Strategi Back to Back Persib 

3 menit baca
Encep Dulwahab
Ditulis oleh Encep Dulwahab diterbitkan
Pada Liga 1 2025 inilah Persib dikesani oleh lawan atau pun para pengamat sebagai salah satu tim dengan mental juara yang kuat. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Pada Liga 1 2025 inilah Persib dikesani oleh lawan atau pun para pengamat sebagai salah satu tim dengan mental juara yang kuat. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Salah satu kunci keberhasilan Persib Bandung yang meraih gelar, dan melakukan back to back champions liga 1 Indonesia untuk gelar keempatnya, yaitu ngalirnya komunikasi ke semua lini, di dalam lapangan di antara para pemain yang sedang bertarung, maupun luar lapangan antara pemain dengan para official, pemain dengan manajemen, pemain dengan media, pemain dengan bobotoh dan fans lainnya, dan pemain dengan masyarakat luas. 

Di tengah lapangan ada jenderal lapangan sekaligus kapten tim, Mark Klock, yang mampu berkomunikasi secara verbal dan nonverbal, menjembatani pesan pelatih untuk mengimplementasikan strategi pelatih di lapangan. Dengan pesan nonverbalnya pun sang kapten berpesan kepada pemain untuk terus semangat pantang menyerah sampai peluit akhir ditiup.

Pada Liga 1 2025 inilah Persib dikesani oleh lawan atau pun para pengamat sebagai salah satu tim dengan mental juara yang kuat, seringkali melakukan come back pada beberapa pertandingan. 

Komunikasi pelatih dengan pemain pun bagus dan memperkuat ikatan di antara mereka. Bojan Hodak yang datang ke Persib dalam kondisi Persib kehilangan karakter dan kepercayaan diri. Langkah pertama yang dilakukan Bojan Hodak ialah memperbaiki komunikasi antar pemain, dan dengan pendekatan ke setiap pemain untuk meningkatkan kepercayaan diri, dan mental bertanding. 

Bojan Hodak, meskipun tidak menguasai bahasa Indonesia, namun dia cerdas memilih Achmad Jufriyanto, salah satu pemain senior di Persib, yang bisa menjadi jembatan atau penerjemah kepada para pemain lokal, sehingga instruksi strategi dan tugas-tugas masing-masing pemain begitu mudah diimplementasikan di lapangan. 

Komunikasi Bojan Hodak juga diakui berhasil membangun suasana locker room yang kembali hangat dan terbuka di antara para pemain. Pertama kali yang dibenahi Hodak ialah locker room Persib, sehingga suasananya semakin bergairah, dan momen-momen membakar spirit bertanding, sehingga bisa membangkitkan semangat bertanding sampai meraih kemenangan.

Baca Juga: Identitas Persib

Komunikasi pelatih di pinggir lapangan tidak diragukan lagi, ketika ada hal-hal yang merugikan tim langsung memprotes, menunjukkan komitmennya dalam membela sebuah tim. Ini memberikan pesan sebagai pelatih asing yang begitu bersemangat mengangkat harga diri tim. Tidak kecuali dengan pemain yang salah melakukan tugasnya, seketika diteriaki dan diperbaiki.

Komunikasi pelatih dengan pemain di ruang ganti pun lebih panas lagi, ketika banyak pemain melakukan kesalahan yang dilakukan pemain, walhasil pada babak kedua ada peningkatna performa tim. Dan ketika latihan, bagaimana komunikasi yang bisa mencairkan suasana, sehingga terbangun chemistry yang bagus. 

Bojan Hodak, Pelatih Persib. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Para pemain cadangan dan pemain muda pun diraihnya, mereka tidak canggung untuk berbaur dengan pemain senior, dan pelatih memberikan kepercayaan penuh. Wajar kalau Persib meskipun dilanda dengan banyaknya pemain inti yang cedera, pemain yang terakumulasi kartu sehingga mendapat larangan tampil, namun Persib tetap bisa memenangi setiap pertandingan dan menambah point yang meninggalkan para pesaingnya sampai meraih juara. 

Komunikasi dengan para awak media yang dibangun tim pelatih dan manajemen dapat dikatakan mendapatkan nilai bagus juga. Beberapa isu internal di pemain bisa dengan mulus diatasi. Meskipun setiap sesi latihan, locker room, dan obrolan-obrolan yang sifatnya rahasia internal, namun bisa diredam di internal dan Bojan Hodak bisa menenangkan isu-isu miring yang datang silih berganti. 

Komunikasi manajemen dengan para penggemar Persib yang sempat bermasalah di awal-awal liga, sehingga GBLA sempat  sepi dan mengalami boikot dari penonton beberapa pertandingan, namun karena komunikasi yang dibangun bagus manajemen, sehingga bisa diterima semua pihak, Persib semakin meningkat performanya sehingga semakin rindu untuk untuk nyetadion, maka pada putaran kedua mulailah GBLA semarak lagi. 

Baca Juga: Persib Juara Divisi Utama 1986, Tiga Pemain Diberi Beasiswa

Perjalanan Persib dua tahun terakhir menunjukkan bahwa sepakbola tidak hanya urusan fisik, strategi, namun juga komunikasi di dalam dan luar lapangan. Sebagaimana pelatih sukses yang semasa karirnya seringkali mengantarkan Manchester United meraih juara Premier League dan champions, Sir Alex Ferguson menekankan betapa pentingnya komunikasi antar pemain, kalau sebuah tim yang diam tanpa komunikasi, maka tim itu akan mati. 

Pep Guardiola juga menekankan bahwa kesuksesannya bersama Barcelona dan Manchester City sekarang, salah satunya ialah membangun fondasi taktik dengan melibatkan komunikasi. Dia pernah berkata, bahwa sebagus apapun taktiknya, kalau tidak dikomunikasikan dengan baik, maka tidak akan pernah bisa meraih hasil maksimal. Fisik yang prima, mental yang kuat, kemudian dipadukan dengan komunikasi maka akan menjadi kekuatan sebuah tim. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)