Menikmati Sensasi ‘Meledak’ Sambel Hejo Beledag Soreang

Dudung Ridwan
Ditulis oleh Dudung Ridwan diterbitkan Kamis 13 Nov 2025, 18:01 WIB
Sambel Hejo Beledag. (Sumber: Ulasan Google)

Sambel Hejo Beledag. (Sumber: Ulasan Google)

TIDAK SIA-SIA pemilik usaha warung nasi “Sambel Hejo Beledag” menamai warungnya dengan embel-embel Beledag (meledak). Warung nasi yang konon sudah 24 tahun ini akhir-akhir ini –setelah era medsos—benar-benar ngabeledagkeun dunia kuliner, khususnya di Soreang, umumnya di tanah air.

Sejumlah Youtuber kuliner papan atas tanah air dari mulai Farida Nurhan, Tan Boy Kun, Shanty Deni Cagur, King Abdi, hingga youtuber papan menengah hingga lokal, sudah me-review menu-menu yang dihidangkan di Warung Nasi Sambel Hejo Beledag ini. Hasilnya rata-rata mereka puas dan memberi lebih dari angka 8. Enak poll. Rasanya ngabeledag pisan, terutama sambel hejo dan ayam goreng kampungnya.

Warung nasi yang berlokasi di samping Pom Bensin Jalak Harupat, Kutawaringin, Soreang, ini menurut pemiliknya, semula pelanggannya adalah kebanyakan para sopir truk luar kota, mereka beristirahat sambil ngopi dan makan siang.  Namun, sejak ada era medsos perlahan warung ini dikenal dan pelanggannya beragam profesi dari kalangan menengah ke bawah hingga artis.

Mereka pada umumnya senang menikmati sensasi Sambel Hejo dan Karedok Leuncanya yang khas. Sambel Hejo yang disajikan di sinit, aneh, dibikin dan diulek dalam coet tanpa memakai bawang merah maupun putih. Cukup cabai hijau dan garam. Tentu saja rasanya selain pedas, juga ada rasa asin dan gurih. Dengan resep sambel sesimpel itu, rupanya mampu ngabeledagkeun dunia kuliner.

Tak tanggung-tanggung, menurut pemiliknya, sehari bisa menghabiskan cabai hejo 25 kg hingga 30 kg. Malah, katanya, ada pelanggan dari Sumatra yang ingin membeli Sambel Hejonya saja Rp250.000-eun

Sambel Hejo Beledag. (Sumber: Ulasan Google)
Sambel Hejo Beledag. (Sumber: Ulasan Google)

Yang menarik, meski warung ini ciri khasnya adalah Sambel Hejo dan Karedok Leuncanya, dua menu jagoan tersebut disajikan untuk pelanggan dan boleh mengambil sesukanya alias free alias gratis. Pelanggan yang membeli nasi ayam ditambah Sambel Beledag atau Karedok Leunca, cukup membayar harga nasi ayamnya saja. Sambalnya tidak dihitung.

Saking lakunya, kemudian warung nasi ini berekspansi membuka cabang di sekitar pintu Tol Soroja Soreang. Menurut pemiliknya, sengaja melebarkan sayap agar mereka yang keluar tol bisa dengan segera makan di warung ini dan di sini juga dekat dengan perkantoran Pemda Kabupaten Bandung. Jadi, para karyawannya bisa makan siang di sini tanpa harus ke Kutawaringin.

Penulis mencoba mencicipi Sambel Hejo Beledag di sekitar pintu tol Soreang ini. Berbeda dengan pusatnya di Kutawaringin yang semi terbuka dan luas, di sini menempati sebuah ruko dengan meja-meja yang nyaman dan bersih.

Sama dengan pusatnya, di warung ini kongsepnya parasmanan. Para pengunjung mengambil bebas nasi dan lauknya dan terakhir sesudah makan bayar. Selain menu andalan ayam goreng kampung plus sambel Hejo Beledag, tersedia pula cobek belut, goreng ikan nila, kikil, aneka ragam tumis, tempe tahu, gorengan, pete, dll.

Harganya cukup ramah di kantong. Nasi ayam kampung Rp28.000. Nasi ikan nila goreng atau nasi kikil Rp25.000. Nasi ikan bandeng Rp20.000. Ingat, Sambel Hejo dan Karedok Leunca mah semua free alias gratis alias bebas.

Nah, kalau ke Soreang, Anda dan keluarga perlu mencobanya untuk menikmati sensasi ngabeledagnya Sambel Beledag. Haah. Lada tapi ngeunah. (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dudung Ridwan
Tentang Dudung Ridwan
Jurnalis dan Pengamat Bulutangkis

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 11 Mar 2026, 20:22

Gerakkan Selasa BERSERI dari SMPN 1 Kasokandel

Dari ASRI, untuk Kepedulian bersama menjaga lingkungan.

Kegiatan ASRI (Selasa Berseri) (Foto: Penulis)
Seni Budaya 11 Mar 2026, 18:46

Sejarah Silat Cimande, Bela Diri Legendaris Tradisional Sunda

Berawal dari desa Cimande di Bogor, aliran silat ini berkembang sejak ratusan tahun lalu dan melahirkan banyak cabang di Nusantara, membawa warisan teknik bertarung sekaligus nilai budaya Sunda.

Ilustrasi Silat Cimande
Ayo Netizen 11 Mar 2026, 18:05

Jalan Rusak dan Tambal Sulam, Tingkat Kepuasan Pemudik Bisa Merosot

Faktor utama yang menentukan tingkat kepuasan mudik Lebaran bisa diukur dari kondisi jalan yang mulus hingga ke kampung halaman para pemudik.

Ilustrasi jalan rusak di Desa Banjaran Wetan, Kabupaten Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Toni Hermawan)
Bandung 11 Mar 2026, 17:45

Geliat Bolu Susu Asli Lembang di Tengah Kemeriahan Bazar Ramadhan

Bolu Susu Asli Lembang menawarkan beragam varian bolu yang menggoda selera. Mulai dari rasa original, tiramisu, black forest, hingga varian durian yang menjadi primadona di etalase pameran.

Bolu Susu Asli Lembang menawarkan beragam varian bolu yang menggoda selera. Mulai dari rasa original, tiramisu, black forest, hingga varian durian yang menjadi primadona di etalase pameran. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Bandung 11 Mar 2026, 16:01

Harmoni Dua Benua dalam Sepiring Hangat Ambara Biru, Hadirkan Sensasi Kuliner Fusion Sunda–Brazil

Meski masyarakat Indonesia gemar bereksplorasi dengan rasa, kuliner Negeri Samba masih sering dianggap asing atau sebatas hidangan daging panggang semata.

Sebuah narasi kuliner baru sedang dirajut oleh Ambara Biru, sebuah destinasi yang memadukan eksotisme Brasil dengan keramahan tanah Sunda. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 11 Mar 2026, 15:28

Zakat di Bandung Raya Abad ke-19

Berikut adalah hasil rangkuman tentang kisah zakat di Bandung raya pada abad ke-19.

Masjid Raya Bandung zaman baheula. (Sumber: Tropenmuseum)
Ayo Netizen 11 Mar 2026, 14:49

Pasar Ilmu dan Golden Tiket Pulang: Romantisme Ngaji Pasaran di Pesantren

Mengenal istilah pengajian rutin di Pondok Pesantren yang hanya ada pada bulan Ramadan.

Ilustrasi keseruan santri saat mengaji di pondok pesantren. (Sumber: Unplash | Foto: Muhammad Azzam)
Ayo Netizen 11 Mar 2026, 12:25

Pasca Lebaran, Boleh Saja Kita Makan dan Minum Tanpa Menatap Jam Dinding!

Di bulan Ramadan, manusia tiba-tiba menjadi makhluk yang penuh refleksi—meski sebagian refleksi itu terjadi sambil menatap jam dinding lima menit sekali menunggu datangnya azan Magrib.

Ilustrasi berdoa kegiatan spiritualitas. (Sumber: freepik.com)
Ikon 11 Mar 2026, 11:43

Jejak Sejarah Blewah dan Timun Suri, Bagaimana Keduanya jadi Takjil Ramadan Favorit di Indonesia

Blewah dan timun suri berasal dari keluarga melon yang menyebar lewat jalur perdagangan sebelum menjadi takjil Ramadan populer.

Penjual timun suri. (Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 11 Mar 2026, 11:09

Berburu Busana Lebaran Tahun 1980-an di Bandung

Hiruk pikuk warga Kota Bandung belanja baju Lebaran tahun 1980-an.

Suasana Jalan Ahmad Yani Cicadas Bandung tahun 1980-an. (Sumber: Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Henk van Rinsum)
Beranda 11 Mar 2026, 10:39

Kekerasan terhadap Perempuan Naik 14 Persen pada 2025, Aktivis Soroti Relasi Kuasa dan Budaya Patriarki

Data Komnas Perempuan menunjukkan kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan meningkat di 2025. Aktivis menilai akar masalahnya berkaitan dengan ketimpangan relasi kuasa dan budaya patriarki.

Aksi International Women’s Day (IWD) 2026 di Kota Bandung suarakan solidaritas lintas gerakan serta tuntutan penghentian kekerasan berbasis gender dan pemenuhan hak kesehatan reproduksi (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Linimasa 11 Mar 2026, 10:22

Pasar Takjil Ramadan Mekarwangi Bandung, Surga Kuliner Sore di Cibaduyut

Jalan Indrayasa di kawasan Mekarwangi, Bandung, berubah menjadi pasar takjil setiap sore selama Ramadan. Ratusan pedagang menjual kolak, minuman segar, hingga jajanan kekinian.

Suasana pasar takjil Ramadan di Jalan Indrayasa, Mekarwangi, Bandung. (Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 11 Mar 2026, 10:12

Pesona Batu Tumpang di Perkebunan Teh yang Bisa Melihat Pantai Selatan

Batu Tumpang di Garut Selatan menawarkan pemandangan unik berupa batu raksasa di tengah hamparan perkebunan teh. Dari puncaknya, pengunjung bahkan bisa melihat garis biru Pantai Selatan saat cerah.

Batu Tumpang (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 11 Mar 2026, 09:16

Air Lindih Menggenang di Jalan Pasar Gedebage, Warga Siap Laporkan ke Polda Jabar

Kondisi sampah di kawasan Pasar Gedebage, Kota Bandung, kembali dikeluhkan para pedagang pada pekan ini.

Satu sudut pasar Gedebage yang digenangi air lindih dari sampah. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 10 Mar 2026, 20:44

Berkah Caruluk

Orang tua dulu sering berpesan, “hirup téh kudu siga caruluk.” Jadilah manusia yang bermanfaat dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Penjual kolang kaling. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Tri Junari)
Bandung 10 Mar 2026, 20:44

Cerita Kimirai Fashion Menjemput Peluang di Tengah Semarak Pameran Menjelang Lebaran

UMKM yang berkesempatan untuk unjuk gigi dalam pameran adalah Kimirai, brand lokal fashion yang menyediakan berbagai jenis outfit lucu hingga busana muslim, dari usia remaja hingga dewasa.

UMKM yang berkesempatan untuk unjuk gigi dalam pameran adalah Kimirai, brand lokal fashion yang menyediakan berbagai jenis outfit lucu hingga busana muslim, dari usia remaja hingga dewasa. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 10 Mar 2026, 20:01

Dua Visi Keberlanjutan dalam Ibadah Ramadan

Ramadan menjadi ruang refleksi untuk memandang masa depan.

Seorang laki-laki sedang tilawah al-Qur'an. (Sumber: Pixabay)
Linimasa 10 Mar 2026, 18:55

Open Iftar Trafalgar Square, Buka Bersama Puasa Ramadan di Jantung London

Open Iftar di Trafalgar Square bermula dari tenda kecil mahasiswa SOAS dan kini menjadi tradisi buka puasa Ramadan terbesar di London.

Suasana Open Iftar di Trafalgar Square, London.
Ayo Netizen 10 Mar 2026, 17:45

Piala Dunia 1986 Digelar Bersamaan dengan Bulan Ramadan

FIFA World Cup '86 yang digelar di Meksiko berbarengan dengan bulan suci Ramadan.

Halaman muka surat kabar terbitan Bandung, Gala dan Mandala yang menyoroti perhelatan Piala Dunia 1986 di Meksiko. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 10 Mar 2026, 16:13

Belanja atau Investasi? Mengelola THR di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

THR dapat menjadi kesempatan tidak hanya merayakan Lebaran, tetapi juga memperkuat keuangan rumah tangga.

Ilustrasi uang rupiah. (Sumber: Pexels | Foto: Ahsanjaya)