Selamat Hari Raya Idul Adha
1447 H • Hari Raya Kurban & Kebajikan

Masjid Al-Lathiif Bandung: Ruang Spiritual sekaligus Rumah Kreatif bagi Anak Muda di Kota Bandung

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan Rabu 24 Sep 2025, 15:23 WIB
Masjid Al-Lathiif , Jl.Saninten No.2 Cihapit Kota Bandung (Sumber: Masjid Al-Lathiif)

Masjid Al-Lathiif , Jl.Saninten No.2 Cihapit Kota Bandung (Sumber: Masjid Al-Lathiif)

Saya pribadi mengenal Masjid Al-Lathiif pada tahun 2015 di saat sedang happening gerakan pemudah hijrah. Menjadi ikonik yang menarik ketika seorang mahasiswa ITB bernama Muzzamil Hasbalah melantunkan suara indahnya ketika menjadi imam shalat di Masjid Al-Lathiif.

Saya bersama beberapa teman berbondong-bondong mencari tahu dan mengikuti setiap kajian dengan pemateri Ustad Hanan Attaki. Bagi saya saat itu yang paling dekat menjelaskan tema keagamaan kepada anak muda adalah beliau.

Di saat stigma "Mengantuk" saat mendengarkan ceramah di pengajian. Ustad Hanan Attaki hadir membawa angin segar yaitu mengubah rasa kantuk menjadi kajian yang menyenangkan dan dinantikan setiap minggunya.

Di tengah denyut perkotaan yang dinamis, Masjid Al-Lathiif hadir menjadi pelabuhan bagi masyarakat kota yang membutuhkan spiritual terutama bagi anak muda. Tidak hanya sebagai tempat ibadah tapi menjadi pusat pergerakan dakwah yang kreatif, inovatif dan strategis.

Menurut saya Masjid Al-Lathiif merupakan inisiator pertama sebagai masjid yang merangkul kawula muda. Fenomena ini ditandai dengan lahirnya gerakan pemuda hijrah yang kemudian dikenal dengan komunitas Shift.

Komunitas ini punya dampak yang besar untuk mengajak anak muda yang sedang mencari identitas diri, membuat sebagian anak muda yang berpacaran memutuskan hubungannya untuk berhijrah, bahkan sebagian yang lain terinspirasi untuk menikah muda ketimbang berada dalam jurang kemaksiatan.

Masjid Al-Lathiif bukan sekedar tempat seorang hamba untuk bermunajat kepada Tuhan-Nya saja. Melainkan bertumbuh menjadi ruang kreativitas bagi anak muda yang ingin mengembangkan bakat dan terlibat langsung dalam aktivitas dakwah dan keagamaan.

Kreativitas yang tumbuh dari tempat yang baik itu berwujud menjadi program-program yang menarik jemaah untuk terus mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus masjid.

Tema-tema yang dibawakan juga sangat menarik mengikuti tren dan perkembangan zaman yang hadir di masyarakat. Bahasa-bahasa gaul yang berkembang di lingkungan anak muda turut menjadi tema yang dibawakan dalam setiap kajian oleh dai atau beberapa influencer dakwah.

Beberapa diantaranya seperti, Support System, Ngabebi (Ngabuburit Belajar Bisnis Berkah), Belajar Move On, Fantastic Four, After Ramadhan Vibes, Kerja Cerdas bukan Kerja Keras, Relevance, Strong Mentally People, One Piece (Diri yang Utuh), Saatnya Revolusi (One Piece part 2), Antek Asing?, Inner Child dan masih banyak tema lain yang dihubungkan dengan fenomena hangat yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Orang-orang yang berada dibalik kesusksesan program Al-Lathiif sangat cerdas untuk mencari celah bagaimana kegiatan di masjid tersebut tak pernah padam. Mereka paham bahwa kegiatan dakwah dan keagamaan tidak bisa berdiri sendiri tapi harus terbuka untuk berkolaborasi dengan profesi lain agar bisa merangkul semua kalangan dan permasalahan masyarakat.

Hal ini dibuktikan dengan Masjid Al-Lathiif yang berkolaborasi dengan beberapa profesional dalam bidang psikologi, ekonomi bisnis dan beberapa influencer dakwah yang sedang digandrungi anak muda.

Masjid Al-Lathiif tidak hanya memberikan kemudahan untuk mengakses ilmu pengetahuan lewat materi dan kajian. Melainkan menyediakan fasilitas untuk mempraktekan ilmu yang sudah dipelajari. Salah satunya lewat program Nikah Massal pada 31 Agustus 2025 yang diselenggarakan atas kolaborasi Teman Bicara x Bikara Project.

Program ini memfasilitasi peserta kajian yang telah belajar ilmu pra nikah dan parenting yang diselenggarakan bulanan setiap Sabtu malam. Melalui belajar bersama, taaruf dan saling bertukar cv hingga terseleksi menjadi calon pasangan yang sudah siap ilmu dan mental untuk mengarungi bahtera pernikahan.

Baca Juga: Bandung Harus Ramah bagi Pejalan Kaki

Hari ini Al-Lathiif bahkan tidak hanya dikenal oleh masyarakat Bandung tapi beberapa jemaah dari luar kota. Beruntungnya Al-Lathiif membuka fasilitas hingga 24 jam dan memperbolehkan iktikaf.

Al-Lathiif termasuk salah satu masjid yang mampu mengelola biaya yang diberikan oleh donatur dengan baik. Dana tersebut diberdayakan untuk menyajikan sejumlah makanan untuk buka puasa dan beberapa sajian makanan yang dihidangkan setelah acara kajian selesai. (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dias Ashari
Tentang Dias Ashari
Menjadi Penulis, Keliling Dunia dan Hidup Damai Seterusnya...

Berita Terkait

News Update

Wisata & Kuliner 28 Mei 2026, 12:20

Laksa Bogor, Kuliner Peranakan Legendaris di Kota Hujan

Laksa Bogor dikenal dengan teknik penyajian unik “dikocok” yang membuat bihun dan tauge menyatu sempurna dengan kuah santan kuning berbumbu.

Laksa Bogor. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 12:03

Mengapa Nabi Mengajarkan 'Baarakallahu Laka' dan 'Baaraka Alaika' dalam Doa Pernikahan?

Mengapa Nabi menggunakan lafazh “laka” dan “‘alaika” dalam doa pernikahan? Ternyata tersimpan pesan mendalam tentang sakinah, cinta, ujian hidup, syukur, dan kesabaran rumah tangga.

Pasangan suami istri. (Sumber: Istimewa | Foto: Muhammad Mufti SN)
Beranda 28 Mei 2026, 09:45

Idul Adha 1447 H, PLN NP UP Cirata Tebar Kepedulian lewat Bantuan Hewan Kurban

PT PLN Nusantara Power UP Cirata menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat dan stakeholder di Purwakarta pada Idul Adha 1447 H.

PT PLN Nusantara Power UP Cirata menyalurkan 5 sapi dan 21 kambing kurban kepada masyarakat dan stakeholder di Purwakarta pada Idul Adha 1447 H.
Ayo Netizen 28 Mei 2026, 09:34

Harga Mahal Sebuah Piala: Saat Euforia Juara Persib Bandung Harus Dibayar dengan Nyawa

Merayakan Persib boleh menggila, tetapi logika dan kemanusiaan jangan sampai ikut mati.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 28 Mei 2026, 00:27

Kelola Belanja Keluarga lewat HP, Ibu Rumah Tangga Perlu Paham Ancaman Digital Perbankan

Era digital yang sudah serba canggih telah memberikan kemudahan untuk pelbagai sektor, termasuk perbankan.

Aplikasi BRImo dari Bank BRI. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 18:04

Wajah Ganda Kota Kembang: Ramah Wisatawan, Menantang bagi Pekerja

Bandung memikat jutaan wisatawan, tetapi pekerjanya menghadapi tekanan biaya hidup.

Kawasan legendaris Braga bukan sekadar jalan, melainkan lembaran sejarah yang hidup, menyatu dengan denyut nadi modernitas kota. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 27 Mei 2026, 15:17

Ketika BUMDes dan BRILink Jadi Duet Andalan untuk Tingkatkan Ekonomi Desa Margamukti

BRILink di Margamukti adalah cermin dari cara berpikir BUMDes Marga Makmur secara keseluruhan.

Agen BRILink BUMDes Marga Makmur, di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 13:19

Ibadah Qurban atau Ibadah Udhiyyah? Yuk Kenali Istilah yang benar dalam Islam

Seringkali terdengar ibadah qurban pada momentum Idul Adha, apa arti sebenarnya?

Hewan udhiyyah di Indonesia adalah sapi, kambing, domba, kerbau (Sumber: Pixeabay | Foto: Paskvi)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 12:31

Menolak Lupa: Surat Samantha untuk Perdamaian Dunia

Kisah seorang anak yang memberi pesan bahwa perdamaian dunia adalah hak mutlak setiap umat manusia

Samantha Smith (Sumber: Kennebec Journal)
Beranda 27 Mei 2026, 10:59

Sambut Idul Adha, PLN Nusantara Power Pastikan PLTA Cirata Beroperasi Prima

PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.

PLN Nusantara Power UP Cirata memastikan seluruh unit PLTA Cirata siap menjaga keandalan listrik Jawa-Madura-Bali saat Idul Adha.
Beranda 27 Mei 2026, 10:38

Kalau Tidak Ada Ketupat, Rasanya Bukan Lebaran

Lapak-lapak kecil di Jalan Gurame memperlihatkan satu hal sederhana beberapa tradisi ternyata masih bertahan.

Rio penjual ketupat musiman di Jalan Gurame, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 27 Mei 2026, 10:06

Cicaheum Purna, Mampukah Leuwipanjang Menanggung Bebannya?

Pemusatan terminal ke Leuwipanjang patut diapresiasi karena membawa janji modernisasi.

Suasana Terminal Cicaheum, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 18:26

Makna Berkurban di Tengah Hidup yang Serba Sulit

Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga refleksi atas berbagai pengorbanan masyarakat yang sering kali tidak terlihat di tengah hidup yang semakin sulit.

Ilustrasi hewan kurban. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Biz 26 Mei 2026, 17:05

Melon Premium Margamukti, dari Desa ‘Tanpa Keunikan’ sampai Berhasil Ciptakan Ekosistem Mandiri

BUMDes Marga Makmur menciptakan ‘pasar’. Menciptakan jaringan petani sampai menghubungkan mereka kepada para pembeli.

Hasil budidaya melon premium di Desa Margamukti, Sumedang Utara, (22/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 15:15

Demokratisasi Rasa: Potret Arsitektur Sosial dan Spiritual di Atas Meja Makan Idul Adha

Pesta kuliner yang terjadi selama Idul Adha merupakan manifestasi dari rasa syukur yang mendalam.

Ilustrasi olahan rendang dari daging kurban Idul Adha. (Sumber: Unsplash | Foto: prananta haroun)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 14:04

Duel Klasik Persib vs PSMS di Final Divisi Utama Perserikatan 1985

Final Divisi Utama Perserikatan 1985 antara Persib Bandung melawan PSMS Medan di Stadion Utama Senayan, Jakarta, pada 23 Februari 1985.

Berdiri dari kiri: Iwan Sunarya, Dede Iskandar, Sobur, Kosasih, Wawan Karnawan,  Ajat Sudrajat. Jongkok: Jafar Sidik, Suryamin, Sukowiyono, Adeng Hudaya dan Robby Darwis. (Sumber: tabloid BOLA edisi Februari 1983 | Foto: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 13:00

Wededed ... Ikoniknya para Bobotoh Encib

Selebrasi para bobotoh Persib saat ini yang paling ikonik adalah sepeda motor yang digeber-geber sehingga menghasilkan suara wededed.

Ribuan Bobotoh mengikuti konvoi perayaan juara Super League 2025–2026 di Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 26 Mei 2026, 12:12

Di Balik Konvoi Juara Persib 2026, Netizen Heran Banyak Kejadian 'Aneh' Tahun Ini

Keresahan sebagaian publik yang terjadi pada momentum konvoi juara tim Persib Bandung tahun 2026.

Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 26 Mei 2026, 11:24

3 Catatan untuk Konvoi Persib di Masa Depan: Sterilisasi Jalur, Keselamatan Bobotoh, dan Masalah Sampah

Konvoi juara Persib menyisakan sejumlah evaluasi, mulai dari sterilisasi jalur, keselamatan Bobotoh saat berdesakan, hingga 112 ton sampah di Kota Bandung.

Pemain dan official Persib Bandung bersama Puluhan ribu bobotoh memenuhi jalan Asia-Afrika, Kota Bandung saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025-2026, Sabtu 24 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Wisata & Kuliner 26 Mei 2026, 09:58

Pemandian Air Panas Cimanggu kini hadir dengan wajah baru sebagai Jiwanta Hot Spring di kawasan Ciwidey.

Jiwanta Hot Spring menghadirkan konsep baru pemandian air panas alami dengan fasilitas lebih modern di Ciwidey.

Pemandian Air Panas Cimanggu. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)