RT/RW di Bandung Tidak Perlu Jadi Densus 88 Kecil-kecilan
Teror adalah peristiwa langka. Pergantian penghuni kontrakan adalah peristiwa sehari-hari.
Amit-Amit, Jangan sampai Keranda Jadi Alat Ukur Tata Kota
Keranda seharusnya hanya mengantar manusia ke tempat peristirahatan terakhir. Ia jangan sampai berubah menjadi alat ukur apakah sebuah kota bekerja dengan baik atau tidak.
KDM Mengingatkan Pers, tetapi Siapa yang Mengingatkan KDM?
KDM tidak perlu takut kepada wartawan yang kritis. Justru seorang gubernur memerlukan wartawan yang mampu menjadi semacam cermin yang tidak bisa diedit.
Jalan yang Benar di 'Google Maps' Belum Tentu Benar bagi Kendaraan Kita
Google Maps tidak berada di balik kemudi. Ia tidak tahu secara langsung apakah kendaraan tertentu membawa muatan berlebih atau apakah mesin kendaraan sedang prima.
Api Biru Papandayan: Ketika Foto Indah Justru Bisa Menyimpan Bahaya
Foto yang baik tidak harus menjadi bukti bahwa fotografer berhasil mengalahkan jarak.
Becak Listrik Bandung dan Penyakit Lama Kebijakan Publik
Becak listrik adalah alat produksi. Ia menghasilkan uang hanya ketika bergerak dan membawa penumpang. Kalau baterai habis, ada risiko pendapatan hilang.
KDM Muncul di 'Financial Times' dan Sinyal Radar Kekuasaan Global
Ketika Financial Times mengangkat KDM dalam salah satu reportasenya, yang terjadi bukan sekadar peliputan, melainkan juga sinyal ihwal adanya potensi perubahan lanskap politik.
Ada Warga yang Mungkin Hilang dari Radar Data Pemerintah Kota Bandung
Kehidupan bergerak cepat, sementara pemutakhiran data bergerak lambat. Maka, muncullah apa yang diistilahkan sebagai invisible citizens.
Jika Benzema Datang, Persib Sebenarnya Membeli Apa?
Status bebas transfer Benzema saat ini membuat sebuah pintu terbuka untuk Persib.
Ketika Fikom Harus Mengajarkan Cara Berkomunikasi dengan Mesin
Sekarang mulai terbentuk pola baru komunikasi, yakni manusia berbicara kepada mesin, mesin menghasilkan pesan, mesin memilih pesan, lalu manusia menerima dan menafsirkannya.
Bukan Macan yang Salah Cari Alamat, tapi Kita yang Mengubah Alamat Mereka
Macan yang masuk kampung atau kera yang turun ke permukiman bukan sekadar kisah tentang satwa yang “nakal”.
Rp7.000 dan Masa Depan Supir dan Angkot Bandung
Angkot berseliweran, penumpang naik-turun, uang masuk. Sopir mengejar setoran. Calon penumpang dicari. Angkot ngetem ketika dianggap perlu.
Kenapa Gaji ASN Jadi Rebutan Bank?
Payroll sesungguhnya buka cuma rekening gaji. Dana yang masuk secara rutin saban bulan menciptakan aktivitas lanjutan.
Jangan Sampai Pilkades di Jabar Menjadi Kotak Hitam Digital
Sistem pemilu yang baik bukan hanya harus mampu menghasilkan angka, tetapi juga harus memungkinkan pihak yang berwenang memeriksa bagaimana angka tersebut dihasilkan.
Manusia Gerobak, Manusia Statistik, Manusia Bandung
Istilah manusia gerobak mungkin terdengar seperti deskripsi visual. Padahal, ia membawa beban moral yang tidak enteng.
Menggabungkan OPD, Menggabungkan Kekuasaan?
Penggabungan OPD bakal menjadi lebih dari sekadar merapikan bagan organisasi. Ia bisa menjadi contoh bahwa birokrasi daerah dapat dibuat lebih sederhana.
Mengapa Laga Persib–Persija Lebih dari Sekadar Tiga Poin
Para pemain Persib tidak hanya bermain untuk klub, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan sebagian masyarakat Jawa Barat.
KDM, Jawa Barat, dan Temtasi 2029
KDM membutuhkan policy dashboard, bukan sekadar social-media dashboard.
Siapa yang ‘Membunuh’ Radio Bandung?
Angkasa Bandung makin tiiseun. Perlahan, satu demi satu, stasiun radio mulai pamit dari udara Bandung.
Jangan Bangun Teras Cihampelas untuk Instagram
Yang perlu dibangun pemerintah di Cihampelas bukan latar belakang foto, melainkan alasan-alasan bagi orang-orang untuk datang, tinggal, dan kembali.