Peran para Pendukung Tim Lokal di Kota Bandung Terhadap Keberlangsungan Persib

3 menit baca
Aldi Akbar Fadilah
Ditulis oleh Aldi Akbar Fadilah diterbitkan Selasa 16 Jun 2026, 09:19 WIB
Ribuan bobotoh memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis 7 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Ribuan bobotoh memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis 7 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Sepakbola di Kota Bandung mengalami perkembangan melalui banyaknya torehan prestasi dalam periode tiga tahun terakhir. Prestasi yang diperoleh pada tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa proses yang dilalui membuahkan hasil melalui torehan trofi yang akhirnya berhasil didapatkan setelah penantian panjang sebelas tahun. Ada beberapa faktor pendukung yang mendorong pencapaian tersebut.

Di antaranya adalah dukungan yang dilakukan secara konsisten dan masif  dari berbagai lapisan pendukung, serta evaluasi dari manajemen club terkait keseriusan mereka dalam pengelolaan yang lebih baik, seperti contohnya memperbaiki komunikasi pihak club dengan berbagai lapisan pendukung, dan penambahan fasilitas penunjang untuk club itu sendiri.

Selain itu, fokus manajemen club terhadap ekosistem bisnis yang ada pada tubuh club mulai berjalan beriringan dengan para pendukung yang juga menginginkan hasil dari sekian banyak usaha yang dilakukan dari kedua pihak. Manajemen dengan tujuan bisnis dan prestasi mentereng, dan para pendukung yang senantiasa mendampingi tujuan tersebut melalui dukungan masif dalam banyak hal, karna didasari tujuan yang sama, berjaya-nya tim kebanggan mereka melalui kolaborasi dengan masing masing peran yang dijalankan.

Ungkapan Motivasi Dari Para Pendukung (Sumber: Dokumentasi Pribadi/Aldi Akbar Fadilah | Foto: Aldi Akbar Fadilah)
Ungkapan Motivasi Dari Para Pendukung (Sumber: Dokumentasi Pribadi/Aldi Akbar Fadilah | Foto: Aldi Akbar Fadilah)

Perubahan yang terjadi pada awal perkembangan antara lain adalah keberanian manajemen untuk memutuskan kerja sama nya dengan Luis Milla pada awal musim 2023/2024 hingga akhirnya menunjuk Bojan Hodak sebagai pelatih kepala. Penunjukkan tersebut dapat dikatakan sebagai keberanian, karena pelatih sebelumnya yaitu Luis Milla adalah pelatih yang track record nya perlu diperhitungkan, selain itu ia juga merupakan nama besar dalam kancah sepakbola nasional.

Kepercayaan manajemen terhadap Bojan Hodak membuahkan hasil baik dengan konsistensi yang pada akhirnya mulai mendapatkan perhatian dari para pendukung. Selain itu, transisi kepemimpinan yang ada pada pihak manajemen juga menjadi faktor terjadinya perubahan dalam berbagai aspek, mundurnya Deputi CEO pada pertengahan 2024 juga mendapatkan perhatian besar dari berbagai kalangan, hal ini terlihat dari tokoh baru yang menggantikannya mulai menunjukkan bahwasanya sebuah club adalah milik bersama, pendukung dengan rasa memiliki terhadap club tersebut secara mentalitas, dihargai lebih jauh perannya melalui berbagai kolaborasi yang berhasil menguatkan hubungan antara manajemen dengan pendukung club, juga melalui komunikasi yang pada akhirnya membaik diantara kedua elemen tersebut.

Setelah melalui berbagai perubahan dan kolaborasi yang baik, akhirnya club memiliki stabilitas finansial yang lebih baik, hal tersebut berdampak pada berubahnya fasilitas yang menjadi lebih baik, dan memberikan dukungan secara finansial kepada tim kepelatihan terkait pendatangan pemain berkualitas sebagai penunjang prestasi club. Akhirnya hal tersebut memberi kendali penuh kepada pelatih untuk menentukan dan membuktikan hasil dari berbagai proses kolektif yang dilakukan oleh manajemen dan atas kolaborasi dari para pendukung

Peran Bobotoh dalam periode tersebut juga menjadi penunjang keberhasilan besar yang telah lama dinantikan. Melalui keputusan manajemen dalam perubahan mekanisme penonton, awalnya disambut dengan kurang baik oleh berbagai lapisan pendukung, karena hal tersebut dinilai menghalangi mereka untuk memberikan dukungan secara penuh. Hal ini dikarenakan, putusan manajemen untuk menetapkan sistem tiket online. Namun seiring berjalannya waktu, pihak pendukung mulai menyadari bahwa hal tersebut adalah langkah maju dari pihak manajemen melalui digitalisasi, sesuai tujuan mereka dengan menjadikan club ini lebih modern.

Tetapi hal tersebut tidak terlepas dari “melunaknya” standar yang diberikan oleh para pendukung terhadap keberlangsungan club. Namun berbagai tekanan yang diberikan bersifat membangun, hal ini dilakukan karena ekspektasi tinggi dari pendukung terhadap club sekaligus manajemen untuk mengedepankan marwah club diatas segalanya. Dalam hal ini menunjukkan bahwa pendukung yang kritis bersifat penting sebagai “pengawas” keberlangsungan club, karena tidak dapat dipungkiri sebuah club bergantung pada animo pendukung melalui penjualan tiket, dan penjualan merchandise, serta performa club di lapangan juga bergantung pada hadirnya pendukung.

Selain itu, Kota Bandung yang mempunyai rasa memiliki tinggi terhadap club sepakbola lokalnya, memiliki peran aktif dan masif dalam setiap rencana perkembangan club, akan selalu menjadi pendukung stabilitas finansial sesuai dengan tujuan manajemen dalam aspek bisnis

Semangat Membara Dari Tribun Utara (Sumber: Dokumentasi Pribadi/Aldi Akbar Fadilah | Foto: Aldi Akbar Fadilah)
Semangat Membara Dari Tribun Utara (Sumber: Dokumentasi Pribadi/Aldi Akbar Fadilah | Foto: Aldi Akbar Fadilah)

Oleh karena itu, setiap elemen pendukung yang berkolaborasi merupakan faktor penting dalam berhasilnya tujuan awal yang direncanakan.

Rasa memiliki yang tinggi juga standar tinggi menjadi pengawas penting dalam perkembangan rencana–rencana tersebut. Pihak–pihak yang berkolaborasi pada akhirnya akan mendapatkan hasil yang baik melalui komunikasi dan eksekusi yang baik. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Aldi Akbar Fadilah
Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 16 Jun 2026, 18:21

Kausalitas Daring yang Menggerakkan Dapur KebabFactory.id

Dinamika digitalisasi perbankan yang menjaga dapur UMKM tetap ngebul.

Pegawai sedang menyiapkan pesanan konsumen kedai KebabFactory.id di Jalan Kihiur 4, Cihapit, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 16 Jun 2026, 15:30

Sepeda, dari Kendaraan Elit Jadi Merakyat

Sepeda masuk ke Indonesia abad 19 sebagai barang mewah kalangan elit.

Iklan penjualan sepeda anak-anak. (Sumber: Majalah Star Weekly (No. 502))
Ayo Netizen 16 Jun 2026, 14:47

Badai Belum Berlalu, Nasib Kelas Menengah Kian Pilu

Akar masalah karena kegagalan pemerintah untuk menciptakan pasar tenaga kerja untuk kelas menengah yang berkualitas.

Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Senin 15 Juni 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jun 2026, 13:56

5 Wisata Pilihan di Tasikmalaya, dari Kawah Vulkanik hingga Pantai Selatan yang Terbuka ke Samudra

Tasikmalaya menyimpan banyak destinasi menarik, mulai dari Gunung Galunggung, Kampung Naga, hingga Pantai Cipatujah dan Karang Tawulan.

Pantai Karang Tawulan Tasikmalaya. (Sumber: Pemprov Jabar)
Ayo Netizen 16 Jun 2026, 13:10

Hak Siar Piala Dunia oleh TVRI, Ekonomi Nobar dan Pengembangan Konten Lokal

Potensi ekonomi nobar yang luar biasa, mesti dikelola lebih baik dengan berbagai kreativitas masyarakat. 

Suasana nonton bareng Piala Dunia 2026 di Taman Film, Kota Bandung (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Ananda Muhammad Firdaus)
Ayo Netizen 16 Jun 2026, 11:04

Karya Purbakala di Hari Purbakala: Sambung Menyambung Tentang Kota Bandung

Karya-karya mahasiswa arkeologi tentang Kota Bandung

Sebuah gua alami yang menyimpan situs purbakala, Gua Pawon. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Nuryahya64)
Ayo Netizen 16 Jun 2026, 09:31

Mengenang Ny. Liem: Maestro Boga dari Kota Kembang dan Legacy di Industri Tata Boga Indonesia

Ny. Liem menempati posisi penting sebagai pionir yang menetapkan standar emas dalam seni pembuatan kue dan pastry.

Produk kemasan dari toko Ny. Liem di Jln. Naripan No.52, Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung. (Sumber: Google Maps Review | Foto: Elvita Yuli)
Ayo Netizen 16 Jun 2026, 09:19

Peran para Pendukung Tim Lokal di Kota Bandung Terhadap Keberlangsungan Persib

Menelaah faktor keberhasilan Maung Bandung pada periode terbaru di era sepakbola modern.

Ribuan bobotoh memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis 7 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jun 2026, 08:40

Biaya Parkir: Faktor Kecil yang Ternyata Menentukan Pilihan Kita Saat Belanja

Biaya parkir ternyata ikut menentukan pilihan tempat belanja kita. Kecil tapi berdampak besar pada persepsi, kepuasan, dan loyalitas konsumen.

Keputusan Konsumen untuk belanja goyah karena adanya parkir (Foto: muhammad yogi)
Linimasa 15 Jun 2026, 22:07

Ketika Obor Menyala di Jalanan Kota Bandung

Tradisi pawai obor kembali hadir di berbagai wilayah Bandung untuk menyambut Tahun Baru Hijriah.

Pawai obor malam tahun baru Hijriyah di Bandung. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 15 Jun 2026, 21:16

Kolaborasi Bekali Kopi Bersama Petani Lembang Dorong Peningkatan Ekonomi dan Regenerasi Sektor Kopi

Bagi Bekali Kopi, fokus di lapangan tidak hanya tertuju pada kualitas produk tapi juga pada keberlanjutan sektor kopi yang menjadi perhatian penting.

Bagi Bekali Kopi, fokus di lapangan tidak hanya tertuju pada kualitas produk tapi juga pada keberlanjutan sektor kopi yang menjadi perhatian penting. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Iqbal Roem)
Ayo Biz 15 Jun 2026, 18:19

UMKM 'Jangan Cuma Dagang' untuk Berkembang, Belajar dari Perjalanan Bisnis Kebab Factory

Bagi Widya, Rumah BUMN Bandung bukan sekadar tempat pelatihan.

Widya Ratna Puspita, pemilik KebabFactory.id, di Jalan Kihiur 4, Cihapit, Kota Bandung, (5/6/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 15 Jun 2026, 17:27

Perjalanan Sate Maranggi sebagai Kuliner Khas Kabupaten Purwakarta

Lebih dari sekadar nilai gastronomi, Sate Maranggi mengandung nilai-nilai sosial sebagai pemersatu masyarakat Purwakarta.

Sate Maranggi khas Purwakarta (Sumber: Dokumentasi milik pribadi)
Wisata & Kuliner 15 Jun 2026, 16:44

Panduan Wisata Kuliner Empal Gentong Cirebon, Jejak Sejarah Kota Pelabuhan dalam Semangkuk Kuah

Kenali sejarah empal gentong Cirebon, perbedaannya dengan empal asem, rekomendasi warung legendaris, serta tips menikmati hidangan khas ini.

Empal gentong, kuliner khas Cirebon. (Sumber: Shutterstock)
Ayo Biz 15 Jun 2026, 16:40

Punya Varian Produk Tak Biasa, Kebab Factory Bisa Ekspor ke Malaysia dan Singapura berkat 'Ide Anak'

Perjalanan Kebab Factory, UMKM Kota Bandung yang terkenal dengan produk uniknya.

Kebab ice cream mellowberry, salah satu varian produk Kebab Faktory di Jalan Kihiur 4, Cihapit, Kota Bandung, (5/6/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 15 Jun 2026, 15:54

Wayang Wong: Kesenian Unik yang Mengganti Peran Boneka Menggunakan Manusia

Tentang wayang wong, salah satu kesenian tradisional Jawa yang menggabungkan tari, musik, dan drama.

Wayang Wong Ramayana. (Sumber: Arsip Nasional Republik Indonesia)
Ayo Netizen 15 Jun 2026, 13:17

Hijrah, Ubah, dan Arah

Hijrah digital bukanlah tentang meninggalkan teknologi, melainkan menjadikan teknologi sebagai jalan untuk mendekat pada nilai-nilai kebaikan.

Diskusi Film "Hijrah Digital" Ajak Mahasiswa Refleksi Literasi Digital dan Peran AI dalam Keberagamaan (Sumber: instagram @moeslimah_produktif)
Beranda 15 Jun 2026, 13:02

Jejak Ksatria di Gang Maksudi: Menjaga Amanah, Menghidupkan Nadi Ekonomi Negeri

Kisah Hasan, seorang kurir JNE di Bandung yang sempat dibegal saat berteduh karena hujan, namun kini sudah kembali bekerja berkat bantuan dari tempatnya bekerja.

Kepala Cabang Utama JNE Bandung Iyus Rustandi menyerahkan bantuan sepeda motor baru kepada Hasan sebagai bentuk nyata komitmen dan kepedulian perusahaan terhadap keselamatan karyawannya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Arif Budianto)
Linimasa 15 Jun 2026, 12:58

Ketika Selisih Harga BBM Terasa Sampai Akhir Bulan

Kenaikan harga BBM non-subsidi membuat banyak pengendara memilih antre demi mendapatkan Pertalite.

Pengendara rela mengantre lebih panjang di SPBU setelah kenaikan harga BBM Pertamax. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 15 Jun 2026, 11:45

Itinerary Wisata Yogyakarta 1–2 Hari, Destinasi, Kuliner, dan Budget Lengkap

Jelajahi Yogyakarta berdasarkan pembagian kawasan wisata agar perjalanan lebih nyaman. Cocok untuk liburan singkat satu hingga dua hari.

Tugu Jogja, ikon Yogyakarta. (Sumber: Shutterstock)