Menelusuri Rasa Sepi dalam Buku Things Left Behind

5 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Buku Things Left Behind Karya Kim Sae Byoul | Jeon Ae Won. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Buku Things Left Behind Karya Kim Sae Byoul | Jeon Ae Won. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Makna hidup yang dipelajari dari jejak hidup mereka yang telah tiada oleh pengurus jasa membereskan barang-barang peninggalan orang yang telah meninggal dunia

Begitulah kiranya kutipan yang ada di halaman utama setelah sampul. Sebuah quotes yang merepresentasikan sebagian besar buku ini. Things Left Behind merupakan karya kolaborasi penulis korea yaitu Kim Sae Byoul dengan Jeon Ae Won.

Kim Sae Byoul sendiri merupakan CEO Biohazard yaitu perusahaan yang membuka jasa pelayanan untuk membersihkan barang-barang orang yang sudah meninggal dunia.

Buku ini melejit pada tahun 2021 setelah diadaptasi melalui serial korea berjudul Move To Heaven yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia bersama Jeon Ae Won.

Buku ini merupakan kumpulan kisah nyata yang ditulis oleh keduanya sebagai petugas yang mengurusi barang -barang peninggalan orang yang sudah tidak ada lagi di dunia , baik seseorang yang meninggal dengan wajar atau sebab lain seperti pembunuhan.

Dalam pekerjaan ini seringkali ditemukan kasus- kasus mengejutkan, seperti orang tua yang meninggal tanpa diketahui orang lain, mahasiswa bunuh diri karena stres dengan ekspektasi orang tua, atau pekerja yang tinggal sendirian lalu meninggal karena kecelakaan.

Buku ini mengajarkan para pembaca untuk lebih aware terhadap hal-hal penting yang selama ini luput dari perhatian diantaranya , betapa berharganya sebuah kehidupan, kehangatan keluarga , kasih sayang dan persahabatan.

Buku setebal 199 halaman ini mampu membuat emosi pembaca berkecamuk, mulai dari sedih, haru bahkan menjengkelkan sekalipun ada. Buku ini memang sangat erat dengan budaya korea, di mana negara tersebut seringkali terjadi tindakan bunuh diri karena kondisi lingkungan yang individualis juga tekanan sosial akan penghargaan akan kesuksesan karir dan pendidikan.

Namun tidak menutup kemungkinan dampak dari media digital juga bisa merambah ke beberapa negara lainnya.

Baca Juga: Kini 10 Netizen Terpilih Dapat Total Hadiah Rp1,5 Juta dari Ayobandung.id setiap Bulan

Bagi sebagian orang perubahan menjadi hal yang dirasa tidak nyaman dan mengancam. Terlebih ketika pandemi covid-19 melanda membuat semua aktivitas yang tadinya bisa dilakukan dengan tatap muka berubah menjadi sapaan dalam layar yang disebut dengan gawai pintar.

Bagi beberapa orang tidak mudah harus menghadapi zaman tanpa kontak langsung terlebih bagi mereka yang sudah tidak lagi muda. Smart phone yang dapat menyambungkan dunia melalui saluran tidak kasat mata di sisi lain dapat memberikan sukacita tapi pada sisi yang lain menjadi penyebab kesepian yang tak terkira.

Diskoneksi yang terjadi antar generasi pun memperparah hal ini dikarenakan tiap generasi tidak dapat memahami cara berpikir satu sama lain. Sehingga banyak hubungan antara orang tua dan anak tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan rasa sepi untuk satu pihak.

Kesepian sendiri sudah menjadi paradoks di tengah kehidupan serba digital. Hal ini terjadi karena interaksi online seringkali hanya sebatas permukaan saja dan tidak mendalam sehingga memunculkan keterikatan yang semu. Banyak yang jauh jadi semakin dekat tapi yang dekat jadi terlupakan.

Hubungan antara orang tua dengan anak menjadi renggang, sehingga ketika salah satu sedang sakit, rasanya sungkan untuk memberikan kabar kepada yang lain. Istilah tidak mau merepotkan menjadi suatu hal yang semestinya tidak ada dalam keterikatan sebuah hubungan.

Diskoneksi antara ibu yang menginginkan anaknya sukses di masa depan, namun dalam menunjukan kasih sayangnya menggunakan cara kekerasan dengan dalih sebagai bentuk kedisiplinan.

Ironisnya sang anak merasa tertekan dan akhirnya membunuh ibunya. Lalu pada kisah yang lain seorang anak berusaha mati-matian belajar untuk bisa masuk universitas ternama dan menjadi dokter gigi terbaik. Dengan harapan bisa menjadi penyelamat keluarganya dari kemiskinan yang membelenggu.

Namun kadang tidak menjalani apa yang kita inginkan juga menjadi bentuk sebuah kesepian. Anak tersebut ternyata menyukai seni musik tapi dia pendam dan tidak pernah nyatakan kepada orang tua atau temannya. Dia merasa segala hal yang sudah dilakukan hari ini hanya akan sia-sia karena tidak menemukan kebahagiaan dalam prosesnya.

Akhirnya anak tersebut memilih bunuh diri dengan menggunakan asap briket. Ketika sang ibu mengetahui hal tersebut dari surat-surat yang tidak pernah terkirimkan , ibunya menyadari tentang komunikasi yang selama ini tidak ada ruang keterbukaan.

Hal ini menyebabkan seseorang kesalahpahaman diantara keduanya. Sang anak ingin membahagiakan ibunya meski itu bukan mimpi yang diinginkannya. Sementara sang ibu tidak meminta anaknya sukses, karena keberadaannya saja di dunia ini sudah sangat berarti.

Pada kisah lain diceritakan bahwa seorang ayah menjadi penguntit/ pencuri karena kecanduan rasa rindu. Selepas kerja sang Ayah terbiasa untuk berkumpul di meja makan, bercanda ria dengan anak dan istrinya.

Namun semakin anak bertumbuh dewasa semakin sibuk dengan urusan pekerjaan. Sementara istrinya bekerja untuk membantu kebutuhan rumah tangga. Ibu dan anak ini terobsesi memiliki rumah sehingga keduanya bekerja keras untuk mewujudkan hal itu.

Sementara disisi lain sang Ayah kesepian karena hanya disapa menjelang malam itupun singkat saja karena sudah cape dengan aktivitas di siang hari.

Pada mulanya Ayah tersebut mengambil beberapa barang dari supermarket, sempat ketahuan dan dilaporkan. Ibu dan anak itu meminta maaf kepada pemilik toko. Ayahnya juga berjanji untuk tidak mencuri lagi.

Namun ternyata bagi Ayahnya mencuri bisa melupakannya dari rasa kesepian, mengisi hati yang kosong dengan menumpuk barang, tapi ternyata isi hati manusia tidak bisa diisi oleh apapun selain rasa dan kasih sayang. Akhirnya sampai akhir hayat sang Ayah meninggal dalam kesendirian di rumahnya yang penuh dengan barang curian.

Baca Juga: Ketentuan Kirim Artikel ke Ayobandung.id, Total Hadiah Rp1,5 Juta per Bulan

Melalui buku Things Left Behind , penulis belajar bahwa kesepian itu nyata adanya. Kesepian itu bukti bahwa manusia sudah tidak saling peduli dengan manusia lainnya. Kesepian menjadi udara yang menyelinap diantara rasa percaya diri yang rendah.

Kesepian menjadi sebuah kemarahan yang bisa kapan saja berubah menjadi sebuah tindakan yang mengerikan. Kesepian bisa meninggalkan luka yang begitu mendalam bagi siapa saja yang merasakannya. Kesepian menjelma menjadi sebuah bisikan yang bisa menyesatkan. Maka dari itu coba lihat sejenak orang sekitar kita.

Kadang bukan uang yang mereka inginkan tapi hanya sedikit saja kehadiran dan perhatian yang lebih mendalam. Sesekali sapa orang terdekat, teman terjauh melalui pesan singkat di WhatsApp atau telepon untuk menanyakan kabar. Hal kecil yang kita anggap remeh bisa saja sangat berarti bagi orang lain.

Selamat membaca, semoga semakin bijak. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dias Ashari
Tentang Dias Ashari
Menjadi Penulis, Keliling Dunia dan Hidup Damai Seterusnya...

News Update

Ayo Netizen 31 Agu 2026, 17:25

Maut Menjemput Putri Diana, Dunia Berduka

Catatan Nostalgia dan In Memoriam 29 Tahun Kepergian “Lady Di”.

Berita kepergian Putri Diana menjadi perhatian utama berbagai media cetak di Indonesia, mencerminkan besarnya duka dan perhatian masyarakat terhadap sosok Princess of Wales tersebut. (Sumber: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 16:28

Sejarah Nama Bulan (Bagian 2)

Dua belas bulan yang kita kenal hari ini ternyata menyimpan jejak perubahan zaman, kekuasaan, dan cara manusia menata waktu.

Februa atau Lupercalia, suatu festival penyucian di Romawi Kuno. (Sumber: Wikimedia Commons)
Beranda 31 Agu 2026, 16:20

PLN Nusantara Power UP Cirata Overhaul Unit 5 dan 6 Demi Keandalan Pasokan Listrik

PLN Nusantara Power UP Cirata melakukan overhaul Unit 5 dan 6 PLTA Cirata untuk menjaga keandalan pasokan listrik pelanggan.

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat keandalan PLTA Cirata melalui overhaul Unit 5 dan Unit 6 demi pelayanan listrik pelanggan.
Beranda 31 Agu 2026, 16:13

Hari Pelanggan Nasional, PLN NP UP Cirata Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Desa Ciroyom

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Milangkala Desa Ciroyom ke-171 di Hari Pelanggan Nasional.

PLN Nusantara Power UP Cirata berpartisipasi dalam Milangkala Desa Ciroyom ke-171 sebagai wujud sinergi bersama masyarakat dan lingkungan.
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 14:24

Rijsttafel Hidangan Perpaduan Belanda dan Nusantara di Priangan

Nikmati kelezatan Rijsttafel, tradisi kuliner unik era kolonial di Priangan. Perpaduan harmonis antara kemewahan rasa Belanda dan autentisitas rempah Nusantara dalam satu meja

Keluarga C.H. Japing dalam sebuah acara rijsttafel bersama Bibi Jet dan Paman Jan Breeman di Bandung. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Christoffel Hendrik)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 13:01

Medsos, Buku, dan Rindu

Algoritma semakin pandai mengenali, harusnya semakin pandai mengenali diri sendiri. Termasuk waktu berhenti pada satu video, apa dirasakan setelah menontonnya, dan nilai apa yang diambil hikmahnya.

Kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati (Sumber: ayobandung.com)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 11:09

Ketika Rumput Habis, Bagaimana Mitigasi Pakan Ternak?

Berharap agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) membuat program massal sistem mitigasi bencana untuk hewan ternak maupun hewan liar.

Ilustrasi kondisi ternak rakyat ketika musim kemarau ekstrim. (Sumber: dikreasi denganvGemini | Foto: Totok Siswantara)
Beranda 31 Agu 2026, 10:30

Pernah Jadi Pintu Masuk Ratusan Ribu Wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara Kini Bangkit Lagi

Dulu jadi pintu gerbang ratusan ribu wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara sempat mati suri akibat pandemi dan pencabutan status internasional.

Suasana bandara saat pesawat jet komersial Garuda Indonesia mendarat perdana di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat 14 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 09:14

Manajemen Dapur Umum dan Menu Ideal untuk Korban Bencana Alam

Perencanaan dan pemilihan lokasi dapur umum harus bebas dari risiko bencana susulan.

Ilustrasi aktivitas dapur umum untuk korban bencana alam. (Sumber: by AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 08:13

Sisi Lain Sang Jenderal: Menelusuri Makna Filosofis dan Tradisi di Balik Kuliner Favorit Soeharto

Kegemaran kuliner Presiden ke-2 RI, Soeharto, tidak lepas dari perjalanan hidupnya yang berakar di Desa Kemusuk.

Momen Presiden Soeharto dan Ibu Tien memotong tumpeng saat merayakan HUT pernikahan di Jalan Cendana, Jakarta, Juni 1986, disaksikan ibu mertua dan Sumitro Djoyohadkusumo. (Sumber: ANRI, Setneg 634)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 20:52

Ketika Seniman Memilih untuk Tidak Diam, Jangan Biarkan Kezaliman Menjadi Kelaziman

Ketika kezaliman menjadi kelaziman, diam bukan lagi netral. Manifesto Seniman Bandung adalah ajakan untuk bersuara—bukan sekadar nyinyir dari kejauhan.

Aliansi Bandung Ngagoak mengadakan aksi ekspresi seni di Kebun Seni Jalan Tamansari 56 Bandung. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 18:14

Menciptakan Kembali Televisi Pendidikan

Televisi pendidikan sebagai proyek nasional pun sudah seharusnya menjadi keputusan pemerintah.

Ilustrasi televisi. (Sumber: Pexels | Foto: Nothing Ahead)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 16:45

Cerita Tomakur Milik KWT Desa Nagarawangi Terpilih untuk Pendaftaran Legalitas Merek

Tomakur milik KWT Desa Nagarawangi terpilih mendapat pendampingan pendaftaran merek melalui program KKN UNINUS untuk memperkuat legalitas dan identitas produk UMKM.

Sosialisasi dan Pendampingan Proses Pendaftaran HKI (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 14:11

Kedaulatan di Atas Meja Makan: Diplomasi Kuliner Sukarno pada Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung

Sukarno menegaskan visi bahwa "kemerdekaan dimulai dari lidah"—sebuah manifestasi dari prinsip Berdikari (Berdiri di Atas Kaki Sendiri).

Momen jamuan makan malam resmi pada Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Hotel Savoy Homann, Bandung, pada 19 April 1955. (Sumber foto: Arsip Nasional Republik Indonesia)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 12:04

Sehat untuk Semua, Warga Desa Nagarawangi Ikuti CKG dan Edukasi Pertolongan Pertama

Warga Nagarawangi mengikuti CKG dan edukasi kesehatan, mulai dari pertolongan pertama dalam situasi darurat hingga kesehatan psikologis anak dan remaja bersama Puskesmas Rancakalong.

Kegiatan Pelaksanaan Program "Sehat  untuk Semua Warga Desa Nagarawangi" (KKN UNINUS Kel.5&6) (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 09:59

Budaya Mengaji di Tengah Kota

Di tengah modernitas dan dinamisnya kehidupan perkotaan. Masih ada ruang di sudut perkotaan untuk mempertemukan anak-anak dengan kehidupan sosial dan agamanya.

Mengaji di kalangan anak-anak menjadi memori yang begitu melekat. Melihat aktivitas tersebut masih berjalan di area perkotaan menjadi fenomena yang menarik untuk dibahas. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Sejarah 29 Agu 2026, 10:47

Jejak K.F. Holle, Tokoh Kolonial yang Membawa Perubahan Pertanian di Garut

K.F. Holle meninggalkan jejak panjang di Cikajang, Garut, dari perkebunan teh, pertanian, hingga pengembangan domba Garut.

Monumen K.F. Holle di perkebunan teh Giriawas, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 28 Agu 2026, 22:17

Dobrak Stigma 'Bandung Coret', FKB 2026 Boyong Kuliner Legendaris demi Gaet Wisatawan hingga Gen Z

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong kuliner legendaris seperti Perkedel Bondon ke Gedebage, langkah gerilya untuk gaet wisatawan dan Gen Z.

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong berbagai kuliner legendaris Bandung dan Jawa Barat. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 28 Agu 2026, 19:12

Lipat demi Lipat, Dimsum Inmons Menyusun Resep Paten dari Gang Sempit Cicadas

Kisah Dimsum Inmons, UMKM kuliner asal gang sempit Cicadas, yang menyeimbangkan kanal digital dengan kekuatan penjualan konvensional.

Ani Andriyani, pemilik Dimsum Inmons, UMKM asal Kota Bandung, (12/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 28 Agu 2026, 18:08

Menerapkan Pompa Submersible Tenaga Surya untuk Atasi Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) di berbagai wilayah dihadang masalah klasik yakni titik api jauh dari sumber air dan listrik.

Ilustrasi penggunaan sistem pompa untuk atasi karhutla (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)