Ramadan di Masjid Salman ITB: IRAMA, Inklusivitas, dan Cerita dari Komunitas Tunanetra

3 menit baca
Halwa Raudhatul
Ditulis oleh Halwa Raudhatul diterbitkan
Kajian Inspirasi Ramadhan (IRAMA) dengan tema "Generasi Cinta Quran Membangun Masa Depan" di Masjid Salman ITB. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Kajian Inspirasi Ramadhan (IRAMA) dengan tema "Generasi Cinta Quran Membangun Masa Depan" di Masjid Salman ITB. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

AYOBANDUNG.ID - Suasana di Masjid Salman ITB pada sore hari pertama shaum Ramadan 1447 H, Jumat (20/2/2026), dipadati jemaah dari anak muda hingga orang tua. Berbeda dengan sejumlah masjid lain yang masih menempatkan perempuan di saf belakang laki-laki, dalam kajian di Masjid Salman sekat pemisah antara ikhwan (laki-laki) dan akhwat (perempuan) ditata sejajar. Hal kecil, namun menghadirkan pesan kesetaraan dalam kesempatan menimba ilmu.

Di layar besar yang terpasang di sisi kiri dan kanan ruangan, tampak Ustaz Hadian Akbar, seorang hafidz Al-Quran tunanetra yang diakui secara internasional, menyampaikan kajian Inspirasi Ramadan (IRAMA) bertema “Generasi Cinta Quran Membangun Masa Depan”.

Komunitas tunanetra juga hadir, tidak hanya sebagai penyimak, tetapi turut berbagi pengalaman tentang proses menghafal Al-Quran di hadapan ratusan jemaah.

Kajian IRAMA diselenggarakan selama 20 hari pertama bulan Ramadan oleh Panitia Pelaksana Program Ramadan dan Idul Adha (P3RI). Para pembicara dipilih bergantian dari berbagai latar belakang. Topiknya pun tidak melulu seputar agama, melainkan merambah isu gizi, ekonomi, kesehatan mental, hingga kepemimpinan.

Yazid Syauqi Al Ayyubi (19), Ketua P3RI, menjelaskan bahwa pemilihan narasumber dan tema kajian dilatarbelakangi keresahan pascademonstrasi terkait tunjangan DPR pada Agustus 2025 lalu.

“Pemilihan tema dan narasumbernya tuh berangkat dari (demo) itu, keresahan tadi, yang akhirnya dipilih jadi berbagai topik yang nanti dibahas di Inspirasi Ramadan selama 20 hari,” ungkap Yazid.

Menurutnya, tujuan kajian ini adalah meningkatkan kesadaran pemuda dan masyarakat terhadap isu-isu terkini, tanpa membatasi diri pada persoalan keagamaan semata.

Ustaz Hadian Akbar membuka rangkaian IRAMA dengan menekankan pentingnya inklusivitas dalam komunitas Al-Quran bagi tunanetra. Proses menghafal Al-Quran menjadi fokus utama, termasuk perjalanan panjang dan tantangan yang harus dilalui. Keajaiban Al-Quran dipandang sebagai anugerah universal yang dapat diakses siapa saja tanpa kecuali.

Ahmad Abu Al Fatih (22), moderator kajian sore itu, memahami dinamika acara. Ia memandu diskusi dengan empati terhadap kondisi narasumber.

“Tantangannya jelas, karena kondisi fisik beliau yang berbeda dengan kebanyakan orang, jadi aku harus bisa memposisikan diri seandainya aku berada di posisi yang sama,” ujar Ahmad, yang akrab disapa Mamad.

Ahmad Abu Al Fatih. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ahmad Abu Al Fatih. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

IRAMA hari pertama terasa berbeda dari kajian pada umumnya berkat sentuhan inklusif yang dihadirkan. Komunitas tunanetra yang hadir sebagai peserta pun diberi ruang untuk berbagi pengalaman. Jemaah tidak hanya mendengarkan ceramah, tetapi juga menyaksikan kisah nyata tentang perjuangan menghafal Al-Quran dari berbagai perspektif.

Kegiatan Ramadan di Masjid Salman tidak hanya berfokus pada kajian sore. Beragam agenda lain turut digelar, seperti Ramadan Day Care yang menyediakan pengawasan bagi anak-anak jemaah saat tarawih, program berbagi dan buka puasa bersama, serta salat tarawih berjemaah. Tarawih dipimpin imam yang telah ditunjuk, menambah kekhusyukan malam pertama puasa.

Ahmad memaknai Ramadan sebagai bulan Al-Quran. Ia berharap kajian IRAMA mampu mendorong jemaah semakin dekat dengan kitab suci. Sosok hafidz tunanetra seperti Ustaz Hadian, menurutnya, menjadi sumber inspirasi bagi anak muda maupun orang tua yang ingin memperdalam hafalan Al-Quran.

“Namanya bulan Ramadan adalah bulannya Al-Quran. Jadi dengan harapan menampilkan ceramah dari beliau, bisa memaksimalkan Ramadan agar lebih dekat dengan Al-Quran,” jelas Mamad.

Kajian IRAMA hari pertama berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Sejumlah jemaah masih bertahan selepas acara untuk berbincang dan berfoto bersama narasumber, sementara sebagian lain bersiap menyambut waktu berbuka yang kian mendekat.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

News Update

Ayo Netizen 10 Sep 2026, 20:26

Warisan Gunung Sunda Purba, dari Purwakarta, Subang, sampai Bandung Barat

Menjelajah warisan Gunung Sunda Purba melalui kemegahan Gunung Burangrang. Sisi Utara membentang di Purwakarta dan Subang, sementara sisi Selatan megah berdiri di Bandung Barat.

Keadaan ronabumi seperti inilah yang dilihat oleh masyarakat, bukan Gunung Sunda yang menjulang  tinggi. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 18:26

Transformasi Perpustakaan Meningkatkan Kunjungan Masyarakat

Setiap perpustakaan memang mengidentifikasi problematika yang sama, salah satunya berkaitan dengan kunjungan masyarakat yang minim.

Ilustrasi perpustakaan. (Sumber: Pexels | Foto: Tima Miroshnichenko)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 18:00

ASN Gen Z dan Tantangan Mengubah Kepastian Menjadi Kinerja

Artikel ini mengkaji persepsi ASN Gen Z terhadap kecocokan karier, kompetensi, dan kebutuhan pengembangan dalam birokrasi.

Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 17:01

Polemik Desil dalam Indikator Kesejahteraan Ekonomi

Apakah desil bisa dijadikan indikator dalam menentukan strata kesejahteraan masyarakat kini? Desil hanya sebuah istilah dalam algoritma statistik. Jangan memaksa manusia menjadi angka dalam database.

Bantuan pangan cadangan beras pemerintah alokasi Juni dan Juli wilayah Kota Bandung di Kantor Kelurahan Cihapit, Jalan Sabang, Kota Bandung, Jumat 18 Juli 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 16:37

Remy Sylado: Jejak Sang Maestro di Bandung

Jejak Remy Sylado di Bandung kembali ditelusuri melalui buku, arsip, dan kesaksian orang-orang terdekat yang menghidupkan kembali sosok maestro multidisipliner tersebut.

Silaturahmi menyambut terbitnya buku Remy Sylado dan Dua Brouwer yang dihadiri budayawan, pegiat seni, serta sahabat dekat Remy Sylado, di Perpustakaan Ajip Rosidi, Jalan Garut No. 2, Kota Bandung. (Sumber: Agus Wahyudi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 15:11

KDM, Jawa Barat, dan Temtasi 2029

KDM membutuhkan policy dashboard, bukan sekadar social-media dashboard.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sebuah acara. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 10 Sep 2026, 10:57

Kampung Sate, Ketika Bambu Bisa Diubah Menjadi Rupiah Oleh Warga Satu Kampung

Kampung Randukurung Kutawaringin dikenal sebagai sentra tusuk sate. Warga mengolah bambu secara tradisional menjadi sumber penghasilan.

Di Kampung Randukurung, bambu gombong diolah menjadi ribuan tusuk sate dengan tangan dan peralatan tradisional. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 10:44

Stok Masker mulai Langka dan Harganya Melambung Kembali

Permintaan pasar yang tinggi seringkali membuat harga pun ikut naik begitu juga dengan kondisi yang terjadi pada masker.

Maskter kesehatan. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 08:58

Strategi Kuliah Luar Negeri Tembus Ivy League dan Program Pre-College

Sejak didirikan pada tahun 2003, Euro Management Indonesia mengembangkan pola pendampingan studi ke luar negeri secara terpadu dan terintegrasi.

Suasana belajar di Euro Management Indonesia, Menteng Jakarta. (Foto: Humas Euro MI)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 21:13

Rekam Jejak Euro Management Indonesia Siapkan SDM Indonesia Go Global

Program Academic Writing diarahkan untuk memperkuat kemampuan pegawai dalam menyusun tulisan akademik secara sistematis dan sesuai dengan standar internasional.

Keberangkatan siswa Euro Management Indonesia kuliah di  Jerman (Foto: Humas Euro Manajemen Indonesia)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 19:25

Art Zine SMPN 1 Kasokandel

Setiap karya harus diapresiasi karena kita percaya bahwa setiap anak memiliki kodratnya yang unik

 (Foto: Penulis)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 13:27

Sekolah, Gerbang Perlindungan Anak di Ruang Digital

Perlindungan anak di ruang digital tidak cukup berhenti pada literasi digital. Sekolah harus memiliki kapasitas dan mekanisme nyata untuk mendeteksi, merespons, dan merujuk.

Ancaman terhadap anak di ruang digital terus berkembang. Karena itu, sekolah harus memiliki sistem untuk mendeteksi, merespons, dan menangani risiko keamanan digital. (Sumber: unsplash.com | Foto: Javas rabni)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 11:00

Siapa yang ‘Membunuh’ Radio Bandung?

Angkasa Bandung makin tiiseun. Perlahan, satu demi satu, stasiun radio mulai pamit dari udara Bandung.

Taman Radio mengukuhkan Bandung sebagai Kota Radio. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Rahmat Herman Simabur)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 08:22

Belajar dari Viralitas Produk: Memotret Pentingnya Pelayanan bagi Konsumen

Terdapat beberapa peristiwa yang mengusik perhatian masyarakat, viralnya antara konsumen dan produk tertentu, maraknya kejadian viral ini mesti jadi perhatian bersama.

Pedagang melayani pembeli yang mencari buku pelajaran di Pasar Buku Palasari, Jalan Palasari, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 20:59

Eksplorasi Bandrek: Simbol Kehangatan dan Diplomasi Rempah Tatar Sunda

Dalam khazanah kuliner Nusantara, bandrek bukan sekadar minuman penghangat raga, melainkan manifestasi filosofis dari nilai kanyaah.

Bandrek, minuman penghangat tubuh khas Tatar Sunda yang cocok diseruput di tengah sejuknya dataran tinggi Priangan. (Sumber: IG: daoendjati.smg)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 17:52

Hari Aksara Internasional dan Darurat Membaca Indonesia

Hari Aksara Internasional seyogianya bukan hanya sekadar slogan tentang huruf tapi juga manusia.

Ilustrasi huruf. (Sumber: Pexels/Brett Jordan)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 13:11

Jangan Bangun Teras Cihampelas untuk Instagram

Yang perlu dibangun pemerintah di Cihampelas bukan latar belakang foto, melainkan alasan-alasan bagi orang-orang untuk datang, tinggal, dan kembali.

Teras Cihampelas (Sumber: ayobandung.com | Foto: Dok. Pemkot Bandung via ayobandung.com)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 11:25

Abu Vulkanik, Polusi Udara dan Potensi Bandung sebagai Produsen Full Face Respirator

Perlu mitigasi agar tidak terjebak dalam situasi buruk terkait kesehatan mata dan organ

Ilustrasi APD antidebu sekaligus masker dalam satu kesatuan sistem yang disebut Full Face Respirator. (Sumber: dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 08 Sep 2026, 10:55

Abu Vulkanik, Masker, dan MBG

Bila masker mengajarkan kewaspadaan. Sekolah belajar arti pentingnya adaptasi. MBG menegaskan pemenuhan gizi anak harus tetap berjalan dan abu vulkanik mengingatkan kita segala kebijakan yang baik

Sejumlah siswa mengenakan masker saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 132 Cihaurgeulis, Jalan Surapati, Kota Bandung, Senin 7 September 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 07 Sep 2026, 18:21

Markas Divisi Siliwangi di Purwakarta

Menelusuri jejak perjuangan militer di Purwakarta melalui sejarah Markas Divisi Siliwangi. Temukan kisah heroik, arsitektur bersejarah, dan peran pentingnya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Komandan Divisi Siliwangi Abdul Haris Nasution dalam parade TNI di Purwakarta, 17 Januari 1947. (Sumber: Perpustakaan Nasional)