Baru Lahir, @ceritahegarmanah Langsung Tancap Gas Angkat UMKM dan Cerita Warga Lokal

4 menit baca
Halwa Raudhatul
Ditulis oleh Halwa Raudhatul diterbitkan Jumat 20 Feb 2026, 06:39 WIB
Wina Elia, admin homeless media @ceritahegarmanah. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

Wina Elia, admin homeless media @ceritahegarmanah. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

AYOBANDUNG.ID - Kelurahan Hegarmanah di Kecamatan Cidadap menyimpan banyak cerita yang kerap luput di tengah hiruk pikuk Kota Bandung. Di sana ada Pancuran Tujuh—yang dulu dikenal sebagai sumber air penyembuh—kini berganti nama menjadi Mata Air Cikendi setelah diresmikan wali kota. Airnya tetap mengalir tenang di balik sekat tembok menyerupai kamar mandi umum. Meski tak seramai dulu, tempat itu masih didatangi warga yang percaya pada kesegarannya.

Tak jauh dari mata air itu, aroma bakso mengepul dari warung sederhana di tepi jalan. Di kawasan yang sama, Cireng Racing di Jalan Ciumbuleuit pernah viral karena antreannya yang panjang. Sore hari, para pejalan kaki kerap berhenti, entah untuk membeli camilan atau sekadar penasaran melihat ramainya pembeli.

Hegarmanah berada di dataran tinggi yang rawan longsor dan banjir. Namun di balik kerentanannya, tersimpan potensi yang belum banyak dikenal, bahkan oleh warga Bandung sendiri. Dari obrolan ringan saat pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Cidadap, lahirlah sebuah akun Instagram bernama @ceritahegarmanah.

Iseng Saat KSB, Lahirnya Cerita Hegarmanah

Wina Elia (32), yang akrab disapa Wina, tak pernah membayangkan dirinya akan menjadi penggerak cerita-cerita lokal Hegarmanah. Sehari-hari ia mengelola media sosial resmi Kecamatan Cidadap dan terbiasa menyampaikan informasi kebencanaan maupun aspirasi warga.

“Awal dibuatnya pas pembentukan KSB Cidadap. Kebetulan saya pegang media sosial resmi Kecamatan Cidadap. Waktu itu lagi ada bencana banjir sama longsor tahun 2025,” kenangnya.

Obrolan itu terjadi di Lapangan Cipicung saat pelantikan KSB. Wina berada satu kelompok dengan pengelola @infociumbuleuit dan @cipicungbergerak. Dari percakapan santai itulah muncul gagasan membuat akun khusus untuk Hegarmanah yang belum punya representasi digital.

“Eh, katanya si Hegarmanah tuh kayaknya belum ada akun nih media sosialnya. Iseng awalnya. Ya udah, cobalah bikin,” ujarnya sambil tersenyum.

Dari Pancuran Tujuh hingga UMKM Viral

Konten pertama @ceritahegarmanah diunggah pada 10 Oktober 2025. Sejak itu, akun tersebut tumbuh sebagai ruang berbagi cerita lokal—mulai dari potensi wisata seperti Pancuran Tujuh, aktivitas warga, hingga UMKM makanan rumahan.

Berbeda dengan sejumlah media lokal lain yang sering mengangkat isu trotoar rusak atau berita viral penuh kontroversi, @ceritahegarmanah memilih jalur yang lebih tenang. Fokusnya pada cerita-cerita positif tentang warga dan potensi lingkungan.

“Aku lebih pengennya ngangkat cerita yang ada di Hegarmanah, potensi-potensi sama makanan sih, UMKM. Belum kepikiran kalau untuk ngangkat cerita yang lagi hangat di berita,” tegas Wina.

Ia turun langsung mengumpulkan bahan konten. Bersama teman-temannya, Wina membeli makanan UMKM menggunakan uang pribadi, merekam video, mengeditnya sendiri, lalu menambahkan caption sebelum diunggah ke Instagram.

“Sambil jajan sambil mengenalkan. Beli pakai uang sendiri,” katanya sambil tertawa ringan.

Hasilnya cukup mengejutkan. Satu unggahan tentang bakso sederhana pernah menembus 8.000 tayangan—angka yang besar untuk akun komunitas lokal. Cireng Racing di Jalan Ciumbuleuit, bakso rumahan ibu-ibu, hingga warung minuman kecil ikut terdongkrak setelah diposting.

“Banyak banget. Kebanyakan FnB. Kita coba bantu dengan kekuatan media yang ada di kita dulu. Lumayan kalau viral, peningkatan juga untuk mereka,” jelasnya antusias.

Selain kuliner, Wina juga menyoroti potensi lain. RW 09 memiliki bank sampah kreatif yang mengolah minyak jelantah menjadi lilin cantik seharga Rp2.000 per buah. PKK setempat rutin mengadakan senam lansia. Ada pula program “Buruan Saya” yang mendorong warga menanam sayur di pekarangan untuk mencegah stunting.

Posting Saat Prime Time

Strateginya sederhana. Wina mengunggah konten saat jam istirahat siang, ketika orang-orang cenderung membuka Instagram sambil makan. Awalnya ia membatasi satu unggahan per hari agar algoritma lebih stabil. Kini pengikutnya memang baru ratusan, namun kolaborasi dengan akun lain mampu mendatangkan ribuan penonton.

Pengalamannya bekerja di Trantib Kecamatan Cidadap juga memberi warna tersendiri. Ia kerap membagikan informasi kehilangan KTP atau motor lewat Instagram Story.

“Ada aduan masuk nge-tag. Ditanya-tanya dulu di story,” ujarnya singkat.

Bertahan dengan Perangkat Terbatas

Tantangan terbesar datang dari keterbatasan perangkat. Ponsel yang digunakan khusus membuat konten sering penuh memori, membuat proses editing tersendat. Semua dikerjakan sendiri—memotret, merekam, mengedit, menulis caption, hingga mengunggah.

Kesibukan di Trantib sempat membuat akun itu berhenti cukup lama. Namun dukungan dari rekan-rekan media komunitas seperti Info Ciumbuleuit dan Cipicung Bergerak membangkitkan kembali semangatnya. Ia bahkan sudah membuat akun TikTok, meski belum diisi konten.

Harapannya sederhana: konsisten mengunggah minimal satu konten per hari dan diakui warga sebagai sumber informasi terpercaya. Ia juga ingin suatu hari nanti diakui secara resmi sebagai mitra media kelurahan atau kecamatan.

“Pengennya seperti itu, media yang benar-benar. Proses dulu dari bawah,” katanya.

Di tengah kawasan yang rawan bencana, @ceritahegarmanah hadir tanpa sensasi dan tanpa drama. Hegarmanah—yang dalam bahasa Sunda berarti hati yang bersih dan tulus—pelan-pelan menemukan wajah digitalnya. Satu unggahan demi satu unggahan, cerita-cerita kecil tentang warganya terus mengalir dari layar ponsel Wina.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 09 Jun 2026, 20:22

Pasang Surut Era Trem di Batavia

Transportasi trem di Batavia yang kini sudah tidak ada di Indonesia.

Tram Gondangdia di Batavia. (Sumber: KITLV)
Wisata & Kuliner 09 Jun 2026, 16:31

Wisata Candi Borobudur: Panduan Lengkap Tiket, Sunrise, dan Sunset Experience

Panduan lengkap wisata Candi Borobudur 2026, mulai dari harga tiket, kuota naik candi, aturan penggunaan upanat, hingga waktu terbaik untuk berkunjung.

Candi Borobudur. (Sumber: Pemprov Jateng)
Ayo Biz 09 Jun 2026, 16:27

Kisah para Juara 1 BRIncubator, Konsisten Berdayakan Pekerja Lokal

Program inkubasi bergengsi dari BRI itu setiap tahunnya mengangkat segelintir UMKM ke panggung yang lebih besar.

Koku Footwear terpilih sebagai Juara 1 BRIncubator 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Beranda 09 Jun 2026, 16:05

Bandung Raya di Ambang Krisis Sampah, TPA Sarimukti Diperkirakan Penuh Oktober 2026

TPA Sarimukti diperkirakan penuh pada Oktober 2026, memicu ancaman krisis sampah di Bandung Raya yang masih bergantung pada pembuangan akhir dan minim pengolahan dari sumbernya.

Kendaraan pengangkut sampah terparkir di Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu 6 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 09 Jun 2026, 15:08

Sesat Logika, Tantangan dalam Berbahasa

Transformasi digital telah membuka ruang publik semakin luas, tetapi membawa dampak pada kerusakan bahasa akibat kesalahan-kesalahan penafsiran masyarakat

Ilustrasi rak buku. (Sumber: Pexels | Foto: Yazid N)
Ayo Netizen 09 Jun 2026, 14:21

Sedia Payung sebelum Perusahaan Melakukan Pengrumahan Sementara hingga Tutup Permanen

Secara hukum lock out merupakan hak pengusaha untuk menolak pekerja masuk dalam rangka perselisihan industrial, namun pelaksanaannya wajib mematuhi aturan hukum yang berlaku.

Ilustrasi penutupan perusahaan atau lock out. (Sumber: Meta AI | Foto: Arif Minardi)
Ayo Netizen 09 Jun 2026, 13:28

Dari Tambang ke Kanvas: Jejak Warna Biru dari Timur

Warna biru punya sejarah panjang yang dimulai dari ketiadaan, mari kita lihat perjalanannya.

Lapis Lazuli (Sumber: WikiMedia | Foto: Hannes Grobe)
Ayo Netizen 09 Jun 2026, 13:02

#NowForClimate: Bersepeda sebagai Aksi Nyata untuk Masa Depan yang Lebih Hijau

#NowForClimate mengingatkan bahwa aksi iklim dapat dimulai dari pilihan moda transportasi sehari-hari.

Dampak global jika semua orang di dunia bersepeda sebanyak rata-rata orang Denmark dan Belanda. (Sumber: Dok. Penulis)
Ayo Netizen 09 Jun 2026, 11:03

Mabrur, Kabur, dan Syukur

Boneka unta yang dipeluk kakek bukan sekadar cendera mata. Melainkan bahasa kasih sayang yang sederhana.

Oleh-oleh haji dan umrah di salah satu toko kawasan Pasar Baru Trade Center, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Jumat 29 Mei 2026 (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 09 Jun 2026, 10:38

Petisi Warga Empat Lereng Gunung untuk Gubernur Dedi Mulyadi

Kalau beliau mengajak masyarakat menjaga gunung dan lingkungan, maka kami juga mengajak beliau untuk konsisten terhadap apa yang sudah disampaikan

Perwakilan warga lerenng Gunung Ciremai, Gede Pangrango, Tampomas, dan Halimun saat membacakan petisi untuk Gubernur Jawa Barat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Wisata & Kuliner 09 Jun 2026, 10:32

Gunung Gede Pangrango, Antara Keindahan Alam dan Ancaman Eksploitasi Panas Bumi

Pesona Gunung Gede Pangrango berpadu dengan perdebatan antara kebutuhan listrik dan pelestarian alam.

Puncak Gunung Gede Pangrango. (Sumber: Wikimedia)
Linimasa 09 Jun 2026, 09:53

Jejak Becak, GPS Kota Bandung yang Terpinggirkan

Kisah tukang becak Bandung yang dulu jadi penunjuk jalan, kini bertahan di tengah gempuran transportasi modern.

Becak yang dulu sempat berjaya kini semakin terpinggirkan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 09 Jun 2026, 09:11

Potret Bandung Empat Dekade Silam di Koran Gala Lawas

Salah satu surat kabar yang pernah menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Jawa Barat adalah Harian Umum GALA.

Kin Sanubary memperlihatkan surat kabar GALA, salah satu harian yang terbit di Bandung 40 tahun silam. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 09 Jun 2026, 08:45

Mengetahui Pelaksanaan Tradisi Nyawen dan Makna Filosofisnya

Desa Bingkeng memiliki salah satu tradisi yang masih dilestarikan yaitu nyawen.

Mengetahui pelaksanaan Tradisi Nyawen. (Sumber: images.pexels.com | Foto: Kevin Yung)
Bandung 08 Jun 2026, 19:34

Menilik Eksistensi Dawa Rempah, Racikan Minuman Herbal Tradisional dengan Sentuhan Modern

Gaya hidup sehat turut menjadi tren kekinian yang santer digandrungi oleh masyarakat di masa kini. Salah satu caranya lewat menjaga kesehatan dan kebugaran.

Dawa Rempah (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 18:31

Hari Laut Sedunia, Masih Adakah Prospek Galangan Kapal di Jabar?

Masih sedikit industri galangan kapal di Jabar. Padahal provinsi ini memiliki sebelas pelabuhan yang bisa digunakan sebagai prasarana galangan kapal.

Ilustrasi Hari Laut Sedunia 2026, pemandangan Pantai Jayanti di Kecamatan Cidaun. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Muhammad Ikhsan)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 18:01

Polemik Penggusuran Perumahan Warga di Anyer Dalam akibat Pembangunan oleh KAI

Perumahan Warga di Anyer Dalam digusur untuk pembangunan yang dilakukan oleh oleh KAI merupakan kejadian yang terjadi 5 tahun yang lalu.

Foto Grafiti Bekas 2021 di Tembok Menyusuri di Jalan Serang menyusuri Jalan Anyer Dalam, 17 April 2026. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Hikmat Nur Hidayat)
Ayo Netizen 08 Jun 2026, 17:29

Polemik SPPG Sukabumi: Antara Harapan Gizi dan Alarm Nyata bagi Gen Z

Tercatat sudah tiga kali gelombang unjuk rasa terjadi di pertengahan tahun ini.

Dokumentasi demo SPPG Sukabumi
Beranda 08 Jun 2026, 17:04

Bandung Pernah Jadi Kiblat Musik Indie, Kini Para Musisi Berusaha Merebutnya Kembali

Bandung pernah menjadi salah satu pusat musik independen Indonesia. Melalui Bandung Music Indie, para musisi kini berupaya membangun kembali ruang bersama dan semangat kolektif yang mulai memudar.

Atmosfer hangat dan akrab mewarnai gelaran Bandung Music Indie saat musisi lintas generasi dan penikmat musik bertemu dalam satu ruang yang sama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)