masyarakat Indonesia setiap harinya. (Sumber: Pexels | Foto: Noel Snpr)
Wisata & Kuliner 19 Jun 2026, 17:09

Hutan Pinus Rahong Pangalengan, Destinasi Sejuk dengan Sungai dan Camping Ground

Hutan Pinus Rahong menawarkan suasana teduh, camping, rafting, hingga glamping. Kenali 6 klaster wisata dan daya tarik alamnya sebelum berkunjung.

Hutan Pinus Rahong, Pangalengan.
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 17:00

Toponimi Lembang (bagian 3 – Habis)

Di Lembang terdapat sebuah bukit yang berada di selatan observatorium Bosscha, yang dahulunya hanya merupakan bukit biasa yang ditumbuhi ilalang.

Kampung Lapang, Cikole, Lembang, pada saat pendudukan Jepang. Dapat terlihat Gunung Putri di belakang sebagai latar. (Sumber: wereledculturn.nl)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 16:18

Jari, Kata, dan Hati

Sentuhan jari di atas gawai, dapat mengirim kabar baik, berbagi ilmu, menguatkan persaudaraan, sebaliknya bisa menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, dan fitnah.

Saatnya menulis di Ayo Bandung (Sumber: Pexels/Ron Lach)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 15:46

Wewenang Kekuasaan Adityawarman di Kerajaan Malayu

Membahas mengenai peran Raja Adityawarman selama memimpin Kerajaaan Malayu.

Candi Muaro Jambi (Sumber: Pemerintah Provinsi Jambi (jambiprov.go.id))
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 15:09

Mengapa SNI Gempa Masih Jadi Formalitas di Indonesia

Esai ini membahas lemahnya penerapan SNI 1726:2019 sebagai standar ketahanan gempa pada bangunan rumah tinggal di Indonesia, yang saya telaah dari sudut pandang keilmuan teknik sipil.

Ilustrasi kerusakan akibat gempa.
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 13:39

Strategi Penyampaian Pesan dalam Publikasi Film melalui Website dan Media Sosial

Website resmi menyajikan informasi yang lebih lengkap mengenai film, pemeran, dan jadwal penayangannya.

Ilustrasi menonton film. (Sumber: Pexels | Foto: Pavel Danilyuk)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 11:44

Menelusuri Jejak dan Pola Aktivitas Manusia Masa Lampau di Situs Gua Batu

Daerah Pegunungan Meratus adalah surga bagi kehidupan ribuan tahun silam.

Kondisi Gua Batu dari Luar (Sumber: Geopark Meratus)
Wisata & Kuliner 19 Jun 2026, 11:06

Wisata Kawasan Tunjungan Surabaya: Sejarah, Kuliner, dan Walking Tour Heritage

Jelajahi Kawasan Tunjungan Surabaya yang memadukan sejarah perjuangan, bangunan kolonial, wisata kuliner, hingga walking tour heritage yang sedang populer.

Kawasan Tunjungan Surabaya. (Sumber: Pemkot Surabaya)