Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

Cara Unik Persib Perkenalkan Pemain Baru! Real Madrid, MU, dan Liverpool pun Gak Kepikiran

Ayatullah Karim
Ditulis oleh Ayatullah Karim diterbitkan Rabu 23 Jul 2025, 13:42 WIB
Persib umumkan rekrut Al Hamra Hehanussa (Sumber: AyoPersib | Foto: Arif Rahman)

Persib umumkan rekrut Al Hamra Hehanussa (Sumber: AyoPersib | Foto: Arif Rahman)

Musim kompetisi Liga 1 2023/2024 dan 2024/2025 menjadi momen tak terlupakan bagi seluruh pecinta Persib, Persib back to back alias juara dua musim berturut-turut.

Namun tak lama setelah musim kompetisi 2024/2025 usai, pendukung setia Persib yang akrab disapa dengan sebutan bobotoh, dibuat deg-degan.

Pemain impor yang selama ini menjadi tulang punggung Persib ramai-ramai angkat kaki. David Da Silva, Ciro Alves, Tyronne del Pino, Nick Kuipers, Gustavo Franca, Gervane Kastaneer, Matro Kocijan, Kevin Mendoza dan pemain naturalisasi Victor Igbonefo, dipastikan hengkang.

Ditambah para pemain lokal seperti Rachmat Irianto, Edo Febriansah, Ryan Kurnia, Ahmad Agung, yang memilih hijrah ke klub lain.

Eksodus besar-besaran pemain Persib ini tak bisa dimungkiri menghadirkan kekhawatiran para bobotoh. Tak heran bila timbul keraguan, mampukah Persib mengulang kegemilangan seperti pada dua musim terakhir?

Menyadari itu, manajemen Persib tak tinggal diam. Demi menepis keraguan para pendukungnya, Persib memberikan kejutan istimewa. Jauh hari sebelum dimulainya kompetisi, manajemen Persib bergerak cepat.

Menjelang digelarnya Piala Presiden atau tepatnya pada awal bulan Juli, sudah ada 10 pemain baru yang berhasil direkrut. Dan yang tak kalah menarik, manajemen Persib memperkenalkan semua rekrutan anyarnya itu dengan cara-cara unik dan revolusioner.

Pertama, pada Hari Rabu, 11 Juni 2025, publik kota Bandung dikejutkan dengan munculnya videotron di jalan Ir.H. Juanda Dago Bandung.

Videotron itu menampilkan Saddil Ramdani sebagai pemain baru pertama yang digaet. Pemain kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara itu direkrut Persib dari Sabah, klub liga Jiran Malaysia.

Saddil Ramdani pemain baru Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)
Saddil Ramdani pemain baru Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)

Selanjutnya pada hari Minggu, 22 Juni 2025, brosur dengan foto Al Hamra Hehanusa bertebaran di beberapa titik kota Bandung.

Setelah dua pemain lokal, dua pemain Amerika Latin didatangkan. Tak kalah keren, William Marcilio asal Brasil dan Luciano Guaychocea asal Argentina diperkenalkan lewat mobil videotron yang keliling kota Bandung pada Hari Rabu, 25 Juni 2025.

Menariknya lagi, Luciano Guaycochea ternyata sepupu dari pemain tengah Liverpool, Alexis Mac Allister.

Berikutnya pada Kamis, 26 Juni 2025, giliran Julio Cesar dan Alfreandra Dewangga yang jadi bintang.

Seolah tak mau kehabisan ide, dua amunisi baru itu tak diumumkan lewat media sosial, tapi lewat headline besar di halaman depan koran Pikiran Rakyat Bandung yang beredar di wilayah Jawa Barat.

Tak menungggu lama, esoknya pada Hari Jum'at, 27 Juni 2025, nama Rosembergne da Silva (Berguinho) dan Uilliam Barros mengudara lewat siaran radio Ardan FM Bandung pada sore hari sebagai rekrutan anyar Persib. 

Sehari kemudian, Persib mengumumkan kedatangan rekrutan anyar lewat layar bioskop di CGV Paris van Java Mall pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Poster film bahkan dibuat dengan judul The Spear & Shield yang artinya Tombak dan Perisai, mengacu pada posisi dua pemain baru yang akan diperkenalkan.

Setelah ditampilkan video rekaman aksi dua pemain, Bobotoh pun diperlihatkan sosok sang penyerang asal Brasil Ramon Tanque dan Adam Przybek, kiper berkebangsaan Wales.

Alfeandra Dewangga Santosa pemain anyar Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)
Alfeandra Dewangga Santosa pemain anyar Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)

Pengenalan pemain baru ala Persib di bursa transfer kali ini ini memang cukup menyedot perhatian.

Para pemain baru diperkenalkan dengan cara-cara tak biasa. Dan bila kita perhatikan, cara-cara unik Persib dalam memperkenalkan para pemain baru itu belum pernah dilakukan oleh klub-klub elit di belahan dunia manapun.

Sebut saja klub raksasa Liga Inggris, Liverpool, yang baru saja berhasil menebus Florian Wirtz dari klub Bundesliga, Bayer Leverkusen.

Nilai transfer gelandang kreatif asal Jerman ini tak tanggung-tanggung hingga menyentuh angka 135 juta euro atau 116 juta poundsterling, yang jika dirupiahkan mencapai Rp2 trilyun.

Sebuah harga fantastis yang menjadikannya pemain termahal dalam sejarah Liverpool dan Premier League.

Walau nilai transfer Florian Wirtz sangat fantastis, tak ada yang luar biasa dalam pengumumannya.

Di laman resmi klub, selain mengonfirmasi transfer Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen, Liverpool hanya menyertakan foto-foto Florian Wirtz sedang menandatangani dokumen kontrak beserta video wawancara dan video sang pemain sedang beraksi juggling (mengontrol bola tanpa bola menyentuh tanah) di lapangan hijau.

Begitu juga dengan klub elit asal kota London, Chelsea. Setelah berhasil menuntaskan transfer Joao Pedro, Chelsea mengumumkannya dengan cara yang kurang lebih sama dengan Liverpool.

Di akun instagram resminya, Chelsea menampilkan foto-foto pemain senilai 58 juta euro atau setara Rp1,1 triliun itu sedang menandatangani kontrak.

Tak ketinggalan, Chelsea menyertakan video wawancara serta video penyerang asal Brasil itu sedang juggling. Sedikit berbeda dengan Florian Wirtz, Joao Pedro melakukannya di tepi pantai.

Terbaru, tim Setan Merah Manchester United telah meresmikan kedatangan darah baru di lini serang mereka.

Bryan Mbeumo, winger tajam asal Kamerun, menuntaskan kepindahannya dari Brentford ke Old Trafford dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 71 juta pounds atau sekitar Rp1,5 triliun.

Tak seheboh proses transfernya yang alot dan penuh tarik ulur, momen perkenalan Bryan Mbeumo di klub barunya ternyata cukup ‘sederhana’.

Foto sang pemain sedang menandatangani surat kontrak dan fotonya berpose dengan seragam Manchester United menghiasi pengumuman resminya di situs resmi klub.

Mundur sedikit ke belakang, saat klub raksasa Spanyol Real Madrid memperkenalkan mega bintang asal Prancis, Kylian Mbappe, sebagai pemain barunya.

Mbappe diperkenalkan di Santiago Bernabeu, pada Selasa 16 juli 2024 sore WIB. Di atas panggung berlatar layar besar dan dikelilingi deretan tropi yang telah diraih klub, Presiden Florentino Perez memulai dengan sebuah pidato terkait sejarah Madrid.

Di hadapan puluhan ribu madridista, Mbappe kemudian dipanggil naik ke panggung yang ada di stadion. Mbappe pun masuk dengan seragam lengkap Real Madrid.

Baca Juga: Ketika Persib Pertama Kalinya Cicipi Laga 90 Menit

Jadi jelas, soal kreativitas klub dalam memperkenalkan pemain baru, Persib juaranya. Klub-klub top dunia itu tak sampai kepikiran untuk mengenalkan pemain barunya dengan cara tak biasa.

Proses transfer yang panjang, ditambah drama perang harga dan persaingan dengan klub lain dalam mendapatkan pemain incaran, sepertinya telah banyak menguras pikiran, dan tentu saja kas uang mereka.

Apapun alasannya, semoga kreativitas Persib ini bukan sekadar euforia sesaat, tapi menjadi sinyal optimisme klub menghadapi musim kompetisi Liga 1 2025-2026.

Aktifnya Persib dalam bursa transfer menunjukkan keseriusan klub untuk melanjutkan kejayaan di musim mendatang.

Kita tentu berharap Persib bisa berprestasi lebih baik lagi, baik di kompetisi level domestik maupun Asia. Semoga. (*)

Tonton Video Persib dari Ayobandung:

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Ayatullah Karim
Menulis untuk Berpikir

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 21 Mar 2026, 20:26

Islam Kita dan Islam Mereka: Sebuah Ilusi Pascakolonial

Menjadi muslim di Indonesia adalah bagian dari perjalanan sejarah yang panjang dan sarat kontradiksi.

Ada banyak kisah yang lazim dialami oleh para jamaah haji selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut. (Sumber: Pexels/Mutahir Jamil)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 18:20

Idulfitri 1447 H

Hikmah Ramadan itu menjaga dan merawat silaturahmi. Puncaknya hadir saat Idulfitri, momentum kemenangan sejati dalam menundukkan hawa nafsu, termasuk nafsu (angkara murka) untuk merasa paling benar.

Salat berjamaah di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 21 Mar 2026, 06:30

Hikayat Lebaran Seabad Lalu di Bandung, Open House Bupati untuk Pribumi dan Eropa

Laporan majalah kolonial tahun 1926 menunjukkan bagaimana masyarakat Bandung merayakan Idulfitri dengan berbagai tradisi unik.

Lebaran di kediaman Bupati Bandung 1926. (Sumber: Majalah Indie)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 19:10

Yang Gak Mudik, Yuk Wisata Bandung Dilirik

Warga Bandung yang gak mudik, yuk ramaikan wisata di Bandung! Manfaatnya menggerakkan perekonomian lokal di Bandung.

Sarae Hills destinasi wisata yang tidak hanya indah, tapi juga Instagrammable. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 17:24

Idulfitri, Syawal dan Lebaran: Jalan Pulang dan Lima Tahap Pemaafan

Idulfitri, syawal dan lebaran bukan sebatas perayaan, tetapi sejuta lapisan makna yang mengantarkan manusia pada kesadaran dan peningkatan diri.

Ilustrasi suasana Idulfitri, Syawal dan Lebaran. (Sumber: Ozgar Jan dari Pixabay)
Beranda 20 Mar 2026, 16:54

Tradisi Potong Rambut Lebaran di Kota Bandung: Antrean Panjang di Barbershop dan Lapak DPR yang Makin Sepi

Tradisi potong rambut menjelang Lebaran di Kota Bandung menunjukkan kontras yang mencolok. Barbershop dipadati pelanggan, sementara lapak cukur DPR kian sepi.

Yana Mulyana dengan ruang ala kadarnya tetap bertahan di bawah rindang pohon Jalan Malabar, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 15:48

Memupuk Persaudaraan, Merawat Harmoni

Nyepi mengajarkan kita sikap memperkuat persaudaraan, persatuan, semangat toleransi, perdamaian untuk meraih kehidupan rukun, harmoni, bahagia dan sejahtera dapat terus terjaga di tengah perbedaan.

Ilustrasi perayaan Nyepi di Bali (Sumber: Freepik)
Linimasa 20 Mar 2026, 01:03

Kemacetan dan Sumber Rezeki Pedagang Oleh-oleh Nagreg

Kondisi lalu lintas di Nagreg sangat memengaruhi penjualan oleh-oleh. Saat ramai lancar pembeli meningkat, namun kemacetan justru membuat pemudik enggan berhenti.

Lalu lintas Nagreg saat mudik lebaran 2026. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 20 Mar 2026, 00:53

Beda Hari Lebaran di Indonesia, Bikin Orang Eropa Kebingungan

Jelang akhir Ramadan, satu pertanyaan hampir selalu muncul di Indonesia: Lebaran jatuh hari apa? Akar sejarahnya panjang. Sudah ada sejak zaman dulu.

Suasana pasca salat id Bandung 1926 (Sumber: Majalah Indie)
Beranda 19 Mar 2026, 21:21

Menitip Rindu pada Takbir: Cerita Perantau yang Menghadapi Lebaran dalam Sepi

Pemerintah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Di balik momen kemenangan itu, tersimpan kisah warga perantauan yang menjalani malam takbiran tanpa pulang kampung dan menahan rindu.

Mutiara Indah Lestari tetap tegar merayakan Lebaran di perantauan, menyimpan rindu untuk keluarganya di Padang (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 20:00

Idulfitri sebagai Komunikasi Hati

Tulisan ini membahas Idul Fitri sebagai momen memulihkan komunikasi hati di tengah kebisingan digital, menekankan pentingnya ketulusan, kehadiran, dan relasi yang lebih manusiawi.

Ribuan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 31 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 19 Mar 2026, 19:46

Jersey Lokal Bandung RZQ Actv Buktikan Taring, Sukses Curi Perhatian di Tengah Hiruk-Pikuk Jelang Idul Fitri

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya.

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 19:09

Dijajah Tanpa Penjajah: Ketika Kemerdekaan Kehilangan Makna

Kemerdekaan fisik belum menjamin kemerdekaan berpikir.

ilustrasi buku sebagai sumber ilmu. (Sumber; Pixabay)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 18:59

Mudik dan Kelanjutan Ramadan: Menguji Ketakwaan di Jalan Kehidupan

Mudik Lebaran selalu menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna.

Sejumlah pemudik sepeda motor melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 13:12

Petani Menua dan Anak Muda Menjauh: Siapa yang Akan Menjaga Ketahanan Pangan Indonesia?

Indonesia dikenal sebagai negara agraris, namun mengalami krisis regenerasi petani. Mampukah program Petani Milenial menjadi solusi bagi masa depan pangan Indonesia?

Petani membajak sawah menggunakan traktor di Gedebage, Kota Bandung, Kamis 4 Januari 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Linimasa 19 Mar 2026, 12:49

Harap Cemas Pedagang Oleh-oleh Nagreg di Tengah Rencana Pembangunan Tol Cigatas

Pedagang oleh-oleh di Nagreg mulai kehilangan pembeli sejak hadirnya jalan tol. Rencana Tol Getaci memicu kekhawatiran baru soal masa depan usaha mereka.

Penjual oleh-oleh di Nagreg. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 19 Mar 2026, 12:49

Sejarah Kue Kering Lebaran, Sajian Idulfitri yang Berakar dari Dapur Belanda

Tradisi menyajikan kue kering saat lebaran memiliki jejak sejarah kolonial. Resep kue kecil dari Eropa yang disebut koekje berkembang di Hindia Belanda dan berubah menjadi nastar hingga kastengel.

Ilustrasi kue kering lebaran.
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 10:59

Kakaretaan, Yuk!

Di atas rel, kita belajar soal hidup, seperti kereta, akan terus berjalan.

Calon penumpang Kereta Api Pasundan tambahan berjalan menuju gerbong di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa 17 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 20:29

Kisah Kue-Kue Kering Hari Raya

Tahukah kalian, bahwa kue alias “cookies” itu berasal dari bahasa Belanda yaitu “koekje”.

Sebuah mural karya harijadi sumodidjojo yang berjudul "kehidupan batavia". (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 17:21

Menata Arah Pendidikan Tinggi Keagamaan di Era Serba Cepat

Pepen Supendi, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Ilustrasi santri yang sedang belajar di pesantren. (Sumber: Pexels/Mufid Majnun)