AYOBANDUNG.ID - Program loyalitas maskapai penerbangan selama ini identik dengan pengumpulan poin untuk ditukar tiket gratis. Namun, KrisFlyer—program milik Singapore Airlines (SIA) Group—telah berkembang jauh melampaui fungsi tersebut. Dalam dua dekade perjalanannya, KrisFlyer bertransformasi menjadi ekosistem gaya hidup yang terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari.
Diluncurkan pada 1999, KrisFlyer kini memiliki lebih dari 10 juta anggota per Maret 2025. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap nilai yang ditawarkan, sekaligus menandai pergeseran strategi dari program loyalitas konvensional menuju platform lintas layanan.
Saat ini, anggota dapat mengumpulkan dan menukarkan mil melalui lebih dari 1.800 mitra global, tidak terbatas pada penerbangan Singapore Airlines dan Scoot. Melalui aplikasi Kris+, mil dapat digunakan untuk transaksi harian, sementara KrisShop dan Pelago memperluas layanan ke sektor belanja dan wisata.
Dalam ekosistem KrisFlyer, mil berfungsi sebagai “mata uang” digital. Poin ini dikumpulkan melalui aktivitas penerbangan maupun transaksi dengan mitra, lalu ditukarkan untuk berbagai keuntungan, mulai dari tiket pesawat, akses lounge, hingga kebutuhan gaya hidup.
Bagi pelanggan dengan mobilitas tinggi, ekosistem ini menjadi penunjang aktivitas profesional. Berbagai fasilitas, seperti akses lounge, Wi-Fi gratis, serta kemudahan transit, membantu meningkatkan efisiensi perjalanan, khususnya bagi pelancong bisnis.
Selain untuk penerbangan, mil juga dapat dimanfaatkan untuk pemesanan hotel, belanja kebutuhan perjalanan, hingga transaksi makanan di bandara. Fleksibilitas ini membuat KrisFlyer semakin relevan dalam kehidupan sehari-hari anggotanya.
Keunggulan KrisFlyer tidak berhenti pada kemudahan transaksi. Program ini juga memperluas jangkauan ke ranah hiburan melalui KrisFlyer Experiences. Melalui platform ini, anggota memperoleh akses eksklusif ke berbagai acara internasional yang tidak selalu tersedia bagi publik.
Salah satu contohnya adalah kemitraan KrisFlyer sebagai Official Lifestyle Rewards Partner konser OneRepublic di Singapura pada Maret 2026. Anggota mendapat kesempatan membeli tiket lebih awal, menukar mil untuk kursi premium, hingga mengikuti sesi khusus bersama artis. Skema serupa sebelumnya diterapkan pada konser Ed Sheeran, Lady Gaga, dan Jacky Cheung.
Komitmen menghadirkan pengalaman eksklusif tersebut juga ditegaskan oleh Dai Haoyu, Senior Vice President Marketing Planning Singapore Airlines.
“KrisFlyer secara konsisten menghadirkan pengalaman menarik dan eksklusif bagi para anggotanya. Kemitraan ini, melalui konser OneRepublic yang sangat dinantikan, mencerminkan komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman tak terlupakan yang lebih dari sekadar perjalanan, dengan menghubungkan para anggota kami dengan hiburan berkelas dunia,” katanya
Strategi ini memperkuat posisi KrisFlyer sebagai penghubung antara loyalitas pelanggan dan pengalaman bernilai tinggi. Program ini tidak lagi semata-mata menawarkan keuntungan fungsional, tetapi juga membangun kedekatan emosional melalui akses terhadap momen-momen eksklusif.
Di sektor penerbangan, transformasi KrisFlyer tercermin dalam peningkatan layanan digital. Sejak Juli 2023, seluruh anggota dapat menikmati akses Wi-Fi gratis tanpa batas di semua kelas kabin Singapore Airlines. Fasilitas ini memungkinkan penumpang tetap terhubung dan produktif selama penerbangan jarak jauh.
Investasi juga dilakukan pada fasilitas darat. Singapore Airlines mengalokasikan sekitar SGD 45 juta untuk merenovasi lounge SilverKris dan KrisFlyer Gold di Terminal 2 Bandara Changi. Kapasitas diperluas hingga 50 persen, disertai peningkatan kualitas layanan makanan, ruang kerja, dan area relaksasi.
Bagi anggota KrisFlyer Gold, fasilitas shower suite menjadi nilai tambah penting, terutama bagi penumpang transit jarak jauh. Area kerja yang lebih tenang juga menjawab kebutuhan pelancong yang tetap harus produktif di sela perjalanan.
Di kelas Premium Economy, pembaruan dilakukan sejak Maret 2024. Layanan champagne saat keberangkatan, peralatan makan porselen, hingga amenity kit ramah lingkungan menjadi standar baru. KrisFlyer menggandeng merek “Out of the Woods” untuk menghadirkan kantung perlengkapan berbahan kertas kraft bersertifikat FSC.
Pilihan menu diperluas melalui lebih dari 200 varian hidangan. Layanan Book the Cook memungkinkan anggota memilih menu favorit minimal 24 jam sebelum penerbangan, menyesuaikan preferensi dan kebutuhan diet masing-masing.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa transformasi KrisFlyer tidak hanya berfokus pada aspek digital, tetapi juga pada detail pengalaman fisik yang membentuk persepsi kualitas layanan. Setiap titik interaksi, dari aplikasi hingga kabin pesawat, dirancang untuk menciptakan konsistensi pengalaman.
Dalam tiga tahun terakhir, jumlah anggota KrisFlyer meningkat hampir dua kali lipat. Pertumbuhan ini menjadi indikator keberhasilan strategi integrasi layanan dan gaya hidup yang dijalankan SIA Group.
Ke depan, KrisFlyer berkomitmen memperluas kolaborasi dengan mitra global di bidang transportasi, ritel, kesehatan, hingga hiburan. Fokusnya adalah menghadirkan lebih banyak opsi penukaran mil yang relevan dengan kebutuhan generasi profesional muda dan pelancong modern.
Transformasi KrisFlyer menegaskan bahwa program loyalitas tidak lagi sekadar sistem poin. Ia telah berkembang menjadi ekosistem yang menopang mobilitas, produktivitas, dan gaya hidup global penggunanya.
