Parade Gelar Juara antara Persib dan Barcelona

4 menit baca
Ayatullah Karim
Ditulis oleh Ayatullah Karim diterbitkan
Pesta perayaan juara dengan berparade bus terbuka keliling kota seperti yang dilakukan Persib memang jamak dilakukan berbagai klub sepakbola di berbagai belahan dunia. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Magang Foto/Lukman Hidayat)
Pesta perayaan juara dengan berparade bus terbuka keliling kota seperti yang dilakukan Persib memang jamak dilakukan berbagai klub sepakbola di berbagai belahan dunia. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Magang Foto/Lukman Hidayat)

Sah sudah! Persib Bandung resmi ditetapkan menjadi Juara Liga 1 2024-2025 pada Sabtu, 24 Mei 2025. Persib Bandung menjadi juara Liga 1 dua musim berturut-turut, setelah meraih gelar juara pada musim 2023/2024. Parade gelar juara pun digelar!

Minggu pagi 25 Mei 2025, konvoi perayaan juara dimulai dari Balai Kota menuju Gedung Sate, Bandung. Dengan menaiki kendaraan bak terbuka, para ofisial dan pemain Persib Bandung berkeliling Kota Bandung menyapa para bobotoh, julukan suporter Persib. Tampak piala kemenangan Liga 1 2024-2025 dipamerkan di atas mobil konvoi perayaan. Rombongan pawai pemain berjalan melintasi rute Jalan Wastukencana, R.E. Martadinata (Riau), Dago, hingga ke Jalan Diponegoro, kemudian masuk ke Gedung Sate.

Sepanjang perjalanan, yel-yel bobotoh bersahutan. Tabuhan drum dan suara klakson kendaraan semakin menambah suasana meriah parade perayaan. Puluhan ribu bobotoh Persib Bandung tumpah-ruah di sepanjang perjalanan merayakan suka cita kemenangan.

Sesampainya di Gedung Sate, para pemain bersorak sembari tersenyum lebar mengangkat piala di hadapan bobotoh. Selanjutnya para pemain Persib seperti Marc Klok, Beckam Putra dan lainnya, tampak naik sisingaan, kesenian khas Jawa Barat. Tak ketinggalan Gubernur Dedi Mulyadi ikut naik sisingaan dan berbaur bersama para pemain dan suporter.

Namun dalam perayaan tersebut, tampak pula pemandangan berbeda. Jika bobotoh pada umumnya mengibarkan bendera kebesaran Persib berwarna biru, sejumlah bobotoh tampak membawa bendera bergambar mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengenakan jersey Persija Jakarta dengan tulisan bernada sindiran.  Foto sindiran untuk Ridwan Kamil itu bertuliskan, “Kang, Moal Konvoi?” yang artinya “Kang, enggak ikut konvoi?)”

Diketahui, ketika memutuskan maju menjadi calon Kepala Daerah Jakarta pada 2024, Ridwan Kamil sempat mendekati suporter Persija Jakarta, The Jak, untuk mendapatkan dukungan. Hal itu tentu saja dianggap para bobotoh bahwa Ridwan Kamil telah berpindah hati menjadi pendukung Persija, yang notabene merupakan rival sengit Persib di Liga Indonesia.

Baca Juga: Ketentuan Kirim Artikel ke Ayobandung.id, Total Hadiah Rp1,5 Juta per Bulan

Sebelum perayaan Persib, klub Barcelona juga melakukan pesta perayaan serupa. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Magang Foto/Lukman Hidayat)
Sebelum perayaan Persib, klub Barcelona juga melakukan pesta perayaan serupa. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Magang Foto/Lukman Hidayat)

Pesta perayaan juara dengan berparade bus terbuka keliling kota seperti yang dilakukan Persib memang jamak dilakukan berbagai klub sepakbola di berbagai belahan dunia.

Tak lama sebelum perayaan Persib, seminggu sebelumnya di Spanyol, klub Barcelona juga melakukan pesta perayaan serupa. Musim ini, Barcelona lumayan sukses besar. Selain juara liga, Barcelona sukses merebut titel Copa Del Rey dan Piala Super Spanyol.

Para pemain berparade menaiki bus terbuka di sepanjang jalan-jalan kota Barcelona. Parade dimulai dari stadion Spotify Camp Nou di Barcelona ke monumen Arc de Triomf. Rombongan Tim Barcelona menghabiskan waktu hampir empat jam untuk berkonvoi merayakan gelar Liga, Piala, dan Piala Super di hadapan ribuan cules, bobotohnya Barcelona.

Jika parade Persib diwarnai sindiran kepada Ridwan kamil, maka parade Barcelona – sebagaimana Dikutip dari Footboom – diwarnai ejekan untuk sang rival utama, Real Madrid, dan bintang utamanya, Vinicius Junior.

Yel-yel Anti Madrid terus diteriakkan sepanjang parade berjalan. Para pendukung Barcelona itu meneriakkan: “Real Madrid idiot, salut sang juara!” hingga “Siapa yang tidak melompat itulah fans Madrid!”

Sementara sindiran kepada Vinicius bermula ketika suporter melempar bola pantai ke atas bus terbuka para pemain Barcelona. Pemain Barcelona, Pedri, lalu mengangkat bola pantai itu di atas bus diiringi gelak tawa rekan-rekannya.

Bola pantai memang menjadi simbol ejekan fans Barcelona untuk Vinicius. Itu karena ada tangkapan kamera yang memperlihatkan Vinicius tampak marah kepada suporter Barcelona yang ingin memberinya bola pantai ketika Real Madrid kalah dalam laga El Clasico pada 11 Mei lalu.

Baca Juga: Cara Baru Menulis di Ayobandung.id, Tak Perlu Kirim Tulisan ke Email

Berbicara soal hadiah, sebagai kampiun Persib dan Barcelona tentu kebanjiran cuan juara. Walaupun tentu saja jumlahnya bagaikan langit dan bumi. Persib Bandung sebagai juara Liga 1 musim ini berhak menerima hadiah utama senilai Rp7,5 miliar. Lebih besar dari hadiah musim 2023/2024 lalu yang hanya sebesar Rp5 miliar. Sementara sebagai juara liga Spanyol, berdasarkan laporan SPORT, Barcelona diperkirakan akan menerima antara 60 juta euro hingga 90 juta euro (sekitar Rp1,05 triliun hingga Rp1,57 triliun).

Sebagai juara, para pemain juga diguyur bonus oleh manajemen klub. Barcelona, lewat sang Presiden Joan Laporta, menyatakan akan memberikan tambahan fulus buat para pemainnya yang jumlahnya mencapai satu juta euro atau sekitar Rp17.4 miliar.

Seperti tak mau kalah dari Joan Laporta, manajer Persib Umuh Muchtar memastikan telah menyiapkan bonus. Bahkan katanya, bonus musim ini paling besar selama dirinya menjabat sebagai manajer Persib Bandung.

Tak hanya Umuh, Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat tak ketinggalan menjanjikan bonus 1 Milyar rupiah. Seraya menegaskan kalau uang itu bukan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tapi berasal dari sakunya sendiri.

Meski tak sebergengsi gelar Liga Spanyol di tanah Eropa, bagi para bobotoh gelar juara Liga 1 ini tetaplah menjadi hiburan penyejuk jiwa di tengah kondisi bangsa yang sedang tidak baik-baik saja seperti saat ini.

Para bobotoh Persib tentu berharap perayaan ini bisa terulang lagi di tahun depan. Itu artinya, Persib mengukir sejarah menjadi tim pertama yang berhasil meraih hattrick, juara Liga Indonesia tiga kali berturut-turut.

Sementara untuk Liga Spanyol, sebagai madridista (pendukung Madrid), saya berharap musim depan Real Madrid juaranya. Sekaligus sebagai karma atas ejekan Barcelona kepada Real Madrid dan Vinicius. Semoga! (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Ayatullah Karim
Tentang Ayatullah Karim
Menulis untuk Berpikir

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 19 Sep 2026, 20:19

Mengenang Wa Kepoh Maestro Dongeng Sunda di Gelombang Radio

Sandiwara Radio Saur Sepuh, yang pernah membuat pendengarnya di berbagai daerah larut dalam cerita.

H. Ahmad Sutisna alias Wa Kepoh, maestro dongeng Sunda dan salah satu tokoh penting dalam dunia penyiaran radio di Jawa Barat. (Sumber: Tabloid Nova, September 1996.)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 19:40

Tantangan Literasi Antara Menulis dan Kepunahan Bahasa Daerah

Begitu miris ketika kita membaca judul "Benarkah Indonesia mengalami Darurat Literasi?" Ada banyak penulis yang hanya sekadar menulis, tetapi tidak ada visi menjaga literasi terutama bahasa lokal.

Ilustrasi orang Sunda. (Sumber: Unsplash/Mahmur Marganti)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 18:17

Mengenal Bahaya Letusan Gunung Berapi di Bandung Raya dan Sekitarnya

Temukan ulasan mendalam mengenai potensi bahaya vulkanik di Bandung Raya. Pelajari langkah mitigasi yang tepat dan tingkatkan kesiapsiagaan Anda demi keselamatan bersama dari ancaman bencana alam.

Hoogvlakte van Bandoeng autowegenkaart, D E 29,1. Bandoeng: HOVIC, ca. 1920 (Peta jalan Dataran Tinggi Bandung, D E 29.1. Bandung: HOVIC, ca. 1920). (Sumber: Digital Collections Universteit Leiden | Foto: Anonim)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 17:46

Optimis atau Oportunis

Dari aktivis pro–demokrasi yang berujung menjadi elit rezim yang selalu mereka tentang selama masa nya menjadi mahasiswa.

Budiman Sudjatmiko bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendeklarasikan kelompok relawan Prabowo-Budiman Bersatu (Prabu) di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (18/08/2023). (Sumber: Gerindra.id)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 20:09

Sejarah dan Transformasi Nahdlatul Ulama di Bumi Pasundan (1926–1967)

Kehadiran Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah ini bukanlah sebuah kebetulan sejarah, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren yang mengakar dan gelombang modernism

Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat. (Sumber: Tangkapan layar YT: Kang inoe)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 17:52

Hebatnya Kreatifitas Dasa Warsa 1980-an

Bernostaldia dengan kehidupan remaja tahun 1980-an.

Motor klasik vespa. (Sumber: Pexels | Foto: setengah lima sore)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 15:17

Ketika Anak Bangsa Kehilangan Kesempatan Menjadi Cerdas dan Kritis

Sebetulnya apa yang menjadi akar persoalan dalam pendidikan kita. Pendidikan seharusnya tidak hanya butuh jawaban benar, tetapi bagaimana anak bisa bertanya secara kritis dan berpikir cerdas.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels | Foto: Ida Rizkha)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 14:01

Jejak Rasa dan Budaya Kuliner Arab di Tatar Sunda

Kuliner Arab di Jawa Barat tumbuh dari jejak migrasi menjadi bagian dari keragaman rasa dan budaya Tatar Sunda.

Nasi kebuli, hidangan khas Timur Tengah yang populer di kalangan masyarakat Arab di Indonesia, termasuk di Jawa Barat. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 12:26

Ketika Layar Perak Menjadi Denyut Hiburan Bandung Tempo Doeloe

Jejak bioskop Bandung tempo dulu merekam bagaimana hiburan, kehidupan sosial, dan perkembangan kota pernah berpadu di balik layar perak.

Iklan ucapan selamat hari jadi Kota Bandung dari perusahaan film N.V. Sirna Galih Ind. Ltd.. Iklan tersebut memuat daftar bioskop yang dikelolanya. (Sumber: Dimuat dalam Pikiran Rakjat, 31 Maret 1956 | Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 09:59

200 Ikon Bandung #7: Karmaka Surjaudaja

Kisah Karmaka Surjaudaja menjadi teladan tentang perjuangan, kejujuran, dan ketekunan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Adegan dalam film Love and Faith pada 2015, yang menceritakan kisah kehidupan Karmaka. (Sumber: Love and Faith)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 08:23

Bukan Macan yang Salah Cari Alamat, tapi Kita yang Mengubah Alamat Mereka

Macan yang masuk kampung atau kera yang turun ke permukiman bukan sekadar kisah tentang satwa yang “nakal”.

Seekor macan terdampar di rumah warga. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Istimewa via ayobandung.com)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 18:03

Menelusuri Jejak 216 Tahun Kota Bandung dalam Surat Kabar Lawas

Bandung adalah kota yang tumbuh dari perjalanan sejarah yang panjang.

Beberapa surat kabar yang pernah menjadi bagian dari kehidupan dan kebanggaan warga Bandung pada era 1970–1990-an. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 17:34

Jejak Gunung Api Purba di Kabupaten Bandung Barat

Singkapan batuan dan ignimbrit di Kabupaten Bandung Barat menjadi bukti keberadaan aktivitas gunungapi purba yang dapat dipelajari melalui geowisata.

Hasil kerajin patung kuyabatok dari batu di Kampung Ciawitali, Desa Cipangeran, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, memenuhi pesanan dari Jepara, Jawa Tengah, untuk diekspor ke Korea. (Sumber: T Bachtiar)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 16:05

Badut, Mimpi, dan Rizki

Mimpi tidak pernah benar-benar sendirian. Ya selalu ditemani ikhtiar, doa, dan keberanian untuk terus mencoba. Kendati, di antara semua itu, ada satu yang sering kita lupakan. Pekerjaan yang halal

Riasan badut yang dikenakannya saat merayakan wisuda bukan sekadar untuk tampil berbeda, (Sumber: Dokumentasi istimewa/ Kak Hakim (@badutbandung_kakhakim12))
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 15:09

Merdeka Berdaya, Merdeka Berkarya: Kaum Marginal Membangun Masa Depan

Setiap goresan tinta yang tercurahkan melalui hati, merupakan ketegaran dalam setiap halaman.

Bedah Buku "Prajurit Yang Tenggelam" Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Majalengka. (Foto: Ayu Maimun)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 13:49

Rp7.000 dan Masa Depan Supir dan Angkot Bandung

Angkot berseliweran, penumpang naik-turun, uang masuk. Sopir mengejar setoran. Calon penumpang dicari. Angkot ngetem ketika dianggap perlu. 

Warga hendak turun dari angkot. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 12:08

200 Ikon Bandung #6: Raden Adipati Wiranatakusumah II, Dalem Kaum Bukan Hanya Nama Jalan

Di balik nama Dalem Kaum, tersimpan jejak Wiranatakusumah II sebagai salah satu tokoh penting dalam lahirnya Kota Bandung.

Alun-Alun Bandung pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 09:38

Belajarlah Mencintai Bandung Seperti Haryoto Kunto Sang Kuncen Bandung

Selami kisah Haryoto Kunto, sang Kuncen Bandung dan temukan cara terbaik mencintai Kota Kembang (Paris van Java) lewat sejarah, romantisme dan sudut pandang mendalam.

Ilustrasi buku karya Haryoto Kunto. (Sumber: Istimewa)
Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)