Gaya Komunikasi Teknokrat

3 menit baca
Encep Dulwahab
Ditulis oleh Encep Dulwahab diterbitkan
Purbaya sebagai seorang figur dan representasi pemerintah, gaya komunikasi menjadi bagian yang tidak kalah pentingnya, dan selalu menjadi sorotan. (Sumber: inp.polri.go.id)
Purbaya sebagai seorang figur dan representasi pemerintah, gaya komunikasi menjadi bagian yang tidak kalah pentingnya, dan selalu menjadi sorotan. (Sumber: inp.polri.go.id)

Ada nuansa baru di tubuh kabinet Prabowo setelah Purbaya masuk. Sejak dilantik menggantikan Sri Mulyani, Purbaya langsung membuat gebrakan-gebrakan dalam rangka meningkatkan perekonomian Indonesia. Salah satu yang konsisten, setidaknya pasca dilantik sampai sekarang, yaitu gaya komunikasinya yang menurut budaya timur adalah gaya komunikasi yang arogan. Tidak sedikit juga publik menilainya gaya komunikasi koboi. 

Gaya komunikasi yang unik sekaligus membuat pejabat publik lainnya gerah. Sudah mulai ada yang gelisah, ketar ketir, dan bisa jadi ada yang merasa terganggu dengan pesan-pesan kerasnya yang membuat orang lain yang tadinya aman nyaman, menjadi kepanasan untuk memutar strategi membuat anti komunikasi menteri keuangan. 

Purbaya sebagai seorang figur dan representasi pemerintah, gaya komunikasi menjadi bagian yang tidak kalah pentingnya, dan selalu menjadi sorotan. Selain menjadi contoh dan referensi publik, pesan-pesan dari Purbaya di beberapa moment bahkan di beberapa podcast, menjadi bukti yang sewaktu-waktu ditagih konsistensi dan kebenaran dari gagasannya urusan masalah perekonomian. Dengan lantang dan keyakinan tingkat tinggi, ditopang dengan pesan non verbal yang penuh percaya diri, kalau dia  diluar batas normal. 

Komunikasi dalam pemerintahan sejatinya dipakai untuk saling mendukung dalam mensukseskan program atau kebijakan pemerintah untuk publik. Komunikasi untuk mempererat integritas, bukan komunikasi politik untuk bermanuver dengan saling sindir, mengumbar kejelekan atau keburukan lembaga lain, dengan niatan ingin menjatuhkan lembaga bersangkutan di depan publik. 

Persaingan dan kompetisi antar pejabat atau antar lembaga harus ada, agar terjadi motivasi dalam bekerja sehingga terjadi peningkatan kualitas kinerja, namun tetap harus menjaga kondusifitas dan keharmonisan antar lembaga. Persaingan tetap sportif dan sehat. Berlomba-lomba dalam kebaikan antar lembaga maupun pejabat publik harus dilakukan, tanpa harus ingin nampak lebih bagus dihadapan publik dibandingkan dengan lembaga atau pejabat lain, sehingga mendapat penilaian kinerja bagus dari publik, namun di balik itu tidak baik-baik saja. Apalagi ini lembaga dan pejabat pemerintah yang sama-sama bekerja untuk masyarakat di bawah satu komando presiden. 

Sebagaimana yang terjadi baru-baru ini, antara menteri keuangan dengan  beberapa pejabat publik pusat ataupun daerah, yang seharusnya melakukan komunikasi yang tidak hanya efektif, tetapi juga berlandaskan pada prinsip komunikasi saling memperkuat satu sama lain, sehingga bisa mencegah konflik kebijakan antar lembaga, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah. Pejabat pemerintah harus bisa menjalankan komunikasi kebijakan dan komunikasi publik. Dua aspek komunikasi yang harus berjalan selaras agar tidak menimbulkan distorsi pesan yang bisa salah dimaknai masyarakat. 

Kehadiran Purbaya telah mengubah budaya komunikasi pemerintah pada publik, yang lebih mengedepankan komunikasi dua arah yang terbuka. Purbaya tidak hanya menyampaikan angka dan kebijakan fiskal dalam konteks yang serius, tetapi mencoba dengan pola komunikasi yang lebih santai, ceplas ceplos, sesekali arogan, bahkan lebih dikesani gaya komunikasi koboi. 

Dampak komunikasi Purbaya untuk saat ini publik lebih optimis akan perbaikan perekonomian Indonesia. Gaya komunikasi Purbaya menurut Stewart (2012) bukan ajang dominasi, melainkan proses kolaboratif membangun makna bersama. Makna bahwa masyarakat Indonesia harus berani mengambil risiko, dan meyakini bahwa ekonomi Indonesia akan bangkit. 

Purbaya sadar betul bahwa isu keuangan sering kali sensitif, terutama ketika menyangkut subsidi, pajak, atau anggaran sosial. Oleh karena itu, Purbaya berupaya menerjemahkan bahasa teknokratik menjadi narasi yang mudah dipahami semua kalangan. Gaya komunikasi Purbaya lambat laun membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan warga (Lederach, 2015). Popularitas Purbaya pun kain melonjak, dan ramai-ramai ditanyakan ketertarikannya untuk terjun ke dunia politik. 

Dengan komunikasi yang terbuka, Purbaya beberapa kali mengatakan kalau dirinya jangan ceplas ceplos lagi, karena bagaimana pun ceplas ceplos pejabat publik bisa memicu kesalahpahaman yang berpotensi pada polarisasi di masyarakat. Beberapa momen pun Purbaya sudah dilihat sudah memiliki konflik dengan pejabat atau menteri lainnya, yang beberapa momen pula Purbaya mengklarifikasi. Kondisi seperti ini menyita waktu, energi, dan pikiran. Semoga saja tidak mengganggu konsentrasi Purbaya yang sedang berjuang memulihkan perekonomian negara. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Encep Dulwahab
Tentang Encep Dulwahab
Dosen Ilmu Komunikasi UIN Bandung

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 20:01

Ketika Gelombang Radio Menyatukan Ribuan Fans Iwan Fals

Ganesha Iwan Fals (GIF), program legendaris Radio Ganesha Bandung yang diasuh penyiar karismatik Kang Denny GIF.

Tim pengisi acara Ganesha Iwan Fals berkunjung ke kediaman Iwan Fals di Cipanas, Puncak. Dari kiri ke kanan: Arif (GIF), Denny GIF (penyiar Radio Ganesha Bandung), Iwan Fals, dan Bram (sahabat karib Iwan Fals dari Bandung). (Foto: Kemal Ferdiansyah)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 18:29

Kemerdekaan bagi Sastra

Sastra adalah salah satu ruang terakhir bagi tempat kejujuran yang masih berani bicara. Tapi apakah kehidupan bagi pelakunya sudah layak atau tenggelam dalam lautan merdeka itu sendiri?

Ilustrasi buku sastra. (Sumber: Pexels | Foto: Alexandra Krainyukhova)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 17:10

10 Netizen Terpilih Juli 2026, Menangkap Isu Begal hingga Jalur Maut

Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode Juli 2026.

Pengguna jalan melintas di dekat satu tombol darurat (panic button) yang dipasang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 26 November 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 16:15

Perlindungan Pohon: Mengajak Generasi Muda Kota Bandung Cinta Lingkungan

Jika ditarik lebih luas bahwa perlindungan terhadap lingkungan yang lestari di Kota Bandung harus ditegakkan. Sebab pohon yang tumbuh dengan baik seharusnya dipertahankan untuk menjadi penghijauan.

Pengunjung berjalan di Forest Walk Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 16 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 05 Agu 2026, 15:21

Panduan Pendakian Gunung Ciremai: Jalur, Tiket, Booking, dan Tips Terbaru

Panduan lengkap Gunung Ciremai mulai dari jalur Apuy, Palutungan, Linggarjati, tiket, booking online, estimasi pendakian, hingga tips mencapai puncak 3.078 mdpl.

Gunung Ciremai. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 15:02

Bulan Dedaunan

Bahasa Jepang dari bulan Agustus adalah Hachigatsu, yang artinya "bulan dedaunan".

Ilustrasi dedaunan pada pohon. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Sejarah 05 Agu 2026, 14:14

Hikayat Bandung Surganya Kopi Terbaik

Bandung menjadi rumah bagi Java Preanger, kopi legendaris yang mendunia. Simak sejarah, budaya, dan perjalanan kopi terbaik dari tanah Priangan.

Ilustrasi proses pengolaha kopi Jawa Barat. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!