Wajah Baru dan Nostalgia, Mengulas Film Rangga dan Cinta

3 menit baca
Krista Noventi Deananda
Ditulis oleh Krista Noventi Deananda diterbitkan
(Sumber: Sumber Foto: instagram @filmranggacinta)
(Sumber: Sumber Foto: instagram @filmranggacinta)

Dunia perfilman Indonesia kembali dihebohkan, kali ini bukan oleh aktor ternama, melainkan dengan munculnya wajah-wajah yang tergolong baru dan kurang familiar di layar lebar. Salah satu film yang tengah menjadi sorotan adalah "Rangga dan Cinta", yang baru saja tayang di bioskop pada 2 Oktober 2025.

Dibintangi oleh El Saputra Sarira dan Leya Princy, film ini dengan cepat menarik perhatian warganet, menjadikannya topik perbincangan hangat dan trending di berbagai platform media sosial.

"Rangga dan Cinta" sendiri merupakan film remake dari mahakarya yang legendaris, "Ada Apa Dengan Cinta?" (AADC).

Film ini berupaya menyuguhkan kembali kisah cinta dan persahabatan remaja yang hangat dan ikonik, kental dengan nuansa romansa yang identik dengan kehidupan anak Sekolah Menengah Atas (SMA).

 (Sumber: Sumber Foto: instagram @filmranggacinta)
(Sumber: Sumber Foto: instagram @filmranggacinta)

Namun, ada satu langkah berani yang membedakannya: pemilihan pemain. Berbeda dari film-film remake biasanya yang mengandalkan aktor ternama untuk menjamin kesuksesan, "Rangga dan Cinta" berani menampilkan jajaran remaja yang relatif asing di dunia akting. Hanya Leya Princy—pemeran Cinta—yang mungkin sudah cukup dikenal publik.

Menariknya, Leya sendiri mengakui bahwa ini adalah kali pertamanya mengemban peran sebagai pemeran utama dalam sebuah film. Selebihnya, hampir semua cast yang berperan, termasuk El Saputra Sarira sebagai Rangga, adalah aktor-aktor pendatang baru yang baru saja terjun ke industri perfilman.

Keputusan untuk mengangkat para aktor baru ini tentu menjadi tantangan besar bagi tim produksi. Risiko kegagalan dan perbandingan dengan pemeran aslinya sangat tinggi. Hal ini pun dirasakan oleh para aktor, yang mana peran ini merupakan pengalaman besar pertama bagi sebagian besar dari mereka.

Mereka harus beradaptasi cepat dengan tekanan dan harapan yang besar dari penggemar AADC yang sudah mapan.

Baca Juga: Gowes di Kota Kembang, Sepeda Menjadi Simbol Gaya Hidup Sehat dan Peluang Bisnis Berkelanjutan

Di awal kemunculannya, film ini menjadi perbincangan panas di kalangan warganet. Diskusi membanjiri media sosial, mempertanyakan apakah film ini akan mampu memenuhi ekspektasi nostalgia atau justru akan mengecewakan. Keraguan muncul karena para pemeran baru dianggap belum memiliki jam terbang yang cukup untuk membawakan karakter ikonik Rangga dan Cinta. Namun, karena nuansa romansa remaja yang ringan dan relatable sudah terlanjur dinanti-nantikan, harapan penonton tetap tinggi.

Siapa sangka, film "Rangga dan Cinta" berhasil memukau dan memuaskan hati para penontonnya. Meskipun sebagian besar peran dimainkan oleh para pendatang baru, justru hal inilah yang menjadi kekuatan unik film.

Keterlibatan wajah-wajah segar membuat penggambaran masa SMA terasa lebih autentik, fresh, dan relate dengan kehidupan remaja pada umumnya saat ini. Para aktor baru ini dinilai sukses menghidupkan karakter tanpa bayang-bayang pemeran sebelumnya.

Film "Rangga dan Cinta" dapat diklaim sebagai sukses besar dalam menarik perhatian penonton. Hal ini terbukti dari rating tinggi di berbagai platform ulasan dan antusiasme positif yang membanjiri media, menegaskan bahwa film ini sangat layak ditonton.

 (Sumber: Sumber foto : official annoouncement film Rangga dan Cinta (Miles Films))
(Sumber: Sumber foto : official annoouncement film Rangga dan Cinta (Miles Films))

Banyak penonton, terutama anak-anak remaja yang masih duduk di bangku SMA, sangat menikmati film ini karena alur ceritanya terasa sangat mirip dengan dinamika kehidupan sehari-hari mereka.

Tidak hanya itu, film ini bahkan berdampak besar pada penonton usia dewasa. Kisah romansa dan persahabatan yang disajikan berhasil membangkitkan dejavu, membawa mereka kembali mengenang masa-masa remaja mereka di bangku sekolah.

Dengan segala tantangannya, film "Rangga dan Cinta" telah membuktikan bahwa keberanian untuk menampilkan talenta baru dan menyajikan kisah nostalgia dengan kemasan yang segar adalah kunci sukses dalam dunia perfilman modern. (*)


Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Krista Noventi Deananda
Mahasiswa UAJY

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 07 Agu 2026, 20:15

Narasi Adiboga Sunda dalam Panggung Gastrodiplomasi Handrawina Adiboga Nusantara

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia.

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia. (Sumber: Kementrian Luar Negeri)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 18:24

Wujudkan Tipe Rumah SOHO Idaman Keluarga di Bandung

Rumah tipe SOHO multi fungsi, untuk tempat tinggal keluarga sekaligus tempat usaha.

Ilustrasi tipe rumah SOHO idaman warga Bandung (Sumber: dikreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 16:50

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (Bagian 2)

Warga Bandung bahu-membahu untuk mempersiapkan kemerdekaan, mereka dengan penuh suka cita dan dada yang menggebu-gebu mempersiapkan segalanya dengan seksama dan hati-hati.

Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). (Sumber: 360doc)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:52

Nomor Proklamasi: Ketika Majalah Selecta Menyambut Hari Kemerdekaan RI 1969

Di sampul depan Majalah Selecta Nomor 413, terbit 17 Agustus 1969 terpampang sederhana namun penuh makna: "Nomor Proklamasi".

Sampul depan Majalah Selecta Edisi Khusus Proklamasi, terbit 17 Agustus 1969, menampilkan aktris Alice Iskak sebagai model sampul. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:23

Melacak Jejak Gastronomi Jawa dalam Kokki Bitja (1854): Identitas, Karakteristik, dan Kontinuitas

Buku Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854 merupakan salah satu artefak sejarah kuliner tertua dan paling signifikan di Hindia Belanda.

Buku "Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854". (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 07 Agu 2026, 15:20

Jelajah Sungai Cigerendong, Surga Tersembunyi di Dusun Cukanggaleuh Pangandaran

Jelajahi Sungai Cigerendong di Desa Parakanmanggu dengan air jernih berwarna toska, pepohonan rindang, dan suasana yang masih alami.

Sungai Cigerendong Pangandaran. (Sumber: TikTok @cigerendongpangandaran)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 13:53

Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan

Apakah masyarakat kita memang masih menonton film di bioskop dengan cara yang sama seperti sebelumnya?

Ilustrasi Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan. (Sumber: Mochamad Arbani)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 11:58

Cipatat dan Krisis Kesehatan yang Tak Terlihat

Negara wajib memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dibangun di atas kesehatan dan penderitaan masyarakat. 

Beberapa truk bayawak pengangkut batu kapur terparkir di wilayah Cipatat Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ananda)
Ikon 07 Agu 2026, 11:15

Alun-alun Kota Cimahi, Pusat Pertemuan antara Warga dengan Ojol

Alun-alun Kota Cimahi menjadi pusat aktivitas warga, tempat bersantai, berolahraga, hingga titik berkumpul para driver ojol.

Rindang, strategis, dan nyaman, Alun-alun Kota Cimahi menjadi ruang publik sekaligus titik berkumpul para driver ojol setiap hari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 08:40

Saat Pohon Tumbang dan Rasa Aman Dipertaruhkan

Bandung sedang menghadapi ujian besar. Ujian yang menuntut respons yang tegas, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 20:09

Menyambut Hari Kemerdekaan 2026, Deretan Ide Tulisan dari Semangat Kemerdekaan hingga Dinamika Kota Bandung

Tema tulisan tetap tidak dibatasi. Selama relevan dengan isu yang berkembang, setiap penulis bebas menentukan sudut pandang yang ingin diangkat.

Warga Kampung Pengkolan Pasang Bendera Merah Putih Sepanjang 540 Meter pada tahun 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 18:33

Rahasia Komunikasi Digital yang Bikin Sebuah Merek Kecantikan Mudah Diingat

Menganalisis komunikasi iklan melalui website resmi dan media sosial Instagram yang menunjukkan adanya upaya perusahaan dalam membangun komunikasi yang saling terhubung.

Ilustrasi komunikasi digital merek kecantikan.
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 18:07

Jelajah Gunung Salak Bogor: Pendakian, Kawah Ratu, Harga Tiket, dan Cara Booking Online

Panduan lengkap Gunung Salak mulai jalur pendakian, Kawah Ratu, harga tiket, booking online, hingga cara menuju kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Gunung Salak Bogor. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 16:17

Berita Yudha: Potret Sejarah dari Lembaran Surat Kabar Lawas

Kini, setelah 56 tahun berlalu, Berita Yudha tetap memiliki daya tarik yang kuat sebagai sumber sejarah.

Surat kabar Berita Yudha, salah satu harian berpengaruh pada era Orde Baru yang diterbitkan oleh TNI Angkatan Darat. (Sumber: Koleksi: Kin Sanubary)
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 15:59

Curug Panetean Tasikmalaya, Surga Tersembunyi dengan Leuwi Jernih

Temukan pesona Curug Panetean yang terkenal dengan kolam batu alami, air sejernih kaca, dan pengalaman berendam di tengah alam.

Curug Panetean Tasikmalaya. (Sumber: Instagram @r_dony26)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 15:27

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (bagian 1)

Hal-hal yang jarang diketahui khalayak menjelang proklamasi kemerdekaan pada 1945 di Kota Bandung.

Menjelang masa agresi militer di Bandung 1945- 1946. (Sumber: Album Perjuangan Kemerdekaan 1945-1950)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 14:43

Pabrik Boleh Berpindah, tetapi Kehidupan Buruh Tidak Semudah Itu Dipindahkan

Kala terjadi PHK, opsi untuk beralih profesi tidak selalu terbuka luas. Ini membuat ketergantungan pada industri garmen semakin kuat, sekaligus mempersempit ruang negosiasi buruh.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 06 Agu 2026, 11:40

Jelajah Cigondewah, Pusat Perdagangan Kain Kerakyatan di Bandung

Cigondewah menjadi pusat kain di Bandung sejak 1980-an. Ketahui sejarah, daya tarik, dan perkembangan bisnis tekstilnya.

Cigondewah Bandung, pusat belanja kain eceran hingga grosir yang legendaris. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 11:26

Mahalnya Ongkos Kemerdekaan

Negeri kita memiliki sejarah yang wajib diproklamirkan tidak hanya di bulan kemerdekaan. Sejatinya mesti dijaga dan dirawat dengan sangat baik di pikiran bukan sekadar di buku pelajaran.

Beragam bendera merah putih yang dijual para pedagang selama bulan Agustus. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 08:33

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 2): Kesegaran Tradisi dan Kekayaan Cita Rasa

Berikut adalah 5 hidangan berikutnya dari daftar 10 kuliner Jawa Barat terbaik versi Taste Atlas.

Karedok (salad sunda) di Indonesia. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)