Menelusuri Jejak Rasa Soto Bandung di Gang Selera Cibadak

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Soto Bandung, Gang Selera Cibadak, Kamis, 26 Juni 20025 (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Soto Bandung, Gang Selera Cibadak, Kamis, 26 Juni 20025 (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Soto ternyata merupakan simbol dari Semboyan Bhineka Tunggal Ika. Hal ini terbukti dari keberadaan soto yang hadir dari Sabang sampai Merauke.

Dilansir dari buku yang ditulis oleh Denys Lombart yang berjudul Nusa Jawa Silang Budaya : Jaringan Asia, soto merupakan makanan yang dipengaruhi oleh masakan dari Tionghoa.

Soto berasal dari bahasa Hokkian yaitu sao du yang berarti jeroan berempah yang dimasak. Pada abad ke-19, soto mulai populer di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Penggunaan jeroan sendiri adalah hasil asimilasi dari suku Hokkian, karena pada saat itu bangsa Indonesia tidak mengolah daging dalam bentuk masakan.

Selain itu soto juga dipengaruhi oleh Bangsa India yang dominan memanfaatkan rempah-rempah, salah satunya kunyit.

Soto yang berawal dari kota Semarang ini sudah berekspansi ke pelosok nusantara. Penyebaran resep perihal soto ini bermula dari perbincangan mulut ke mulut, hingga makin luas dengan bantuan para pedagang soto keliling.

Dari sini awal mula orang kenal dengan soto dan mulai meracik sendiri sesuai dengan ciri khas bahan yang tersedia di setiap daerah.

Berdasarkan data yang pernah dilansir oleh CNN, terdapat hampir 39 jenis soto yang menggunakan kuah kaldu ayam, 31 macam soto dengan kuah kaldu sapi, 5 macam soto yang menggunakan kaldu sayur-sayuran.

Di pulau Jawa terdapat beberapa jenis soto mulai dari, soto Betawi, soto tangkar, soto bandung, soto banten, soto mi Bogor, soto paruman, soto pekalongan, soto surabaya, soto kenari, soto rujak dan masih banyak jenis soto yang lainnya.

Di bandung sendiri, soto menjadi kuliner yang cukup digemari masyarakat, mulai dari kaki lima hingga tersaji di hotel bintang lima. Kuliner soto biasanya bisa ditemukan di berbagai situasi dan kondisi, pagi, siang atau malam, kemarau ataupun hujan.

Kali ini penulis menemukan sebuah tempat makan unik, selain lokasinya yang berada di dalam gang. Tempat makan ini juga tidak selalu menyajikan kuliner Soto Bandung di setiap harinya.

Tempat makan yang berada dihalaman rumah yang minimalis era dulu ini, punya konsep yang menarik dalam menyajikan menu. Dari hari Selasa hingga Minggu, pesanan yang ada selalu disajikan dengan penuh kejutan karena , menu akan bergantian tiap harinya.

Lokasi Gang Selera Cibadak (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Lokasi Gang Selera Cibadak (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Meski dalam akun Instagram Gang Selera selalu memberitahukan menu yang tersaji tapi penulis lebih senang datang langsung untuk mendapat kejutan. Kebetulan saat berkunjung kemari, Soto Bandung menjadi menu utama yang ada dalam list papan yang ditulis dengan kapur putih seharga 40K sudah termasuk dengan nasi dan teh hangat yang bisa di Refill.

Satu mangkok Soto Bandung yang tersaji dengan kuah bening, makin semarak dengan taburan kacang, hijaunya seledri, taburan bawang goreng, putihnya lobak serta potongan daging sapi.

Asap putih mengepul dari kuah soto sebagai pertanda baru diangkat dari kuali. Aroma kaldu yang gurih menggeliat masuk melalui cuping hidung.

Perasan jeruk nipis dan pedasnya sambal membuat rasa soto semakin kaya. Perpaduan gurih, pedas dan sedikit pahit dari lobak , tentu membuat perpaduan yang khas bagi Soto Bandung. Disajikan dengan nasi hangat dan kerupuk udang , benar-benar menghangatkan badan di sejuknya udara Bandung di pagi itu.

Baca Juga: Bubur Kampiun, Dessert Minangkabau yang Gugah Selera

Lokasi Gang Selera ini berada tepat di sebrang Bank BRI Cibadak dan berada 90 meter dari Rs. Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Bandung. Jangan khawatir untuk tersesat karena tertera plang di gapura masuk. Gang selera buka dari jam 09:00-17:00 dan buka setiap hari kecuali hari Senin.

Pada jam siang tempat ini akan diserbu oleh karyawan sekitar yang sedang istirahat kerja. Karena kursi yang disediakan terbatas jadi bisa menyesuaikan saja untuk datang ke lokasi ini. Selain makan di tempat , pengunjung juga bisa membungkus makanan untuk di rumah. Kuliner yang wajib di coba dengan segala kejutannya. (*)

Jangan Lewatkan Podcast Terbaru AyoTalk:

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 16 Okt 2026, 18:00

Pengalaman Memandu SMP Atirah Makassar #1

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin.

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin. (Sumber: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:57

Ketika Foto Menjadi Saksi Sejarah: Ray Bachtiar dan Perjalanan Dunia Visual

Fotografi menyimpan jejak sejarah dan ingatan bangsa. Talkshow “Jejak Visual” mengulas evolusi fotografi dan videografi bersama Ray Bachtiar Dradjat di Museum Mandiri, Kota Tua Jakarta.

Praktisi fotografi Ray Bachtiar Dradjat menjadi narasumber talkshow “Jejak Visual: Evolusi Fotografi dan Videografi”. (Sumber: Ray Bachtiar Dradjat)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:42

Menelusuri Jejak Benny Soebardja, Sang Godfather Rock Progresif Indonesia

Buku Benny Soebardja: The Progressive Years karya Zuhair Alyafie mengulas perjalanan Benny Soebardja dan perannya dalam membentuk sejarah rock progresif Indonesia.

Benny Soebardja: Perjalanan Sang Godfather Rock Progresif Indonesia (Sumber: Zuhair Alyafie)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 15:21

Peran Bank Perekonomian Rakyat Mencegah Jerat Rentenir di Bandung

Tujuan utama perbankan daerah bukan hanya menghimpun dana dan menyalurkan kredit. Keberadaannya menjaga martabat ekonomi keluarga di Bandung.

Ilustrasi pentingnya peran Bank Perekonomian Rakyat di Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 13:58

Cerita Perjalanan Menuju Palimanan dan Belajar Keberanian dari Lapak Baca Buku Gratis Cirebon

Kegiatan membuka lapak untuk membaca buku gratis mulai hadir di beberapa kota untuk meningkatkan minat literasi, begitu juga dengan Kota Cirebon.

Baca Buku Gratis di Alun-Alun Palimanan Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 11:07

Jalur Banjaran–Pangalengan Seringkali Padat: Mengapa Kemacetan Terjadi?

Kemacetan di jalur Banjaran–Pangalengan menjadi perhatian karena jalur ini digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari sekaligus menjadi akses menuju kawasan wisata.

Dokumentasi kemacetan di daerah Pasar Banjaran.
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 10:07

SKS: Kebiasaan Buruk atau Mekanisme Bertahan Mahasiswa?

Tugas menumpuk dan tenggat mendekat membuat mahasiswa begadang demi menyelesaikan pekerjaan. Apakah SKS sekadar kebiasaan buruk atau cara bertahan di tengah tuntutan akademik?

night study (Sumber: pexels.com | Foto: Bikram Bezbaruah)
Bandung 15 Okt 2026, 19:59

Industri Hiburan Bandung Masih Bergelora, Playlist Rewind 2026 Jadi Bukti Eksistensi Kota Musik

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026.

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 17:57

Para Insinyur Planologi, Arsitektur dan Sipil Terkemuka Yang Terlibat Pembangunan Kota Bandung dan Cimahi (Bagian 1)

Kisah insinyur planologi, arsitektur dan sipil terkemuka dalam membangun Bandung dan Cimahi. Temukan jejak sejarah, inovasi tata kota dan mahakarya ikonis mereka di sini!

Lukisan cat air Gedung Sate (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Bandung 15 Okt 2026, 16:41

Menolak Lupa Rasa Rumah, 11 Tahun Warung Kopi Imah Babaturan Merawat Hangatnya Bandung

Tepat pada 15 Oktober 2026, warung kopi dan rumah makan, yakni Warung Kopi Imah Babaturan yang bersemayam di jantung Kota Bandung ini merayakan hari jadinya yang ke-11.

Pemilik Warung Kopi Imah Babaturan, yakni Mohammad Nurul Hudha dan sang istri, Anggia Bonyta. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:48

Relasi Santri dengan Indonesia

Refleksi Hari Santri Nasional 2026: menelusuri jejak Resolusi Jihad, peran ulama, dan perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga hubungan santri dan negara.

Relasi Santri dengan Indonesia (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:09

Ketika Pertemanan Punya Target Harian: Terhubung atau Sekadar Menjaga Api Streak TikTok?

Pernah takut api streak TikTok dengan teman terputus? Kebiasaan ini bisa menjaga komunikasi, tetapi juga terasa seperti kewajiban harian. Apakah kita benar-benar terhubung atau sekadar menjaga angka?

Fitur api streak TikTok bisa menjadi cara menyenangkan untuk menjaga komunikasi.
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:03

Pardoks 'Tidak Ada Bukti' dalam Kasus Pelecehan Seksual di Unpas

Data menunjukkan bahwa laporan palsu -- atau bahkan fitnah -- dalam kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kampus sangat rendah, sementara underreporting sangat tinggi. Apa artinya?

Aksi mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) Bandung terkait dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 12:03

Mengenal Emma Poeradiredja dan Jejak Politik Perempuan Sunda

Emma Peoradiredja, seorang tokoh perempuan sunda yang membukakan jalan berpolitik untuk perempuan di tanah sunda

Emma Poeradiredja
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 22:06

Bandung dan Cirebon Sama-Sama Minim Penerangan Lampu Jalanan

Penerangan jalan umum di wilayah Jawa Barat masih sangat minim perhatian sehingga kondisi ini bisa mengakibatkan potensi kecelakaan bagi pengguna kendaraan.

Penerangan Jalan Ahmad Yani-Pantura Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 18:01

Menyeret Emak dan Bapak Ke Pengadilan

Banyak Lansia atau orang tua yang disidangkan oleh anak kandungnya di pengadilan yang semestinya tidak terjadi peristiwa nirempati tersebut

Ruang sidang bukan tempat membalas budi orang tua. Utamakan musyawarah dan kasih sayang. (Sumber: Ilustrasi oleh Gemini AI)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 16:45

Penertiban PKL: Apakah Menuju Bandung yang lebih Ramah dengan Pejalan Kaki?

Beberapa waktu ke belakang Bandung sedang melakukan penertiban PKL di Jalan Kiaracondong dan Cihapit tentunya harapannnya pejalan kaki mendapatkan haknya kembali.

Ilustrasi Penertiban PKL. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)
Sejarah 14 Okt 2026, 11:58

Jejak LASWI Maung Bikang Asal Bandung

Di Bandung pernah ada satu pasukan perempuan yang terjun dalam medan perang di garis depan. Pasukan ini bernama LASWI

Patung LASWI di Kebonjukut, Kota Bandung (Foto: Mildan Abdalloh)