Tarhib Ramadhan: Menghidupkan Masjid dan Menguatkan Kepedulian Sosial

kurniawan abuwijdan
Ditulis oleh kurniawan abuwijdan diterbitkan Rabu 18 Feb 2026, 10:08 WIB
Ibu-ibu Yayasan An-Nisaa Bersama anak-anak yang akan dikhitan. (Sumber: Dokumentasi panitia khitanan massal)

Ibu-ibu Yayasan An-Nisaa Bersama anak-anak yang akan dikhitan. (Sumber: Dokumentasi panitia khitanan massal)

Ramadhan tinggal menghitung hari. Umat Islam menyambutnya dengan rasa bahagia karena bulan suci ini selalu dinanti setiap tahun. Ramadhan adalah bulan penuh berkah, ampunan, dan pahala yang dilipatgandakan. Lebih dari sekadar kewajiban berpuasa, Ramadhan adalah momentum memperbaiki diri sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

Salah satu tradisi yang hidup di tengah masyarakat Muslim adalah kegiatan tarhib Ramadhan, yaitu menyambut bulan suci dengan berbagai aktivitas keagamaan dan sosial. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan perlu dipersiapkan, bukan hanya secara spiritual, tetapi juga secara sosial dan kebersamaan.

Masjid sebagai pusat kehidupan umat memiliki peran penting dalam menghadirkan semangat tersebut. Melalui berbagai kegiatan, masjid menjadi ruang ibadah sekaligus ruang pelayanan sosial bagi masyarakat.

Hal itu tampak dalam kegiatan yang diselenggarakan Yayasan An-Nisaa bersama Dewan Kemakmuran Masjid Baiturrahmaan dan RW 15 Perumahan Taman Kopo Indah 1 Bandung. Dalam rangka tarhib Ramadhan, mereka mengadakan khitanan massal yang telah menjadi agenda rutin. Tahun ini adalah penyelenggaraan yang ke 24 dan lebih dari seratus anak mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa tahun ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar, khususnya keluarga yang membutuhkan bantuan untuk mengkhitankan anak laki-lakinya. Bagi masyarakat, kegiatan seperti ini bukan hanya bantuan layanan kesehatan, tetapi juga simbol kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh dari masjid.

Tarhib Ramadhan DKM Ar Rohman dan Anak Anak MDTA Ar-Rohman. Sumber. (Sumber: Dokumentasi MDTA Ar-Rohman)
Tarhib Ramadhan DKM Ar Rohman dan Anak Anak MDTA Ar-Rohman. Sumber. (Sumber: Dokumentasi MDTA Ar-Rohman)

Semangat yang sama terlihat di Masjid Ar Rohman Perumahan Parahyangan Kencana, Desa Pananjung, yang mengadakan Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Ramadhan. Kegiatan ini diisi oleh Ustadzah Aah Nurul Muhibbah dari Pangandaran yang mengajak jamaah mempersiapkan Ramadhan dengan meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki kebiasaan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Ar Rohman turut menampilkan lagu-lagu religi dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Keterlibatan anak-anak dan remaja dalam kegiatan masjid menjadi tanda pentingnya pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan masjid.

Baca Juga: Menghadirkan Jamu Kekinian saat Ramadan

Fenomena yang sering terlihat di berbagai tempat adalah jamaah masjid yang didominasi kalangan orang tua. Karena itu, kegiatan tarhib Ramadhan menjadi momentum untuk mengajak generasi muda kembali memakmurkan masjid, bukan hanya sebagai peserta kegiatan, tetapi sebagai bagian dari penggerak kehidupan masjid.

Tarhib Ramadhan pada akhirnya bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia adalah proses mempersiapkan diri memasuki “madrasah” Ramadhan selama satu bulan penuh. Di dalamnya, umat Islam dilatih untuk bersabar, berbagi, mengendalikan diri, dan memperbanyak amal ibadah.

Harapannya, kebiasaan baik yang tumbuh selama Ramadhan tidak berhenti setelah bulan suci berakhir. Justru dari Ramadhanlah lahir pribadi-pribadi yang lebih peduli, lebih sabar, dan lebih dekat dengan Allah.

Sebagaimana tujuan puasa yang disebutkan dalam Al-Qur’an, ibadah ini bermuara pada terbentuknya pribadi yang bertakwa. Tarhib Ramadhan menjadi pengingat bahwa menyambut bulan suci bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan amal nyata yang menghidupkan masjid dan menguatkan kepedulian sosial. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

kurniawan abuwijdan
Network Marketer dan Peternak Pemula

Berita Terkait

News Update

Bandung 07 Apr 2026, 19:47

Strategi Market Chicken Steak Bertahan di Tengah Geliat Kuliner Pasar Cihapit

Siapa sangka ada kelezatan steak di sudut pasar tradisional? Simak kisah Sutrisno mengubah peluang jadi keunikan kuliner di Pasar Cihapit yang kini jadi primadona.

Kios Market Chicken Steak milik Sutrisno yang menghadirkan menu Barat di tengah deretan kuliner tradisional Pasar Cihapit, Bandung. Meski berukuran terbatas, kios ini menjadi destinasi baru bagi pemburu kuliner. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Iqbal Roem)
Komunitas 07 Apr 2026, 18:44

Ekspresi Tanpa Suara, Komunitas Karya Seni Tuli Bangun Jembatan antara Teman Tuli dan Dengar

Ruang ini menjadi tempat berbagi cerita, belajar, dan mengekspresikan diri tanpa batas, sekaligus mempererat hubungan antara teman tuli dan teman dengar dalam semangat saling memahami.

Suasana hangat pertemuan Karya Seni Tuli dipenuhi interaksi melalui bahasa isyarat, tawa, dan semangat berkarya bersama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Bandung 07 Apr 2026, 16:23

Tumbuh Pesat! Penyaluran Kredit UMKM Jawa Barat Tembus Rp186 Triliun, Kota Bandung Jadi Motor Utama

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini bukan lagi sekadar jaring pengaman ekonomi, melainkan motor utama pertumbuhan di Jawa Barat.

Ilustrasi. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini bukan lagi sekadar jaring pengaman ekonomi, melainkan motor utama pertumbuhan di Jawa Barat. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 07 Apr 2026, 15:22

Panduan Wisata Talaga Bodas Garut, Kawah Belerang yang Pernah jadi Primadona Orang Eropa

Talaga Bodas pernah populer sejak abad ke-19 melalui kartu pos kolonial, sebelum kembali bangkit sebagai destinasi wisata alam unggulan di Garut.

Objek Wisata Talaga Bodas, Garut. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 07 Apr 2026, 14:35

Pendidikan Bertumbuh Dimulai dari Guru yang Growth Mindset

Pendidik adalah agen pembelajar sepanjang hidup untuk memberikan stimulus kepada para murid dalam menuntun menumbuhkembangkan potensi secara kodrati.

Ki Hajar Dewantara, tokoh pendidikan Indonesia. (Sumber: Ilustrasi oleh ChatGPT)
Ayo Netizen 07 Apr 2026, 11:04

Kisah Pendatang yang Tak Sengaja Ciptakan ‘Batagor’ Makanan Favorit Kota Bandung

Batagor pertama kali muncul di Bandung pada tahun 1970-an.

Pedagang batagor. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Ikon 07 Apr 2026, 10:25

Hikayat Jalan Soekarno Hatta Bandung, Bypass Lurus Panjang Buatan Orde Baru

Dibangun pada 1980-an sebagai jalan elak, Jalan Soekarno Hatta kini berubah menjadi koridor padat yang merekam pertumbuhan Bandung dari pinggiran ke pusat aktivitas.

Suasana Jalan Soekarno Hatta, Bandung. (Foto: Irfan Al Faritsi/Ayomedia)
Ayo Netizen 07 Apr 2026, 08:57

Inilah 5 Hierarki Kebutuhan Mahasiswa dari Garut di UIN Bandung Tahun 2002

Tahun 2002, saya resmi jadi mahasiswa di UIN Bandung. Modalnya? Nekat.

Kampus tempat menimba ilmu keislaman Penulis (Sumber: uinsgd.ac.id)
Ayo Netizen 06 Apr 2026, 18:12

Tantangan Komunikasi Perantau

Pasca mudik Lebaran, kota-kota besar didatangi para perantau baru.

Pemudik di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 06 Apr 2026, 17:02

Menghadapi "Paradoks Rebana", Antara Ambisi Industri dan Realitas Kompetensi Lokal

Kawasan Metropolitan Rebana yang meliputi Cirebon (Kota), Cirebon (Kabupaten), Indramayu, Majalengka, Kuningan hingga Subang kini tengah bersiap menjadi motor penggerak ekonomi masa depan Jawa Barat.

Kawasan Rebana kini telah didukung oleh konektivitas terbaik salah satunya Pelabuhan Patimban untuk ekspor-impor, yang merupakan magnet bagi investor global. (Sumber: portalkemhub.go.id)
Ayo Netizen 06 Apr 2026, 17:02

10 Netizen Terpilih Maret 2026: Akhir Ramadan, Lebaran, dan (Sy)awal Harapan

Tulisan-tulisan terbaik yang masuk ke kanal Ayo Netizen sepanjang Maret 2026.

Umat Islam setelah melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di pelataran Gedung Sate. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 06 Apr 2026, 15:46

Panduan Pendakian Gunung Gede Pangrango: Tiga Jalur Pilihan, Kuota, dan Biaya

Informasi jalur pendakian Gunung Gede Pangrango, sistem kuota, biaya SIMAKSI, serta tips penting agar pendakian aman dan sesuai aturan.

Puncak Gunung Gede Pangrango. (Sumber: Wikimedia)
Komunitas 06 Apr 2026, 15:38

Isyarat yang Menyatukan, Belajar Memahami Tanpa Suara

Pertemuan sederhana di sebuah kafe di Bandung menghadirkan ruang belajar bahasa isyarat sekaligus membuka jalan bagi tumbuhnya empati antara teman tuli dan teman dengar.

Suasana ngobrol Komunitas Karya Seni Tuli dipenuhi gerakan tangan, tawa tanpa suara, dan interaksi yang terjalin lewat bahasa isyarat. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 06 Apr 2026, 15:01

Arus Balik yang Meledak di Bandung Pasca Lebaran 1986

Pada suatu akhir pekan di bulan Juni 1986 itu, Bandung menjadi saksi dari gelombang harapan yang datang bersama arus balik Lebaran.

Halaman muka Harian Umum MANDALA Bandung, terbitan 13 Juni 1986, yang menyoroti membludaknya arus balik Lebaran menuju Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Bandung 06 Apr 2026, 14:07

Eksistensi Scoop and Skoops, Padukan Konsep Kekinian dan Keaslian Rasa Gelato di The Hallway Space

Gerai gelato Scoop and Skoops memadukan konsep industri F&B kekinian dengan lokasi strategis yang menonjolkan konsep sederhana namun modern.

Gerai gelato Scoop and Skoops memadukan konsep industri F&B kekinian dengan lokasi strategis yang menonjolkan konsep sederhana namun modern. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 06 Apr 2026, 13:16

Badai Belum Berlalu, Perlu Komitmen Menjaga Langit Biru

Alam memberi sinyal yang tergambar di langit kepada manusia jika akan terjadi peristiwa yang luar biasa.

Pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang di Kota Bandung memakan korban jiwa, Jumat (3/4/2026). (Sumber: Sumber : BPBD Kota Bandung)
Sejarah 06 Apr 2026, 12:54

Sejarah Perjanjian Cirebon 1681, Penanda Peta Dominasi Kompeni di Tanah Jawa

Perjanjian 1681 antara Cirebon dan VOC jadi titik balik hilangnya kedaulatan dan salah satu pemicu awal dominasi Belanda di Jawa Barat.

Perjanjian Cirebon 1861 (Sumber: historyofcirebon.id)
Ayo Netizen 06 Apr 2026, 11:43

Bahu Jalan Tol Merupakan Ruang Darurat yang Tidak Boleh Disalahgunakan

Penyalahgunaan bahu jalan tol meningkatkan risiko kecelakaan fatal.

Sebuah kendaraan hancur setelah menabrak bagian belakang bus di Jalan Tol Padaleunyi KM 140 arah Bandung, Rabu (1/4/2026). (Sumber: Instagram/@ridwanzaelanii)
Ayo Netizen 06 Apr 2026, 09:37

Merawat Empati Kemanusiaan

Agama mesti hadir untuk membela kemanusiaan dalam realitas kehidupan, tanpa memandang perbedaan agama, suku, etnis, golongan, kelompok, maupun jenis kelamin.

Ilustrasi empati kemanusiaan, tim relawan sedang membantu evakuasi korban banjir (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 05 Apr 2026, 19:24

Cuaca Ekstrem di Bandung Raya dan Tantangan Infrastruktur Jalan

Cuaca ekstrem di Bandung Raya mengungkap tantangan infrastruktur jalan.

Pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang di Jalan Bojong Raya Caringin, Kota Bandung memakan korban jiwa, Jumat (3/4/2026). (Sumber: Dok. BPBD Kota Bandung)