Official Persib Logo
1933
1933

Tarhib Ramadhan: Menghidupkan Masjid dan Menguatkan Kepedulian Sosial

kurniawan abuwijdan
Ditulis oleh kurniawan abuwijdan diterbitkan Rabu 18 Feb 2026, 10:08 WIB
Ibu-ibu Yayasan An-Nisaa Bersama anak-anak yang akan dikhitan. (Sumber: Dokumentasi panitia khitanan massal)

Ibu-ibu Yayasan An-Nisaa Bersama anak-anak yang akan dikhitan. (Sumber: Dokumentasi panitia khitanan massal)

Ramadhan tinggal menghitung hari. Umat Islam menyambutnya dengan rasa bahagia karena bulan suci ini selalu dinanti setiap tahun. Ramadhan adalah bulan penuh berkah, ampunan, dan pahala yang dilipatgandakan. Lebih dari sekadar kewajiban berpuasa, Ramadhan adalah momentum memperbaiki diri sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

Salah satu tradisi yang hidup di tengah masyarakat Muslim adalah kegiatan tarhib Ramadhan, yaitu menyambut bulan suci dengan berbagai aktivitas keagamaan dan sosial. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan perlu dipersiapkan, bukan hanya secara spiritual, tetapi juga secara sosial dan kebersamaan.

Masjid sebagai pusat kehidupan umat memiliki peran penting dalam menghadirkan semangat tersebut. Melalui berbagai kegiatan, masjid menjadi ruang ibadah sekaligus ruang pelayanan sosial bagi masyarakat.

Hal itu tampak dalam kegiatan yang diselenggarakan Yayasan An-Nisaa bersama Dewan Kemakmuran Masjid Baiturrahmaan dan RW 15 Perumahan Taman Kopo Indah 1 Bandung. Dalam rangka tarhib Ramadhan, mereka mengadakan khitanan massal yang telah menjadi agenda rutin. Tahun ini adalah penyelenggaraan yang ke 24 dan lebih dari seratus anak mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa tahun ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar, khususnya keluarga yang membutuhkan bantuan untuk mengkhitankan anak laki-lakinya. Bagi masyarakat, kegiatan seperti ini bukan hanya bantuan layanan kesehatan, tetapi juga simbol kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh dari masjid.

Tarhib Ramadhan DKM Ar Rohman dan Anak Anak MDTA Ar-Rohman. Sumber. (Sumber: Dokumentasi MDTA Ar-Rohman)
Tarhib Ramadhan DKM Ar Rohman dan Anak Anak MDTA Ar-Rohman. Sumber. (Sumber: Dokumentasi MDTA Ar-Rohman)

Semangat yang sama terlihat di Masjid Ar Rohman Perumahan Parahyangan Kencana, Desa Pananjung, yang mengadakan Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Ramadhan. Kegiatan ini diisi oleh Ustadzah Aah Nurul Muhibbah dari Pangandaran yang mengajak jamaah mempersiapkan Ramadhan dengan meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki kebiasaan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Ar Rohman turut menampilkan lagu-lagu religi dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Keterlibatan anak-anak dan remaja dalam kegiatan masjid menjadi tanda pentingnya pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan masjid.

Baca Juga: Menghadirkan Jamu Kekinian saat Ramadan

Fenomena yang sering terlihat di berbagai tempat adalah jamaah masjid yang didominasi kalangan orang tua. Karena itu, kegiatan tarhib Ramadhan menjadi momentum untuk mengajak generasi muda kembali memakmurkan masjid, bukan hanya sebagai peserta kegiatan, tetapi sebagai bagian dari penggerak kehidupan masjid.

Tarhib Ramadhan pada akhirnya bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia adalah proses mempersiapkan diri memasuki “madrasah” Ramadhan selama satu bulan penuh. Di dalamnya, umat Islam dilatih untuk bersabar, berbagi, mengendalikan diri, dan memperbanyak amal ibadah.

Harapannya, kebiasaan baik yang tumbuh selama Ramadhan tidak berhenti setelah bulan suci berakhir. Justru dari Ramadhanlah lahir pribadi-pribadi yang lebih peduli, lebih sabar, dan lebih dekat dengan Allah.

Sebagaimana tujuan puasa yang disebutkan dalam Al-Qur’an, ibadah ini bermuara pada terbentuknya pribadi yang bertakwa. Tarhib Ramadhan menjadi pengingat bahwa menyambut bulan suci bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan amal nyata yang menghidupkan masjid dan menguatkan kepedulian sosial. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

kurniawan abuwijdan
Network Marketer dan Peternak Pemula

Berita Terkait

News Update

Beranda 25 Mei 2026, 10:17

Bandung Berpesta Semalaman untuk Persib, Petugas dan Warga Lokal Bersihkan Sampah Sejak Pagi Buta

Pas datang tadi mah kondisinya kacau, Kang. Pabalatak pisan. Plastik, botol minuman, bungkus makanan, bekas flare, pokokna loba pisan.

Handoyo bersama warga dan unsur kewilayahan ikut turun membersihkan sampah bekas konvoi di kawasan Pasupati, Senin 25 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 10:16

Persib, Bobotoh, dan Komunikasi Kota yang Membiru

Persib juara bukan sekadar prestasi, tetapi peristiwa komunikasi publik. Konvoi bobotoh menjadi bahasa kolektif yang membangun identitas, emosi, dan solidaritas kota.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 25 Mei 2026, 09:45

Support System yang Membentuk Ekosistem: Potret UMKM Bandung Hari Ini

Seperti inilah cara ekosistem UMKM di bawah binaan BRI menjalani arah bisnis yang sehat.

Kampung Kreatif Batik Difabel, bagian dari UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel (GHD), Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 25 Mei 2026, 09:07

Banyak Followers dan Following, api Nol Postingan: Fenomena Silent User di Instagram

Fenomena akun Instagram tanpa postingan (tren Zero Post) menunjukkan perubahan cara generasi muda memandang privasi, eksistensi, dan tekanan sosial di era media digital.

Ilustrasi profil Instagram dengan banyak followers dan following tetapi feed kosong tanpa postingan. (Sumber: Dok. Penulis)
Beranda 25 Mei 2026, 08:24

Cerita Warga Setelah Konvoi Persib Usai

Konvoi juara Persib menyisakan cerita berbeda bagi warga Bandung, dari petugas kebersihan, ojol, hingga pedagang kecil yang kebanjiran pembeli.

Hendi Suhendi bersama petugas kebersihan lainnya menyisir kawasan pusat Kota Bandung usai perayaan kemenangan Persib. Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Wisata & Kuliner 24 Mei 2026, 20:27

5 Oleh-Oleh Bandung Favorit yang Selalu Ramai Pembeli, Wajib Dibawa Pulang

Wisata ke Bandung belum lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh favorit seperti bolu bakar, abon gulung, dan dessert kekinian.

Bolu Bakar Tunggal, salah satu oleh-oleh legendaris Bandung.
Ayo Netizen 24 Mei 2026, 18:05

Meminjam Semangat Bobotoh Persib untuk Perubahan Indonesia

Perubahan besar sering kali dimulai dari akumulasi kecil seperti loyalitas, suportivitas, humanitas dan solidaritas dan semua itu bisa kita lihat dari antuasiasme Bobotoh Persib

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 24 Mei 2026, 16:03

Muslihat pada Buku ‘Sejarah Hari Jadi Tatar Sunda’

Penting saya melanjutkan tulisan terkait Hari Lahir Tatar Sunda.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan peserta memeriahkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu 16 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 24 Mei 2026, 13:07

Kaum Rebahan Menolak Punah: Kemalasan adalah Sumber Penderitaan Nyata

Menderita karena lelahnya belajar dan berproses itu cuma sementara. ketika kamu menguasai skill baru disitu kebanggaan.

Ilustrasi kaum rebahan. (Sumber: Pexels | Foto: bi8ie)
Mayantara 24 Mei 2026, 10:50

Deepfake, Anonimitas, dan Perubahan Wajah Ruang Publik Digital

Perubahan ini merupakan bagian dari karakter media baru atau new media.

Ilustrasi anonimitas. (Sumber: Pexels | Foto: Anete Lusina)
Ayo Netizen 24 Mei 2026, 09:41

Encib Bangkit Lagi Tahun 1980-an

Tahun 1986 adalah saat kebangkitan kembali Persib saat tampil sebagai juara Perserikatan tahun 1986'

Bobotoh Persib tahun 1985-an. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Princelg22)
Beranda 23 Mei 2026, 08:49

Persib di Ambang Juara, Pedagang Kecil Otista Bersiap "Lebaran"

Euforia Persib menuju juara membawa berkah bagi pedagang kecil di Otista. Penjual jersey dan bendera ikut panen rezeki dari ramainya warga menyambut pesta juara.

Deretan lapak penjual jersey dan bendera Persib di kawasanTegalega Kota Bandung, Jumat, 22 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 19:17

Senayan Bergema untuk Persib Sejak 1995 dan Kini 2026 

Kemenangan Persib Bandung selangkah lagi menuju juara Liga Super Indonesia 2026 membuat kenangan mendekat.

Sutiono Lamso dan Kekey Zakaria menjadi pahlawan kemenangan Persib pada partai final di Stadion Senayan, Jakarta. (Sumber: Tabloid Tribun Olahraga, 1995 | Foto: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 18:07

Gaya Hidup Demi 'Eksposur': Puncak Komedi Finansial dan Cara Waras biar Gak Tekor

Hemat pangkal kaya itu mutlak, tapi di zaman sekarang, hemat itu butuh mental baja!

Kini, media sosial menjadi panggung global, tempat siapa pun bisa menampilkan diri, membentuk citra, dan menarik perhatian. (Sumber: Pexels/RDNE Stock project)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 17:19

Lebaran Haji Tempo Dulu

Hari Raya Idul Adha pada tempo dulu lebih dikenal dengan nama Lebaran Haji.

Artikel pada salah satu koran yang terbit tahun 1936. (Sumber: Delpher.nl)
Beranda 22 Mei 2026, 15:02

Hutan di Papua Selatan yang Dincar untuk PSN Seluas 3,5 Juta Lapangan Sepakbola Standar FIFA

Film dokumenter Pesta Babi menyoroti 2,5 juta hektare hutan Papua yang masuk proyek pangan dan energi, setara 3,5 juta lapangan bola.

Tayangan di film Pesta Babi. (Sumber: Jubi TV)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 13:08

Urban Legend Rel Kereta Api: Bukan Setannya yang Budeg tapi Manusianya yang Bebal

Kadang manusia lebih setan dari setan itu sendiri. Satu tindakan impulsif atas pilihan pribadi sering kali justru mengkambinghitamkan mahluk di dunia lain.

Kereta Rel Listrik (KRL). (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: TyewongX)
Wisata & Kuliner 22 Mei 2026, 11:14

Jelajah Pesona Green Canyon Karawang, Sungai Jernih di Tengah Tebing Lumut Hijau

Green Canyon Karawang menawarkan sungai jernih, tebing lumut hijau, canyoning, dan suasana alam sejuk di kawasan Pangkalan.

Green Canyon Karawang. (Sumber: KCIC)
Ayo Netizen 22 Mei 2026, 09:41

Bandung: Kota Ramah Pejalan Kaki dan Disabilitas yang Masih Sebatas Slogan

Trotoar Bandung masih dipenuhi puing proyek, parkir liar, dan aktivitas lain yang mengurangi hak pejalan kaki serta aksesibilitas penyandang disabilitas.

Kondisi trotoar di Jalan Pungkur, Kota Bandung dipenuhi puing galian proyek utilitas, Kamis (21/5/2026) pagi. (Foto: Arif Budiman)
Komunitas 22 Mei 2026, 08:47

Cara Anti Leumpunk Club Susur Sudut Tersembunyi Kota Bandung Pakai GPS Sungut dan Modal Tawa

Menatap Bandung dari gang sempit bersama Anti Leumpunk Club. Modal tanya warga dan saling ledek, jalan kaki 8 km jadi ruang sehat yang penuh tawa.

Ayu dan Meiyama bersama rekannya di Anti Leumpunk Club di Lapangan Saparua, Kamis 21 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)