Baso Keju Goreng Viral Menjadi Inovasi Kuliner Bandung yang Bikin Penasaran

2 menit baca
Keira Khalila
Ditulis oleh Keira Khalila diterbitkan
Beberapa pelanggan tampak menikmati seporsi baso keju goreng di kedai Baso Arif, Jl. Wira Angun Angun No.18, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, (3/11/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Keira Khalila K)
Beberapa pelanggan tampak menikmati seporsi baso keju goreng di kedai Baso Arif, Jl. Wira Angun Angun No.18, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, (3/11/2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Keira Khalila K)

Siang itu, Senin (3/11/2025), cuaca masih berembus hangat oleh aroma gurih dari wajan-wajan pinggir jalan yang sibuk menyiapkan hidangan untuk pelanggan yang singgah. Di antara udara lembap selepas hujan, uap panas dari seporsi Baso Keju Goreng milik Baso Arif di Jl. Wira Angun Angun No.18, Citarum, Kota Bandung. 

Pemiliknya, yang dikenal dengan sebutan Mas Jek, menjadi seseorang di balik kesuksesan kedai ini setelah memulai usahanya dari gerobak sederhana di gang-gang Bandung.

Menurutnya, ide ini bermula saat ia berjualan di depan tempat bimbingan belajar yang ramai anak sekolah setiap sore hingga banyak pelanggan tetap datang.

“Awalnya saya jualan keliling, masuk keluar gang. Kebetulan di sini ada tempat les, jadi banyak anak-anak yang mampir dan akhirnya saya buka di depan sana,” ujarnya. Dari tempat sederhana itulah, Baso Arif bisa menjadi kuliner Bandung dengan cita rasa gurih yang konsisten dan inovasi menu yang disukai pelanggan muda.

Nama Baso Arif kemudian viral di media sosial, terutama karena varian Baso Keju Goreng yang menjadi favorit baru penikmat kuliner di Bandung. Salah satu menu viralnya adalah, Baso Keju Goreng, muncul dari ide pelanggan yang meminta dan ternyata menjadi kesukaan banyak orang.

Salah satu menu andalannya, Baso Keju Goreng, lahir dari ide pelanggan yang meminta sesuatu di luar kebiasaan.

“Ada konsumen yang bilang, ‘Mas, bikinin dong, baso isi keju.’ Dari situ saya coba buat, ternyata disukai banyak orang,” katanya.

Menu tersebut berkembang menjadi menu andalan karena paduan daging ayam lembut dan keju balok di tengah memberikan sensasi rasa yang berbeda. Tidak seperti kebanyakan baso goreng yang berbahan ikan, baso goreng keju ini menggunakan daging ayam untuk menciptakan sebuah cita rasa gurih.

Selain baso keju, kedai ini juga menawarkan varian lain seperti baso jamur, urat, rica pedas, dan polos yang dimasak segar setiap hari. Harga seporsi baso di sini berkisar Rp20.000, sementara satu butir baso keju goreng dijual dengan harga sekitar Rp3.500. Harga yang di berikan secara terjangkau dengan rasa yang lezat menjadi salah satu keunggulan dari baso arif itu sendiri. 

Cita rasa gurih dan tekstur garing namun lembut didalam menjadi alasan pelanggan terus kembali menikmati hidangan ini, baik di tempat maupun melalui layanan pesan online. Setiap porsi disajikan secara hangat dengan aroma kaldu ayam yang kuat, menegaskan konsistensi rasa yang menjadi ciri khas Baso Arif sejak awal berdiri.

“Baso keju goreng ini tetap kami buat manual tanpa bahan instan supaya rasanya tidak berubah,” ucapnya.

Baginya, menjaga kualitas terhadap rasa jauh lebih penting daripada menambah variasi menu yang belum tentu menjadi selera pelanggan tetap kedai Baso Arif.

Kini, Baso Arif memiliki dua cabang, di Jl. Wira Angun Angun No.18, Kota Bandung, dan di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat. Keduanya buka setiap Senin hingga Sabtu pukul 08.00–17.00 WIB, serta dapat dipesan melalui GrabFood dan ShopeeFood secara online

Dengan rasa gurih yang konsisten sedari dulu dan ide sederhana yang lahir dari pelanggan, Baso Arif menjadi salah satu kuliner yang mewarnai cita rasa Bandung. Lebih dari sekadar hidangan, setiap gigitan baso keju gorengnya menjadi bukti bahwa kehangatan Bandung tak hanya hadir lewat cuaca, tapi juga lewat seporsi Baso Arief. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Keira Khalila
Tentang Keira Khalila
Mahasiswi Aktif S1 Digital Public Relations, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Telkom University.

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 31 Agu 2026, 19:02

Dua Wajah Paten UMKM Bandung, Dua Jalan Berbeda untuk Naik Kelas di Pasar Digital

Kisah kontras Koku Footwear dan Dimsum Inmons, dua UMKM Bandung yang sama-sama tumbuh lewat Shopee namun dengan tingkat ketergantungan yang jauh berbeda.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin (pemilik produsen sepatu kulit Koku Footwear) dan Ani Andriyani (pemilik Dimsum Inmons). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 17:25

Maut Menjemput Putri Diana, Dunia Berduka

Catatan Nostalgia dan In Memoriam 29 Tahun Kepergian “Lady Di”.

Berita kepergian Putri Diana menjadi perhatian utama berbagai media cetak di Indonesia, mencerminkan besarnya duka dan perhatian masyarakat terhadap sosok Princess of Wales tersebut. (Sumber: koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 16:28

Sejarah Nama Bulan (Bagian 2)

Dua belas bulan yang kita kenal hari ini ternyata menyimpan jejak perubahan zaman, kekuasaan, dan cara manusia menata waktu.

Februa atau Lupercalia, suatu festival penyucian di Romawi Kuno. (Sumber: Wikimedia Commons)
Beranda 31 Agu 2026, 16:20

PLN Nusantara Power UP Cirata Overhaul Unit 5 dan 6 Demi Keandalan Pasokan Listrik

PLN Nusantara Power UP Cirata melakukan overhaul Unit 5 dan 6 PLTA Cirata untuk menjaga keandalan pasokan listrik pelanggan.

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat keandalan PLTA Cirata melalui overhaul Unit 5 dan Unit 6 demi pelayanan listrik pelanggan.
Beranda 31 Agu 2026, 16:13

Hari Pelanggan Nasional, PLN NP UP Cirata Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Desa Ciroyom

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Milangkala Desa Ciroyom ke-171 di Hari Pelanggan Nasional.

PLN Nusantara Power UP Cirata berpartisipasi dalam Milangkala Desa Ciroyom ke-171 sebagai wujud sinergi bersama masyarakat dan lingkungan.
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 14:24

Rijsttafel Hidangan Perpaduan Belanda dan Nusantara di Priangan

Nikmati kelezatan Rijsttafel, tradisi kuliner unik era kolonial di Priangan. Perpaduan harmonis antara kemewahan rasa Belanda dan autentisitas rempah Nusantara dalam satu meja

Keluarga C.H. Japing dalam sebuah acara rijsttafel bersama Bibi Jet dan Paman Jan Breeman di Bandung. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Christoffel Hendrik)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 13:01

Medsos, Buku, dan Rindu

Algoritma semakin pandai mengenali, harusnya semakin pandai mengenali diri sendiri. Termasuk waktu berhenti pada satu video, apa dirasakan setelah menontonnya, dan nilai apa yang diambil hikmahnya.

Kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati (Sumber: ayobandung.com)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 11:09

Ketika Rumput Habis, Bagaimana Mitigasi Pakan Ternak?

Berharap agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) membuat program massal sistem mitigasi bencana untuk hewan ternak maupun hewan liar.

Ilustrasi kondisi ternak rakyat ketika musim kemarau ekstrim. (Sumber: dikreasi denganvGemini | Foto: Totok Siswantara)
Beranda 31 Agu 2026, 10:30

Pernah Jadi Pintu Masuk Ratusan Ribu Wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara Kini Bangkit Lagi

Dulu jadi pintu gerbang ratusan ribu wisman ke Bandung, Bandara Husein Sastranegara sempat mati suri akibat pandemi dan pencabutan status internasional.

Suasana bandara saat pesawat jet komersial Garuda Indonesia mendarat perdana di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat 14 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 09:14

Manajemen Dapur Umum dan Menu Ideal untuk Korban Bencana Alam

Perencanaan dan pemilihan lokasi dapur umum harus bebas dari risiko bencana susulan.

Ilustrasi aktivitas dapur umum untuk korban bencana alam. (Sumber: by AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 31 Agu 2026, 08:13

Sisi Lain Sang Jenderal: Menelusuri Makna Filosofis dan Tradisi di Balik Kuliner Favorit Soeharto

Kegemaran kuliner Presiden ke-2 RI, Soeharto, tidak lepas dari perjalanan hidupnya yang berakar di Desa Kemusuk.

Momen Presiden Soeharto dan Ibu Tien memotong tumpeng saat merayakan HUT pernikahan di Jalan Cendana, Jakarta, Juni 1986, disaksikan ibu mertua dan Sumitro Djoyohadkusumo. (Sumber: ANRI, Setneg 634)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 20:52

Ketika Seniman Memilih untuk Tidak Diam, Jangan Biarkan Kezaliman Menjadi Kelaziman

Ketika kezaliman menjadi kelaziman, diam bukan lagi netral. Manifesto Seniman Bandung adalah ajakan untuk bersuara—bukan sekadar nyinyir dari kejauhan.

Aliansi Bandung Ngagoak mengadakan aksi ekspresi seni di Kebun Seni Jalan Tamansari 56 Bandung. (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 18:14

Menciptakan Kembali Televisi Pendidikan

Televisi pendidikan sebagai proyek nasional pun sudah seharusnya menjadi keputusan pemerintah.

Ilustrasi televisi. (Sumber: Pexels | Foto: Nothing Ahead)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 16:45

Cerita Tomakur Milik KWT Desa Nagarawangi Terpilih untuk Pendaftaran Legalitas Merek

Tomakur milik KWT Desa Nagarawangi terpilih mendapat pendampingan pendaftaran merek melalui program KKN UNINUS untuk memperkuat legalitas dan identitas produk UMKM.

Sosialisasi dan Pendampingan Proses Pendaftaran HKI (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 14:11

Kedaulatan di Atas Meja Makan: Diplomasi Kuliner Sukarno pada Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung

Sukarno menegaskan visi bahwa "kemerdekaan dimulai dari lidah"—sebuah manifestasi dari prinsip Berdikari (Berdiri di Atas Kaki Sendiri).

Momen jamuan makan malam resmi pada Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Hotel Savoy Homann, Bandung, pada 19 April 1955. (Sumber foto: Arsip Nasional Republik Indonesia)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 12:04

Sehat untuk Semua, Warga Desa Nagarawangi Ikuti CKG dan Edukasi Pertolongan Pertama

Warga Nagarawangi mengikuti CKG dan edukasi kesehatan, mulai dari pertolongan pertama dalam situasi darurat hingga kesehatan psikologis anak dan remaja bersama Puskesmas Rancakalong.

Kegiatan Pelaksanaan Program "Sehat  untuk Semua Warga Desa Nagarawangi" (KKN UNINUS Kel.5&6) (Sumber: Tim Medkominfo KKN UNINUS Kel.5&6 | Foto: Deni & Julian)
Ayo Netizen 30 Agu 2026, 09:59

Budaya Mengaji di Tengah Kota

Di tengah modernitas dan dinamisnya kehidupan perkotaan. Masih ada ruang di sudut perkotaan untuk mempertemukan anak-anak dengan kehidupan sosial dan agamanya.

Mengaji di kalangan anak-anak menjadi memori yang begitu melekat. Melihat aktivitas tersebut masih berjalan di area perkotaan menjadi fenomena yang menarik untuk dibahas. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Sejarah 29 Agu 2026, 10:47

Jejak K.F. Holle, Tokoh Kolonial yang Membawa Perubahan Pertanian di Garut

K.F. Holle meninggalkan jejak panjang di Cikajang, Garut, dari perkebunan teh, pertanian, hingga pengembangan domba Garut.

Monumen K.F. Holle di perkebunan teh Giriawas, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Bandung 28 Agu 2026, 22:17

Dobrak Stigma 'Bandung Coret', FKB 2026 Boyong Kuliner Legendaris demi Gaet Wisatawan hingga Gen Z

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong kuliner legendaris seperti Perkedel Bondon ke Gedebage, langkah gerilya untuk gaet wisatawan dan Gen Z.

Festival Kuliner Bandung (FKB) 2026 memboyong berbagai kuliner legendaris Bandung dan Jawa Barat. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 28 Agu 2026, 19:12

Lipat demi Lipat, Dimsum Inmons Menyusun Resep Paten dari Gang Sempit Cicadas

Kisah Dimsum Inmons, UMKM kuliner asal gang sempit Cicadas, yang menyeimbangkan kanal digital dengan kekuatan penjualan konvensional.

Ani Andriyani, pemilik Dimsum Inmons, UMKM asal Kota Bandung, (12/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)