Padukan Spot Foto Cantik dan Edukasi Interaktif, Destinasi Wisata di Lembang Ini Jadi Pilihan Menarik

Annisa Salsabila
Ditulis oleh Annisa Salsabila diterbitkan Senin 24 Nov 2025, 17:12 WIB
Para pengunjung menikmati suasana menyenangkan pada sore hari di kawasan wisata Kota Mini Lembang, Jalan Grand Hotel No.33E, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (29/10/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Annisa Salsabila)

Para pengunjung menikmati suasana menyenangkan pada sore hari di kawasan wisata Kota Mini Lembang, Jalan Grand Hotel No.33E, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (29/10/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Annisa Salsabila)

Siang itu, cuaca begitu teduh seakan menyelimuti suasana dengan ketenangan. Diantara sudut-sudut miniatur yang tertata rapi, keindahan terpancar lembut nan menawan pada tempat ini. Sehingga menarik banyaknya pengunjung yang datang ke objek wisata Kota Mini Lembang di Jalan Grand Hotel No.33E, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (29/10/2025).

Yuliari Sundari, Admin Kantor Kota Mini Lembang, mengatakan bahwa di objek wisata ini anak kecil dan anak remaja bisa menemukan berbagai kegiatan yang dirancang khusus untuk kelompok usia mereka.

"Aktivitas yang bisa dilaksanakan oleh anak-anak disini adalah memperagakan profesi. Namun, untuk anak-anak yang berusia diatas 8 tahun mereka juga bisa berkreasi seperti membuat gantungan kunci, bermain di Rumah Gempa, dan Mirror Castle," ujarnya.

Wahana Police Cilik dikelilingi deretan bunga menambah keindahan area sekitarnya (29/10/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Annisa Salsabila)
Wahana Police Cilik dikelilingi deretan bunga menambah keindahan area sekitarnya (29/10/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Annisa Salsabila)

Bagi pengunjung yang ingin berwisata di Kota Mini Lembang, syarat tiketnya adalah pengunjung harus membeli tiket Floating Market Lembang seharga Rp45.000 terlebih dahulu setelahnya baru bisa membeli tiket Kota Mini Lembang seharga Rp35.000. Tetapi, untuk menghemat pengeluaran pengunjung bisa membeli paket bundling agar budget liburan menjadi lebih terkontrol tanpa mengurangi keseruan berwisata.

Yuliari juga mengatakan Kereta Mini sebagai salah satu wahana yang paling diminati tengah mengadakan promo besar-besaran.

"Kita lagi promo Kereta Mini dari enam bulan terakhir sampai saat ini, yang seharusnya berbayar Rp35.000 menjadi gratis dengan batas hanya satu kali putaran," ujarnya. 

Pengunjung dengan tipe yang tidak menyukai keramaian dan antrean panjang direkomendasikan untuk datang ke Kota Mini Lembang saat akhir pekan biasa. Sebab, saat libur akhir tahun dan libur Lebaran jumlah pengunjung meningkat tajam sehingga antrean di setiap wahana menjadi lebih panjang.

Kebersihan pada objek wisata Kota Mini Lembang ini tidak perlu diragukan, karena setiap wahana memiliki satu karyawan yang menjaga dan bertanggung jawab atas kebersihan area. Hal ini membuat suasana di setiap wahana tetap nyaman, aman, dan menyenangkan bagi pengunjung yang ingin menikmati berbagai aktivitas tanpa khawatir akan masalah kebersihan.

Kumpulan boneka beruang besar mengelilingi setiap sudut ruangan di wahana Bear House (29/10/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Annisa Salsabila)
Kumpulan boneka beruang besar mengelilingi setiap sudut ruangan di wahana Bear House (29/10/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Annisa Salsabila)

Kota Mini Lembang memiliki perbedaan dengan wisata sejenis karena terdapat wahana bermain yang memberikan pengalaman edukatif interaktif kepada anak-anak. Selain mencoba berbagai profesi, mereka juga bisa membuat slime, milkshake, kue, gantungan kunci, clay, es mambo, mie, popcorn, dan lain-lain yang nantinya hasil kreasi tersebut bisa dibawa pulang.

Nur Salimah, pengunjung Kota Mini Lembang, mengatakan bahwa objek wisata ini sangat menarik perhatian.

"Saya tertarik datang kesini karena viral dan melihat dari video-video yang telah beredar pemilihan warna tempat ini sangatlah cantik. Kesan pertama saya saat berkunjung adalah fasilitasnya lengkap dan tersusun rapi, warnanya cerah, tempatnya terawat, tanamannya bagus sehingga membuat saya banyak mengambil foto disini," ujarnya.

Ini menunjukkan bahwa Kota Mini Lembang merupakan objek wisata yang memiliki daya tarik tinggi karena keindahan warna, kebersihan, dan penataan fasilitas yang tersusun rapi serta terawat. Kombinasi antara spot foto yang instagramable dan wahana edukatif interaktif menjadikan tempat ini sebagai destinasi ideal untuk aktivitas liburan yang komplit.

Jadi, bagi kalian yang ingin mencari referensi tempat wisata bagus di Lembang, Kota Mini Lembang ini bisa menjadi salah satu contohnya. Dijamin, pengalaman berliburnya akan meninggalkan kesan indah dan tak terlupakan bagi diri sendiri, keluarga, teman, atau pasangan tercinta. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Annisa Salsabila
Mahasiswa S1 Digital Public Relations 2024, Telkom University

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 16 Apr 2026, 20:13

Komunitas Lite Rock Society Wadah Ekspresi Musisi Rock Bandung dari Radio K-Lite FM

Radio K-Lite FM melalui program musik Lite Rock, kini memberikan kesempatan kepada band-band rock di seputaran Kota Bandung.

Host Lite Rock bersama Band Rain of Doom dan penggiat rock Ghowo Van Bares dalam sesi talk show di K-Lite FM Bandung. (Foto: Band Rain of Doom)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 18:26

Bandung Setelah Asia-Afrika: Apa yang Tersisa?

Kota yang menyimpan jejak Konferensi Asia-Afrika 1955 sekaligus menghadapi jarak antara simbol solidaritas masa lalu dan realitas tantangan masa kini.

eringatan 70 Tahun Konferensi Asia Afrika. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 17:52

Mengapa Jalur Sepeda di Kota Bandung Gagal Jadi Solusi Transportasi?

Jalur sepeda di Kota Bandung masih menghadapi konflik ruang dan lemahnya implementasi kebijakan, sehingga belum mampu menjadi alternatif transportasi harian yang andal dan selamat.

Pengecatan ulang garis jalur khusus sepeda di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Rabu 10 Juli 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 16 Apr 2026, 16:23

DU 68, Lapak Jalanan yang Tumbuh Jadi Ruang Berkumpul Pecinta Musik Analog

DU 68 berawal dari lapak kaset sederhana di jalanan Bandung, lalu tumbuh menjadi ruang berkumpul bagi pecinta musik analog yang bertahan di tengah dominasi era digital.

Di sudut Dipatiukur, DU 68 Musik menjadi tempat singgah para pencinta musik analog. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 16:19

Reinventing Bandung Kota Diplomasi, Nyalakan Lagi Solidaritas Asia Afrika!

Bentuk solidaritas bangsa Asia Afrika yang relevan dan aktual perlu dirumuskan kembali. Karena eksploitasi dan penjajahan sejatinya masih ada.

Ilustrasi diorama Konferensi Asia Afrika di Museum KAA Bandung (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Wisata & Kuliner 16 Apr 2026, 15:25

7 Kegiatan, Wisata, dan Kuliner yang Paling Cocok Dinikmati Saat Cuaca Dingin

Rekomendasi 7 kegiatan seru saat cuaca dingin, mulai dari kuliner hangat, ngopi santai, hingga staycation nyaman.

Ilustrasi ngopi di kafe saat cuaca dingin. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 15:16

Fariz R.M. Mengasah Bermusiknya di Bandung

Pernah tinggal dan memulai menajamkan karier bermusiknya di Kota Bandung pada awal tahun 1980-an.

Fariz R.M. - Musik Rasta. (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 13:51

TikTok, Trotoar, dan Eksistensi

Ihwal kreativitas digital memang layak dirayakan, tetapi ruang publik tetap menyimpan fungsi sosial yang tak bisa sepenuhnya dapat digantikan oleh layar.

Konten kreator TikTok bernyanyi secara daring menggunakan smartphone (telepon pintar) di Jalan Babakan Siliwangi, Kota Bandung (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 12:16

Strategi Industri Kuliner Jabar Menyiasati Kelangkaan Plastik Akibat Konflik Iran–Israel

Kenaikan harga dan kelangkaan plastik akibat konflik Iran–Israel memengaruhi UMKM kuliner di Jawa Barat.

Ilustrasi bahan plastik. (Sumber: Pixels | Foto: Castorly Stock)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 10:43

Bandung dan Hasrat yang Disublimasi: Membaca Fenomena Nongkrong sebagai Pelarian Psikis

Menuliskan budaya nongkrong di Kota Bandung dalam kacamata Sigmund Freud.

Salah satu suasana kafe di Kota Bandung (Sumber: Dokumen Pribadi | Foto: Haifa Rukanta)
Sejarah 16 Apr 2026, 10:42

Hikayat Cadas Pangeran, Jejak Derita Pribumi Sepanjang Jalan Raya Daendels

Cadas Pangeran jadi saksi kerja paksa era Daendels, ribuan rakyat tewas demi proyek Jalan Raya Pos di Jawa Barat.

Jalan di Cadas Pangeran antara tahun 1910-1930-an. (Sumber: Tropenmuseum)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 08:54

Dengan Puisi Bandung Menghias Sanggul Ibu Pertiwi

Bandung sangat pantas dinobatkan sebagai kota puisi, atau setidaknya kota yang sangat puitis.

Ilustrasi dengan Puisi Bandung menghias sanggul Ibu Pertiwi. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 20:00

Artemis II: Kepulangan Empat Astronot dan Langkah Menuju Misi Bulan Berikutnya

Kelanjutan kisah 4 astronot dengan Kesuksesan misi Artemis II, yang menjadi dasar evaluasi bagi misi berikutnya, yakni Artemis III dalam program eksplorasi Bulan, oleh NASA.

Empat astronot Artemis II berhasil mendarat di Samudra Pasifik, lepas pantai San Diego, setelah menyelesaikan misi mengelilingi Bulan. (Sumber: NASA)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 19:22

Belajar Membaca Jalanan Bandung dari Dalam Angkot

Angkot di Bandung bertahan tanpa sistem yang jelas. Banyak pengguna beralih ke transportasi umum daring karena kepastian layanan, namun kondisi ini justru turut memperparah kemacetan.

Sejak lama, angkot menjadi bagian dari keseharian mobilitas warga Kota Bandung, meski kini perannya mulai tergeser oleh moda transportasi umum daring. (Foto: Irfan Alfaritsi/ayobandung.com)
Bandung 15 Apr 2026, 18:23

Collab Magnet: Cara Bangun Kolaborasi yang Tepat di Era Zaman Penuh Kreativitas

Intip strategi menjadi Collab Magnet di industri kreatif bersama Mirsha Shahnaz Azahra. Pahami pentingnya relevansi, kredibilitas, dan nilai brand dalam kolaborasi.

Mirsha, Co-founder sekaligus Brand Director Monday Coffee Bandung memahami konsep kolaborasi yang efektif membutuhkan waktu, bahkan proses trial and error masih menjadi bumbu harian dalam perjalanannya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 18:01

Ketar-ketir Perajin Tahu Tempe, Adakah Insentif dari Pemkot Bandung?

Kebijakan impor kedelai yang diterapkan ternyata belum menyeimbangkan pasokan kedelai di dalam negeri.

Perajin menyelesaikan pembuatan tempe di Jalan Muararajeun, Kota Bandung, (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 17:14

Dari Bandung ke Lembang: Kota Sejuk yang Menjadi Ruang Nyaman bagi Pendatang

Perubahan suasana dari hiruk pikuk Kota Kandung menuju ketenangan yang lebih alami di Lembang.

Farmhouse Lembang. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 15 Apr 2026, 16:42

Panduan Wisata Stone Garden Padalarang, Taman Batu Karst dengan Jejak Laut Purba

Stone Garden Padalarang menawarkan lanskap batu kapur purba, jalur trekking ringan, serta nilai geologi dan arkeologi unik dalam satu destinasi wisata alam.

Objek wisata Stone Garden, Padalarang. (Sumber: Ayomedia | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 15 Apr 2026, 15:20

Meruntuhkan Standar Kecantikan, Mengapresiasi Keunikan

Pandangan tentang kecantikan tak lagi tunggal. Setiap individu memiliki keunikan yang layak diapresiasi, tanpa harus mengikuti standar yang membatasi.

Suasana beauty class yang hangat dan suportif, tempat para peserta belajar, bereksperimen, dan membangun rasa percaya diri bersama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 13:50

Jantung Konektivitas Kota yang Kurang Sehat dan Masalah Polusi Udara

Stasiun Hall adalah jantung transportasi yang setiap hari memompa sistem transportasi khususnya bagi penglaju dan pendatang.

Monumen Sepur Lempung di Stasiun Hall sebelah selatan yang merupakan ikon konektivitas kota Bandung sepanjang zaman (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)