Official Persib Logo
1933
1933

Ramadan di Masjid Salman ITB: IRAMA, Inklusivitas, dan Cerita dari Komunitas Tunanetra

Halwa Raudhatul
Ditulis oleh Halwa Raudhatul diterbitkan Sabtu 21 Feb 2026, 06:22 WIB
Kajian Inspirasi Ramadhan (IRAMA) dengan tema "Generasi Cinta Quran Membangun Masa Depan" di Masjid Salman ITB. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

Kajian Inspirasi Ramadhan (IRAMA) dengan tema "Generasi Cinta Quran Membangun Masa Depan" di Masjid Salman ITB. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

AYOBANDUNG.ID - Suasana di Masjid Salman ITB pada sore hari pertama shaum Ramadan 1447 H, Jumat (20/2/2026), dipadati jemaah dari anak muda hingga orang tua. Berbeda dengan sejumlah masjid lain yang masih menempatkan perempuan di saf belakang laki-laki, dalam kajian di Masjid Salman sekat pemisah antara ikhwan (laki-laki) dan akhwat (perempuan) ditata sejajar. Hal kecil, namun menghadirkan pesan kesetaraan dalam kesempatan menimba ilmu.

Di layar besar yang terpasang di sisi kiri dan kanan ruangan, tampak Ustaz Hadian Akbar, seorang hafidz Al-Quran tunanetra yang diakui secara internasional, menyampaikan kajian Inspirasi Ramadan (IRAMA) bertema “Generasi Cinta Quran Membangun Masa Depan”.

Komunitas tunanetra juga hadir, tidak hanya sebagai penyimak, tetapi turut berbagi pengalaman tentang proses menghafal Al-Quran di hadapan ratusan jemaah.

Kajian IRAMA diselenggarakan selama 20 hari pertama bulan Ramadan oleh Panitia Pelaksana Program Ramadan dan Idul Adha (P3RI). Para pembicara dipilih bergantian dari berbagai latar belakang. Topiknya pun tidak melulu seputar agama, melainkan merambah isu gizi, ekonomi, kesehatan mental, hingga kepemimpinan.

Yazid Syauqi Al Ayyubi (19), Ketua P3RI, menjelaskan bahwa pemilihan narasumber dan tema kajian dilatarbelakangi keresahan pascademonstrasi terkait tunjangan DPR pada Agustus 2025 lalu.

“Pemilihan tema dan narasumbernya tuh berangkat dari (demo) itu, keresahan tadi, yang akhirnya dipilih jadi berbagai topik yang nanti dibahas di Inspirasi Ramadan selama 20 hari,” ungkap Yazid.

Menurutnya, tujuan kajian ini adalah meningkatkan kesadaran pemuda dan masyarakat terhadap isu-isu terkini, tanpa membatasi diri pada persoalan keagamaan semata.

Ustaz Hadian Akbar membuka rangkaian IRAMA dengan menekankan pentingnya inklusivitas dalam komunitas Al-Quran bagi tunanetra. Proses menghafal Al-Quran menjadi fokus utama, termasuk perjalanan panjang dan tantangan yang harus dilalui. Keajaiban Al-Quran dipandang sebagai anugerah universal yang dapat diakses siapa saja tanpa kecuali.

Ahmad Abu Al Fatih (22), moderator kajian sore itu, memahami dinamika acara. Ia memandu diskusi dengan empati terhadap kondisi narasumber.

“Tantangannya jelas, karena kondisi fisik beliau yang berbeda dengan kebanyakan orang, jadi aku harus bisa memposisikan diri seandainya aku berada di posisi yang sama,” ujar Ahmad, yang akrab disapa Mamad.

Ahmad Abu Al Fatih. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ahmad Abu Al Fatih. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

IRAMA hari pertama terasa berbeda dari kajian pada umumnya berkat sentuhan inklusif yang dihadirkan. Komunitas tunanetra yang hadir sebagai peserta pun diberi ruang untuk berbagi pengalaman. Jemaah tidak hanya mendengarkan ceramah, tetapi juga menyaksikan kisah nyata tentang perjuangan menghafal Al-Quran dari berbagai perspektif.

Kegiatan Ramadan di Masjid Salman tidak hanya berfokus pada kajian sore. Beragam agenda lain turut digelar, seperti Ramadan Day Care yang menyediakan pengawasan bagi anak-anak jemaah saat tarawih, program berbagi dan buka puasa bersama, serta salat tarawih berjemaah. Tarawih dipimpin imam yang telah ditunjuk, menambah kekhusyukan malam pertama puasa.

Ahmad memaknai Ramadan sebagai bulan Al-Quran. Ia berharap kajian IRAMA mampu mendorong jemaah semakin dekat dengan kitab suci. Sosok hafidz tunanetra seperti Ustaz Hadian, menurutnya, menjadi sumber inspirasi bagi anak muda maupun orang tua yang ingin memperdalam hafalan Al-Quran.

“Namanya bulan Ramadan adalah bulannya Al-Quran. Jadi dengan harapan menampilkan ceramah dari beliau, bisa memaksimalkan Ramadan agar lebih dekat dengan Al-Quran,” jelas Mamad.

Kajian IRAMA hari pertama berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Sejumlah jemaah masih bertahan selepas acara untuk berbincang dan berfoto bersama narasumber, sementara sebagian lain bersiap menyambut waktu berbuka yang kian mendekat.

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

News Update

Beranda 25 Mei 2026, 10:17

Bandung Berpesta Semalaman untuk Persib, Petugas dan Warga Lokal Bersihkan Sampah Sejak Pagi Buta

Pas datang tadi mah kondisinya kacau, Kang. Pabalatak pisan. Plastik, botol minuman, bungkus makanan, bekas flare, pokokna loba pisan.

Handoyo bersama warga dan unsur kewilayahan ikut turun membersihkan sampah bekas konvoi di kawasan Pasupati, Senin 25 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 10:16

Persib, Bobotoh, dan Komunikasi Kota yang Membiru

Persib juara bukan sekadar prestasi, tetapi peristiwa komunikasi publik. Konvoi bobotoh menjadi bahasa kolektif yang membangun identitas, emosi, dan solidaritas kota.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 25 Mei 2026, 09:45

Support System yang Membentuk Ekosistem: Potret UMKM Bandung Hari Ini

Seperti inilah cara ekosistem UMKM di bawah binaan BRI menjalani arah bisnis yang sehat.

Kampung Kreatif Batik Difabel, bagian dari UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel (GHD), Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 09:07

Banyak Followers dan Following, api Nol Postingan: Fenomena Silent User di Instagram

Fenomena akun Instagram tanpa postingan (tren Zero Post) menunjukkan perubahan cara generasi muda memandang privasi, eksistensi, dan tekanan sosial di era media digital.

Ilustrasi profil Instagram dengan banyak followers dan following tetapi feed kosong tanpa postingan. (Sumber: Dok. Penulis)
Beranda 25 Mei 2026, 08:24

Cerita Warga Setelah Konvoi Persib Usai

Konvoi juara Persib menyisakan cerita berbeda bagi warga Bandung, dari petugas kebersihan, ojol, hingga pedagang kecil yang kebanjiran pembeli.

Hendi Suhendi bersama petugas kebersihan lainnya menyisir kawasan pusat Kota Bandung usai perayaan kemenangan Persib. Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Wisata & Kuliner 24 Mei 2026, 20:27

5 Oleh-Oleh Bandung Favorit yang Selalu Ramai Pembeli, Wajib Dibawa Pulang

Wisata ke Bandung belum lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh favorit seperti bolu bakar, abon gulung, dan dessert kekinian.

Bolu Bakar Tunggal, salah satu oleh-oleh legendaris Bandung.
Ayo Netizen 24 Mei 2026, 18:05

Meminjam Semangat Bobotoh Persib untuk Perubahan Indonesia

Perubahan besar sering kali dimulai dari akumulasi kecil seperti loyalitas, suportivitas, humanitas dan solidaritas dan semua itu bisa kita lihat dari antuasiasme Bobotoh Persib

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 24 Mei 2026, 16:03

Muslihat pada Buku ‘Sejarah Hari Jadi Tatar Sunda’

Penting saya melanjutkan tulisan terkait Hari Lahir Tatar Sunda.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan peserta memeriahkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu 16 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 24 Mei 2026, 13:07

Kaum Rebahan Menolak Punah: Kemalasan adalah Sumber Penderitaan Nyata

Menderita karena lelahnya belajar dan berproses itu cuma sementara. ketika kamu menguasai skill baru disitu kebanggaan.

Ilustrasi kaum rebahan. (Sumber: Pexels | Foto: bi8ie)
Mayantara 24 Mei 2026, 10:50

Deepfake, Anonimitas, dan Perubahan Wajah Ruang Publik Digital

Perubahan ini merupakan bagian dari karakter media baru atau new media.

Ilustrasi anonimitas. (Sumber: Pexels | Foto: Anete Lusina)
Ayo Netizen 24 Mei 2026, 09:41

Encib Bangkit Lagi Tahun 1980-an

Tahun 1986 adalah saat kebangkitan kembali Persib saat tampil sebagai juara Perserikatan tahun 1986'

Bobotoh Persib tahun 1985-an. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Princelg22)
Beranda 23 Mei 2026, 08:49

Persib di Ambang Juara, Pedagang Kecil Otista Bersiap "Lebaran"

Euforia Persib menuju juara membawa berkah bagi pedagang kecil di Otista. Penjual jersey dan bendera ikut panen rezeki dari ramainya warga menyambut pesta juara.

Deretan lapak penjual jersey dan bendera Persib di kawasanTegalega Kota Bandung, Jumat, 22 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 19:17

Senayan Bergema untuk Persib Sejak 1995 dan Kini 2026 

Kemenangan Persib Bandung selangkah lagi menuju juara Liga Super Indonesia 2026 membuat kenangan mendekat.

Sutiono Lamso dan Kekey Zakaria menjadi pahlawan kemenangan Persib pada partai final di Stadion Senayan, Jakarta. (Sumber: Tabloid Tribun Olahraga, 1995 | Foto: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 18:07

Gaya Hidup Demi 'Eksposur': Puncak Komedi Finansial dan Cara Waras biar Gak Tekor

Hemat pangkal kaya itu mutlak, tapi di zaman sekarang, hemat itu butuh mental baja!

Kini, media sosial menjadi panggung global, tempat siapa pun bisa menampilkan diri, membentuk citra, dan menarik perhatian. (Sumber: Pexels/RDNE Stock project)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 17:19

Lebaran Haji Tempo Dulu

Hari Raya Idul Adha pada tempo dulu lebih dikenal dengan nama Lebaran Haji.

Artikel pada salah satu koran yang terbit tahun 1936. (Sumber: Delpher.nl)
Beranda 22 Mei 2026, 15:02

Hutan di Papua Selatan yang Dincar untuk PSN Seluas 3,5 Juta Lapangan Sepakbola Standar FIFA

Film dokumenter Pesta Babi menyoroti 2,5 juta hektare hutan Papua yang masuk proyek pangan dan energi, setara 3,5 juta lapangan bola.

Tayangan di film Pesta Babi. (Sumber: Jubi TV)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 13:08

Urban Legend Rel Kereta Api: Bukan Setannya yang Budeg tapi Manusianya yang Bebal

Kadang manusia lebih setan dari setan itu sendiri. Satu tindakan impulsif atas pilihan pribadi sering kali justru mengkambinghitamkan mahluk di dunia lain.

Kereta Rel Listrik (KRL). (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: TyewongX)
Wisata & Kuliner 22 Mei 2026, 11:14

Jelajah Pesona Green Canyon Karawang, Sungai Jernih di Tengah Tebing Lumut Hijau

Green Canyon Karawang menawarkan sungai jernih, tebing lumut hijau, canyoning, dan suasana alam sejuk di kawasan Pangkalan.

Green Canyon Karawang. (Sumber: KCIC)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 09:41

Bandung: Kota Ramah Pejalan Kaki dan Disabilitas yang Masih Sebatas Slogan

Trotoar Bandung masih dipenuhi puing proyek, parkir liar, dan aktivitas lain yang mengurangi hak pejalan kaki serta aksesibilitas penyandang disabilitas.

Kondisi trotoar di Jalan Pungkur, Kota Bandung dipenuhi puing galian proyek utilitas, Kamis (21/5/2026) pagi. (Foto: Arif Budiman)
Komunitas 22 Mei 2026, 08:47

Cara Anti Leumpunk Club Susur Sudut Tersembunyi Kota Bandung Pakai GPS Sungut dan Modal Tawa

Menatap Bandung dari gang sempit bersama Anti Leumpunk Club. Modal tanya warga dan saling ledek, jalan kaki 8 km jadi ruang sehat yang penuh tawa.

Ayu dan Meiyama bersama rekannya di Anti Leumpunk Club di Lapangan Saparua, Kamis 21 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)