Sore: Istri Dari Masa Depan, Cinta yang Terjebak dalam Putaran Waktu

4 menit baca
Adinda Putri
Ditulis oleh Adinda Putri diterbitkan
Poster film Sore: Istri dari Masa Depan. (Sumber: Instagram/sheiladaisha)
Poster film Sore: Istri dari Masa Depan. (Sumber: Instagram/sheiladaisha)

Film Sore:Istri Dari Masa Depan (2025) yang dibintangi oleh Sheila Dara dan Dion Wiyoko telah tayang sejak 10 Juli 2025. Film genre romansa dan fiksi ilmiah ini berhasil mencapai 3 juta penonton yang menempatkannya sebagai film terlaris keempat di tahun 2025. 

Disutradarai oleh Yandy Laurens, film yang berdurasi selama 1 jam 59 menit ini sukses secara komersial dan mendapatkan banyak apresiasi dikarenakan kekuatan cerita yang dimiliki dan sinematografi yang memikat penonton. 

Dion Wiyoko melalui perannya sebagai karakter Jonathan berhasil menunjukkan seorang pria yang memiliki rasa emosional kompleks dan mendalam dalam film. Sementara itu, Sheila Dara yang memerankan Sore tampil dengan karakter hangat, lembut, serta memiliki daya tarik secara emosional yang kuat. 

Akting dari kedua pemeran, yaitu Jonathan dan Sore membuat penonton tidak hanya memahami perjuangan yang dialami Sore, melainkan juga merasakan frustasi akan cinta yang terus diuji melalui perjalanan waktu. Kemudian, chemistry dari kedua pemeran yang ditampilkan dalam film terlihat sangat natural sehingga membuat penonton ikut terbawa dalam alur ceritanya.

Sinopsis Film Sore: Istri Dari Masa Depan

Poster film Sore: Istri dari Masa Depan. (Sumber: Instagram/@yndlaurens)
Poster film Sore: Istri dari Masa Depan. (Sumber: Instagram/@yndlaurens)

Film Sore: Istri Dari Masa Depan mengisahkan hubungan yang kompleks antara Sore dan Jonathan. Dalam film ini, Jonathan merupakan seorang fotografer yang kerap menjalani hidupnya dengan mengabaikan kesehatannya, yaitu kebiasaan merokok. Namun, hidup Jonathan seketika berubah semenjak kehadiran Sore, seorang perempuan yang mengaku sebagai istri dari masa depannya. Dalam upaya menyelamatkan Jonathan, Sore melakukan perjalanan waktu yang tidak biasa dan kembali ke masa lalu untuk mengubah takdirnya.

Awalnya, pertemuan itu membuat Jonathan bingung dan tidak percaya, namun perlahan-lahan Jonathan mulai penasaran dengan kehadiran Sore yang penuh dengan kehangatan dan rasa perhatian. Dari sana, Jonathan merasa kehadiran Sore membuat hidupnya menjadi lebih berwarna dan bermakna. Namun dibalik itu, Sore justru menyimpan banyak rahasia dan memiliki ketakutan akan perpisahan yang tidak terhindarkan.

Apakah usaha Sore untuk mengubah hidup Jonathan akan berhasil?

Di balik alur cerita yang lembut dan akting yang natural, Yandy Laurens selaku sutradara mengemas film Sore: Istri Dari Masa Depan jauh berbeda dengan film romansa lainnya.

Film ini dikemas dengan konsep time loop yang membuat penonton ikut merasakan kebingungan, tersesat dalam alur cerita, hingga lelah seperti yang dialami Sore, selaku tokoh utama dalam film. Hal ini terlihat pada beberapa adegan dalam film yang terus berulang-ulang dengan detail yang sama, namun dengan reaksi dari tokoh yang berbeda.

“Kita mulai lagi dari awal” merupakan perkataan yang sering diucapkan oleh Sore, kemudian alur yang selalu kembali ke awal ketika Sore muncul di kamar Jonathan pada pukul 8.25 pagi. Setiap kali waktu berulang, muncul sebuah pertanyaan apakah Sore sedang mencoba memperbaiki sesuatu, atau justru Jonathan dan Sore sedang terjebak dalam siklus yang tidak ada ujungnya?

Terdapat salah satu scene yang menunjukkan bahwa Sore yang selalu berjuang keras untuk menyelamatkan Jonathan, dan setiap kali Sore gagal, maka waktu yang dimiliki Sore tersisa sedikit. Sampai pada akhirnya, waktu yang melenyapkannya. Mengapa Sore sangat berusaha keras melakukannya? Apa alasannya?

Dalam hal ini, banyak penonton yang mengaku “capek” dan terasa seperti naik roller coaster dalam mengikuti alur film Sore sendiri, bukan karena alur yang membosankan, melainkan setiap adegan yang menyimpan teka-teki yang baru terjawab di ending film. Namun, di sinilah letak keunikan dari film Sore: Istri Dari Masa Depan yang bukan hanya menampilkan kisah cinta lintas waktu, namun juga mengajak para penonton ikut terbawa dalam alur ceritanya.

Baca Juga: Film Rangga & Cinta: Mengenang Kembali Kisah Romansa Masa Remaja

Selain sinematografi yang dibanggakan dikarenakan menggunakan lanskap Kroasia salju, soundtrack dalam film Sore: Istri Dari Masa Depan juga menjadi elemen penting dalam mendukung perasaan emosional dari kisah perjalanan lintas waktu yang dialami Sore dan Jonathan.

Berikut beberapa soundtrack dalam film Sore: Istri Dari Masa Depan:

1) Hingga Ujung Waktu oleh Sheila on 7

2) Forget Jakarta oleh Adhitia Sofyan

3) Pancarona oleh Barasura

4) Terbuang dalam Waktu oleh Barasuara

5) Gaze oleh Adhitia Sofyan

Baca Juga: Wajah Baru dan Nostalgia, Mengulas Film Rangga dan Cinta

Melalui film ini, memiliki pesan bahwa setelah beberapa kali mencoba, gagal, dan kembali seperti semula seperti pemeran Sore, terdapat hal penting yang dapat diambil, ialah tidak semua orang dapat diselamatkan, dan hal tersebut diluar kendali kita.

Lebih dari itu, film ini juga mengajarkan bahwa “hidup, cinta, dan waktu” adalah tiga hal yang tidak dapat dimengerti secara sepenuhnya oleh manusia. Melalui kisah Jonathan dan Sore, penonton justru diajak untuk saling memahami, belajar melepaskan ego masing-masing, dan menumbuhkan rasa kepercayaan.

Selain itu, film ini juga mengajak para penontonnya untuk berdamai akan masa lalu yang penuh dengan luka. Ada kalanya kenangan lebih terasa nyata dibandingkan kenyataan itu sendiri. Hal ini dikarenakan perubahan manusia datang bukan dari orang lain, melainkan murni dari keinginan dirinya sendiri. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)