Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

Brand Persib Bandung

Encep Dulwahab
Ditulis oleh Encep Dulwahab diterbitkan Sabtu 24 Mei 2025, 10:00 WIB
Desain-desain jersey Persib Bandung, setiap musimnya berbeda dan selalu punya makna dan cerita tersendiri. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Desain-desain jersey Persib Bandung, setiap musimnya berbeda dan selalu punya makna dan cerita tersendiri. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Persib Bandung selain punya sederet prestasi, dari era perserikatan sampai era Liga Indonesia, juga memiliki brand yang kuat di antara tim-tim peserta Liga 1 Indonesia.

Persib Bandung yang identik dengan warna biru, sebagai warna utama Persib Bandung, mengantarkannya mendapatkan julukan Pangeran Biru. Logo klub pun mencerminkan sejarah dan budaya Bandung, yang juga kuat dengan budaya Sunda sebagai ciri kalau Persib Bandung berada di wilayah masyarakat Sunda. 

Desain jersey Persib Bandung setiap musimnya selalu dinantikan, dan sering kali berkolaborasi dengan merek-merek ternama seperti diadora, adidas atau specs, dengan desain yang selalu unik dan menarik, karena didesain oleh para desainer kreatif dari Bandung kota kreatif.

Desain-desain jersey Persib Bandung, setiap musimnya berbeda dan selalu punya makna dan cerita tersendiri, yang menggambarkan masa-masa kejayaan Persib di masa lalu, dan harapan untuk terus berprestasi di masa yang akan datang. 

Jersey ini menjadi bagian penting dari merchandise resmi klub, dan dipakai fans fanatik di berbagai daerah, dari anak kecil, remaja sampai orang tua. Kalau Persib sedang bertanding, posisi kandang maupun tandang di dalam negeri atau luar negeri, akan meningkatkan pendapatan para penjual baju, syal, topi, apalagi kalau Persib Bandung bisa juara, maka pendapatan penjual jersey Persib Bandung bisa berlipat. 

Persib Bandung sebelum dibentuk PT PBB, sudah memiliki apa pun persyaratan untuk sebuah brand tim sepakbola. Dari segi bisnis merchandise resmi, Persib Bandung bisa didapatkan di kantor resminya, mulai dari baju, syal, topi, dan pernak pernik yang berkaitan dengan Persib yang orsinil, menarik, dan berkualitas, sebagai pendukung gaya hidup pecinta tim sepakbola Persib Bandung. Ada toko resmi (offline dan online) yang menjual produk berlisensi yang strategis. 

Persib Bandung juga membangun identitas merek di kalangan fans, sekaligus memperkuat ikatan di antara sesama fans, atau fans dengan tim Persib. Persib sangat aktif di media sosial seperti Instagram, Twitter (X), YouTube, dan TikTok.

Konten seperti highlight pertandingan, latihan, wawancara pemain, rumor transfer pemain, locker room dalam sebuah pertandingan krusial, dan aktivitas pemain dengan fans, semuanya membantu membangun engagement, dan memperluas jangkauan merek Persib, sehingga merek Persib semakin luas dan melekat di benak para pecinta Persib di mana pun.

Baca Juga: Strategi Back to Back Persib 

Berangkat nama besar dan brand yang kuat, Persib senantiasa mendapatkan kemudahan dalam membangun kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar, seperti Indofood, Bank BJB, dan lain sebagainya yang selalu menempel di jersey yang ramai di kaos untuk bertanding ataupun untuk berlatih. Sponsor ini bukan hanya mendukung finansial, tapi juga memperkuat brand positioning Persib Bandung, sebagai klub elite Indonesia yang memiliki daya tarik dari para sponsor, dan dikesani sebagai klub yang mapan secara finansial.

Belum terdengar kabar kalau Persib Bandung ini pernah menunggak bayaran para pemain lokal maupun pemain bintang. Ini juga bagian dari brand Persib, sehingga menjadi daya tarik para pemain untuk bergabung dengan tim Persib. 

Persib Nu Aing sebagai bentuk ikrar dan menunjukkan rasa cintanya pada Persib. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)

Persib Bandung yang kalau menurut Kapferer (2012) memiliki Unique Selling Proposition, yang berbeda dengan para kompetitor di sepakbola Indonesia. Persib memiliki sesuatu yang spesifik dan relevan dengan para pendukungnya. Keunikan yang dimiliki Persib, benar-benar relevan dengan kebutuhan konsumen (fans). 

Brand Persib susah ditiru oleh pesaing, bahkan semakin sulit ditiru, karena setiap tahun semakin kuat USP Persib Bandung. Ada pesaing dengan brand yang sama-sama kuat, yaitu Persebaya dan Persija, namun untuk dua tahun terakhir Persib dengan brand terkuat, berkat mampu menjuarai dua tahun berturut-turut. 

Persib Bandung juga sudah memiliki brand awareness dan loyalitas, dengan membuat storytelling yang menyentuh emosi para pencintanya, salah satunya dengan menggunakan istilah lokal, yaitu Persib Nu Aing.

Dengan seperti ini, menurut Gobe (2010) Persib Bandung sudah berhasil pula membangun pengalaman para pencintanya dengan sangat mengesankan, baik secara personal maupun komunal. Istilah Persib Nu Aing memiliki magis yang bisa membuat para penggemarnya semakin fanatik, dan kuat untuk memiliki Persib Bandung. 

Baca Juga: Persib Juara Divisi Utama 1986, Tiga Pemain Diberi Beasiswa

Persib Nu Aing sebagai bentuk ikrar dan menunjukkan rasa cintanya pada Persib. Meskipun dikesani istilah yang kasar, namun bahasa ini begitu populer di kalangan masyarakat Sunda, dan dianggap biasa-biasa saja untuk para penggunaannya yang seusia.

Di masyarakat istilah ini tidak hanya dipakai untuk Persib, ada juga yang mengadopsinya untuk sebuah komunitas, dengan tujuan membangun kebanggaan dan kebersamaan di antara para anggotanya.  (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Encep Dulwahab
Dosen Ilmu Komunikasi UIN Bandung

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 21 Mar 2026, 20:26

Islam Kita dan Islam Mereka: Sebuah Ilusi Pascakolonial

Menjadi muslim di Indonesia adalah bagian dari perjalanan sejarah yang panjang dan sarat kontradiksi.

Ada banyak kisah yang lazim dialami oleh para jamaah haji selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut. (Sumber: Pexels/Mutahir Jamil)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 18:20

Idulfitri 1447 H

Hikmah Ramadan itu menjaga dan merawat silaturahmi. Puncaknya hadir saat Idulfitri, momentum kemenangan sejati dalam menundukkan hawa nafsu, termasuk nafsu (angkara murka) untuk merasa paling benar.

Salat berjamaah di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 21 Mar 2026, 06:30

Hikayat Lebaran Seabad Lalu di Bandung, Open House Bupati untuk Pribumi dan Eropa

Laporan majalah kolonial tahun 1926 menunjukkan bagaimana masyarakat Bandung merayakan Idulfitri dengan berbagai tradisi unik.

Lebaran di kediaman Bupati Bandung 1926. (Sumber: Majalah Indie)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 19:10

Yang Gak Mudik, Yuk Wisata Bandung Dilirik

Warga Bandung yang gak mudik, yuk ramaikan wisata di Bandung! Manfaatnya menggerakkan perekonomian lokal di Bandung.

Sarae Hills destinasi wisata yang tidak hanya indah, tapi juga Instagrammable. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 17:24

Idulfitri, Syawal dan Lebaran: Jalan Pulang dan Lima Tahap Pemaafan

Idulfitri, syawal dan lebaran bukan sebatas perayaan, tetapi sejuta lapisan makna yang mengantarkan manusia pada kesadaran dan peningkatan diri.

Ilustrasi suasana Idulfitri, Syawal dan Lebaran. (Sumber: Ozgar Jan dari Pixabay)
Beranda 20 Mar 2026, 16:54

Tradisi Potong Rambut Lebaran di Kota Bandung: Antrean Panjang di Barbershop dan Lapak DPR yang Makin Sepi

Tradisi potong rambut menjelang Lebaran di Kota Bandung menunjukkan kontras yang mencolok. Barbershop dipadati pelanggan, sementara lapak cukur DPR kian sepi.

Yana Mulyana dengan ruang ala kadarnya tetap bertahan di bawah rindang pohon Jalan Malabar, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 15:48

Memupuk Persaudaraan, Merawat Harmoni

Nyepi mengajarkan kita sikap memperkuat persaudaraan, persatuan, semangat toleransi, perdamaian untuk meraih kehidupan rukun, harmoni, bahagia dan sejahtera dapat terus terjaga di tengah perbedaan.

Ilustrasi perayaan Nyepi di Bali (Sumber: Freepik)
Linimasa 20 Mar 2026, 01:03

Kemacetan dan Sumber Rezeki Pedagang Oleh-oleh Nagreg

Kondisi lalu lintas di Nagreg sangat memengaruhi penjualan oleh-oleh. Saat ramai lancar pembeli meningkat, namun kemacetan justru membuat pemudik enggan berhenti.

Lalu lintas Nagreg saat mudik lebaran 2026. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 20 Mar 2026, 00:53

Beda Hari Lebaran di Indonesia, Bikin Orang Eropa Kebingungan

Jelang akhir Ramadan, satu pertanyaan hampir selalu muncul di Indonesia: Lebaran jatuh hari apa? Akar sejarahnya panjang. Sudah ada sejak zaman dulu.

Suasana pasca salat id Bandung 1926 (Sumber: Majalah Indie)
Beranda 19 Mar 2026, 21:21

Menitip Rindu pada Takbir: Cerita Perantau yang Menghadapi Lebaran dalam Sepi

Pemerintah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Di balik momen kemenangan itu, tersimpan kisah warga perantauan yang menjalani malam takbiran tanpa pulang kampung dan menahan rindu.

Mutiara Indah Lestari tetap tegar merayakan Lebaran di perantauan, menyimpan rindu untuk keluarganya di Padang (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 20:00

Idulfitri sebagai Komunikasi Hati

Tulisan ini membahas Idul Fitri sebagai momen memulihkan komunikasi hati di tengah kebisingan digital, menekankan pentingnya ketulusan, kehadiran, dan relasi yang lebih manusiawi.

Ribuan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 31 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 19 Mar 2026, 19:46

Jersey Lokal Bandung RZQ Actv Buktikan Taring, Sukses Curi Perhatian di Tengah Hiruk-Pikuk Jelang Idul Fitri

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya.

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 19:09

Dijajah Tanpa Penjajah: Ketika Kemerdekaan Kehilangan Makna

Kemerdekaan fisik belum menjamin kemerdekaan berpikir.

ilustrasi buku sebagai sumber ilmu. (Sumber; Pixabay)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 18:59

Mudik dan Kelanjutan Ramadan: Menguji Ketakwaan di Jalan Kehidupan

Mudik Lebaran selalu menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna.

Sejumlah pemudik sepeda motor melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 13:12

Petani Menua dan Anak Muda Menjauh: Siapa yang Akan Menjaga Ketahanan Pangan Indonesia?

Indonesia dikenal sebagai negara agraris, namun mengalami krisis regenerasi petani. Mampukah program Petani Milenial menjadi solusi bagi masa depan pangan Indonesia?

Petani membajak sawah menggunakan traktor di Gedebage, Kota Bandung, Kamis 4 Januari 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Linimasa 19 Mar 2026, 12:49

Harap Cemas Pedagang Oleh-oleh Nagreg di Tengah Rencana Pembangunan Tol Cigatas

Pedagang oleh-oleh di Nagreg mulai kehilangan pembeli sejak hadirnya jalan tol. Rencana Tol Getaci memicu kekhawatiran baru soal masa depan usaha mereka.

Penjual oleh-oleh di Nagreg. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 19 Mar 2026, 12:49

Sejarah Kue Kering Lebaran, Sajian Idulfitri yang Berakar dari Dapur Belanda

Tradisi menyajikan kue kering saat lebaran memiliki jejak sejarah kolonial. Resep kue kecil dari Eropa yang disebut koekje berkembang di Hindia Belanda dan berubah menjadi nastar hingga kastengel.

Ilustrasi kue kering lebaran.
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 10:59

Kakaretaan, Yuk!

Di atas rel, kita belajar soal hidup, seperti kereta, akan terus berjalan.

Calon penumpang Kereta Api Pasundan tambahan berjalan menuju gerbong di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa 17 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 20:29

Kisah Kue-Kue Kering Hari Raya

Tahukah kalian, bahwa kue alias “cookies” itu berasal dari bahasa Belanda yaitu “koekje”.

Sebuah mural karya harijadi sumodidjojo yang berjudul "kehidupan batavia". (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 17:21

Menata Arah Pendidikan Tinggi Keagamaan di Era Serba Cepat

Pepen Supendi, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Ilustrasi santri yang sedang belajar di pesantren. (Sumber: Pexels/Mufid Majnun)