UMKM Mauna Sari Mengubah Mobil Van Jadi Kedai, usai Terdampak Covid-19

3 menit baca
risssa fby
Ditulis oleh risssa fby diterbitkan
Konsumen sedang membeli beraneka ragam kue di Mobil van pada Jumat (31/10/2025). (Foto: Risa Febriani)
Konsumen sedang membeli beraneka ragam kue di Mobil van pada Jumat (31/10/2025). (Foto: Risa Febriani)

Suasana pagi yang diselimuti udara sejuk di Bandung, tercium aroma manis yang berasal dari sebuah mobil van. Mobil van yang biasanya digunakan untuk alat transportasi namun, seorang pria berkain berinovasi dengan mengubah mobil van menjadi suatu kedai yang telah beroperasi sejak Agustus 2024. Kedai toko roda empat menjual beraneka ragam kue dan minuman seperti soes, pastel, puding, dan juga kopi di Taman Cibeunying Selatan, Kota Bandung, Jumat (31/10/2025).

Yaman Al Fashli, owner Mauna Sari mengungkapkan bahwa inovasi yang dilakukan dengan mengubah lapak jualan menjadi kedai mobil van bermula karena situasi mendesak dan kerugian yang terjadi ketika Ia masih membuka lapak jualan dengan biaya sewa tinggi lalu terdampak Covid-19.

“Jadi ini itu inovasi ketika kepepet modalnya kurang aja, jadi kalau pake mobil van kan cuman sekali beli udah paling mingguan tapi gak terlalu besarkan, kalau nyewa tempat bisa puluhan juta tapi kalau mobil ini kan bisa seterusnya enak juga bisa dibawa kemana mana gitu,” ucapnya.

Berjualan dengan menggunakan mobil van dapat mengefisiensikan biaya di Taman Cibeunying, Kota Bandung UMKM yang menggunakan mobil atau gerobak hanya dikenakan biaya parkir dan kebersihan sebesar Rp. 20.000 per-minggu. Inovasi toko roda empat merupakan salah satu solusi yang cerdas untuk menekan modal dan menghindari biaya sewa yang tinggi bagi UMKM.

Menurut pria ramah tersebut berjualan di lokasi outdoor memiliki tantangan yang cukup rumit terutama pada saat musim hujan, lingkungan outdoor ini membuat usaha toko roda empat dinilai kurang proper.

“Tantangannya berjualan di Taman Cibeunying ini karena lingkungannya yang outdoor, berjualannya menggunakan mobil van jadi kalau musim hujan kurang proper juga jadi harus renovasi renovasi terus, yang tadinya pakai tendaan jadi pakai mobil gini,” ujarnya.

Kedai roda empat menjual beraneka ragam kue di Taman Cibeunying Selatan, Kota Bandung pada Jumat (31/11/2025) (Foto: Risa Febriani)
Kedai roda empat menjual beraneka ragam kue di Taman Cibeunying Selatan, Kota Bandung pada Jumat (31/11/2025) (Foto: Risa Febriani)

Pria berbaju hitam tersebut telah membuka kedai menggunakan mobil van sejak Agustus 2024, namun pada Agustus sampai Desember 2024 kedai terbilang sepi terutama pada pagi hari. Tetapi semenjak Januari 2025, karena adanya impact dari media sosial membuat area Taman Cibeunying Selatan, Kota Bandung menjadi selalu ramai pada pagi hari.

Pemilik kedai roda empat mengungkapkan bahwa UMKM yang berada di Taman Cibeunying, Kota Bandung memiliki dua sesi waktu yang berbeda. UMKM yang berjualan pada sesi pertama yaitu pada pukul 06.00 pagi hingga 12.00 siang, sedangkan UMKM yang berjualan pada sesi kedua pada pukul 16.00 sore hingga 23.00 malam.

Selama ini UMKM di Taman Cibeunying Selatan, Kota Bandung masih merasakan kekhawatiran dikarenakan mereka masih berjualan di area bahu jalan. Maka dari itu ayah dari dua anak tersebut menaruh harapan kepada Pemerintah Kota Bandung untuk dapat menyediakan lokasi resmi bagi UMKM yang lebih memadai dan harga sewa yang rendah agar mereka dapat berjualan tanpa adanya kekhawatiran.

Sebagai seseorang yang telah menciptakan suatu inovasi, Ia berpesan agar anak muda dapat ikut secara aktif berinovasi dan tidak ragu dalam bertindak. “Jangan terlalu banyak mikir sama terlalu banyak khawatir, gas aja dulu nanti juga bakal nemu kurangnya dimana, apanya yang kurang nanti juga nemu dan evaluasi terus,” ungkap owner kedai roda empat.

Inovasi dalam mengubah mobil van menjadi kedai roda empat menjadi bukti nyata bagaimana UMKM mampu beradaptasi dan bangkit dari keterpurukan akibat Covid-19. Dengan kreativitas dan ketekunan UMKM di Taman Cibeunying Selatan, Kota Bandung dapat menginspirasi UMKM lainnya untuk berinovasi secara out of the box. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 16 Okt 2026, 18:00

Pengalaman Memandu SMP Atirah Makassar #1

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin.

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin. (Sumber: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:57

Ketika Foto Menjadi Saksi Sejarah: Ray Bachtiar dan Perjalanan Dunia Visual

Fotografi menyimpan jejak sejarah dan ingatan bangsa. Talkshow “Jejak Visual” mengulas evolusi fotografi dan videografi bersama Ray Bachtiar Dradjat di Museum Mandiri, Kota Tua Jakarta.

Praktisi fotografi Ray Bachtiar Dradjat menjadi narasumber talkshow “Jejak Visual: Evolusi Fotografi dan Videografi”. (Sumber: Ray Bachtiar Dradjat)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:42

Menelusuri Jejak Benny Soebardja, Sang Godfather Rock Progresif Indonesia

Buku Benny Soebardja: The Progressive Years karya Zuhair Alyafie mengulas perjalanan Benny Soebardja dan perannya dalam membentuk sejarah rock progresif Indonesia.

Benny Soebardja: Perjalanan Sang Godfather Rock Progresif Indonesia (Sumber: Zuhair Alyafie)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 15:21

Peran Bank Perekonomian Rakyat Mencegah Jerat Rentenir di Bandung

Tujuan utama perbankan daerah bukan hanya menghimpun dana dan menyalurkan kredit. Keberadaannya menjaga martabat ekonomi keluarga di Bandung.

Ilustrasi pentingnya peran Bank Perekonomian Rakyat di Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 13:58

Cerita Perjalanan Menuju Palimanan dan Belajar Keberanian dari Lapak Baca Buku Gratis Cirebon

Kegiatan membuka lapak untuk membaca buku gratis mulai hadir di beberapa kota untuk meningkatkan minat literasi, begitu juga dengan Kota Cirebon.

Baca Buku Gratis di Alun-Alun Palimanan Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 11:07

Jalur Banjaran–Pangalengan Seringkali Padat: Mengapa Kemacetan Terjadi?

Kemacetan di jalur Banjaran–Pangalengan menjadi perhatian karena jalur ini digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari sekaligus menjadi akses menuju kawasan wisata.

Dokumentasi kemacetan di daerah Pasar Banjaran.
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 10:07

SKS: Kebiasaan Buruk atau Mekanisme Bertahan Mahasiswa?

Tugas menumpuk dan tenggat mendekat membuat mahasiswa begadang demi menyelesaikan pekerjaan. Apakah SKS sekadar kebiasaan buruk atau cara bertahan di tengah tuntutan akademik?

night study (Sumber: pexels.com | Foto: Bikram Bezbaruah)
Bandung 15 Okt 2026, 19:59

Industri Hiburan Bandung Masih Bergelora, Playlist Rewind 2026 Jadi Bukti Eksistensi Kota Musik

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026.

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 17:57

Para Insinyur Planologi, Arsitektur dan Sipil Terkemuka Yang Terlibat Pembangunan Kota Bandung dan Cimahi (Bagian 1)

Kisah insinyur planologi, arsitektur dan sipil terkemuka dalam membangun Bandung dan Cimahi. Temukan jejak sejarah, inovasi tata kota dan mahakarya ikonis mereka di sini!

Lukisan cat air Gedung Sate (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Bandung 15 Okt 2026, 16:41

Menolak Lupa Rasa Rumah, 11 Tahun Warung Kopi Imah Babaturan Merawat Hangatnya Bandung

Tepat pada 15 Oktober 2026, warung kopi dan rumah makan, yakni Warung Kopi Imah Babaturan yang bersemayam di jantung Kota Bandung ini merayakan hari jadinya yang ke-11.

Pemilik Warung Kopi Imah Babaturan, yakni Mohammad Nurul Hudha dan sang istri, Anggia Bonyta. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:48

Relasi Santri dengan Indonesia

Refleksi Hari Santri Nasional 2026: menelusuri jejak Resolusi Jihad, peran ulama, dan perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga hubungan santri dan negara.

Relasi Santri dengan Indonesia (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:09

Ketika Pertemanan Punya Target Harian: Terhubung atau Sekadar Menjaga Api Streak TikTok?

Pernah takut api streak TikTok dengan teman terputus? Kebiasaan ini bisa menjaga komunikasi, tetapi juga terasa seperti kewajiban harian. Apakah kita benar-benar terhubung atau sekadar menjaga angka?

Fitur api streak TikTok bisa menjadi cara menyenangkan untuk menjaga komunikasi.
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:03

Pardoks 'Tidak Ada Bukti' dalam Kasus Pelecehan Seksual di Unpas

Data menunjukkan bahwa laporan palsu -- atau bahkan fitnah -- dalam kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kampus sangat rendah, sementara underreporting sangat tinggi. Apa artinya?

Aksi mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) Bandung terkait dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 12:03

Mengenal Emma Poeradiredja dan Jejak Politik Perempuan Sunda

Emma Peoradiredja, seorang tokoh perempuan sunda yang membukakan jalan berpolitik untuk perempuan di tanah sunda

Emma Poeradiredja
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 22:06

Bandung dan Cirebon Sama-Sama Minim Penerangan Lampu Jalanan

Penerangan jalan umum di wilayah Jawa Barat masih sangat minim perhatian sehingga kondisi ini bisa mengakibatkan potensi kecelakaan bagi pengguna kendaraan.

Penerangan Jalan Ahmad Yani-Pantura Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 18:01

Menyeret Emak dan Bapak Ke Pengadilan

Banyak Lansia atau orang tua yang disidangkan oleh anak kandungnya di pengadilan yang semestinya tidak terjadi peristiwa nirempati tersebut

Ruang sidang bukan tempat membalas budi orang tua. Utamakan musyawarah dan kasih sayang. (Sumber: Ilustrasi oleh Gemini AI)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 16:45

Penertiban PKL: Apakah Menuju Bandung yang lebih Ramah dengan Pejalan Kaki?

Beberapa waktu ke belakang Bandung sedang melakukan penertiban PKL di Jalan Kiaracondong dan Cihapit tentunya harapannnya pejalan kaki mendapatkan haknya kembali.

Ilustrasi Penertiban PKL. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)
Sejarah 14 Okt 2026, 11:58

Jejak LASWI Maung Bikang Asal Bandung

Di Bandung pernah ada satu pasukan perempuan yang terjun dalam medan perang di garis depan. Pasukan ini bernama LASWI

Patung LASWI di Kebonjukut, Kota Bandung (Foto: Mildan Abdalloh)