Ledakan Amunisi di Garut dan Sistem Logistik Militer

4 menit baca
Totok Siswantara
Ditulis oleh Totok Siswantara diterbitkan
Ledakan pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.
Ledakan pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.

Peristiwa ledakan amunisi di Garut menyentak perhatian publik. Perlu dilakukan investigasi menyeluruh terkait peristiwa ledakan saat pemusnahan amunisi yang menewaskan 13 orang.

Ledakan di Garut tentunya bertemali dengan masalah mendasar yakni tentang tata kelola logistik militer. Terutama masalah pergudangan amunisi dan pembuangan amunisi afkir yang mestinya dilakukan menurut prosedur dan standar yang benar sehingga bisa aman dan tidak merusak lingkungan.

Menurut prosedur, kegiatan pemusnahan amunisi afkir atau kondisinya rusak tidak dapat diperbaiki dan membahayakan , harus dilaksanakan tindakan pemusnahan baik oleh instalasi amunisi lapangan, daerah maupun instalasi amunisi pusat, dibantu oleh tim pemusnahan yang ditunjuk.

Kegiatan pemusnahan dapat dilaksanakan setelah ada persetujuan dari pejabat yang berwenang, kecuali dalam keadaan yang sangat mendesak atau membahayakan, agar dapat dihindari kemungkinan bahaya yang dapat merugikan personel maupun materiil. Pelaksanaan pemusnahan amunisi dapat dilaksanakan dengan cara pembakaran maupun penghancuran dengan memperhatikan sifat-sifat dasar amunisi yang akan musnahkan serta syarat-syarat keamanan dan syarat-syarat teknis pemusnahan amunisi.

Tak kurang dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang terus berusaha mengadakan perubahan besar dan inovasi dalam logistik seiring dengan berkembangnya teknologi dan kebutuhan keamanan nasional.

Tata kelola logistik militer mewajibkan semua kesatuan memiliki informasi yang aktual dan mudah diakses sehingga mereka dapat membuat keputusan yang tepat tentang kondisi amunisi yang mereka butuhkan.

Sebagai bagian dari rantai pasokan militer, komandan logistik bertanggung jawab untuk mengelola peralatan dan personel yang terlibat dalam menjalankan rantai pasokan. Komandan logistik selalu memantau status rantai pasokan . Dia harus mampu menentukan campuran yang tepat antara biaya dan kualitas setiap komponen untuk memastikan pasokan yang memadai dengan biaya yang wajar. Dan mereka harus menentukan tindakan terbaik yang memungkinkan untuk mengirimkan peralatan berdasarkan perubahan permintaan unit militer yang didukung oleh rantai pasokan mereka.

Manajer logistik militer merupakan bagian dari rantai komando. Hal ini melibatkan upaya untuk memberi tahu rantai komando mereka tentang status operasi, dan memindahkan produk dan peralatan melalui rantai pasokan dengan cepat dan efisien agar dapat memenuhi permintaan pengguna akhir. Komandan logistik harus melacak siapa yang memesan apa dari siapa dan status pesanan tersebut. Semua personel logistik harus dilatih untuk mengetahui tugas mereka dan cara menggunakan serta melakukan perawatan dengan baik.

Kasus ledakan di Garut merupakan indikasi bahwa rantai pasok amunisi militer merupakan sistem yang kompleks, yang melibatkan berbagai tahapan mulai dari desain dan produksi, hingga pengadaan, penyimpanan, distribusi, dan pemeliharaan amunisi untuk mendukung operasi militer.

Terkait dengan peralatan militer yang kadaluarsa, dari yang sudah dalam kondisi rongsokan besi tua hingga amunisi yang sudah afkir, jumlahnya kian banyak.  Manajemen rantai pasokan militer terus menjadi perhatian global. Terus dilakukan inovasi lintas fungsi yang terpadu untuk pengadaan, pembuatan, dan pengiriman barang dan jasa bagi angkatan bersenjata. Bahkan Angkatan Darat AS terus menyempurnakan inovasi logistik militer mulai dari proses, sumber daya, dan sistem yang terlibat dalam pembuatan, pengangkutan, pemeliharaan, dan penempatan ulang atau realokasi material dan personel. Kemampuan suatu negara untuk melaksanakan fungsi-fungsi tersebut merupakan indikator kekuatan militernya.

Peralatan militer dengan harga mahal sering kali memerlukan banyak aktivitas pemeliharaan hingga pemusnahan atau pembuangan. Berbagai jenis amunisi memerlukan metode pembuangan khusus untuk mengurangi risiko dan meminimalkan dampak lingkungannya.

Misalnya pembakaran amunisi, proses pembakaran terkendali ini umumnya digunakan untuk membuang amunisi senjata ringan. Fasilitas pembakaran harus memiliki sistem khusus berupa pengendalian api dan polusi untuk meminimalkan emisi dan memastikan pembuangan yang ramah lingkungan. 

Peledakan terbuka atau ledakan terkendali sering digunakan untuk amunisi kaliber besar dan pembuangan bahan peledak. Peledakan biasanya dilakukan di area yang ditentukan dengan protokol keselamatan yang ketat untuk menahan ledakan dan meminimalkan dampak lingkungan. Beberapa komponen amunisi, seperti selongsong kuningan dan komponen logam, dapat didaur ulang untuk mendapatkan kembali material yang berharga dan mengurangi limbah. Proses daur ulang seringkali melibatkan pemisahan material yang berenergi dari komponen yang dapat didaur ulang sebelum diproses.

Teknik demiliterisasi amunisi bervariasi tergantung pada jenis amunisi dan dapat mencakup pembongkaran mekanis, netralisasi kimia, atau peleburan.  Penanganan amunisi afkir harus dilakukan oleh personil yang terlatih dan bersertifikat.

Pemusnahan amunisi afkir mesti sesuai dengan regulasi tentang keselamatan untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan. Menurut petunjuk pelaksanaan penyelenggaraan pemeliharaan amunisi di lingkungan Kementerian Pertahanan Nomor.JUKLAK/04/VI/2010, yang disebut amunisi adalah suatu benda yang berisi bahan peledak atau bahan kimia atau bahan biologi atau bahan radioaktif, yang dikemas dalam wadah tertentu dengan bentuk, sifat dan balistik serta komposisi jumlah dan jenis tertentu, agar aman untuk disimpan,diangkut, dilemparkan, dijatuhkan, ditembakkan, diledakkan, dikendalikan atau dengan cara lain, dengan tujuan untuk menghancurkan atau merusak sasaran.

Dalam juklak juga ditentukan prosedur kegiatan penyingkiran amunisi. Yakni kegiatan pemisahan dan pergeseran amunisi temuan maupun amunisi persediaan yang kondisinya rusak tidak dapat diperbaiki dalam batas kemampuan pemeliharaan satuan pemakai maupun instalasi amunisi yang  lebih rendah tingkatannya, maka amunisi tersebut harus digeser ke instalasi amunisi yang memiliki kemampuan pemeliharaan lebih tinggi tingkatannya untuk dilaksanakan perbaikan atau tindakan lain disertai penyelesaian administrasi sesuai ketentuan dan prosedur administrasi yang berlaku.

Kegiatan pemusnahan amunisi. Untuk amunisi-amunisi afkir atau kondisinya rusak tidak dapat diperbaiki dan membahayakan , harus dilaksanakan Tindakan pemusnahan baik oleh instalasi amunisi lapangan, daerah maupun instalasi amunisi pusat, dibantu oleh tim pemusnahan yang ditunjuk. Kegiatan pemusnahan dapat dilaksanakan setelah ada persetujuan dari pejabat yang berwenang, kecuali dalam keadaan yang sangat mendesak atau membahayakan, agar dapat dihindari kemungkinan bahaya yang dapat merugikan personel maupun materiil.

Pelaksanaan pemusnahan amunisi dapat dilaksanakan dengan cara pembakaran maupun penghancuran dengan memperhatikan sifat-sifat dasar amunisi yang akan musnahkan serta syarat keamanan dan syarat teknis pemusnahan amunisi.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 16 Okt 2026, 18:00

Pengalaman Memandu SMP Atirah Makassar #1

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin.

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin. (Sumber: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:57

Ketika Foto Menjadi Saksi Sejarah: Ray Bachtiar dan Perjalanan Dunia Visual

Fotografi menyimpan jejak sejarah dan ingatan bangsa. Talkshow “Jejak Visual” mengulas evolusi fotografi dan videografi bersama Ray Bachtiar Dradjat di Museum Mandiri, Kota Tua Jakarta.

Praktisi fotografi Ray Bachtiar Dradjat menjadi narasumber talkshow “Jejak Visual: Evolusi Fotografi dan Videografi”. (Sumber: Ray Bachtiar Dradjat)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:42

Menelusuri Jejak Benny Soebardja, Sang Godfather Rock Progresif Indonesia

Buku Benny Soebardja: The Progressive Years karya Zuhair Alyafie mengulas perjalanan Benny Soebardja dan perannya dalam membentuk sejarah rock progresif Indonesia.

Benny Soebardja: Perjalanan Sang Godfather Rock Progresif Indonesia (Sumber: Zuhair Alyafie)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 15:21

Peran Bank Perekonomian Rakyat Mencegah Jerat Rentenir di Bandung

Tujuan utama perbankan daerah bukan hanya menghimpun dana dan menyalurkan kredit. Keberadaannya menjaga martabat ekonomi keluarga di Bandung.

Ilustrasi pentingnya peran Bank Perekonomian Rakyat di Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 13:58

Cerita Perjalanan Menuju Palimanan dan Belajar Keberanian dari Lapak Baca Buku Gratis Cirebon

Kegiatan membuka lapak untuk membaca buku gratis mulai hadir di beberapa kota untuk meningkatkan minat literasi, begitu juga dengan Kota Cirebon.

Baca Buku Gratis di Alun-Alun Palimanan Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 11:07

Jalur Banjaran–Pangalengan Seringkali Padat: Mengapa Kemacetan Terjadi?

Kemacetan di jalur Banjaran–Pangalengan menjadi perhatian karena jalur ini digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari sekaligus menjadi akses menuju kawasan wisata.

Dokumentasi kemacetan di daerah Pasar Banjaran.
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 10:07

SKS: Kebiasaan Buruk atau Mekanisme Bertahan Mahasiswa?

Tugas menumpuk dan tenggat mendekat membuat mahasiswa begadang demi menyelesaikan pekerjaan. Apakah SKS sekadar kebiasaan buruk atau cara bertahan di tengah tuntutan akademik?

night study (Sumber: pexels.com | Foto: Bikram Bezbaruah)
Bandung 15 Okt 2026, 19:59

Industri Hiburan Bandung Masih Bergelora, Playlist Rewind 2026 Jadi Bukti Eksistensi Kota Musik

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026.

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 17:57

Para Insinyur Planologi, Arsitektur dan Sipil Terkemuka Yang Terlibat Pembangunan Kota Bandung dan Cimahi (Bagian 1)

Kisah insinyur planologi, arsitektur dan sipil terkemuka dalam membangun Bandung dan Cimahi. Temukan jejak sejarah, inovasi tata kota dan mahakarya ikonis mereka di sini!

Lukisan cat air Gedung Sate (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Bandung 15 Okt 2026, 16:41

Menolak Lupa Rasa Rumah, 11 Tahun Warung Kopi Imah Babaturan Merawat Hangatnya Bandung

Tepat pada 15 Oktober 2026, warung kopi dan rumah makan, yakni Warung Kopi Imah Babaturan yang bersemayam di jantung Kota Bandung ini merayakan hari jadinya yang ke-11.

Pemilik Warung Kopi Imah Babaturan, yakni Mohammad Nurul Hudha dan sang istri, Anggia Bonyta. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:48

Relasi Santri dengan Indonesia

Refleksi Hari Santri Nasional 2026: menelusuri jejak Resolusi Jihad, peran ulama, dan perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga hubungan santri dan negara.

Relasi Santri dengan Indonesia (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:09

Ketika Pertemanan Punya Target Harian: Terhubung atau Sekadar Menjaga Api Streak TikTok?

Pernah takut api streak TikTok dengan teman terputus? Kebiasaan ini bisa menjaga komunikasi, tetapi juga terasa seperti kewajiban harian. Apakah kita benar-benar terhubung atau sekadar menjaga angka?

Fitur api streak TikTok bisa menjadi cara menyenangkan untuk menjaga komunikasi.
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:03

Pardoks 'Tidak Ada Bukti' dalam Kasus Pelecehan Seksual di Unpas

Data menunjukkan bahwa laporan palsu -- atau bahkan fitnah -- dalam kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kampus sangat rendah, sementara underreporting sangat tinggi. Apa artinya?

Aksi mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) Bandung terkait dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 12:03

Mengenal Emma Poeradiredja dan Jejak Politik Perempuan Sunda

Emma Peoradiredja, seorang tokoh perempuan sunda yang membukakan jalan berpolitik untuk perempuan di tanah sunda

Emma Poeradiredja
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 22:06

Bandung dan Cirebon Sama-Sama Minim Penerangan Lampu Jalanan

Penerangan jalan umum di wilayah Jawa Barat masih sangat minim perhatian sehingga kondisi ini bisa mengakibatkan potensi kecelakaan bagi pengguna kendaraan.

Penerangan Jalan Ahmad Yani-Pantura Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 18:01

Menyeret Emak dan Bapak Ke Pengadilan

Banyak Lansia atau orang tua yang disidangkan oleh anak kandungnya di pengadilan yang semestinya tidak terjadi peristiwa nirempati tersebut

Ruang sidang bukan tempat membalas budi orang tua. Utamakan musyawarah dan kasih sayang. (Sumber: Ilustrasi oleh Gemini AI)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 16:45

Penertiban PKL: Apakah Menuju Bandung yang lebih Ramah dengan Pejalan Kaki?

Beberapa waktu ke belakang Bandung sedang melakukan penertiban PKL di Jalan Kiaracondong dan Cihapit tentunya harapannnya pejalan kaki mendapatkan haknya kembali.

Ilustrasi Penertiban PKL. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)
Sejarah 14 Okt 2026, 11:58

Jejak LASWI Maung Bikang Asal Bandung

Di Bandung pernah ada satu pasukan perempuan yang terjun dalam medan perang di garis depan. Pasukan ini bernama LASWI

Patung LASWI di Kebonjukut, Kota Bandung (Foto: Mildan Abdalloh)