Tiga puluh hari umur September,
April, Juni dan November
Umur bulan lain tiga puluh satu hari
Kecuali satu, yakni Februari
Umurnya hanya dua puluh delapan
Atau pada tahun kabisat dua puluh sembilan.
(Sajak kanak-kanak kuno)
***
Apakah yang disebut bulan itu? Mengapa ada dua belas dalam satu tahun? Mengapa jumlah hari-hari dalam bulan tidak sama?
Bulan itu planet. Dalam bahasa Inggris sekarang kata Month atau Mona juga sama artinya dengan planet Bulan. Jadi, jangka waktu satu bulan sama dengan lamanya bulan mengelilingi matahari satu kali.
Bagi kebanyakan orang, tahun baru adalah 1 Januari, tetapi bagi orang Yahudi kuno, tahun baru dimulai pada hari pertama musim dingin, yaitu pada 21 atau 22 Desember. Orang Romawi kuno mengawali tahun baru mereka pada tanggal 1 Maret, lalu mereka mengubahnya menjadi 1 Januari. Dahulu negara-negara yang menganut Kristen menjadikan tanggal 25 Desember, yakni hari Natal sebagai hari pertama tahun barunya. Dan kurang lebih seribu tahun yang lalu bangsa-bangsa menggeser tahun baru mereka ke 25 Maret. Bahkan pernah seorang raja Prancis mengubah tahun baru bersamaan dengan datangnya hari Paskah, dan dua ratus tahun lalu masih di Prancis, mereka mengubah tahun barunya menjadi 22 September. Sekarang pun tahun baru masih dirayakan beberapa kalangan dengan berbeda-beda. Seperti tahun baru Islam, tahun baru Cina atau Imlek, dan lainnya. Dengan demikian sebetulnya tidak masalah kapan tahun baru kita awali.
Sejarah nama bulan
- Januari
Hampir di seluruh dunia, yang menjadi bulan pertama dalam setiap tahunnya adalah bulan Januari. Kata ini berasal dari kata Janus, nama dewa Yunani dan panjang bulan ini adalah 31 hari. Dahulu menurut kalender orang Romawi dalam satu tahun hanya terdapat 10 bulan, dan bulan kesebelas ditambahkan dinamakan Januarius. Di kalangan masyarakat yang hidup di Inggris, bulan ini dikenal dengan bulan Wolf Month, yang berarti bulan serigala, dalam masa itu banyak sekali serigala lapar masuk ke pemukiman penduduk, hingga bulan Januari identik dengan bulan Serigala. - Februari
Bulan ini adalah bulan kedua, dan juga merupakan bulan paling pendek dalam satu tahun. Namun dalam empat tahun sekali bulan ini mendapatkan satu hari tambahan di tahun kabisat. Dahulu di masa Romawi kuno bulan ini adalah bulan terakhir dalam kalender mereka. Februari berasal dari bahasa Latin yaitu Februare, yang berarti menyucikan atau membersihkan, karena dahulu bangsa-bangsa memulai tahun barunya pada 1 Maret, yang membuat bulan Februari dipakai sebagai bulan pembersihan diri sebelum masuk menuju tahun yang baru. - Maret
Maret adalah bulan ketiga dalam kalender kita, bulan Maret diambil dari nama dewa Romawi, Mars. Bulan Maret adalah awal tahun pada masa lalu, dan orang Romawi bersiap-siap untuk berperang, mereka menamai bulan ini dengan nama Mathius untuk menghormati dewa perang mereka. Dahulu terdapat istilah yang sejak kecil sering saya baca di buku-buku perpustakaan darma, Bandung, istilah tersebut adalah “Bulan Maret datang bagaikan singa dan pergi bagaikan seekor anak domba”. Ternyata alasan orang dahulu kala mengatakan istilah ini karena di bulan Maret cuaca sering kali dingin, angin bertiup dengan kencang, sedangkan memasuki penghujung Maret cuaca menjadi hangat dan nyaman, namun di belahan bumi lainnya bulan Maret adalah awal dari musim gugur. - April
Orang Romawi menamakan bulan ini dengan nama Aprilis, yang merupakan bahasa Latin dari membuka. Di belahan bumi bagian utara bulan April biasanya memberikan banyak perubahan, apabila dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Es dan salju menjadi lenyap, rumput kembali hijau, tunas pohon mulai tumbuh, binatang-binatang kecil mulai keluar dari sarangnya. - Mei
Bulan Mei disebut juga Maia. Maia adalah dewi musim semi. Orang Inggris menyebut bulan ini dengan Thrimlice yang artinya memerah susu tiga kali. Sekitar masa itu rumput tumbuh sangat subur, sehingga para sapi dapat memakan rumput lebih banyak, dan memberikan susu lebih banyak pula, sehingga para peternak di Inggris dapat memerah susu tiga kali dalam satu hari saat itu. - Juni
Ketika masa Romawi kuno bulan ini adalah bulan keempat dalam kalender mereka, karena tahun baru yang dimulai pada bulan Maret. Nama Juni berasal dari bahasa Latin Juniores atau Juno yang berarti muda dan mudi. Dan orang-orang dari masa lalu menganggap bulan ini adalah bulannya para remaja. - Juli
Orang dahulu kala menyebut bulan Juli dengan sebutan bulan Julius Caesar. Ketika dahulu awal tahun dimulai pada bulan Maret, maka ketika diubah menjadi Januari, maka bulan Juli ini menjadi bulan ketujuh, dan orang Romawi memberikan nama baru pada nama awal yaitu Quintilis atau kelima menjadi bulan Julius, untuk menghormati kaisar mereka yang sedang memerintah. - Agustus
Awalnya bulan ini adalah bulan keenam dari kalender masa lalu dan bernama bulan Sextilis atau bulan keenam. Setelah awal tahun diganti ke Januari maka berubahlah nama bulan ini. Setelah kaisar Romawi, Julius Caesar wafat dibunuh oleh Agustus, keponakannya sendiri dan menggantikannya sebagai kaisar yang berkuasa saat itu, maka bulan ke 8 ini diberi nama bulan Agustus. - September
Dahulu bulan ini adalah bulan ketujuh dalam kalender masa lalu, nama September diberikan orang Romawi untuk bulan yang berasal dari kata Septem, yakni bahasa Latin yang berarti tujuh. Namun ketika bulan Januari dipakai sebagai acuan awal tahun, nama September seharusnya pun diubah. Namun mereka tidak mau bersusah-susah untuk mengganti nama bulan ini, dan beberapa kaisar Romawi pun tidak berhasil merubah nama bulan ini, dan hingga sekarang pun masih bernama September yang berarti tujuh. - Oktober
Nama bulan ini berasal dari bahasa Latin yaitu delapan Setali tiga uang dengan sejarah penamaan bulan September, Oktober pun sama, tidak ada satu pun kaisar Romawi yang mampu merubah nama bulan ini, hingga kini kita mengenal Oktober sebagai bulan kesepuluh padahal artinya sendiri adalah delapan. - November
Berasal dari bahasa Latin yaitu Novem yang artinya sembilan. Ketika awal tahun dipindahkan ke Januari nama bulan November pun seharusnya berubah karena artinya adalah sembilan, sedangkan posisi bulan November itu sendiri ada di urutan ke sebelas. Tiberius raja kedua Romawi lahir di bulan November, saat itu ada wacana perubahan nama November menjadi Tiberius, namun sang raja dengan keras menolaknya dan hingga kini tetap menjadi November. - Desember
Bulan ini pun memiliki kisah yang sama, nama Desember berasal dari bahasa Latin yaitu Desem yang artinya bulan ke sepuluh. Ketika perubahan awal tahun jatuh pada bulan Januari, seharusnya nama Desember diubah, namun lagi-lagi tak ada satu orang kaisar pun yang berhasil merubah nama bulan ini, hingga kita tetap memakai Desember sebagai nama bulan terakhir atau kedua belas, sedangkan secara harfiah arti Desember sendiri adalah sepuluh.
Sekarang kita pun paham, dua belas bulan yang kita kenal hari ini ternyata menyimpan jejak perubahan zaman, kekuasaan, dan cara manusia menata waktu. (*)