Destinasi Baru Bertema Rustic Modern di Tengah Sejuknya Bandung Barat

3 menit baca
rasya nathania
Ditulis oleh rasya nathania diterbitkan
Deretan bunga matahari bermekaran menghiasi taman Jardin de Gia di kawasan Gia’s Grange. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)
Deretan bunga matahari bermekaran menghiasi taman Jardin de Gia di kawasan Gia’s Grange. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)

Senja tiba perlahan, cahaya keemasan menyinari kelopak bunga yang mekar cerah, diselingi aroma segar daun dan tanah basah. Suasana hangat kafe bergaya rustic modern menyambut pengunjung yang datang memenuhi taman penuh warna di kaki pegunungan, di Gia’s Grange, Jl. Raya Tangkuban Parahu, Cibogo,  Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (28/10/2025).

Sejak dibuka pada Mei 2024, Gia’s Grange langsung menarik perhatian sebagai destinasi wisata alami sekaligus tempat nongkrong estetik di Bandung Barat. Mengusung konsep café and flower garden, tempat ini memadukan pesona taman bunga dengan kenyamanan kafe berarsitektur barn kuning cerah yang ikonik. Dari jendela besar, pengunjung dapat menikmati hamparan bunga mawar dan solidago sambil menyesap kopi hangat perpaduan ideal untuk healing dan berfoto Instagramable.

Bangunan bergaya barn dengan cat kuning cerah menjadi ikon utama yang memikat pandangan. Dari jendela besar yang menghadap ke hamparan bunga mawar dan solidago, pengunjung dapat menikmati pemandangan khas Lembang sambil menyesap kopi tubruk hangat. Tak heran bila banyak wisatawan menjulukinya sebagai “surga healing dan konten Instagram.”

Bangunan Cafe Gia’s Grange menampilkan desain Rustic Modern yang hangat dan estetik. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)
Bangunan Cafe Gia’s Grange menampilkan desain Rustic Modern yang hangat dan estetik. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)

Gia Amalia, pemilik sekaligus pengelola Gia’s Grange Lembang, menjelaskan bahwa konsep unik ini lahir dari keinginan menghadirkan ruang yang ramah bagi semua kalangan tanpa kehilangan sentuhan alami.

“Kami ingin menciptakan tempat di mana orang bisa menikmati kopi, membaca buku, memberi makan ikan koi, dan piknik dalam satu lokasi. Gia’s Grange bukan sekadar kafe, tapi ruang interaksi dengan alam yang ramah keluarga dan hewan peliharaan,” ujarnya.


Selain suasana yang memanjakan mata, Gia’s Grange Lembang juga dikenal dengan fasilitas lengkapnya. Pengunjung disambut dengan area parkir luas, toilet bersih, playground gratis untuk anak-anak, serta akses Wi-Fi cepat bagi pekerja jarak jauh atau content creator.

Bagi pecinta hewan, kabar baiknya tempat ini petfriendly. Pengunjung diperbolehkan membawa anjing atau kucing kesayangan selama tetap menggunakan tali pengaman.

Pemandangan kolam koi mempercantik area Jardin de Gia, Gia’s Grange. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)
Pemandangan kolam koi mempercantik area Jardin de Gia, Gia’s Grange. (28/10/2025) (Foto: Rasya Nathania)

Tidak hanya sekadar tempat bersantai, Gia’s Grange menawarkan berbagai aktivitas menarik. Salah satunya adalah kolam koi yang dapat diakses gratis. Pengunjung dapat memberi makan ikan menggunakan pelet yang disediakan pihak pengelola. Ada pula perpustakaan mini berisi novel-novel terkenal karya J.K. Rowling dengan warna rak buku bernuansa coklat , menambah kesan edukatif dan literatif di tengah suasana alam terbuka. Bagi yang ingin menikmati vibe Eropa tanpa jauh-jauh ke luar negeri, tersedia pula fasilitas piknik lengkap dengan tikar dan keranjang anyaman bergaya klasik.

Daya tarik utama lainnya adalah Jardin de Gia, taman bunga utama yang selalu ramai dijadikan latar foto. Hamparan bunga pikok, solidago, dan mawar menghadirkan nuansa warna-warni yang memperindah setiap sudut.

“Kami rutin melakukan perawatan dan pergantian jenis bunga sesuai musim, supaya pengunjung selalu mendapat pemandangan baru setiap kali datang,” ujar Gia menambahkan.

Berada di Jl. Raya Tangkuban Parahu, Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Gia’s Grange Lembang menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana segar khas pegunungan dengan sentuhan modern. Dengan jam operasional setiap Selasa hingga Minggu pukul 10.00–18.00 WIB, destinasi ini layak masuk daftar wajib kunjung saat berlibur ke Bandung.

Seiring meningkatnya tren wisata alami dan ramah hewan, Gia’s Grange Lembang menjadi simbol kebaruan dalam dunia pariwisata lokal yang menyatukan gaya hidup modern dengan keindahan alam yang autentik. Tempat ini bukan hanya soal estetika, tapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan sederhana di tengah kesejukan udara Lembang. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

rasya nathania
Tentang rasya nathania
Hello There, My name is Rasya Azlia Nathania

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 11:09

Bobotoh Layak Menuntut Persib Lebih daripada Sekadar Juara

Klab besar di dunia hampir tidak pernah mendefinisikan dirinya hanya melalui jumlah piala yang mereka koleksi.

Bobotoh Persib sedang berkonvoi. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Lukman Hidayat/Magang)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 08:00

Ci Manuk, Sungai Suci Penuh Do’a untuk Kekuatan Jiwa

Ci Manuk itu bukan berasal dari kata "manuk" yang berarti burung, tapi berasal dari kata "manu", dari bahasa Sanskerta.

Bandar Dermayu, tertulis dalam peta abad ke-16. Peta ini merupakan potongan dari Nova tabula insularum Javae, Sumatrae, Borneonis et aliarum Malaccam usque, 1598. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 07:42

Republik Tanpa Akuntabilitas

Kekuasaan yang menolak pertanggungjawaban sesungguhnya sedang mengingkari hakikatnya sebagai amanah rakyat.

Sebuah aksi penolakan Jokowi di Jawa Barat. Bandung 14 Juli 2026 di Depan DPRD Jawa Barat (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:45

Sisi Lain Kota Bandung: Kebiasaan Lama yang Berulang Kembali

Bahkan peringatan "Kesurupan" pun tetap tidak menghentikan oknum pembuang sampah sembarangan di kawasan Cibaduyut.

Peringatan Hantu dan CCTV pun tidak mengurungkan niat seseorang untuk membuang sampah sembarangan (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:03

MPLS Tanpa Bully

Sekolah yang ramah bukanlah tempat menimba ilmu yang sekadar bebas dari perundungan. Rumah kedua itu harus menjadi ruang bersama yang membuat setiap anak pulang dengan senyum yang lebih lebar

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 17:22

Dampak Program Makan Bergizi Gratis terhadap Pedagang Kantin dan UMKM Sekolah

Saya tertarik membahas topik ini karena menunjukkan dampak Program Makan Bergizi Gratis bagi siswa, pedagang kantin, dan UMKM sekolah.

FAGI Jabar ingatkan bahwa tugas utama guru adalah mengajar, bukan mengurusi MBG. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 16:23

Benang-Benang Asing dalam Tenun Tradisi Nusantara: Jejak Budaya Eropa dalam Perubahan Kebaya dan Identitas Sosial.

Membahas pengaruh budaya Eropa terhadap perubahan kebaya sebagai busana tradisional dan simbol identitas sosial di Nusantara pada masa kolonial.

Wanita Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 15:41

Mengenalkan Sekolah lewat MPLS yang Ramah bagi Anak

Selama ini, banyak orang yang membahas tentang pentingnya sekolah yang ramah bagi anak. Seperti apa sekolah ramah anak itu? 

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ikon 15 Jul 2026, 15:24

Hikayat Sport Center Arcamanik, Dari Arena PON Menjadi Pusat Sport Tourism

Sport Center Arcamanik bertransformasi dari venue PON 2016 menjadi pusat olahraga, wisata keluarga, dan kuliner Bandung.

Anak-anak bermain layangan di sekitar area Sport Center Arcamanik. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)