Baso Keju Goreng Viral Menjadi Inovasi Kuliner Bandung yang Bikin Penasaran

Keira Khalila
Ditulis oleh Keira Khalila diterbitkan Senin 24 Nov 2025, 09:42 WIB
Beberapa pelanggan tampak menikmati seporsi baso keju goreng di kedai Baso Arif, Jl. Wira Angun Angun No.18, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, (3/11/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Keira Khalila K)

Beberapa pelanggan tampak menikmati seporsi baso keju goreng di kedai Baso Arif, Jl. Wira Angun Angun No.18, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, (3/11/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Keira Khalila K)

Siang itu, Senin (3/11/2025), cuaca masih berembus hangat oleh aroma gurih dari wajan-wajan pinggir jalan yang sibuk menyiapkan hidangan untuk pelanggan yang singgah. Di antara udara lembap selepas hujan, uap panas dari seporsi Baso Keju Goreng milik Baso Arif di Jl. Wira Angun Angun No.18, Citarum, Kota Bandung. 

Pemiliknya, yang dikenal dengan sebutan Mas Jek, menjadi seseorang di balik kesuksesan kedai ini setelah memulai usahanya dari gerobak sederhana di gang-gang Bandung.

Menurutnya, ide ini bermula saat ia berjualan di depan tempat bimbingan belajar yang ramai anak sekolah setiap sore hingga banyak pelanggan tetap datang.

“Awalnya saya jualan keliling, masuk keluar gang. Kebetulan di sini ada tempat les, jadi banyak anak-anak yang mampir dan akhirnya saya buka di depan sana,” ujarnya. Dari tempat sederhana itulah, Baso Arif bisa menjadi kuliner Bandung dengan cita rasa gurih yang konsisten dan inovasi menu yang disukai pelanggan muda.

Nama Baso Arif kemudian viral di media sosial, terutama karena varian Baso Keju Goreng yang menjadi favorit baru penikmat kuliner di Bandung. Salah satu menu viralnya adalah, Baso Keju Goreng, muncul dari ide pelanggan yang meminta dan ternyata menjadi kesukaan banyak orang.

Salah satu menu andalannya, Baso Keju Goreng, lahir dari ide pelanggan yang meminta sesuatu di luar kebiasaan.

“Ada konsumen yang bilang, ‘Mas, bikinin dong, baso isi keju.’ Dari situ saya coba buat, ternyata disukai banyak orang,” katanya.

Menu tersebut berkembang menjadi menu andalan karena paduan daging ayam lembut dan keju balok di tengah memberikan sensasi rasa yang berbeda. Tidak seperti kebanyakan baso goreng yang berbahan ikan, baso goreng keju ini menggunakan daging ayam untuk menciptakan sebuah cita rasa gurih.

Selain baso keju, kedai ini juga menawarkan varian lain seperti baso jamur, urat, rica pedas, dan polos yang dimasak segar setiap hari. Harga seporsi baso di sini berkisar Rp20.000, sementara satu butir baso keju goreng dijual dengan harga sekitar Rp3.500. Harga yang di berikan secara terjangkau dengan rasa yang lezat menjadi salah satu keunggulan dari baso arif itu sendiri. 

Cita rasa gurih dan tekstur garing namun lembut didalam menjadi alasan pelanggan terus kembali menikmati hidangan ini, baik di tempat maupun melalui layanan pesan online. Setiap porsi disajikan secara hangat dengan aroma kaldu ayam yang kuat, menegaskan konsistensi rasa yang menjadi ciri khas Baso Arif sejak awal berdiri.

“Baso keju goreng ini tetap kami buat manual tanpa bahan instan supaya rasanya tidak berubah,” ucapnya.

Baginya, menjaga kualitas terhadap rasa jauh lebih penting daripada menambah variasi menu yang belum tentu menjadi selera pelanggan tetap kedai Baso Arif.

Kini, Baso Arif memiliki dua cabang, di Jl. Wira Angun Angun No.18, Kota Bandung, dan di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat. Keduanya buka setiap Senin hingga Sabtu pukul 08.00–17.00 WIB, serta dapat dipesan melalui GrabFood dan ShopeeFood secara online

Dengan rasa gurih yang konsisten sedari dulu dan ide sederhana yang lahir dari pelanggan, Baso Arif menjadi salah satu kuliner yang mewarnai cita rasa Bandung. Lebih dari sekadar hidangan, setiap gigitan baso keju gorengnya menjadi bukti bahwa kehangatan Bandung tak hanya hadir lewat cuaca, tapi juga lewat seporsi Baso Arief. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Keira Khalila
Tentang Keira Khalila
Mahasiswi Aktif S1 Digital Public Relations, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Telkom University.

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 13 Jan 2026, 18:04 WIB

Profesi dan Hobi Harus Seimbang: Seorang Guru SMA Membuktikan Ambisinya

Guru SMA Lisda Nurul Romdani sukses menaklukkan maraton dan trail run (35 km) di tengah jadwal padat, membuktikan ambisi, mental, dan konsistensi.
Lisda Nurul Romdani seorang guru SMA membuktikan hobinya sebanding dengan rutinitas mengajar saat mengikuti Half Marathon Pocari Sweat Run 2024 di Bandung. (Sumber: @lisdaanr | Foto: @fotoyu_official Pocari Sweet RUN 2024)
Ayo Biz 13 Jan 2026, 18:04 WIB

Kekurangan Vitamin D, Masalah Nutrisi Anak yang Masih Mengakar di Indonesia

Kekurangan vitamin D masih cukup sering ditemukan pada anak usia sekolah dan dapat berdampak pada kesehatan tulang dan gigi.
Ilustrasi kekurangan vitamin D masih menjadi masalah nutrisi yang cukup umum pada anak dan remaja, termasuk di Bandung. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 17:19 WIB

Resolusi 2026 Warga Bandung: Berharap Transportasi Umum yang Lebih Terintegrasi

Keluhan warga Bandung mengenai transportasi umum yang dinilai belum efisien dan kurang terintegrasi.
Suasana metro jabar trans dipenuhi penggunana di sore hari sepulang kerja (03/12/2025). (Sumber: Pribadi | Foto: M. Kamal Natanegara)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 16:18 WIB

Penyairan Masa Kini: Bahasa yang Mencari Rumah Baru

Penyair masa kini menjaga kedalaman di tengah riuh digital, merawat bahasa, melampaui klise, dan menghadirkan ruang hening saat dunia bergerak terlalu cepat.
Puisi mencari napas baru, sementara penyair menjaga jantung bahasanya. (Sumber: Pixnio/Bicanski)
Ayo Biz 13 Jan 2026, 16:06 WIB

Gen Z dari Scrolling ke Running, Gaya Hidup Baru yang Menggerakkan Pasar Kebugaran

Gen Z Indonesia mulai menjadikan olahraga dan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian, bahkan sebagai identitas sosial baru.
Ilustrasi. Gen Z Indonesia mulai menjadikan olahraga dan aktivitas fisik sebagai bagian dari keseharian, bahkan sebagai identitas sosial baru. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 14:34 WIB

'Doom Spending' dan Generasi yang Menyerah Membeli Masa Depan

Mengapa anak muda memilih "kebahagiaan kecil" yang mahal saat impian besar seperti rumah makin mustahil dicapai gaji UMR.
Ilustrasi dompet kosong. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 13:13 WIB

Bandung Makin Macet, Transportasi Umum Bisakah Jadi Penolong?

Kesenjangan Pusat Kota yang Diperhatikan dan Pinggiran Kota yang Terlupakan
Halte Cicaheum, Kota Bandung, yang sudah mulai usang dan banyak tumpukan sampah di belakang bangku, (3/12/25). (Sumber: AyoBandung.id | Foto: Putriana Basar)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 11:37 WIB

Chopper: Sejarah dan Makna Desain Mesin Kebebasan Roda Dua

Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an.
Chopper pertama kali muncul di Amerika Serikat pada akhir 1950-an hingga 1960-an. (Sumber: Pexels | Foto: Rachel Claire)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 10:19 WIB

Tren Coffee Shop Jadi Markas Mahasiswa Bandung 'Ngebut Tugas' Menjelang UAS

Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Coffee shop menjadi tempat favorit bagi para mahasiswa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang banyak tugas.
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 09:34 WIB

Menjadi Mahasiswa IKIP Bandung (Bagian Dua)

Di sekitar kampus IKIP Bandung (UPI), Jalan Setiabudhi dulu berjajar penjual pisang Lembang.
Villa Isola di UPI Bandung (dahulu IKIP Bandung). (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 13 Jan 2026, 07:50 WIB

Ngopi, Duduk, dan Biarkan Pikiran Bernapas

Bagi Kopi menawarkan ruang sederhana dan hangat di tengah malam yang tenang.
Sederhana saja, secangkir kopi dan ketenangan di Bagi Kopi. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 20:01 WIB

Pentingnya Pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai Upaya Memperkuat Sistem Tata Kelola Pemerintahan

RUU Perampasan Aset hadir sebagai instrumen yang dapat menutup celah tindak korupsi.
Ilustrasi kriminalitas. (Sumber: Pexels | Foto: Kindel Media)
Ayo Jelajah 12 Jan 2026, 19:17 WIB

Hikayat Perburuan Komplotan Komunis Bandung, Priangan dalam Kepungan Polisi Kolonial

Operasi besar polisi kolonial memburu komplotan komunis di Bandung dan Priangan pada 1927 yang membuat kota hidup dalam kecurigaan.
Berita tentang dugaan plot komunis di Bandung di koran De Avondpost edisi 19 Oktober 1927.
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 18:47 WIB

Menyelami Riuhnya Ekspresi Seniman Bandung: Dari Ruang Kreatif Hingga Panggung Kontemporer

Di balik hiruk-pikuk jalan dan lalu lintasnya, Bandung tak pernah kehabisan nada, warna, dan kisah. Kota ini bukan sekadar pusat kuliner dan fashion, tetapi juga menjadi ruang ekspresi generasi seni.
Suasana pembukaan Pasar Seni ITB. (Sumber: fsrd,itb)
Ayo Biz 12 Jan 2026, 18:27 WIB

Rumah Pertama Jadi Mimpi Jauh, 65 Pesimis Gen Z Pesimis Mampu Membeli

Memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z.
Ilustrasi memiliki rumah pertama kini menjadi salah satu tujuan terbesar sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda, terutama Gen Z. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 17:26 WIB

Tumbler Dan Gejala Sosial Baru

gejala sosial tentang gaya hidup membeli tumbler
Tumbler. (Sumber: Pexels | Foto: Ivan S)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 16:49 WIB

Hafal Daftar Cicilan, tapi Lupa Impian

Gen Z sering dianggap generasi manja, padahal banyak dari mereka yang memikul beban finansial keluarga di pundaknya.
Ilustrasi cicilan. (Sumber: Pexels | Foto: Anna Shvets)
Ayo Biz 12 Jan 2026, 16:38 WIB

Saat Angka Pengangguran Masih Tinggi, Keterampilan Jadi Harapan Baru

Salah satu penyebab utama tingginya pengangguran adalah ketidaksesuaian keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan pasar.
Pelatihan perbaikan AC dan handphone Ini ditujukan bagi masyarakat tidak mampu agar mereka memiliki keterampilan praktis yang bisa langsung diaplikasikan. (Sumber: Dok BSI Maslahat)
Ayo Netizen 12 Jan 2026, 16:07 WIB

Es Pisang Ijo Saparua: Perpaduan Sederhana Rasa Luar Biasa

Rekomendasi es viral yang enak di Kota Bandung sambil olahraga pagi menjelang siang.
Foto diambil langsung di Saparua Sport sambil menikmati indahnya pemandangan. (Foto: Rizki Hidayat)