resensi buku
Menjelajah Gastronomi Pasundan dalam Mustikarasa: Kesegaran Alami di Lanskap Kuliner Nusantara
Pada tahun 1967, atas arahan Presiden Soekarno, terbitlah sebuah karya monumental bertajuk Mustikarasa.
Gastronomi Ikan Bumi Parahiyangan: Tinjauan 33 Resep Klasik dari Buku 'Mina Rasa' (1977)
Buku berjudul Mina Rasa, Kumpulan Masakan Ikan dari Sabang sampai Merauke merupakan sebuah artefak literasi gizi yang memiliki signifikansi strategis dalam dokumentasi kekayaan protein hewani nasional
Soedirman dalam Tulisan Tempo
Review buku Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir karya Tempo.
Saya, Lapar, dan Knut Hamsun
Entah ini memang takdir, atau kesengajaan yang konyol. Saya membaca Lapar (Sult/Hunger) karangan Knut Hamsun dalam keadaan lapar, benar-benar lapar.
Menakar Geliat Inovasi di Lereng Subang: Tinjauan Kritis atas Transformasi Ekonomi Berbasis Kopi
Dalam konstelasi perdagangan global, kopi bukan sekadar komoditas penyegar, melainkan instrumen strategis yang menentukan posisi tawar sebuah negara.
Wisata Rasa di Bumi Pasundan: Strategi Mengangkat Kuliner Lokal ke Panggung Gastronomi Dunia
Buku Wisata Rasa di Bumi Pasundan (2025), sebuah karya kolaboratif dari Kementerian Pariwisata.
Ngabuburit Membaca Buku 'Ramadhan di Priangan'
Buku–buku sejarah Bandung karya sang kuncen Bandung bapak Haryoto Kunto.
Distraksi Massal: Alasan Mengapa Kita Sengaja Dibuat Sibuk dengan Skandal
Melalui analogi novel Tere Liye, artikel ini mengajak pembaca untuk berhenti terjebak dalam debat kusir dan kembali fokus pada navigasi diri di ambang bulan Ramadan.
‘Dilan ITB 1997’: Kisah Cinta Anak ITB-Unpad
Padahal, ketahuilah, di masa itu mahasiswa ITB dan mahasiswa Unpad suka saling lempar lelucon untuk saling ledek-ledekan.
Dilan 1997: Kisah tentang Kuba, ITB-Unpad, Cika-Lia, dan Reformasi
Kisah Dilan: ITB 1997 bermula saat tokoh kita, Dilan, pulang dari Kuba setelah menempuh Program Mahasiswa Tamu (Estuduante Visituante) tugas dari kampusnya, ITB.
Belajar dari Buku 'Broken Strings': Berhenti Berharap Dia Berubah
Jangan biarkan 'dawai' hidupmu putus karena terlalu berharap dia berubah.
Berhenti Jadi People Pleaser, Yuk Belajar Sayang sama Diri Sendiri!
Jika Anda hidup untuk menyenangkan orang lain, semua orang akan mencintai Anda, kecuali diri Anda sendiri. (Paulo Coelho)
Benarkah Novel 'Teruslah Bodoh Jangan Pintar' adalah Gambaran Pertambangan Indonesia di Masa Depan?
Kita diminta untuk belajar realitas dan lebih peduli dengan kondisi alam sekitar juga isu pelik yang dialami oleh masyarakat Indonesia dibagian pulau lain.
Panduan Sederhana Menjadi Seorang Penulis
Menulis bukanlah hal yang sulit bila kita tahu trik atau kiat-kiatnya.
Mimpi-Mimpi Tak Terjamah dari Buku 'Orang Miskin Dilarang Sekolah'
Melalui novel ini kita belajar bahwa pendidikan bukan hak istimewa tapi hak setiap anak bangsa.
Simbol Perlawanan, Kebebasan, serta Kritik Sosial dari Buku Perempuan di Titik NOL
Perempuan di Titik Nol adalah karya Nawal El-Sadawi seorang dokter dari negara Mesir.
Bandung di Persimpangan Kiri Jalan: Dari Ingatan ke Gerakan
Sebuah resensi dari diskusi buku "Bandung Di Persimpangan Kiri Jalan" karya Hafidz Azhar, yang penulis temukan di Pasar Minggu edisi 14 Jl. Garut No. 2 Bandung.
Membaca Sisi Lain Kota Bandung, di Balik Novel Bandung Menjelang Pagi
Bandung yang selama ini kita anggap sebagai kota romantis dan banyak diagung-agungkan ternyata punya sisi gelapnya sendiri.
Membaca Ulang Perilaku Agresif Anak
Kekerasan anak saat ini kian mudah ditemukan, contoh pada videonya yang berpindah-pindah dari satu WAG ke lainnya.
Menyalakan Lilin Ekonomi Pancasila dari Usaha Kecil
Usaha kecil menengah kian vital di negeri ini, terutama dengan efek gaung Koperasi Merah Putih. Apakah sesuai dengan literasi yang ada?