Hari Pelanggan Nasional, PLN NP UP Cirata Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Desa Ciroyom

3 menit baca
Ananda Muhammad Firdaus
Ditulis oleh Ananda Muhammad Firdaus diterbitkan
PLN Nusantara Power UP Cirata berpartisipasi dalam Milangkala Desa Ciroyom ke-171 sebagai wujud sinergi bersama masyarakat dan lingkungan.
PLN Nusantara Power UP Cirata berpartisipasi dalam Milangkala Desa Ciroyom ke-171 sebagai wujud sinergi bersama masyarakat dan lingkungan.

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.ID — Memaknai momentum Hari Pelanggan Nasional 2026, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Cirata turut berpartisipasi dalam rangkaian Milangkala Desa Ciroyom ke-171 tahun. Kehadiran PLN Nusantara Power UP Cirata menjadi wujud nyata komitmen perusahaan untuk terus membangun hubungan harmonis dan sinergis bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan budaya di kawasan Waduk Cirata.

Mengusung tema “NGAJAGA TRADISI, NGAJADI PRESTASI, AMANAH ISTIMEWA MENUJU DESA CIROYOM SARASA SAJIWA SATUJUAN”, Milangkala Desa Ciroyom ke-171 diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya jalan sehat dan Festival Budaya yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk merawat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi penerus.

Salah satu rangkaian yang menarik perhatian adalah penampilan Seni Degung Sunda yang membawakan lagu baru berjudul “Pangreksa Cirata”. Dalam bahasa Sunda, pangreksa memiliki makna pemelihara, penjaga, atau pelindung, yang berasal dari kata dasar reksa yang berarti menjaga atau merawat.

Pemilihan nama tersebut memiliki makna mendalam karena menggambarkan semangat bersama untuk menjaga dan merawat Waduk Cirata sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Kegiatan Milangkala Desa Ciroyom ke-171 tersebut turut dihadiri oleh Camat Cipeundeuy, Danyonif TP/938 Pancasona, Kepala Desa Ciroyom, serta PLH Senior Manager PLN Nusantara Power UP Cirata, Irwan yang juga menjabat sebagai Manajer Operasi.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Ciroyom menekankan pentingnya menjaga tradisi di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan zaman tidak boleh membuat masyarakat melupakan identitas dan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Selain menjaga tradisi, Kepala Desa Ciroyom juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan Desa Ciroyom dan Waduk Cirata yang selama ini menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat.

“Waduk Cirata merupakan sumber segalanya yang ada di Ciroyom. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga dan merawatnya,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan eceng gondok di Waduk Cirata merupakan bagian dari proses alam yang perlu disikapi dengan bijak. Apabila dibiarkan dan tidak ditangani, eceng gondok dapat menjadi permasalahan. Namun, dengan inovasi dan kreativitas masyarakat, keberadaannya dapat diubah menjadi sesuatu yang memberikan manfaat dan nilai ekonomi.

“Eceng gondok ini merupakan kehendak alam. Kalau kita diam dan acuh, maka akan menjadi masalah bagi kita. Tetapi kalau kita bisa memanfaatkannya, insyaallah bisa menjadi berkah,” ujarnya.

Saat ini, masyarakat Desa Ciroyom bersama berbagai pihak terus berupaya memanfaatkan eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomi. Salah satunya melalui UMKM kerajinan anyaman eceng gondok yang bahkan digunakan sebagai dekorasi utama panggung kegiatan Milangkala. Selain itu, eceng gondok juga dimanfaatkan sebagai media filtrasi oleh UMKM Pepetek.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan yang terus didorong oleh PLN Nusantara Power UP Cirata melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Sementara itu, dalam sambutannya, PLH Senior Manager PLN Nusantara Power UP Cirata, Irwan, menyampaikan ucapan selamat atas Milangkala Desa Ciroyom ke-171.
“Wilujeng Milangkala Desa Ciroyom anu ka-171. Semoga Desa Ciroyom semakin maju, semakin sejahtera, dan masyarakatnya senantiasa diberikan keberkahan serta kebersamaan,” ujar Irwan.

Irwan juga menyampaikan bahwa masyarakat Desa Ciroyom patut mensyukuri anugerah berupa keberadaan Waduk Cirata yang telah memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan masyarakat dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan wilayah sekitar.

“Desa Ciroyom harus banyak bersyukur karena dianugerahi adanya Waduk Cirata. Waduk ini bukan hanya menjadi bagian dari lingkungan kita, tetapi juga memberikan banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat. Karena itu, menjaga dan melestarikannya merupakan tanggung jawab kita bersama, baik kami dari pihak perusahaan maupun seluruh masyarakat di sekitar Waduk Cirata,” ungkapnya.

Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bahwa keandalan pelayanan kelistrikan tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan lingkungan yang menjadi bagian dari ekosistem operasional perusahaan. Oleh karena itu, PLN Nusantara Power UP Cirata terus berkomitmen membangun kolaborasi bersama masyarakat melalui semangat bersama menjaga Cirata, menjaga lingkungan, menjaga budaya, dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.

Partisipasi dalam Milangkala Desa Ciroyom ke-171 sekaligus menjadi bentuk apresiasi PLN Nusantara Power UP Cirata kepada masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan perusahaan.

Melalui sinergi yang terus terjalin, PLN Nusantara Power UP Cirata berharap semangat “Ngajaga Tradisi, Ngajadi Prestasi” tidak hanya menjadi tema Milangkala, tetapi dapat menjadi gerakan bersama untuk menjaga warisan budaya, kelestarian lingkungan, serta keberlanjutan Waduk Cirata bagi generasi saat ini dan generasi yang akan datang.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 31 Agu 2026, 17:25

Maut Menjemput Putri Diana, Dunia Berduka

Catatan Nostalgia dan In Memoriam 29 Tahun Kepergian “Lady Di”.

Berita kepergian Putri Diana menjadi perhatian utama berbagai media cetak di Indonesia, mencerminkan besarnya duka dan perhatian masyarakat terhadap sosok Princess of Wales tersebut. (Sumber: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 16:28

Sejarah Nama Bulan (Bagian 2)

Dua belas bulan yang kita kenal hari ini ternyata menyimpan jejak perubahan zaman, kekuasaan, dan cara manusia menata waktu.

Februa atau Lupercalia, suatu festival penyucian di Romawi Kuno. (Sumber: Wikimedia Commons)
Beranda 31 Agu 2026, 16:20

PLN Nusantara Power UP Cirata Overhaul Unit 5 dan 6 Demi Keandalan Pasokan Listrik

PLN Nusantara Power UP Cirata melakukan overhaul Unit 5 dan 6 PLTA Cirata untuk menjaga keandalan pasokan listrik pelanggan.

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat keandalan PLTA Cirata melalui overhaul Unit 5 dan Unit 6 demi pelayanan listrik pelanggan.
Beranda 31 Agu 2026, 16:13

Hari Pelanggan Nasional, PLN NP UP Cirata Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Desa Ciroyom

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Milangkala Desa Ciroyom ke-171 di Hari Pelanggan Nasional.

PLN Nusantara Power UP Cirata berpartisipasi dalam Milangkala Desa Ciroyom ke-171 sebagai wujud sinergi bersama masyarakat dan lingkungan.
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 14:24

Rijsttafel Hidangan Perpaduan Belanda dan Nusantara di Priangan

Nikmati kelezatan Rijsttafel, tradisi kuliner unik era kolonial di Priangan. Perpaduan harmonis antara kemewahan rasa Belanda dan autentisitas rempah Nusantara dalam satu meja

Keluarga C.H. Japing dalam sebuah acara rijsttafel bersama Bibi Jet dan Paman Jan Breeman di Bandung. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Christoffel Hendrik)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 13:01

Medsos, Buku, dan Rindu

Algoritma semakin pandai mengenali, harusnya semakin pandai mengenali diri sendiri. Termasuk waktu berhenti pada satu video, apa dirasakan setelah menontonnya, dan nilai apa yang diambil hikmahnya.

Kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati (Sumber: ayobandung.com)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 11:09

Ketika Rumput Habis, Bagaimana Mitigasi Pakan Ternak?

Berharap agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) membuat program massal sistem mitigasi bencana untuk hewan ternak maupun hewan liar.

Ilustrasi kondisi ternak rakyat ketika musim kemarau ekstrim. (Sumber: dikreasi denganvGemini | Foto: Totok Siswantara)
Beranda 31 Agu 2026, 10:30

Pernah Jadi Pintu Masuk Ratusan Ribu Wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara Kini Bangkit Lagi

Dulu jadi pintu gerbang ratusan ribu wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara sempat mati suri akibat pandemi dan pencabutan status internasional.

Suasana bandara saat pesawat jet komersial Garuda Indonesia mendarat perdana di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat 14 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 09:14

Manajemen Dapur Umum dan Menu Ideal untuk Korban Bencana Alam

Perencanaan dan pemilihan lokasi dapur umum harus bebas dari risiko bencana susulan.

Ilustrasi aktivitas dapur umum untuk korban bencana alam. (Sumber: by AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 08:13

Sisi Lain Sang Jenderal: Menelusuri Makna Filosofis dan Tradisi di Balik Kuliner Favorit Soeharto

Kegemaran kuliner Presiden ke-2 RI, Soeharto, tidak lepas dari perjalanan hidupnya yang berakar di Desa Kemusuk.

Momen Presiden Soeharto dan Ibu Tien memotong tumpeng saat merayakan HUT pernikahan di Jalan Cendana, Jakarta, Juni 1986, disaksikan ibu mertua dan Sumitro Djoyohadkusumo. (Sumber: ANRI, Setneg 634)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 20:52

Ketika Seniman Memilih untuk Tidak Diam, Jangan Biarkan Kezaliman Menjadi Kelaziman

Ketika kezaliman menjadi kelaziman, diam bukan lagi netral. Manifesto Seniman Bandung adalah ajakan untuk bersuara—bukan sekadar nyinyir dari kejauhan.

Aliansi Bandung Ngagoak mengadakan aksi ekspresi seni di Kebun Seni Jalan Tamansari 56 Bandung. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 18:14

Menciptakan Kembali Televisi Pendidikan

Televisi pendidikan sebagai proyek nasional pun sudah seharusnya menjadi keputusan pemerintah.

Ilustrasi televisi. (Sumber: Pexels | Foto: Nothing Ahead)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 16:45

Cerita Tomakur Milik KWT Desa Nagarawangi Terpilih untuk Pendaftaran Legalitas Merek

Tomakur milik KWT Desa Nagarawangi terpilih mendapat pendampingan pendaftaran merek melalui program KKN UNINUS untuk memperkuat legalitas dan identitas produk UMKM.

Sosialisasi dan Pendampingan Proses Pendaftaran HKI (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 14:11

Kedaulatan di Atas Meja Makan: Diplomasi Kuliner Sukarno pada Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung

Sukarno menegaskan visi bahwa "kemerdekaan dimulai dari lidah"—sebuah manifestasi dari prinsip Berdikari (Berdiri di Atas Kaki Sendiri).

Momen jamuan makan malam resmi pada Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Hotel Savoy Homann, Bandung, pada 19 April 1955. (Sumber foto: Arsip Nasional Republik Indonesia)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 12:04

Sehat untuk Semua, Warga Desa Nagarawangi Ikuti CKG dan Edukasi Pertolongan Pertama

Warga Nagarawangi mengikuti CKG dan edukasi kesehatan, mulai dari pertolongan pertama dalam situasi darurat hingga kesehatan psikologis anak dan remaja bersama Puskesmas Rancakalong.

Kegiatan Pelaksanaan Program "Sehat  untuk Semua Warga Desa Nagarawangi" (KKN UNINUS Kel.5&6) (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 09:59

Budaya Mengaji di Tengah Kota

Di tengah modernitas dan dinamisnya kehidupan perkotaan. Masih ada ruang di sudut perkotaan untuk mempertemukan anak-anak dengan kehidupan sosial dan agamanya.

Mengaji di kalangan anak-anak menjadi memori yang begitu melekat. Melihat aktivitas tersebut masih berjalan di area perkotaan menjadi fenomena yang menarik untuk dibahas. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Sejarah 29 Agu 2026, 10:47

Jejak K.F. Holle, Tokoh Kolonial yang Membawa Perubahan Pertanian di Garut

K.F. Holle meninggalkan jejak panjang di Cikajang, Garut, dari perkebunan teh, pertanian, hingga pengembangan domba Garut.

Monumen K.F. Holle di perkebunan teh Giriawas, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 28 Agu 2026, 22:17

Dobrak Stigma 'Bandung Coret', FKB 2026 Boyong Kuliner Legendaris demi Gaet Wisatawan hingga Gen Z

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong kuliner legendaris seperti Perkedel Bondon ke Gedebage, langkah gerilya untuk gaet wisatawan dan Gen Z.

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong berbagai kuliner legendaris Bandung dan Jawa Barat. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 28 Agu 2026, 19:12

Lipat demi Lipat, Dimsum Inmons Menyusun Resep Paten dari Gang Sempit Cicadas

Kisah Dimsum Inmons, UMKM kuliner asal gang sempit Cicadas, yang menyeimbangkan kanal digital dengan kekuatan penjualan konvensional.

Ani Andriyani, pemilik Dimsum Inmons, UMKM asal Kota Bandung, (12/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 18:08

Menerapkan Pompa Submersible Tenaga Surya untuk Atasi Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) di berbagai wilayah dihadang masalah klasik yakni titik api jauh dari sumber air dan listrik.

Ilustrasi penggunaan sistem pompa untuk atasi karhutla (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)