Review Teasing Master Takagi-san: Perasaan Masa Remaja yang Mendalam

3 menit baca
Nicholas Axel
Ditulis oleh Nicholas Axel diterbitkan
Salah satu adegan di Teasing Master Takagi-san (Sumber: IMDb)
Salah satu adegan di Teasing Master Takagi-san (Sumber: IMDb)

Rasanya menyenangkan bisa menemukan sebuah film drama yang menyenangkan, ringan dan penuh rasa nostalgia akan masa-masa sekolah. Setidaknya pengalaman tersebut yang tergambar ketika menonton Teasing Master Takagi-san (2024). 

Serial live action ini seakan menjadi obat bagi para penikmat J-drama. Disaat industri perfilman Jepang didominasi cerita yang menguras air mata, Teasing Master Takagi-san muncul sebagai tontonan yang sederhana namun menarik.

Teasing Master Takagi-san (2024) merupakan adaptasi live action dari manga karya Soichiro Yamamoto. Sebelumnya, manga ini juga sudah dibuat dalam versi anime. Serialnya sendiri tayang pertama kali pada Maret 2024, dengan Rui Tsukishima sebagai Takagi dan Soya Kurokawa sebagai Nishikata. Rikiya Imaizumi yang dikenal dengan pendekatan lembut dan realistis, dipercaya menjadi sutradara dalam serial ini.

Mengisahkan tentang dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), Takagi yang merupakan gadis periang dan suka menggoda Nishikata, teman sekelasnya yang mudah tersipu dan pemalu. Keduanya duduk bersebelahan dan kadang melakukan banyak hal bersama-sama. Serial ini menampilkan interaksi mereka setiap hari melalui momen-momen sederhana seperti pulang sekolah bersama, bersepeda berdua dan saling mengganggu di kelas.

Lokasi syutingnya berada Pulau Shodoshima yang tidak terlalu luas, namun punya banyak tempat yang ikonik dan indah. Serial ini juga hanya berfokus di beberapa tempat saja dan justru hal tersebut yang membuat penonton ikut terbawa dalam cerita. Visualnya yang terkesan natural ditambah dengan musik yang sederhana membuat setiap momennya terasa menyenangkan dan penuh nostalgia.

Tidak bisa dipungkiri, akting Rui Tsukishima dan Soya Kurokawa disini memang luar biasa. Keduanya baru berusia 16 dan 14 Tahun ketika proses produksi serialnya berlangsung. Meski begitu, mereka mampu membawakan kedua karakter selayaknya teman yang tumbuh bersama. 

Scene bersepeda di Teasing Master Takagi-san (Sumber: https://www.imdb.com/title/tt29307607/mediaviewer/rm3000269313/?ref_=tt_ph_3 | Foto: IMDb)
Scene bersepeda di Teasing Master Takagi-san (Sumber: https://www.imdb.com/title/tt29307607/mediaviewer/rm3000269313/?ref_=tt_ph_3 | Foto: IMDb)

Soya menunjukkan kemampuannya sebagai Nishikata yang canggung dan pemalu dengan detail-detail gestur seperti tatapan bingung, gerakan yang sedikit kaku dan senyum yang malu. Dirinya berhasil menciptakan karakter seorang siswa yang sedang belajar memahami perasaan dan tidak terlalu percaya diri. Sementara Rui sebagai Takagi, mengungkapkan perasaannya dengan gangguan dan godaan sederhana. Bukan semata-mata gangguan yang jahat, melainkan rasa ingin tahu dan perhatian kepada Nishikata. 

Chemistry keduanya menjadi ikonik karena berjalan apa adanya. Kedekatan mereka tidak dipaksakan, tapi dibangun perlahan dan penuh makna. Pengalaman seperti ini yang sulit dijumpai di banyak J-drama lainnya. Perjalanan Takagi dan Nishikata yang tidak terburu-buru membuat penonton ikut merasakan pengalaman mereka.

Serial Teasing Master Takagi-san sendiri memiliki total 8 episode, dengan 20 hingga 25 menit per episodenya. Terkesan cukup singkat untuk sebuah J-drama, namun justru membuat interaksi karakter di dalamnya menjadi padat walau tidak tergesa-gesa.

Proses syuting serial Teasing Master Takagi-san (Sumber: https://www.imdb.com/title/tt29307607/mediaviewer/rm3067245057/ | Foto: IMDb)
Proses syuting serial Teasing Master Takagi-san (Sumber: https://www.imdb.com/title/tt29307607/mediaviewer/rm3067245057/ | Foto: IMDb)

Tidak ada konflik besar sepanjang cerita, hanya momen-momen kecil yang dirangkai menjadi satu dan terasa hangat. Idenya sederhana, Nishikata yang berusaha membalas gangguan dan godaan dari Takagi. Namun Takagi selalu selangkah lebih pintar darinya. Gangguan yang menjadi jalan bagi Takagi untuk menunjukkan perhatiannya pada Nishikata. 

Semakin dalam perjalanan mereka, semakin terlihat bahwa hubungan mereka lebih dari sekedar saling mengganggu. Ada perasaan hangat, penasaran dan peduli antara dua anak muda yang masih belajar arti mencintai. Endingnya mungkin akan terasa menggantung bagi banyak orang, namun serial ini akan dilanjutkan dan diselesaikan di film Teasing Master Takagi-san Movie yang berlatar 10 tahun kemudian.

Pada akhirnya, serial adaptasi Teasing Master Takagi-san mengajak penonton untuk beristirahat sejenak. Membuat kita tertawa dan tersenyum melalui hal-hal sederhana yang ditampilkan dalam setiap episodenya. Mungkin juga membuat sebagian orang kembali mengenang masa remaja mereka. Serial ini juga mengingatkan bahwa dalam dunia yang serba cepat, terkadang ada nilai yang berjalan perlahan.

“Aku merasa jauh lebih baik setelah mengerjaimu” begitu salah satu kutipan paling lucu dalam Teasing Master Takagi-san, episode 8. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Nicholas Axel
Tentang Nicholas Axel
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 07 Agu 2026, 20:15

Narasi Adiboga Sunda dalam Panggung Gastrodiplomasi Handrawina Adiboga Nusantara

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia.

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia. (Sumber: Kementrian Luar Negeri)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 18:24

Wujudkan Tipe Rumah SOHO Idaman Keluarga di Bandung

Rumah tipe SOHO multi fungsi, untuk tempat tinggal keluarga sekaligus tempat usaha.

Ilustrasi tipe rumah SOHO idaman warga Bandung (Sumber: dikreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 16:50

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (Bagian 2)

Warga Bandung bahu-membahu untuk mempersiapkan kemerdekaan, mereka dengan penuh suka cita dan dada yang menggebu-gebu mempersiapkan segalanya dengan seksama dan hati-hati.

Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). (Sumber: 360doc)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:52

Nomor Proklamasi: Ketika Majalah Selecta Menyambut Hari Kemerdekaan RI 1969

Di sampul depan Majalah Selecta Nomor 413, terbit 17 Agustus 1969 terpampang sederhana namun penuh makna: "Nomor Proklamasi".

Sampul depan Majalah Selecta Edisi Khusus Proklamasi, terbit 17 Agustus 1969, menampilkan aktris Alice Iskak sebagai model sampul. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:23

Melacak Jejak Gastronomi Jawa dalam Kokki Bitja (1854): Identitas, Karakteristik, dan Kontinuitas

Buku Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854 merupakan salah satu artefak sejarah kuliner tertua dan paling signifikan di Hindia Belanda.

Buku "Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854". (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 07 Agu 2026, 15:20

Jelajah Sungai Cigerendong, Surga Tersembunyi di Dusun Cukanggaleuh Pangandaran

Jelajahi Sungai Cigerendong di Desa Parakanmanggu dengan air jernih berwarna toska, pepohonan rindang, dan suasana yang masih alami.

Sungai Cigerendong Pangandaran. (Sumber: TikTok @cigerendongpangandaran)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 13:53

Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan

Apakah masyarakat kita memang masih menonton film di bioskop dengan cara yang sama seperti sebelumnya?

Ilustrasi Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan. (Sumber: Mochamad Arbani)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 11:58

Cipatat dan Krisis Kesehatan yang Tak Terlihat

Negara wajib memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dibangun di atas kesehatan dan penderitaan masyarakat. 

Beberapa truk bayawak pengangkut batu kapur terparkir di wilayah Cipatat Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ananda)
Ikon 07 Agu 2026, 11:15

Alun-alun Kota Cimahi, Pusat Pertemuan antara Warga dengan Ojol

Alun-alun Kota Cimahi menjadi pusat aktivitas warga, tempat bersantai, berolahraga, hingga titik berkumpul para driver ojol.

Rindang, strategis, dan nyaman, Alun-alun Kota Cimahi menjadi ruang publik sekaligus titik berkumpul para driver ojol setiap hari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 08:40

Saat Pohon Tumbang dan Rasa Aman Dipertaruhkan

Bandung sedang menghadapi ujian besar. Ujian yang menuntut respons yang tegas, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 20:09

Menyambut Hari Kemerdekaan 2026, Deretan Ide Tulisan dari Semangat Kemerdekaan hingga Dinamika Kota Bandung

Tema tulisan tetap tidak dibatasi. Selama relevan dengan isu yang berkembang, setiap penulis bebas menentukan sudut pandang yang ingin diangkat.

Warga Kampung Pengkolan Pasang Bendera Merah Putih Sepanjang 540 Meter pada tahun 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 18:33

Rahasia Komunikasi Digital yang Bikin Sebuah Merek Kecantikan Mudah Diingat

Menganalisis komunikasi iklan melalui website resmi dan media sosial Instagram yang menunjukkan adanya upaya perusahaan dalam membangun komunikasi yang saling terhubung.

Ilustrasi komunikasi digital merek kecantikan.
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 18:07

Jelajah Gunung Salak Bogor: Pendakian, Kawah Ratu, Harga Tiket, dan Cara Booking Online

Panduan lengkap Gunung Salak mulai jalur pendakian, Kawah Ratu, harga tiket, booking online, hingga cara menuju kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Gunung Salak Bogor. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 16:17

Berita Yudha: Potret Sejarah dari Lembaran Surat Kabar Lawas

Kini, setelah 56 tahun berlalu, Berita Yudha tetap memiliki daya tarik yang kuat sebagai sumber sejarah.

Surat kabar Berita Yudha, salah satu harian berpengaruh pada era Orde Baru yang diterbitkan oleh TNI Angkatan Darat. (Sumber: Koleksi: Kin Sanubary)
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 15:59

Curug Panetean Tasikmalaya, Surga Tersembunyi dengan Leuwi Jernih

Temukan pesona Curug Panetean yang terkenal dengan kolam batu alami, air sejernih kaca, dan pengalaman berendam di tengah alam.

Curug Panetean Tasikmalaya. (Sumber: Instagram @r_dony26)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 15:27

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (bagian 1)

Hal-hal yang jarang diketahui khalayak menjelang proklamasi kemerdekaan pada 1945 di Kota Bandung.

Menjelang masa agresi militer di Bandung 1945- 1946. (Sumber: Album Perjuangan Kemerdekaan 1945-1950)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 14:43

Pabrik Boleh Berpindah, tetapi Kehidupan Buruh Tidak Semudah Itu Dipindahkan

Kala terjadi PHK, opsi untuk beralih profesi tidak selalu terbuka luas. Ini membuat ketergantungan pada industri garmen semakin kuat, sekaligus mempersempit ruang negosiasi buruh.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 06 Agu 2026, 11:40

Jelajah Cigondewah, Pusat Perdagangan Kain Kerakyatan di Bandung

Cigondewah menjadi pusat kain di Bandung sejak 1980-an. Ketahui sejarah, daya tarik, dan perkembangan bisnis tekstilnya.

Cigondewah Bandung, pusat belanja kain eceran hingga grosir yang legendaris. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 11:26

Mahalnya Ongkos Kemerdekaan

Negeri kita memiliki sejarah yang wajib diproklamirkan tidak hanya di bulan kemerdekaan. Sejatinya mesti dijaga dan dirawat dengan sangat baik di pikiran bukan sekadar di buku pelajaran.

Beragam bendera merah putih yang dijual para pedagang selama bulan Agustus. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 08:33

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 2): Kesegaran Tradisi dan Kekayaan Cita Rasa

Berikut adalah 5 hidangan berikutnya dari daftar 10 kuliner Jawa Barat terbaik versi Taste Atlas.

Karedok (salad sunda) di Indonesia. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)