Cara Unik Persib Perkenalkan Pemain Baru! Real Madrid, MU, dan Liverpool pun Gak Kepikiran

5 menit baca
Ayatullah Karim
Ditulis oleh Ayatullah Karim diterbitkan
Persib umumkan rekrut Al Hamra Hehanussa (Sumber: AyoPersib | Foto: Arif Rahman)
Persib umumkan rekrut Al Hamra Hehanussa (Sumber: AyoPersib | Foto: Arif Rahman)

Musim kompetisi Liga 1 2023/2024 dan 2024/2025 menjadi momen tak terlupakan bagi seluruh pecinta Persib, Persib back to back alias juara dua musim berturut-turut.

Namun tak lama setelah musim kompetisi 2024/2025 usai, pendukung setia Persib yang akrab disapa dengan sebutan bobotoh, dibuat deg-degan.

Pemain impor yang selama ini menjadi tulang punggung Persib ramai-ramai angkat kaki. David Da Silva, Ciro Alves, Tyronne del Pino, Nick Kuipers, Gustavo Franca, Gervane Kastaneer, Matro Kocijan, Kevin Mendoza dan pemain naturalisasi Victor Igbonefo, dipastikan hengkang.

Ditambah para pemain lokal seperti Rachmat Irianto, Edo Febriansah, Ryan Kurnia, Ahmad Agung, yang memilih hijrah ke klub lain.

Eksodus besar-besaran pemain Persib ini tak bisa dimungkiri menghadirkan kekhawatiran para bobotoh. Tak heran bila timbul keraguan, mampukah Persib mengulang kegemilangan seperti pada dua musim terakhir?

Menyadari itu, manajemen Persib tak tinggal diam. Demi menepis keraguan para pendukungnya, Persib memberikan kejutan istimewa. Jauh hari sebelum dimulainya kompetisi, manajemen Persib bergerak cepat.

Menjelang digelarnya Piala Presiden atau tepatnya pada awal bulan Juli, sudah ada 10 pemain baru yang berhasil direkrut. Dan yang tak kalah menarik, manajemen Persib memperkenalkan semua rekrutan anyarnya itu dengan cara-cara unik dan revolusioner.

Pertama, pada Hari Rabu, 11 Juni 2025, publik kota Bandung dikejutkan dengan munculnya videotron di jalan Ir.H. Juanda Dago Bandung.

Videotron itu menampilkan Saddil Ramdani sebagai pemain baru pertama yang digaet. Pemain kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara itu direkrut Persib dari Sabah, klub liga Jiran Malaysia.

Saddil Ramdani pemain baru Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)
Saddil Ramdani pemain baru Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)

Selanjutnya pada hari Minggu, 22 Juni 2025, brosur dengan foto Al Hamra Hehanusa bertebaran di beberapa titik kota Bandung.

Setelah dua pemain lokal, dua pemain Amerika Latin didatangkan. Tak kalah keren, William Marcilio asal Brasil dan Luciano Guaychocea asal Argentina diperkenalkan lewat mobil videotron yang keliling kota Bandung pada Hari Rabu, 25 Juni 2025.

Menariknya lagi, Luciano Guaycochea ternyata sepupu dari pemain tengah Liverpool, Alexis Mac Allister.

Berikutnya pada Kamis, 26 Juni 2025, giliran Julio Cesar dan Alfreandra Dewangga yang jadi bintang.

Seolah tak mau kehabisan ide, dua amunisi baru itu tak diumumkan lewat media sosial, tapi lewat headline besar di halaman depan koran Pikiran Rakyat Bandung yang beredar di wilayah Jawa Barat.

Tak menungggu lama, esoknya pada Hari Jum'at, 27 Juni 2025, nama Rosembergne da Silva (Berguinho) dan Uilliam Barros mengudara lewat siaran radio Ardan FM Bandung pada sore hari sebagai rekrutan anyar Persib. 

Sehari kemudian, Persib mengumumkan kedatangan rekrutan anyar lewat layar bioskop di CGV Paris van Java Mall pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Poster film bahkan dibuat dengan judul The Spear & Shield yang artinya Tombak dan Perisai, mengacu pada posisi dua pemain baru yang akan diperkenalkan.

Setelah ditampilkan video rekaman aksi dua pemain, Bobotoh pun diperlihatkan sosok sang penyerang asal Brasil Ramon Tanque dan Adam Przybek, kiper berkebangsaan Wales.

Alfeandra Dewangga Santosa pemain anyar Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)
Alfeandra Dewangga Santosa pemain anyar Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)

Pengenalan pemain baru ala Persib di bursa transfer kali ini ini memang cukup menyedot perhatian.

Para pemain baru diperkenalkan dengan cara-cara tak biasa. Dan bila kita perhatikan, cara-cara unik Persib dalam memperkenalkan para pemain baru itu belum pernah dilakukan oleh klub-klub elit di belahan dunia manapun.

Sebut saja klub raksasa Liga Inggris, Liverpool, yang baru saja berhasil menebus Florian Wirtz dari klub Bundesliga, Bayer Leverkusen.

Nilai transfer gelandang kreatif asal Jerman ini tak tanggung-tanggung hingga menyentuh angka 135 juta euro atau 116 juta poundsterling, yang jika dirupiahkan mencapai Rp2 trilyun.

Sebuah harga fantastis yang menjadikannya pemain termahal dalam sejarah Liverpool dan Premier League.

Walau nilai transfer Florian Wirtz sangat fantastis, tak ada yang luar biasa dalam pengumumannya.

Di laman resmi klub, selain mengonfirmasi transfer Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen, Liverpool hanya menyertakan foto-foto Florian Wirtz sedang menandatangani dokumen kontrak beserta video wawancara dan video sang pemain sedang beraksi juggling (mengontrol bola tanpa bola menyentuh tanah) di lapangan hijau.

Begitu juga dengan klub elit asal kota London, Chelsea. Setelah berhasil menuntaskan transfer Joao Pedro, Chelsea mengumumkannya dengan cara yang kurang lebih sama dengan Liverpool.

Di akun instagram resminya, Chelsea menampilkan foto-foto pemain senilai 58 juta euro atau setara Rp1,1 triliun itu sedang menandatangani kontrak.

Tak ketinggalan, Chelsea menyertakan video wawancara serta video penyerang asal Brasil itu sedang juggling. Sedikit berbeda dengan Florian Wirtz, Joao Pedro melakukannya di tepi pantai.

Terbaru, tim Setan Merah Manchester United telah meresmikan kedatangan darah baru di lini serang mereka.

Bryan Mbeumo, winger tajam asal Kamerun, menuntaskan kepindahannya dari Brentford ke Old Trafford dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 71 juta pounds atau sekitar Rp1,5 triliun.

Tak seheboh proses transfernya yang alot dan penuh tarik ulur, momen perkenalan Bryan Mbeumo di klub barunya ternyata cukup ‘sederhana’.

Foto sang pemain sedang menandatangani surat kontrak dan fotonya berpose dengan seragam Manchester United menghiasi pengumuman resminya di situs resmi klub.

Mundur sedikit ke belakang, saat klub raksasa Spanyol Real Madrid memperkenalkan mega bintang asal Prancis, Kylian Mbappe, sebagai pemain barunya.

Mbappe diperkenalkan di Santiago Bernabeu, pada Selasa 16 juli 2024 sore WIB. Di atas panggung berlatar layar besar dan dikelilingi deretan tropi yang telah diraih klub, Presiden Florentino Perez memulai dengan sebuah pidato terkait sejarah Madrid.

Di hadapan puluhan ribu madridista, Mbappe kemudian dipanggil naik ke panggung yang ada di stadion. Mbappe pun masuk dengan seragam lengkap Real Madrid.

Baca Juga: Ketika Persib Pertama Kalinya Cicipi Laga 90 Menit

Jadi jelas, soal kreativitas klub dalam memperkenalkan pemain baru, Persib juaranya. Klub-klub top dunia itu tak sampai kepikiran untuk mengenalkan pemain barunya dengan cara tak biasa.

Proses transfer yang panjang, ditambah drama perang harga dan persaingan dengan klub lain dalam mendapatkan pemain incaran, sepertinya telah banyak menguras pikiran, dan tentu saja kas uang mereka.

Apapun alasannya, semoga kreativitas Persib ini bukan sekadar euforia sesaat, tapi menjadi sinyal optimisme klub menghadapi musim kompetisi Liga 1 2025-2026.

Aktifnya Persib dalam bursa transfer menunjukkan keseriusan klub untuk melanjutkan kejayaan di musim mendatang.

Kita tentu berharap Persib bisa berprestasi lebih baik lagi, baik di kompetisi level domestik maupun Asia. Semoga. (*)

Tonton Video Persib dari Ayobandung:

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Ayatullah Karim
Tentang Ayatullah Karim
Menulis untuk Berpikir

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 19 Sep 2026, 20:19

Mengenang Wa Kepoh Maestro Dongeng Sunda di Gelombang Radio

Sandiwara Radio Saur Sepuh, yang pernah membuat pendengarnya di berbagai daerah larut dalam cerita.

H. Ahmad Sutisna alias Wa Kepoh, maestro dongeng Sunda dan salah satu tokoh penting dalam dunia penyiaran radio di Jawa Barat. (Sumber: Tabloid Nova, September 1996.)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 19:40

Tantangan Literasi Antara Menulis dan Kepunahan Bahasa Daerah

Begitu miris ketika kita membaca judul "Benarkah Indonesia mengalami Darurat Literasi?" Ada banyak penulis yang hanya sekadar menulis, tetapi tidak ada visi menjaga literasi terutama bahasa lokal.

Ilustrasi orang Sunda. (Sumber: Unsplash/Mahmur Marganti)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 18:17

Mengenal Bahaya Letusan Gunung Berapi di Bandung Raya dan Sekitarnya

Temukan ulasan mendalam mengenai potensi bahaya vulkanik di Bandung Raya. Pelajari langkah mitigasi yang tepat dan tingkatkan kesiapsiagaan Anda demi keselamatan bersama dari ancaman bencana alam.

Hoogvlakte van Bandoeng autowegenkaart, D E 29,1. Bandoeng: HOVIC, ca. 1920 (Peta jalan Dataran Tinggi Bandung, D E 29.1. Bandung: HOVIC, ca. 1920). (Sumber: Digital Collections Universteit Leiden | Foto: Anonim)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 17:46

Optimis atau Oportunis

Dari aktivis pro–demokrasi yang berujung menjadi elit rezim yang selalu mereka tentang selama masa nya menjadi mahasiswa.

Budiman Sudjatmiko bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendeklarasikan kelompok relawan Prabowo-Budiman Bersatu (Prabu) di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (18/08/2023). (Sumber: Gerindra.id)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 20:09

Sejarah dan Transformasi Nahdlatul Ulama di Bumi Pasundan (1926–1967)

Kehadiran Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah ini bukanlah sebuah kebetulan sejarah, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren yang mengakar dan gelombang modernism

Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat. (Sumber: Tangkapan layar YT: Kang inoe)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 17:52

Hebatnya Kreatifitas Dasa Warsa 1980-an

Bernostaldia dengan kehidupan remaja tahun 1980-an.

Motor klasik vespa. (Sumber: Pexels | Foto: setengah lima sore)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 15:17

Ketika Anak Bangsa Kehilangan Kesempatan Menjadi Cerdas dan Kritis

Sebetulnya apa yang menjadi akar persoalan dalam pendidikan kita. Pendidikan seharusnya tidak hanya butuh jawaban benar, tetapi bagaimana anak bisa bertanya secara kritis dan berpikir cerdas.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels | Foto: Ida Rizkha)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 14:01

Jejak Rasa dan Budaya Kuliner Arab di Tatar Sunda

Kuliner Arab di Jawa Barat tumbuh dari jejak migrasi menjadi bagian dari keragaman rasa dan budaya Tatar Sunda.

Nasi kebuli, hidangan khas Timur Tengah yang populer di kalangan masyarakat Arab di Indonesia, termasuk di Jawa Barat. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 12:26

Ketika Layar Perak Menjadi Denyut Hiburan Bandung Tempo Doeloe

Jejak bioskop Bandung tempo dulu merekam bagaimana hiburan, kehidupan sosial, dan perkembangan kota pernah berpadu di balik layar perak.

Iklan ucapan selamat hari jadi Kota Bandung dari perusahaan film N.V. Sirna Galih Ind. Ltd.. Iklan tersebut memuat daftar bioskop yang dikelolanya. (Sumber: Dimuat dalam Pikiran Rakjat, 31 Maret 1956 | Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 09:59

200 Ikon Bandung #7: Karmaka Surjaudaja

Kisah Karmaka Surjaudaja menjadi teladan tentang perjuangan, kejujuran, dan ketekunan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Adegan dalam film Love and Faith pada 2015, yang menceritakan kisah kehidupan Karmaka. (Sumber: Love and Faith)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 08:23

Bukan Macan yang Salah Cari Alamat, tapi Kita yang Mengubah Alamat Mereka

Macan yang masuk kampung atau kera yang turun ke permukiman bukan sekadar kisah tentang satwa yang “nakal”.

Seekor macan terdampar di rumah warga. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Istimewa via ayobandung.com)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 18:03

Menelusuri Jejak 216 Tahun Kota Bandung dalam Surat Kabar Lawas

Bandung adalah kota yang tumbuh dari perjalanan sejarah yang panjang.

Beberapa surat kabar yang pernah menjadi bagian dari kehidupan dan kebanggaan warga Bandung pada era 1970–1990-an. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 17:34

Jejak Gunung Api Purba di Kabupaten Bandung Barat

Singkapan batuan dan ignimbrit di Kabupaten Bandung Barat menjadi bukti keberadaan aktivitas gunungapi purba yang dapat dipelajari melalui geowisata.

Hasil kerajin patung kuyabatok dari batu di Kampung Ciawitali, Desa Cipangeran, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, memenuhi pesanan dari Jepara, Jawa Tengah, untuk diekspor ke Korea. (Sumber: T Bachtiar)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 16:05

Badut, Mimpi, dan Rizki

Mimpi tidak pernah benar-benar sendirian. Ya selalu ditemani ikhtiar, doa, dan keberanian untuk terus mencoba. Kendati, di antara semua itu, ada satu yang sering kita lupakan. Pekerjaan yang halal

Riasan badut yang dikenakannya saat merayakan wisuda bukan sekadar untuk tampil berbeda, (Sumber: Dokumentasi istimewa/ Kak Hakim (@badutbandung_kakhakim12))
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 15:09

Merdeka Berdaya, Merdeka Berkarya: Kaum Marginal Membangun Masa Depan

Setiap goresan tinta yang tercurahkan melalui hati, merupakan ketegaran dalam setiap halaman.

Bedah Buku "Prajurit Yang Tenggelam" Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Majalengka. (Foto: Ayu Maimun)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 13:49

Rp7.000 dan Masa Depan Supir dan Angkot Bandung

Angkot berseliweran, penumpang naik-turun, uang masuk. Sopir mengejar setoran. Calon penumpang dicari. Angkot ngetem ketika dianggap perlu. 

Warga hendak turun dari angkot. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 12:08

200 Ikon Bandung #6: Raden Adipati Wiranatakusumah II, Dalem Kaum Bukan Hanya Nama Jalan

Di balik nama Dalem Kaum, tersimpan jejak Wiranatakusumah II sebagai salah satu tokoh penting dalam lahirnya Kota Bandung.

Alun-Alun Bandung pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 09:38

Belajarlah Mencintai Bandung Seperti Haryoto Kunto Sang Kuncen Bandung

Selami kisah Haryoto Kunto, sang Kuncen Bandung dan temukan cara terbaik mencintai Kota Kembang (Paris van Java) lewat sejarah, romantisme dan sudut pandang mendalam.

Ilustrasi buku karya Haryoto Kunto. (Sumber: Istimewa)
Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)