Gastronomi Ikan Bumi Parahiyangan: Tinjauan 33 Resep Klasik dari Buku 'Mina Rasa' (1977)

7 menit baca
Badiatul Muchlisin Asti
Ditulis oleh Badiatul Muchlisin Asti diterbitkan
Buku "Mina Rasa". (Sumber: Istimewa)
Buku "Mina Rasa". (Sumber: Istimewa)

Buku berjudul Mina Rasa, Kumpulan Masakan Ikan dari Sabang sampai Merauke merupakan sebuah artefak literasi gizi yang memiliki signifikansi strategis dalam dokumentasi kekayaan protein hewani nasional. Diterbitkan pertama kali pada tahun 1977 oleh CV. Yasaguna, karya ini bukan sekadar kumpulan resep olahan, melainkan manifestasi dari upaya terstruktur untuk mempopulerkan konsumsi ikan di seluruh pelosok Nusantara. Disusun oleh Ibu-ibu PERISKATANI (Persatuan Isteri Karyawan Departemen Pertanian), buku ini lahir sebagai respons terhadap kebutuhan diversifikasi pangan nasional pada era Orde Baru.

Menariknya, dalam kata pengantarnya, ditegaskan bahwa dokumentasi ini ditujukan sebagai materi edukasi bagi siswa di tingkat sekolah dasar, menengah, hingga pendidikan yang lebih tinggi, guna menanamkan kesadaran gizi sejak dini.

Keterlibatan keluarga besar Departemen Pertanian memberikan otoritas ilmiah pada akurasi penggunaan bahan-bahan lokal dalam setiap resep. Dari sudut pandang kualifikasi, latar belakang penyusun memungkinkan tersedianya data sumber daya hayati secara presisi. Hal ini menempatkan Mina Rasa sebagai rujukan otoritatif bagi peneliti sejarah kuliner.

Tulisan ini memfokuskan pembahasan pada masakan berbahan dasar ikan khas Jawa Barat—atau Bumi Parahyangan—yang terdapat dalam buku ini. Pendekatan ini dilakukan untuk memperlihatkan betapa pentingnya peran ekosistem air tawar dalam membentuk peradaban rasa masyarakat Sunda yang sangat bergantung pada hasil perairan darat.

Tipologi Ikan: Kekayaan Air Tawar dan Payau di Jawa Barat

Masyarakat Bumi Parahyangan secara historis memiliki keterikatan organik dengan ikan air tawar ("ikan darat") serta hasil perairan payau. Kondisi geografis wilayah yang kaya akan sungai dan kolam pemeliharaan (empang) menjadikan ikan sebagai pilar utama dalam asupan protein harian masyarakat Sunda. Berdasarkan catatan pada bagian "Ikan mana yang Anda pilih?", terdapat lima profil karakteristik ikan yang mendominasi 33 resep khas Jawa Barat.

Varietas pertama yang paling ramah di lidah masyarakat adalah Ikan Mas (Karper/Lauk Mas). Ikan ini dikenal memiliki tekstur daging yang lembut dengan keberagaman variasi warna, mulai dari kuning, merah (jenis Si Nyonya yang bermata sipit), hingga biru atau hijau. Salah satu varietas yang paling menonjol secara estetika adalah Kumpai, yang memiliki ciri khas berupa ekor yang panjang.

Di tingkat teratas, Gurami menempati hierarki tertinggi sebagai ikan kolam yang eksklusif. Dagingnya yang padat, gurih, serta bebas dari duri halus menjadikan gurami pilihan favorit utama untuk jamuan formal. Selain gurami, terdapat pula Tambakan (Biawan), yaitu ikan gepeng berbibir tebal yang kelezatannya kerap disandingkan dengan gurami. Secara historis, tambakan memiliki nilai ekonomi penting dan dikenal sebagai "Ikan Samarinda" karena pernah diproduksi secara besar-besaran di Kalimantan Timur serta diekspor melalui Pelabuhan Samarinda.

Sementara itu, Ikan Bandeng hadir sebagai representasi utama dari perairan payau (tambak). Ikan ini menawarkan cita rasa yang sangat gurih dan daging yang padat, meskipun penikmatnya harus berhadapan dengan struktur duri halusnya yang cukup banyak.

Terakhir, Ikan Gabus (Snakehead) memiliki karakteristik fisik unik dengan kepala dan sisik menyerupai ular. Karena bentuk tubuhnya yang memanjang, daging ikan gabus cenderung tidak terlalu tebal maupun padat, sehingga dalam tradisi kuliner lokal, ikan ini kerap diolah melalui teknik pengasinan atau pengeringan.

Karakteristik spesifik ini—terutama kadar air dan kelembutan daging—menentukan logika teknik memasak yang digunakan dalam tradisi Pasundan, mulai dari teknik perlindungan daging hingga ekstraksi duri.

Inventarisasi 33 Olahan Ikan Parahiyangan: Dari Pepes hingga Pindang

Khazanah kuliner Jawa Barat dalam Mina Rasa didominasi oleh penggunaan bumbu aromatik segar, santan untuk dimensi rasa gurih, serta keseimbangan rasa asam-pedas. Berikut adalah inventarisasi 33 menu dari bagian (sub bab) "Pepes dan Pindang Parahiyangan" di buku Mina Rasa:

No

Nama Masakan

Bahan Ikan Utama

Elemen Bumbu Kunci

1

Bulet Ikan

Ikan Tambakan

Santan kental, pala, bihun, kecap

2

Pindang Gombyang

Ikan Teri Nasi

Santan, jahe, kunyit, tomat

3

Pepes Ikan

Gurami / Mas

Kunyit, daun salam, sereh, cuka

4

Ikan Saos Tomat

Gurami / Kakap

Saos tomat, jahe, tepung tapioka

5

Salem

Bandeng / Gurami

Mosterd, saos tomat, cengkeh, pala

6

Acar Ikan

Gurami / Kakap

Kunyit, jahe, kemiri, cuka

7

Pelas Udang

Udang Segar

Kelapa muda, kencur, kunci, daun bawang

8

Pindang Goreng

Gurami / Ikan Darat

Kecap manis, air asem, gula merah

9

Sop Ikan Tambakan

Ikan Tambakan

Merica, pala, jahe, tomat/asam jawa

10

Pindang Ikan Mas

Ikan Mas

Asam jawa, ketumbar, sereh, daun salam

11

Dendeng Ikan Mujahir

Ikan Mujair

Lengkuas, ketumbar, asam jawa

12

Acar Bening Ikan Mas

Ikan Mas

Kunyit, jahe, cabe, cuka

13

Otak-otak

Bandeng/Mas/Gurami

Santan kental, kencur, kunyit, terasi

14

Bandeng Masak Ball

Ikan Bandeng

Terasi, kecap manis, jahe, asam

15

Ikan Gabus Masak Picung

Ikan Gabus Basah

Picung (keluak muda), asam muda

16

Sate Bandeng

Ikan Bandeng

Santan kental (areh), ketumbar, jinten

17

Kubis Udang

Udang Kering

Daun kubis, cherry (anggur), kecap

18

Gimbal Udang

Udang

Santan kental, tepung terigu, prei

19

Abon Gabus

Ikan Gabus Asin

Air asam jawa, daun salam, cabe merah

20

Sambel Ikan Kering

Ikan Mas

Santan, tomat, lengkuas, laja salam

21

Ikan Rendang

Ikan Bandeng

Kemiri, kunyit, jahe, lengkuas

22

Pais Ikan Bumbu Rujak

Nilem/Tawes/Beunteur

Gula kawung (aren), kunci, sereh

23

Acar Putih

Kakap / Gurami

Cuka bibit, jahe, cabe hijau

24

Sardencis Ikan Bandeng

Ikan Bandeng

Tomat, mentega, sendawa (3 sdt)

25

Cobek Ikan

Ikan Mas

Jahe, cabe merah, asam, gula jawa

26

Ikan Cuka

Kembung / Tongkol

Cuka, jahe, cabe hijau

27

Keri Ikan

Gurami / Mas

Terasi, air asam (jeruk), sereh

28

Ikan Asam Manis

Gurami/Mas/Nila

Saos tomat, wortel, cuka, aci

29

Ikan Goreng Kuah

Gurami / Kakap

Kecap, jahe, sagu (aci)

30

Data Ikan Bumbu Kelapa

Ikan Gurami

Daun talas, kelapa goreng, rebus 5 jam

31

Mangut Ikan

Gurami / Mas

Santan, kencur, terasi, kemiri

32

Baso Ikan

Tengiri/Gurami/Gabus

Tepung kanji, merica, seledri

33

Pindang Bandeng Kecap

Ikan Bandeng

Kecap manis, kunyit, asam, laos

Daftar ini mencerminkan penggunaan bahan yang unik pada zamannya, seperti cherry anggur pada Kubis Udang yang memberikan sentuhan eksotis, serta penggunaan sendawa pada Sardencis sebagai agen pelunak tulang dan pengawet—sebuah detail sejarah teknologi pangan yang sangat menarik.

Representasi Cita Rasa Pasundan: Analisis Teknik dan Profil Rasa

Pemilihan menu tertentu dalam Mina Rasa menonjolkan identitas kuliner Jawa Barat yang mengedepankan kearifan lokal dalam menangani bahan yang menantang.

Pertama; Ikan Gabus Masak Picung. Menu ini menggunakan picung (keluak muda) yang memberikan rasa asam segar dan aroma khas yang sangat spesifik Jawa Barat. Penggunaan picung lumer yang diseduh air menjadi kunci transformasi rasa pada ikan gabus.

Kedua; Sate Bandeng. Sebuah mahakarya teknik kuliner. Daging ikan diekstraksi dengan cara dipukul-pukul secara presisi menggunakan muntu kayu agar daging terlepas dari kulit tanpa merusaknya. Tulang kemudian dipatahkan pada bagian ekor dan ditarik keluar melalui mulut. Daging yang telah dibumbui dan dicampur areh (santan kental) dimasukkan kembali ke dalam kulit ikan sebelum dibakar.

Ketiga; Cobek Ikan. Menonjolkan kesegaran bumbu mentah. Ikan dipanggang di atas api arang, sementara bumbu seperti jahe dan cabe diulek kasar dan disiram air panas, menciptakan kontras antara aroma asap dan kesegaran rempah.

Keempat; Pais Ikan (Pepes). Selain menggunakan daun pisang berlapis tiga, teknik klasik yang dicatat adalah "panggang di atas genting". Penggunaan genting bertujuan agar ikan tidak bersentuhan langsung dengan api, sehingga menghasilkan panas yang merata dan tekstur pepes yang kering sempurna tanpa risiko gosong.

Teknik-teknik ini juga mencakup aspek keamanan pangan, seperti pada resep Data Ikan Bumbu Kelapa yang mewajibkan perebusan selama 5 jam dengan daun talas untuk memastikan hilangnya rasa gatal yang berasal dari kalsium oksalat pada daun tersebut.

Warisan Ibu-Ibu PERISKATANI untuk Masa Depan Kuliner

Dokumentasi 33 resep masakan ikan khas Jawa Barat yang terdapat dalam buku Mina Rasa (1977) adalah warisan tak ternilai yang melampaui fungsinya sebagai buku masak. Ia adalah dokumen sejarah ketahanan pangan yang membuktikan bahwa sejak dekade 70-an, Indonesia telah memiliki cetak biru pengolahan protein lokal yang sangat maju.

Dalam konteks Jawa Barat, relevansi buku ini tetap terjaga hingga kini sebagai referensi autentik dalam pelestarian jati diri kuliner Bumi Parahiyangan. Melalui dedikasi Ibu-ibu PERISKATANI, kita diingatkan bahwa menghargai Mina Rasa (Rasa Ikan) adalah upaya menghargai kedaulatan rasa Nusantara. Dokumentasi ini harus terus dijaga sebagai pengingat bahwa identitas bangsa juga tumbuh dari piring-piring yang menyajikan kekayaan air kita sendiri. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Badiatul Muchlisin Asti
Penulis dan jurnalis warga. Peminat kajian sejarah lokal dan kuliner Indonesia. Buku terbarunya "Grobogan Untold Story: Tokoh, Tradisi, dan Kuliner" (2025).

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 28 Jul 2026, 20:11

Memahami Komunikasi Iklan Masa Kini, Apa Itu Global “Off The Wall” Campaign Launch?

Memahami campaign “Off The Wall Authentic” melalui website resmi, Instagram, dan media online untuk memperkuat identitas street culture serta menjangkau audiens global.

Memahami campaign “Off The Wall Authentic” melalui website resmi, Instagram, dan media online untuk memperkuat identitas street culture serta menjangkau audiens global. (Sumber: Vans)
Ayo Netizen 28 Jul 2026, 19:11

Masih Adakah Gerakan Nasional Revolusi Mental?

Wajah hukum Indonesia yang terbalik. Sesama rakyat main hakim sendiri. Sedangkan untuk maling uang rakyat disebut pahlawan yang disebut dikriminalisasi.

Ilustrasi bendera Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Daris Ardiansyah)
Ayo Netizen 28 Jul 2026, 18:23

Potret Indonesia pada Awal Orde Baru dalam Kompas Edisi Akhir Juli 1970

Terbitan yang kini telah berusia 56 tahun itu menjadi potret Indonesia pada awal pemerintahan Orde Baru.

Harian Kompas edisi 30 Juli 1970 memuat beragam peristiwa penting yang menggambarkan dinamika politik, ekonomi, dan kehidupan masyarakat Indonesia pada masa awal Orde Baru. (Sumber: Kompas edisi 30 Juli 1970 | Foto: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 28 Jul 2026, 17:25

Cimenyan Masuk Kota Bandung: Perluasan Wilayah atau Perluasan Tanggung Jawab?

Perubahan batas wilayah tidak boleh mengubah Cimenyan dari kawasan penyangga menjadi kawasan permukiman.

Bandung dari satu sudut Cimenyan beberapa tahun lalu. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 28 Jul 2026, 17:00

Gastronomi Ikan Bumi Parahiyangan: Tinjauan 33 Resep Klasik dari Buku 'Mina Rasa' (1977)

Buku berjudul Mina Rasa, Kumpulan Masakan Ikan dari Sabang sampai Merauke merupakan sebuah artefak literasi gizi yang memiliki signifikansi strategis dalam dokumentasi kekayaan protein hewani nasional

Buku "Mina Rasa". (Sumber: Istimewa)
Wisata & Kuliner 28 Jul 2026, 15:41

5 Kuliner Legendaris Cirebon Pilihan yang Wajib Dicoba saat Liburan

Jelajahi wisata kuliner Cirebon lewat lima tempat makan legendaris, mulai nasi jamblang, empal gentong, hingga mie get yang viral.

Empal Gentong H. Apud Cirebon.
Ayo Netizen 28 Jul 2026, 15:09

Masa Depan Penerbangan Jawa Barat antara Integrasi atau Fragmentasi

Kompetisi antarbandara dalam satu wilayah sering kali berujung pada underutilization.

Petugas Avsec melakukan patroli di pintu keberangkatan domestik Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ikon 28 Jul 2026, 14:54

Jelajah Bandung, Masjid Berbentuk Lumbung Padi di Soreang

Berbeda dari masjid pada umumnya, Masjid Salman Rasidi mengusung desain leuit Sunda serta sistem pencahayaan dan sirkulasi udara yang hemat energi.

Masjid Salman Rasidi Soreang. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 28 Jul 2026, 14:49

Menjelajah Pasar Ceplak, Pelopor Culinary Night di Kota Dodol

Berburu kuliner malam di Garut? Pasar Ceplak menghadirkan puluhan pilihan makanan tradisional yang telah menjadi favorit warga sejak puluhan tahun lalu.

Suasana Pasar Ceplak Culinary Night di Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 28 Jul 2026, 11:44

Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Komunikasi Digital Multi-Platform

Memperkenalkan konsep Smart and Green Building melalui media online, website, dan media sosial.

Ilustrasi gedung ramah lingkungan. (Sumber: Pexels | Foto: FOX ^.ᆽ.^= ∫)
Ayo Netizen 28 Jul 2026, 08:08

Memahami Kontradiksi Wilayah Kerajaan Melayu dalam Konteks Ekspedisi Pamalayu (1275-1286 M)

Pada masa ekspansi bangsa Mongol, Raja Kertanegara melakukan perluasan wilayah menuju Sumatera.

Prasasti Amoghapasa yang diberikan oleh Kertanegara kepada Kerajaan Pamalayu. (Sumber: Museum Nasional Indonesia)
Wisata & Kuliner 27 Jul 2026, 21:00

Selat Solo, Steak Jawa yang Lahir dari Pertemuan Dua Tradisi Kuliner

Selat Solo merupakan perpaduan steak, salad, dan sup dengan kuah manis khas Jawa. Pelajari sejarah, keunikan, dan filosofi kuliner legendaris ini.

Selat Solo. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 27 Jul 2026, 20:40

Memahami Strategi Komunikasi dalam Membangun Citra Merek Melaui Figur Publik di Era Digital

Analisis ini membahas pemanfaatan figur publik dan komunikasi lintas platform dalam membangun citra merek yang konsisten melalui media online sebagai bagian dari strategi komunikasi di era digital.

Rose BlackPink sebagai figur publik dalam membangun citra merek yang konsisten melalui media sosial sebagai bagian dari strategi komunikasi di era digital. (Sumber: PUMA)
Ayo Netizen 27 Jul 2026, 18:31

Dulu Debu Pasir Kini Kapur

Memori saat Bandung Raya diserbu debu Gunung Galunggung tasikmalaya tahun 1980-an, kini daerah Cipatat diserang debu tambang kapur

Debu halus dari aktivitas pengolahan batu gamping menempel di telapak tangan warga setempat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 27 Jul 2026, 17:05

KDM Perlu Langkah Cepat Atasi Bencana Kekeringan di Jawa Barat

Masyarakat berharap agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ( KDM ) segera mengatasi bencana kekeringan yang kian meluas di daerahnya

Ilustrasi mengatasi bencana kekeringan dengan teknologi tepat guna (Sumber: Gemini | Foto: gambar: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 27 Jul 2026, 16:37

Romantisme Mendengarkan Sandiwara Radio Saur Sepuh di Radio Bandung Era 1990-an

Popularitas Saur Sepuh kemudian melahirkan berbagai adaptasi ke layar lebar dan layar kaca, sehingga kisah legendaris tersebut dapat dinikmati generasi berikutnya.

Sandiwara Radio Saur Sepuh, salah satu program radio paling legendaris pada era 1990-an. (Sumber: Tabloid Monitor, edisi 4 Juni 1987)
Ayo Netizen 27 Jul 2026, 15:52

Merentas Kesenjangan Mutu Pendidikan

Keberadaan SNT, setidaknya bisa menjadi solusi sekaligus penyegaran bagi sekolah-sekolah yang sudah ada.

Pelajar sekolah di Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: KyoRa Kee)
Ayo Netizen 27 Jul 2026, 15:13

Konstruksi Sosial dalam Pernikahan: Antara Kebutuhan dan Keinginan

Pernikahan muda sebagai solusi yang justru banyak mengakibatkan perceraian, kekerasan, dan penderitaan.

Ilustrasi Pernikahan (Sumber: pexels | Foto: Aydin Photografi)
Ayo Netizen 27 Jul 2026, 13:57

Dari Viral Menjadi Pembelajaran: Memahami Fungsi Pelican Crossing

Di balik kasus viral pelican crossing di Bundaran HI Jakarta, tersimpan pelajaran penting tentang hak pejalan kaki, keselamatan jalan, dan tanggung jawab pengendara dalam ruang publik.

Tangkapan layar video satpam menegur pengemudi mobil Toyota Alphard yang diduga menerobos pelican crossing di kawasan Halte Transjakarta Bundaran HI, (23/7/2026). (Sumber: Instagram/@infojktku)
Wisata & Kuliner 27 Jul 2026, 13:06

Panduan Tamasya ke Lembah Harau, Yosemite-nya Indonesia di Sumatra Barat

Lembah Harau dikenal sebagai Yosemite Indonesia berkat tebing setinggi 300 meter dan panorama alamnya. Ketahui daya tarik, rute, dan fasilitas wisata di sini.

Lembah Harau. (Sumber: Shutterstock)