Destinasi Baru Bertema Rustic Modern di Tengah Sejuknya Bandung Barat

rasya nathania
Ditulis oleh rasya nathania diterbitkan Minggu 16 Nov 2025, 14:16 WIB
Deretan bunga matahari bermekaran menghiasi taman Jardin de Gia di kawasan Gia’s Grange. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)

Deretan bunga matahari bermekaran menghiasi taman Jardin de Gia di kawasan Gia’s Grange. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)

Senja tiba perlahan, cahaya keemasan menyinari kelopak bunga yang mekar cerah, diselingi aroma segar daun dan tanah basah. Suasana hangat kafe bergaya rustic modern menyambut pengunjung yang datang memenuhi taman penuh warna di kaki pegunungan, di Gia’s Grange, Jl. Raya Tangkuban Parahu, Cibogo,  Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (28/10/2025).

Sejak dibuka pada Mei 2024, Gia’s Grange langsung menarik perhatian sebagai destinasi wisata alami sekaligus tempat nongkrong estetik di Bandung Barat. Mengusung konsep café and flower garden, tempat ini memadukan pesona taman bunga dengan kenyamanan kafe berarsitektur barn kuning cerah yang ikonik. Dari jendela besar, pengunjung dapat menikmati hamparan bunga mawar dan solidago sambil menyesap kopi hangat perpaduan ideal untuk healing dan berfoto Instagramable.

Bangunan bergaya barn dengan cat kuning cerah menjadi ikon utama yang memikat pandangan. Dari jendela besar yang menghadap ke hamparan bunga mawar dan solidago, pengunjung dapat menikmati pemandangan khas Lembang sambil menyesap kopi tubruk hangat. Tak heran bila banyak wisatawan menjulukinya sebagai “surga healing dan konten Instagram.”

Bangunan Cafe Gia’s Grange menampilkan desain Rustic Modern yang hangat dan estetik. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)
Bangunan Cafe Gia’s Grange menampilkan desain Rustic Modern yang hangat dan estetik. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)

Gia Amalia, pemilik sekaligus pengelola Gia’s Grange Lembang, menjelaskan bahwa konsep unik ini lahir dari keinginan menghadirkan ruang yang ramah bagi semua kalangan tanpa kehilangan sentuhan alami.

“Kami ingin menciptakan tempat di mana orang bisa menikmati kopi, membaca buku, memberi makan ikan koi, dan piknik dalam satu lokasi. Gia’s Grange bukan sekadar kafe, tapi ruang interaksi dengan alam yang ramah keluarga dan hewan peliharaan,” ujarnya.


Selain suasana yang memanjakan mata, Gia’s Grange Lembang juga dikenal dengan fasilitas lengkapnya. Pengunjung disambut dengan area parkir luas, toilet bersih, playground gratis untuk anak-anak, serta akses Wi-Fi cepat bagi pekerja jarak jauh atau content creator.

Bagi pecinta hewan, kabar baiknya tempat ini petfriendly. Pengunjung diperbolehkan membawa anjing atau kucing kesayangan selama tetap menggunakan tali pengaman.

Pemandangan kolam koi mempercantik area Jardin de Gia, Gia’s Grange. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)
Pemandangan kolam koi mempercantik area Jardin de Gia, Gia’s Grange. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)

Tidak hanya sekadar tempat bersantai, Gia’s Grange menawarkan berbagai aktivitas menarik. Salah satunya adalah kolam koi yang dapat diakses gratis. Pengunjung dapat memberi makan ikan menggunakan pelet yang disediakan pihak pengelola. Ada pula perpustakaan mini berisi novel-novel terkenal karya J.K. Rowling dengan warna rak buku bernuansa coklat , menambah kesan edukatif dan literatif di tengah suasana alam terbuka. Bagi yang ingin menikmati vibe Eropa tanpa jauh-jauh ke luar negeri, tersedia pula fasilitas piknik lengkap dengan tikar dan keranjang anyaman bergaya klasik.

Daya tarik utama lainnya adalah Jardin de Gia, taman bunga utama yang selalu ramai dijadikan latar foto. Hamparan bunga pikok, solidago, dan mawar menghadirkan nuansa warna-warni yang memperindah setiap sudut.

“Kami rutin melakukan perawatan dan pergantian jenis bunga sesuai musim, supaya pengunjung selalu mendapat pemandangan baru setiap kali datang,” ujar Gia menambahkan.

Berada di Jl. Raya Tangkuban Parahu, Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Gia’s Grange Lembang menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana segar khas pegunungan dengan sentuhan modern. Dengan jam operasional setiap Selasa hingga Minggu pukul 10.00–18.00 WIB, destinasi ini layak masuk daftar wajib kunjung saat berlibur ke Bandung.

Seiring meningkatnya tren wisata alami dan ramah hewan, Gia’s Grange Lembang menjadi simbol kebaruan dalam dunia pariwisata lokal yang menyatukan gaya hidup modern dengan keindahan alam yang autentik. Tempat ini bukan hanya soal estetika, tapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan sederhana di tengah kesejukan udara Lembang. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

rasya nathania
Hello There, My name is Rasya Azlia Nathania

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 26 Feb 2026, 11:04

8 Istilah Sunda yang Jadi Aktivitas Rutin di Bulan Puasa

Beberapa istilah Sunda berikut bukan sekadar kata, tapi gambaran aktivitas seru yang juga bernilai ibadah.

Warga menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Kamis 6 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 26 Feb 2026, 09:39

Ngabuburit di Museum Pos Indonesia: Menunggu Senja di Lorong Sejarah 

Suasana ngabuburit bisa terasa lebih bermakna dengan berkunjung ke Museum Pos Indonesia di Bandung.

Gedung Museum Pos Indonesia Jl Cilaki No.73 Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Beranda 26 Feb 2026, 07:00

Tantangan Kelurahan Sukapura Kawal Balita dari Risiko Stunting

Data Kelurahan Sukapura Tahun 2025 menunjukkan jumlah anak berisiko stunting menurun dari 83 anak pada 2024 menjadi 53 anak pada 2025.

Kader kesehatan di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong memberikan imunisasi untuk anak. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Bandung 25 Feb 2026, 20:40

Satgas PASTI Hentikan AMG Pantheon dan MBAStack, Waspada Penipuan Investasi yang Mencatut Nama Perusahaan Global!

Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) kembali mengambil langkah tegas dalam melindungi masyarakat dari jeratan investasi bodong yang semakin canggih.

Ilustrasi ancaman penipuan investasi ilegal. (Sumber: Freepik)
Bandung 25 Feb 2026, 19:54

Strategi OJK Jawa Barat Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Tangkal Investasi Ilegal Lewat GERAK Syariah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat mendorong Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah untuk berperan aktif menyukseskan kampanye nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat mendorong Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah untuk berperan aktif menyukseskan kampanye nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah).
Ayo Netizen 25 Feb 2026, 18:42

Bahasa Sunda dalam Ritme Ramadan

Bahasa Sunda menyimpan jejak pengalaman kolektif itu melalui kata-kata berawalan “nga-”.

Warga menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Kamis 6 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 25 Feb 2026, 17:03

Kisah Lius Menjaga Nyala Pukis Beng-beng: Warisan Ayah Sejak 1989 yang Bertahan di Tengah Modernitas Bandung

Cetakan besi, adonan pukis, hingga topping coklat, keju, maupun pandan merupakan pemandangan sehari-hari yang dilihat oleh Lius (40), pemilik usaha Kue Pukis Beng-beng di ruas Jalan Cibadak.

Kue Pukis Beng-beng di ruas Jalan Cibadak, Kota Bandung. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 25 Feb 2026, 15:00

Ketika Lema Arab Menjadi Milik Indonesia: Perjalanan Kosakata Ramadan

Mayoritas kosakata khas Ramadan yang digunakan masyarakat Indonesia berasal dari bahasa Arab dan telah mengalami penyesuaian.

Seorang warga Bandung sedang membaca Alquran. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 25 Feb 2026, 13:33

Di Balik Kilau Manusia Silver: Lendir Hitam dari Hidung, Kulit Memerah, dan Panas yang Harus Ditahan

Teguh mengatakan bahwa setiap kali kehujanan, dari hidungnya kerap keluar lendir berwarna hitam. Ia juga mengaku penglihatannya menjadi buram ketika matanya kemasukan cat.

Erwin melumuri badanya mengggunakan tinta sablon plastik berbahan kimia yang dicampur minyak goreng. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Beranda 25 Feb 2026, 11:18

Rumah untuk Siapa: Potret Pembiayaan Perumahan di Tengah Rekor Pertumbuhan

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 mencatat bahwa backlog perumahan nasional mencapai 9,9 juta unit.

Salah satu komplek perumahan bersubsidi di Kabupaten Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 25 Feb 2026, 10:24

Bukan Sekadar Bangun Pagi, 5 Tradisi Sahur Penuh Cinta

Ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Tradisi, iya. Cari amal, iya. Hiburan juga iya. Tapi yang paling terasa itu silaturahmi. Karena di luar Ramadan jarang sekali bisa kumpul seramai ini.

Tradisi membangunkan sahur di kota dan pedesaan. (Sumber: Instagram | Foto: @sekeloaselatann)
Beranda 25 Feb 2026, 06:39

Makhluk Kecil Ini Ungkap Kondisi Sebenarnya Air Sungai di Teras Cikapundung

Penelitian terbaru di Teras Sungai Cikapundung menunjukkan bahwa kualitas air di hulu sungai Bandung kini berada dalam status tercemar sedang akibat limbah domestik dan aktivitas peternakan

Petugas bersama masyarakat melakukan bersih-bersih Teras Cikapundung, Kota Bandung, Kamis 16 Mei 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 24 Feb 2026, 18:47

Di Simpul Kredit dan Hunian: Transformasi Pembiayaan Perumahan dalam Lanskap Stabilitas Perbankan

Di simpul antara kebijakan makro dan kebutuhan rumah tangga, pembiayaan perumahan berdiri sebagai jembatan.

Warga beraktivitas di salah satu komplek perumahan bersubsidi di Kabupaten Bandung (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Beranda 24 Feb 2026, 15:31

Ramadan di Masjid Lautze 2: Saling Berbagi dan Tak Pernah Bertanya Latar Belakang

Pengemis, pengemudi ojek online, pekerja harian, musafir, hingga warga sekitar yang sekadar ingin mampir, duduk dalam barisan yang sama. Tak ada kursi khusus, tak ada sekat sosial.

Suasana ramadan di Masjid Lauetze 2 di Jalan Tamblong, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 15:01

Miskin di Ruang yang Rusak: Menggugat Politik Kemiskinan Ekologis di Indonesia

Mengkritik politik kemiskinan ekologis: warga miskin hidup di ruang rusak, sementara bansos hanya jadi solusi tambal sulam struktural.

Gundukan sampah. (Sumber: Pexels | Foto: Mumtahina Tanni)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 13:37

Ramadan yang Bukan Sekadar Fasting dalam Bahasa Inggris

Untuk memahami Ramadan di Indonesia, seseorang tidak cukup hanya memahami konsep fasting.

Umat Muslim beribadah di Bulan Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Annas Arfnahri)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 11:58

15 Istilah Penting Ramadan yang Mudah Dipahami WNA Nonmuslim di Indonesia

Untuk memahami Ramadan di Indonesia, memahami istilah-istilah kuncinya adalah langkah awal yang penting.

Pedagang takjil di bulan Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Umar ben)
Beranda 24 Feb 2026, 11:52

RW 15 Tembus FYP, Bangunin Sahur Jadi Wadah Berkarya Anak Sekeloa Selatan

Tradisi bangunin sahur anak-anak muda Sekelo Selatan sudah berjalan sejak 2007. Bukan sekadar keliling kampung, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi lintas generasi yang kini viral di media sosial.

Anak-anak muda Sekeloa Selatan pelaku tradisi bangunin sahur. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 24 Feb 2026, 08:09

Puasa Perisai Konsumtif

Jangan sampai nilai-nilai Ramadan ini tereduksi menjadi sekadar simbol dan rutinitas di tengah derasnya arus budaya konsumtif.

Pengunjung belanja pada Gelar Produk Pasar Tani di Bale Asri Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa 18 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 23 Feb 2026, 20:20

Reforma Agraria di Punclut: Negara Hadir atau Abai?

Di lereng yang menjadi bagian dari Kawasan Bandung Utara (KBU) itu, warga telah puluhan tahun menggarap lahan ex-erfpacht verponding.

Pertemuan warga Punclut (Foto: Dokumen Mang Aqli)