Bukan Lagi Kafe, tapi Hutan: Gen Z Bandung Temukan Ketenangan di Tahura Djuanda

2 menit baca
nindy lazuar
Ditulis oleh nindy lazuar diterbitkan
Sejumlah pengunjung berjalan santai di bawah rindangnya pepohonan, 7 November 2025, berlokasi di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Kota Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nindy Lazuar)
Sejumlah pengunjung berjalan santai di bawah rindangnya pepohonan, 7 November 2025, berlokasi di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Kota Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Nindy Lazuar)

Sinar matahari pagi menembus rimbunnya pepohonan, memantulkan cahaya lembut di antara jalan setapak yang terasa dingin dan lembap karena embun. Udara sejuk berpadu dengan hangatnya dan tawa riang sekelompok anak muda yang sibuk berfoto dan bercanda di antara rimbunnya hutan.

Suasana menyenangkan namun tenang itu seolah menegaskan bahwa bagi anak muda Bandung, ketenangan tak hanya ditemukan di Kafe saja, tapi juga di alam bebas. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Kota Bandung, Minggu (9/11/2025).

Kalau dulu nongkrong identik dengan Kafe estetik dan playlist akustik, kini suasana alam justru jadi pilihan utama bagi sebagian besar anak muda. Di Tahura, mereka bisa mengobrol tanpa bising musik, berfoto di bawah cahaya matahari yang menembus daun, atau sekadar menikmati angin pagi.

Matahari pagi menyinari jalan menuju Tahura dengan lembut, Jumat (07/11/2025) (Sumber: Dokumentasi Nindy Lazuar)
Matahari pagi menyinari jalan menuju Tahura dengan lembut, Jumat (07/11/2025) (Sumber: Dokumentasi Nindy Lazuar)

Keindahan alam yang alami, tiket masuk yang terjangkau, serta udara segar jadi alasan sederhana kenapa banyak yang lebih memilih hutan daripada Kafe. Tempat ini juga memiliki berbagai spot menarik seperti Goa Belanda, Goa Jepang, serta jalur trekking untuk kegiatan healing ringan bersama teman atau pasangan.

Menurut Nadhira Faza, Front Office Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, jumlah pengunjung muda semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Iya, sekarang pengunjung Tahura memang semakin beragam,” ungkap Nadhira.

“Banyak anak muda datang bukan cuma buat olahraga atau trekking, tapi juga sekadar nongkrong, foto-foto, bahkan ada juga yang ngedate di sini. Kami senang, artinya mereka melihat alam sebagai tempat yang menyenangkan, bukan sesuatu yang membosankan,” tambahnya.

Wawancara Nadhira Faza, Front Office Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung, Jumat (07/11/2025). (Sumber: Dokumentasi Nindy Lazuar)
Wawancara Nadhira Faza, Front Office Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung, Jumat (07/11/2025). (Sumber: Dokumentasi Nindy Lazuar)

Selain dua goa dan penangkaran rusa yang sudah terkenal, Tahura juga menyimpan permata tersembunyi yang belum banyak diketahui oleh para pengunjung muda. Namanya Curug Dago, air terjun mungil yang berjarak cukup jauh dari jalur utama dan harus melewati kawasan pedesaan warga setempat.

Meski aksesnya agak menantang, keindahan yang disuguhkan membuat rasa lelah terbayar, di sana berdiri sebuah kuil peninggalan Thailand yang masih terawat.

“Pihak kami juga sudah beberapa kali berkomunikasi langsung dengan perwakilan dari Thailand untuk membantu renovasi kuil tersebut,” jelas Nadhira.

Bersama Nadhira Faza, Front Office Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung. setelah melakukan sesi wawancara di depan kantor kepala UPTD Tahura, Jumat (07/11/2025) (Sumber: Dokumentasi Nindy Lazuar)

Bagi pengunjung yang sudah sampai di Curug Dago, suasana yang ditawarkan jauh lebih tenang dan alami dibanding area goa yang ramai. Suara air jatuh berpadu dengan angin lembut menciptakan atmosfer menenangkan, cocok untuk refleksi diri atau sekadar berbagi cerita dengan teman.

Kini, Tahura Djuanda bukan lagi sekadar destinasi wisata alam, tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup baru anak muda Bandung. Hutan kini bukan lagi tempat sunyi, melainkan ruang nyaman untuk tertawa, bercanda, dan mencari ketenangan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.

Fenomena ini menunjukan bahwa bagi generasi muda, kebahagiaan bisa ditemukan dari hal-hal sederhana termasuk berjalan di bawah pepohonan tinggi. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

nindy lazuar
Tentang nindy lazuar
Mahasiswa Digital Public Relations, and Part of @imasctelkomuniv

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 10 Jul 2026, 20:05

Melihat Dunia dari Bandung: Dari Objek Kolonial ke Subjek Global

Suara Bandung tidak selalu terdengar konsisten. Kadang menguat, kadang tenggelam. Tergantung pada konteks global yang sedang berlangsung.

Museum Konferensi Asi-Afrika. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 18:01

Urgensi Bandara Husein Sastranegara Menuju Konektivitas ASEAN

Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung perlu segera mendesak agar pemerintah pusat mengijinkan rute internasional untuk Bandara Husein

Bandara Husein Sastranegara dilihat dari lantai 9 Gedung Pusat Manajemen PT Dirgantara Indonesia. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 17:00

Jejak-jejak Sejarah 'Kawadanaan' di Kecamatan Lembang

Salah satu potensi dan daya tarik wisata sejarah yang dimiliki Kota Lembang yaitu bangunan “Pendopo eks Kawedanaan”.

Alun alun Lembang tahun 1902. (Sumber: KITLV)
Wisata & Kuliner 10 Jul 2026, 16:44

Luas 150 Hektar, Bagaimana Cara Jelajah TMII dalam Sehari?

Bingung keliling TMII dalam sehari? Cek rute terbaik, rekomendasi anjungan, kereta gantung, museum, hingga atraksi Tirta Cerita.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 16:28

Ada Lohbener, Ada Losarang

Semula, toponimi dua kecamatan ini adalah toponim sungai yang mengalir melintasi Indramayu.

Lokasi Lohbener dan Losarang di Kabupaten Indramayu. (Sumber: Google maps)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 15:22

Sisa Peradaban Lama di Utara Bandung

Tak jauh dari kawasan Kebun Binatang Bandung terdapat arca Ganesha yang terdapat di gerbang depan Institut Teknologi Bandung.

Arca Ganesha di gerbang ITB. (Sumber: Dokumentasi Malia 2026)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 14:46

Menimbang Kembali Peran Ayah dalam Memperingati Hari Ayah Nasional

Maka di Hari Ayah Nasional ini, mari kita mencoba untuk menimbang dan melihat kembali, bagaimana peran ayah sesungguhnya terhadap anak-anak dan keluarganya.

Ilustrasi seorang ayah dan anaknya. (Sumber: Pexels | Foto: Faisal Allam)
Wisata & Kuliner 10 Jul 2026, 14:03

Panduan Wisata Situ Gunung Sukabumi: Tiket, Jembatan Gantung, dan Curug Sawer

Panduan lengkap Situ Gunung Sukabumi, mulai dari harga tiket, jalur wisata, Jembatan Gantung terpanjang di Asia Tenggara, Curug Sawer, hingga cara menuju lokasi.

Danau Situ Gunung Sukabumi.
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 13:34

Diskursus Intelektual dalam Pendidikan Bernuansa Islami

Era teknologi telah memunculkan paradigma baru, bahwa pemikiran-pemikiran baru mengalami diskursus intelektual. Apakah ini juga menjadi tantangan bagi pendidikan bernuansa islami.

Anak-anak beragama Islam sedang mengaji di masjid. (Sumber: Pexels/Hera hendrayana)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 12:09

Redesain Kota Bandung: Sehat Rakyatnya Jaya Kotanya

Dapat kita ketahui bahwa kesehatan merupakan salah satu kebijakan yang perlu diambil sesegera mungkin selain pendidikan.

Suasana Jalan Braga, Kota Bandung saat diberlakukannya Braga Free Vehicle pada Sabtu, 4 Mei 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 09:47

Menyusuri Jejak Dunia Hiburan Indonesia Era Tahun 70-an

Annie Rae sebagai pendatang baru tengah menanjak popularitasnya di blantika musik pop Indonesia.

Sampul Majalah Variasari edisi Juli 1970 yang menampilkan Annie Rae, biduanita ternama asal Bandung. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 10 Jul 2026, 08:01

Kecerdasan Buatan dalam Waktu ke Waktu

Menelusur sejarah perkembangan kecerdasan buatan.

Kecerdasan buatan bukan sekadar teknologi, tetapi sebagai pemahaman bahwa menusia selalu mencari lebih dari Batasan yang telah ada.
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 21:54

Masjid Agung Al-Ittihad: Representasi Multikulturalisme di Kota Benteng

eberadaan Masjid Agung Al-Ittihad memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding fungsi religius semata.

Masjid Agung Al-Ittihad Kota Tangerang. (Sumber: Pemerintah Kota Tangerang)
Wisata & Kuliner 09 Jul 2026, 18:37

Kerak Telor Betawi, Kuliner Tradisional Jakarta dengan Sejarah Panjang

Kerak Telor merupakan kuliner khas Betawi yang menjadi ikon Jakarta. Simak sejarah, bahan, cara memasak, dan fakta menarik di balik hidangan legendaris ini.

Kerak Telor Betawi.
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 18:00

Asal Usul dan Perkembangan Ampiang Dadiah: Tradisi Kuliner Minangkabau dari Masa ke Masa

Membahas Ampiang Dadiah yogurt yang terbuat dari susu kerbau berasal dari Sumatera Barat.

Es Ampiang Dadiah, dibeli di Pasar Ateh, Bukittinggi. (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 17:48

69 Tahun Navigasi Birokrasi: Mengukuhkan LAN sebagai Think Tank Strategis di Tengah Badai Disrupsi

LAN RI di usia ke-69 memperkuat perannya sebagai think tank strategis yang mendorong transformasi birokrasi melalui inovasi, digitalisasi, dan kebijakan berbasis bukti menuju Indonesia Emas 2045.

Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia. (Sumber: LAN RI)
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 17:11

Antara Bandung dan Yogyakarta, Semarak Kuliner Tiada Henti

Kuliner menjadi patron wisata yang menarik wisatawan. Bandung dan Yogyakarta memiliki karakter budaya yang berbeda, tetapi dengan wisata kuliner, dua kota itu menghadirkan Indonesia kini.

Kehadiran Tjitarum sebagai toko bolu dan kue bukan sekadar membuka ruang baru bagi wisatawan untuk membeli buah tangan. Namun simbol bagaimana kuliner bisa menjadi bahasa pelestarian budaya. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 16:59

Bedah Konsistensi Strategi Digital PR pada Peluncuran Mobil Listrik Keluaran Terbaru

Peluncuran New Air ev & Cloud EV bukti konsistensi Wuling bangun citra kendaraan listrik modern. Lewat web & Instagram, Wuling tampilkan pesan & visual inovatif masa depan.

Ilustrasi mobil listrik. (Sumber: Wuling Motors)
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 16:05

Menari, Merayakan Masa Kecil

Setiap tarian memang berhenti saat musik usai, tapi cerita ihwal keberanian Kakang berjoged untuk pertama kalinya akan terus hidup, tumbuh subur saat dirawat, dipelihara, dipupuk & menari dalam hati.

Kakang bergaya sebelum tampil menari di spot foto yang ada serambi masjid Al-Hidayah, Kebonterong Cibiru Kota Bandung, Rabu (24/6/2026) (Sumber: Istimewa | Foto: Aa Akil)
Ayo Netizen 09 Jul 2026, 15:05

Menelusuri Jejak Rasa (Bagian II): Penjaga Memori dan Tradisi Kuliner Bandung

Setelah membedah lima ikon pertama pada bagian sebelumnya, mari kita lanjutkan penelusuran enam ikon kuliner legendaris lainnya.

Hidangan Warung Kopi Purnama (Foto: GMAPS)