Seni sebagai Perlawanan: Dari Raden Saleh ke Era Digital

2 menit baca
Muhammad Fathurrizqi Jailani
Ditulis oleh Muhammad Fathurrizqi Jailani diterbitkan
Ilustrasi lukisan karya Raden Saleh dan seni modern. (Sumber: istimewa)
Ilustrasi lukisan karya Raden Saleh dan seni modern. (Sumber: istimewa)

Seni kerap diidentikkan dengan keindahan semata. Padahal, fungsinya jauh melampaui itu, seni juga berperan sebagai sarana kritik terhadap kekuasaan dan realitas sosial-politik. Di Indonesia, tradisi ini sudah mengakar sejak zaman kolonial, ketika pesan-pesan politik disampaikan secara simbolik melalui karya seni.

Salah satu figur yang paling merepresentasikan hal ini adalah Raden Saleh. Lewat lukisan-lukisannya, ia tidak hanya menciptakan karya yang memukau secara visual, tetapi juga merekam dan mempertanyakan relasi antara identitas pribumi dan dominasi kolonial.

Raden Saleh adalah pelopor seni lukis modern Indonesia, sekaligus orang pribumi pertama asal Hindia Belanda yang mengenyam pendidikan seni formal di Eropa. Pengalaman itulah yang membentuk gaya khasnya: Romantisisme, dengan penekanan kuat pada emosi, dramatisasi, dan permainan cahaya. Gaya ini bukan sekadar pilihan estetis, melainkan juga jembatan untuk menyelipkan narasi dan pesan simbolik di balik kanvas.

Karya terbaiknya, Penangkapan Pangeran Diponegoro (1857), menjadi bukti paling gamblang. Sepintas, lukisan itu tampak seperti catatan sejarah biasa. Namun bila dicermati, komposisinya mengandung keberpihakan yang jelas: Diponegoro digambarkan berdiri tegak dengan martabat penuh, sementara pihak kolonial tampil dominan namun dingin dan tanpa empati. Ini bertolak belakang dengan versi lukisan Belanda yang menempatkan Diponegoro sebagai pihak yang takluk.

Penangkapan Pangeran Dipenogoro By Raden Saleh - Istana Negara Jakarta, (Sumber: https://indoartnow.com/uploads/documents/ecatalog/1086/1474013942-Katalog-Pameran-1771.pdf | Foto: Istana Negara Jakarta)
Penangkapan Pangeran Dipenogoro By Raden Saleh - Istana Negara Jakarta, (Sumber: https://indoartnow.com/uploads/documents/ecatalog/1086/1474013942-Katalog-Pameran-1771.pdf | Foto: Istana Negara Jakarta)

Melalui simbol dan susunan visual, Raden Saleh berhasil menyampaikan kritik terhadap kuasa kolonial tanpa harus mengucapkannya secara langsung. Seni menjadi "ruang aman"  tempat perlawanan bisa hidup tanpa harus menghadapi represi.

Perlawanan yang Berevolusi di Era Digital

Semangat itu tidak padam bersama zamannya. Di era digital, generasi muda meneruskan tradisi serupa lewat medium yang berbeda: poster jalanan, mural, ilustrasi digital, hingga meme yang viral di media sosial. Dalam berbagai aksi demonstrasi di Indonesia, visual-visual kreatif terbukti menjadi alat komunikasi yang ampuh untuk menyalurkan keresahan publik.

Bentuknya memang telah berubah, dari cat minyak di atas kanvas menjadi piksel di layar ponsel. Tapi esensinya tetap sama: seni adalah cara untuk berbicara ketika kata-kata biasa tidak cukup, atau tidak aman.

Dari Raden Saleh hingga seniman jalanan masa kini, satu benang merah tetap terbentang: seni adalah bahasa perlawanan yang hidup dan terus beradaptasi. Ia bukan sekadar urusan keindahan, melainkan juga soal keberanian-keberanian untuk menyuarakan realitas, melampaui batas ruang, waktu, dan kekuasaan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)