Tips Mancing Gacor dari Komunitas! Wajib Tahu Komposisi Bahan terhadap Kualitas Umpan Ikan

2 menit baca
Radhit adhiyaksa Hermanto
Ditulis oleh Radhit adhiyaksa Hermanto diterbitkan
Team TOMCAT FISHING mengikuti lomba memancing acara DR FISHING Competition dan mendapatkan hadiah uang tunai pada 17 September 2025. (Sumber: Radhit Adhiyaksa Hermanto | Foto: Dokumentasi pribadi)
Team TOMCAT FISHING mengikuti lomba memancing acara DR FISHING Competition dan mendapatkan hadiah uang tunai pada 17 September 2025. (Sumber: Radhit Adhiyaksa Hermanto | Foto: Dokumentasi pribadi)

Di sela kesibukan kerja, banyak orang yang tetap nyempetin waktu buat mancing. Ya namanya juga hobi, susah dilepas. Setiap pemancing pasti punya umpan andalan masing-masing, dan salah satunya yang lagi rame dibicarain sekarang adalah umpan  TMK dari Tomcat Fishing. Yang tempat Lokasi produksi nya ada di daerah Bandung Timur, Cilengkrang. Selasa, 11 November 2025.

Buat yang sering nongkrong di pinggir kolam, pasti tau rasanya panas matahari, angin sepoi, obrolan ngalor-ngidul, sampai ketawa bareng sesama pemancing. Tapi yang bikin seru, pas semua lapak lagi sepi nggak ada tarikan, eh lapak yang pakai Umpan TMK malah narik terus! Ikan seolah langsung nyamperin umpan ini.

Umpan TMK ini diproduksi di Cilengkrang, Bandung Timur, oleh Asep Maman Hermanto pemancing yang udah sering banget menang lomba. Karena banyak yang penasaran sama racikannya, akhirnya  Asep bareng timnya bikin Tomcat Fishing  biar bisa produksi umpan ini dalam jumlah banyak.

“Dulu waktu sering ikut lomba, saya pakai nama Tomcat. Nama itu bener-bener bawa hoki, sering menangin lomba, bahkan bisa dapet hadiah puluhan juta. Nah waktu saya dan team memutuskan untuk jualan umpan, saya kasih nama TMK biar hoki itu nggak hilang,” cerita Asep sambil ketawa.

Yang bikin Umpan TMK beda dari yang lain, bahan-bahannya bukan asal-asalan. Mereka pakai 2 kg salmon segar, 1 kg jagung, ½ kg keju, dan 1,5 kg udang segar. Racikannya mantep banget, aromanya juga kuat, jadi gampang banget narik perhatian ikan.

“Umpan TMK dijual dalam tiga pilihan harga: Rp5.000, Rp10.000, dan Rp15.000. Bedanya cuma di beratnya aja, kalau soal bahan dan kualitas sih tetap sama semua.”

Proses pembuatan umpan Tomcat Fishing pada siang hari di Cilengkrang Bandung Timur, pada Selasa 11 November 2025 (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Radhit Adhiyaksa Hermanto)
Proses pembuatan umpan Tomcat Fishing pada siang hari di Cilengkrang Bandung Timur, pada Selasa 11 November 2025 (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Radhit Adhiyaksa Hermanto)

Umpan TMK cocok banget buat siapa aja yang doyan mancing, dari yang baru belajar sampai yang udah sering ikut lomba. Umpan TMK cocok untuk dipakai mancing harian maupun mancing di event yang besar atau perlombaan.

“Kalau mau beli offline, bisa langsung ke toko umpan atau perlengkapan pancing di daerah Bandung Timur. Kalau mau online, tinggal cek aja di akun media sosial tinggal kalian search di tiktok TOMCAT FISHING, gampang banget pesannya!”

Nah kita sampai kelupaan nih untuk cara pakai umpan TMK.

Team TOMCAT FISHING mengikuti lomba memancing acara DR FISHING Competition dan mendapatkan hadiah uang tunai pada 17 September 2025. (Sumber: Radhit Adhiyaksa Hermanto | Foto: Dokumentasi pribadi)
Team TOMCAT FISHING mengikuti lomba memancing acara DR FISHING Competition dan mendapatkan hadiah uang tunai pada 17 September 2025. (Sumber: Radhit Adhiyaksa Hermanto | Foto: Dokumentasi pribadi)

“Jadi umpan nya itu pertama tama kita harus mengukus umpan di dalam panci, lalu setelah mengukus umpan kita harus meyiapkan bahan bahan yang lain. Kita harus membeli kroto atau yang sering disebut telur semut dengan harga Rp25.000, deho atau bisa dikenal dengan ikan tuna kalengan yang berharga Rp4.000, lalu ditambahkan kinoy atau pengeras umpan harus beli 3 yang harga di Rp3.000.”

Dibuat dari hobi dan pengalaman para pemancing sejati, Tomcat Fishing bukan cuma jualan umpan, tapi juga ngajak semua orang ngerasain serunya tarikan ikan di setiap lemparan kail. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 16 Okt 2026, 20:03

KDM dan Tantangan Mengubah Empati Menjadi Kebijakan

Pemimpin dengan skor empati tinggi bisa berhasil ketika mereka membangun institusi yang mampu menerjemahkan empati menjadi kebijakan yang bermakna.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 18:00

Pengalaman Memandu SMP Atirah Makassar #1

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin.

Pengalaman memandu siswa kelas 8 dari SMP Atirah, Bukit Baruga, Makassar, pada tanggal 5 Oktober hingga 9 Oktober kemarin. (Sumber: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:57

Ketika Foto Menjadi Saksi Sejarah: Ray Bachtiar dan Perjalanan Dunia Visual

Fotografi menyimpan jejak sejarah dan ingatan bangsa. Talkshow “Jejak Visual” mengulas evolusi fotografi dan videografi bersama Ray Bachtiar Dradjat di Museum Mandiri, Kota Tua Jakarta.

Praktisi fotografi Ray Bachtiar Dradjat menjadi narasumber talkshow “Jejak Visual: Evolusi Fotografi dan Videografi”. (Sumber: Ray Bachtiar Dradjat)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 16:42

Menelusuri Jejak Benny Soebardja, Sang Godfather Rock Progresif Indonesia

Buku Benny Soebardja: The Progressive Years karya Zuhair Alyafie mengulas perjalanan Benny Soebardja dan perannya dalam membentuk sejarah rock progresif Indonesia.

Benny Soebardja: Perjalanan Sang Godfather Rock Progresif Indonesia (Sumber: Zuhair Alyafie)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 15:21

Peran Bank Perekonomian Rakyat Mencegah Jerat Rentenir di Bandung

Tujuan utama perbankan daerah bukan hanya menghimpun dana dan menyalurkan kredit. Keberadaannya menjaga martabat ekonomi keluarga di Bandung.

Ilustrasi pentingnya peran Bank Perekonomian Rakyat di Kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 13:58

Cerita Perjalanan Menuju Palimanan dan Belajar Keberanian dari Lapak Baca Buku Gratis Cirebon

Kegiatan membuka lapak untuk membaca buku gratis mulai hadir di beberapa kota untuk meningkatkan minat literasi, begitu juga dengan Kota Cirebon.

Baca Buku Gratis di Alun-Alun Palimanan Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 11:07

Jalur Banjaran–Pangalengan Seringkali Padat: Mengapa Kemacetan Terjadi?

Kemacetan di jalur Banjaran–Pangalengan menjadi perhatian karena jalur ini digunakan oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari sekaligus menjadi akses menuju kawasan wisata.

Dokumentasi kemacetan di daerah Pasar Banjaran.
Ayo Netizen 16 Okt 2026, 10:07

SKS: Kebiasaan Buruk atau Mekanisme Bertahan Mahasiswa?

Tugas menumpuk dan tenggat mendekat membuat mahasiswa begadang demi menyelesaikan pekerjaan. Apakah SKS sekadar kebiasaan buruk atau cara bertahan di tengah tuntutan akademik?

night study (Sumber: pexels.com | Foto: Bikram Bezbaruah)
Bandung 15 Okt 2026, 19:59

Industri Hiburan Bandung Masih Bergelora, Playlist Rewind 2026 Jadi Bukti Eksistensi Kota Musik

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026.

Kota Bandung tak pernah kehilangan taji sebagai barometer industri hiburan dan kiblat festival musik Tanah Air. Denyut kreatifitas itu kini kembali terbukti lewat hadirnya Playlist Rewind 2026. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 17:57

Para Insinyur Planologi, Arsitektur dan Sipil Terkemuka Yang Terlibat Pembangunan Kota Bandung dan Cimahi (Bagian 1)

Kisah insinyur planologi, arsitektur dan sipil terkemuka dalam membangun Bandung dan Cimahi. Temukan jejak sejarah, inovasi tata kota dan mahakarya ikonis mereka di sini!

Lukisan cat air Gedung Sate (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Bandung 15 Okt 2026, 16:41

Menolak Lupa Rasa Rumah, 11 Tahun Warung Kopi Imah Babaturan Merawat Hangatnya Bandung

Tepat pada 15 Oktober 2026, warung kopi dan rumah makan, yakni Warung Kopi Imah Babaturan yang bersemayam di jantung Kota Bandung ini merayakan hari jadinya yang ke-11.

Pemilik Warung Kopi Imah Babaturan, yakni Mohammad Nurul Hudha dan sang istri, Anggia Bonyta. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:48

Relasi Santri dengan Indonesia

Refleksi Hari Santri Nasional 2026: menelusuri jejak Resolusi Jihad, peran ulama, dan perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga hubungan santri dan negara.

Relasi Santri dengan Indonesia (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:09

Ketika Pertemanan Punya Target Harian: Terhubung atau Sekadar Menjaga Api Streak TikTok?

Pernah takut api streak TikTok dengan teman terputus? Kebiasaan ini bisa menjaga komunikasi, tetapi juga terasa seperti kewajiban harian. Apakah kita benar-benar terhubung atau sekadar menjaga angka?

Fitur api streak TikTok bisa menjadi cara menyenangkan untuk menjaga komunikasi.
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 15:03

Pardoks 'Tidak Ada Bukti' dalam Kasus Pelecehan Seksual di Unpas

Data menunjukkan bahwa laporan palsu -- atau bahkan fitnah -- dalam kasus kekerasan dan pelecehan seksual di kampus sangat rendah, sementara underreporting sangat tinggi. Apa artinya?

Aksi mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) Bandung terkait dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 15 Okt 2026, 12:03

Mengenal Emma Poeradiredja dan Jejak Politik Perempuan Sunda

Emma Peoradiredja, seorang tokoh perempuan sunda yang membukakan jalan berpolitik untuk perempuan di tanah sunda

Emma Poeradiredja
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 22:06

Bandung dan Cirebon Sama-Sama Minim Penerangan Lampu Jalanan

Penerangan jalan umum di wilayah Jawa Barat masih sangat minim perhatian sehingga kondisi ini bisa mengakibatkan potensi kecelakaan bagi pengguna kendaraan.

Penerangan Jalan Ahmad Yani-Pantura Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 18:01

Menyeret Emak dan Bapak Ke Pengadilan

Banyak Lansia atau orang tua yang disidangkan oleh anak kandungnya di pengadilan yang semestinya tidak terjadi peristiwa nirempati tersebut

Ruang sidang bukan tempat membalas budi orang tua. Utamakan musyawarah dan kasih sayang. (Sumber: Ilustrasi oleh Gemini AI)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 16:45

Penertiban PKL: Apakah Menuju Bandung yang lebih Ramah dengan Pejalan Kaki?

Beberapa waktu ke belakang Bandung sedang melakukan penertiban PKL di Jalan Kiaracondong dan Cihapit tentunya harapannnya pejalan kaki mendapatkan haknya kembali.

Ilustrasi Penertiban PKL. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)