Masjid Al-Lathiif Bandung: Ruang Spiritual sekaligus Rumah Kreatif bagi Anak Muda di Kota Bandung

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Masjid Al-Lathiif , Jl.Saninten No.2 Cihapit Kota Bandung (Sumber: Masjid Al-Lathiif)
Masjid Al-Lathiif , Jl.Saninten No.2 Cihapit Kota Bandung (Sumber: Masjid Al-Lathiif)

Saya pribadi mengenal Masjid Al-Lathiif pada tahun 2015 di saat sedang happening gerakan pemudah hijrah. Menjadi ikonik yang menarik ketika seorang mahasiswa ITB bernama Muzzamil Hasbalah melantunkan suara indahnya ketika menjadi imam shalat di Masjid Al-Lathiif.

Saya bersama beberapa teman berbondong-bondong mencari tahu dan mengikuti setiap kajian dengan pemateri Ustad Hanan Attaki. Bagi saya saat itu yang paling dekat menjelaskan tema keagamaan kepada anak muda adalah beliau.

Di saat stigma "Mengantuk" saat mendengarkan ceramah di pengajian. Ustad Hanan Attaki hadir membawa angin segar yaitu mengubah rasa kantuk menjadi kajian yang menyenangkan dan dinantikan setiap minggunya.

Di tengah denyut perkotaan yang dinamis, Masjid Al-Lathiif hadir menjadi pelabuhan bagi masyarakat kota yang membutuhkan spiritual terutama bagi anak muda. Tidak hanya sebagai tempat ibadah tapi menjadi pusat pergerakan dakwah yang kreatif, inovatif dan strategis.

Menurut saya Masjid Al-Lathiif merupakan inisiator pertama sebagai masjid yang merangkul kawula muda. Fenomena ini ditandai dengan lahirnya gerakan pemuda hijrah yang kemudian dikenal dengan komunitas Shift.

Komunitas ini punya dampak yang besar untuk mengajak anak muda yang sedang mencari identitas diri, membuat sebagian anak muda yang berpacaran memutuskan hubungannya untuk berhijrah, bahkan sebagian yang lain terinspirasi untuk menikah muda ketimbang berada dalam jurang kemaksiatan.

Masjid Al-Lathiif bukan sekedar tempat seorang hamba untuk bermunajat kepada Tuhan-Nya saja. Melainkan bertumbuh menjadi ruang kreativitas bagi anak muda yang ingin mengembangkan bakat dan terlibat langsung dalam aktivitas dakwah dan keagamaan.

Kreativitas yang tumbuh dari tempat yang baik itu berwujud menjadi program-program yang menarik jemaah untuk terus mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus masjid.

Tema-tema yang dibawakan juga sangat menarik mengikuti tren dan perkembangan zaman yang hadir di masyarakat. Bahasa-bahasa gaul yang berkembang di lingkungan anak muda turut menjadi tema yang dibawakan dalam setiap kajian oleh dai atau beberapa influencer dakwah.

Beberapa diantaranya seperti, Support System, Ngabebi (Ngabuburit Belajar Bisnis Berkah), Belajar Move On, Fantastic Four, After Ramadhan Vibes, Kerja Cerdas bukan Kerja Keras, Relevance, Strong Mentally People, One Piece (Diri yang Utuh), Saatnya Revolusi (One Piece part 2), Antek Asing?, Inner Child dan masih banyak tema lain yang dihubungkan dengan fenomena hangat yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Orang-orang yang berada dibalik kesusksesan program Al-Lathiif sangat cerdas untuk mencari celah bagaimana kegiatan di masjid tersebut tak pernah padam. Mereka paham bahwa kegiatan dakwah dan keagamaan tidak bisa berdiri sendiri tapi harus terbuka untuk berkolaborasi dengan profesi lain agar bisa merangkul semua kalangan dan permasalahan masyarakat.

Hal ini dibuktikan dengan Masjid Al-Lathiif yang berkolaborasi dengan beberapa profesional dalam bidang psikologi, ekonomi bisnis dan beberapa influencer dakwah yang sedang digandrungi anak muda.

Masjid Al-Lathiif tidak hanya memberikan kemudahan untuk mengakses ilmu pengetahuan lewat materi dan kajian. Melainkan menyediakan fasilitas untuk mempraktekan ilmu yang sudah dipelajari. Salah satunya lewat program Nikah Massal pada 31 Agustus 2025 yang diselenggarakan atas kolaborasi Teman Bicara x Bikara Project.

Program ini memfasilitasi peserta kajian yang telah belajar ilmu pra nikah dan parenting yang diselenggarakan bulanan setiap Sabtu malam. Melalui belajar bersama, taaruf dan saling bertukar cv hingga terseleksi menjadi calon pasangan yang sudah siap ilmu dan mental untuk mengarungi bahtera pernikahan.

Baca Juga: Bandung Harus Ramah bagi Pejalan Kaki

Hari ini Al-Lathiif bahkan tidak hanya dikenal oleh masyarakat Bandung tapi beberapa jemaah dari luar kota. Beruntungnya Al-Lathiif membuka fasilitas hingga 24 jam dan memperbolehkan iktikaf.

Al-Lathiif termasuk salah satu masjid yang mampu mengelola biaya yang diberikan oleh donatur dengan baik. Dana tersebut diberdayakan untuk menyajikan sejumlah makanan untuk buka puasa dan beberapa sajian makanan yang dihidangkan setelah acara kajian selesai. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dias Ashari
Tentang Dias Ashari
Menjadi Penulis, Keliling Dunia dan Hidup Damai Seterusnya...

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Jul 2026, 10:54

Asyiknya Menggambar, Mewarnai, dan Merawat Imajinasi

Setiap gambar memiliki cerita, dan setiap kisah layak untuk didengarkan dan disuarakan. Terlebih di tengah-tengah derasnya arus media informasi dan kecanduan gawai.

Aa Akil dan Kakang tengah asyik mewarnai di salah satu gerai es krim di Cipadung, Selasa 22 Juli 2025 (Sumber: Istimewa | Foto: IBN GHIFARIE)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 09:54

Membangun Integritas sebagai DNA Utama Aparatur

Integritas benar-benar meresap menjadi DNA dalam setiap urat nadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kita.

Ilustrasi ASN. (Sumber: Dok. Kemenpan)
Ayo Netizen 14 Jul 2026, 08:56

Pesan Tersembunyi dari Empat Semifinalis Piala Dunia 2026

Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris memiliki satu kesamaan: mereka tidak hanya memiliki sebelas pemain hebat.

Ilustrasi semifinalis Piala Dunia 2026. (Sumber: Arsip pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 19:03

Ketika Kebebasan Ber-(SUARA) Disalahpahami

Katanya Silahkan jadi Penulis yang Kritis tapi jangan abcd

Ilustrasi kebebasan berpendapat. (Sumber: Pexels | Foto: Dany Kurniawan)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 18:39

Anak Cerdas Tak Bisa Kuliah

Ribuan anak cerdas terancam gagal kuliah karena biaya. Persoalan bermuara pada paradigma pendidikan, bukan hanya UKT.

Ilustrasi topi wisuda saat simbolisasi lulus kuliah. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 17:25

Jelajah Leuwi Raksamala Ciamis, Lubuk Tersembunyi di Kawasan Curug Jami

Cari hidden gem di Ciamis? Leuwi Raksamala dekat Curug Jami menawarkan kolam alami, air jernih, dan suasana tenang. Cek panduan wisata lengkapnya di sini.

Leuwi Raksamala Ciamis. (Sumber: TikTok @heru_montana2)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 17:00

Tumbal Pembangunan Halus Berupa Pengusiran Pedagang Cicaheum demi Depo Bus Modern

Kios pedagang Terminal Cicaheum akan dibongkar demi depo BRT. Kompensasi Rp2-3 juta dinilai jauh dari nilai puluhan tahun mata pencaharian mereka.

Tak lagi dipadati penumpang, Terminal Cicaheum kini menyisakan cerita dan kenangan di setiap sudutnya. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:40

Selebrasi Ikonik Piala Dunia

Pertandingan Piala Dunia menghadirkan beberapa selebrasi gol ikonik yang masih menjadi perhatian masyarakat dunia sampai saat ini

Selebrasi khas Brian Laudrup di Piala Dunia 1998. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 16:06

Mengintip Strategi Public Relations Writing dalam Kampanye Brand Olahraga di Piala Dunia 2026

Analisis strategi public relations writing Adidas dalam kampanye “Backyard Legends” menjelang Piala Dunia 2026 melalui website dan Instagram untuk memperkuat citra brand.

Kampanye Piala Dunia 2026. (Sumber: .adidas.com/world-cup-2026)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:25

Saya, Lapar, dan Knut Hamsun

Entah ini memang takdir, atau kesengajaan yang konyol. Saya membaca Lapar (Sult/Hunger) karangan Knut Hamsun dalam keadaan lapar, benar-benar lapar.

Buku "Hunger" (Lapar) karya Knut Hamsun. (Sumber: oldsovereignpublishing.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 15:08

Politik Bandung Terlalu Sibuk Mencari Ikon

Politik perkotaan kerap bergerak di antara dua kepentingan: yang pertama adalah membangun citra kota, yang kedua adalah mengelola kehidupan kota sehari-hari. 

Sejumlah warga Bandung, dibantu sanggota Satlantas Polresta Bandung, sedang antre air bersih.
sedang mengantre air bersih, (Sumber: ayobandung.com | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 13:19

Merayakan Keragaman, Memupuk Kerukunan 

Keragaman, kerukunan, toleransi sejatinya tidak hanya lahir dari ruang-ruang dialog, seminar, regulasi negara.

Warga mengikuti Upacara Adat Tutup Taun 1956 Ngemban Taun 1 Sura 1957 Saka Sunda di Kampung Adat Cireundeu, Leuwigajah, Kota Cimahi, Sabtu 5 Agustus 2023. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 13 Jul 2026, 11:48

Museum Kretek Kudus: Sejarah, Harga Tiket, Koleksi, dan Jam Buka

Museum Kretek Kudus merupakan satu-satunya museum rokok di Indonesia. Simak sejarah, koleksi, harga tiket, jam buka, dan daya tariknya di sini.

Museum Kretek Kudus. (Sumber: Pemprov Jateng)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 11:15

Budaya NG.O.P.I Anak Muda Sekarang: NGeluarin Opini 'Pragmatis vs Idealis'

Ketika pola pikir pragmatis dan idealis pada generasi muda yang memengaruhi orientasi dalam proses beropini.

Ilustrasi ngopi. (Sumber: Pexels | Foto: Thanh Bui)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 10:59

Pengaruh Pembangunan Rel Kereta di Ciwidey untuk Mata Pencaharian Pribumi (1917-1924)

Sedikit gambaran mengenai mata pencaharian masyarakat ketika pembangunan rel kereta di Ciwidey.

 (Sumber: ebay.com | Foto: ebay.com)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 09:07

Perjuangan Pustakawan Menghadirkan Buku Bergizi Gratis

Pustakawan tidak bisa dianggap sebagai profesi yang mudah.

Ilustrasi buku-buku di perpustakaan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 13 Jul 2026, 08:58

Urgensi Koperasi untuk Sektor Mekanisasi Pertanian Berkelanjutan

KDMP mestinya tumbuh menjadi koperasi yang mendukung peningkatan produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Ilustrasi Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 (Sumber: Kreasi dengan bantuan Gemini | Foto: dokpri Totok Siswantara)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 18:01

Dekonstruksi Strategi Komunikasi Persib dan Teka Teki Kedatangan Peralta

Persib kenalkan 6 pemain baru lewat kampanye 'positive movement' yang inovatif. Kini, Bobotoh menanti kejutan pamungkas: Peralta!

Mariano Peralta. (Sumber: Ileague)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 16:11

Koperasi Desa Merah Putih, Akankah Menjadi Solusi Pemerataan Ekonomi Tingkat Desa?

Program nasional Koperasi Desa Merah Putih resmi diluncurkan pemerintah sebagai upaya percepatan kemandirian ekonomi desa. Namun, program ini dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Koperasi Desa Merah Putih. (Sumber: blorakab.go.id)
Ayo Netizen 12 Jul 2026, 12:11

Di Tengah Kenaikan Harga Bahan Bakar: Strategi Komunikasi Digital Perusahaan Energi Menjaga Kepercayaan Konsumen

Kenaikan harga bahan bakar minyak yang terjadi pada 4 Mei 2026 menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari.

banner ilustrasi kenaikan harga bbm.