Ketoprak Legend di Tengah Ketatnya Persaingan Paskal Food Market

2 menit baca
syakirah salsabila
Ditulis oleh syakirah salsabila diterbitkan
Gambar 1.1 Karyawan Ketoprak Legend Bu Dewi menyambut pembeli di depan gerobak biru khas mereka (28/10/2025). (Sumber: Dokumentasi pribadi penulis | Foto: Syakirah Salsabila)
Gambar 1.1 Karyawan Ketoprak Legend Bu Dewi menyambut pembeli di depan gerobak biru khas mereka (28/10/2025). (Sumber: Dokumentasi pribadi penulis | Foto: Syakirah Salsabila)

Di tengah riuhnya Paskal Food Market yang berlokasi di Jl. Pasir Kaliki No. 25-27 Kb. Jeruk, Kec. Andir, Kota Bandung, tercium aroma bumbu kacang dari Ketoprak Legend khas Bandung yang terasa begitu menggoda. Pada Selasa, (28/10/2025) di balik piring ketoprak, gado-gado, lotek, dan rujak yang disajikan dengan cita rasa khas itu, tersimpan kisah perjuangan panjang seorang pemilik usaha UMKM bernama Ibu Dewi, yang terus bertahan menjaga cita rasa dan kehangatan tradisi di tengah persaingan kuliner modern.

UMKM milik Bu Dewi ini berdiri sejak tahun 2010 dan sempat memiliki beberapa cabang di BEC dan Mall 23 Paskal. Namun, kondisi ekonomi dan persaingan ketat membuat beberapa cabang harus ditutup. Kini, hanya tersisa satu kedai yang tetap bertahan di Paskal Food Market, dengan dua orang pekerja yang senantiasa setia menjaga gerai.

Sesilia (20), karyawan yang telah bekerja sejak 2022, menuturkan bahwa pendapatan kedai ini tak selalu stabil.

“Biasanya ramai di akhir pekan. Tapi kalau sering hujan, pelangganpun menurun” ujarnya sambil sesekali melayani pelanggan.

Cuaca, kata dia, jadi salah satu faktor besar yang memengaruhi omzet.

Paskal Food Market sendiri bukanlah tempat yang mudah bagi pelaku usaha kecil. Area kuliner ini dikenal sebagai destinasi favorit wisatawan dan warga Bandung. Namun, sistemnya ketat. Jika omzet tak sesuai target selama tiga bulan, tenant bisa diminta keluar dari area penjualan. 

“Paskal itu punya jiwa persaingan tinggi. Jadi kalau mau tetap di sini, harus kerja keras biar omzet terus bagus,” kata Sesilia.

Beberapa bulan terakhir, Bu Dewi juga harus beradaptasi dengan lokasi baru setelah tempat lama dipindahkan sekitar Maret lalu. Selain itu, perubahan tata ruang Paskal juga menjadi tantangan tersendiri. Dari yang semulanya memiliki 80 hingga 100 counter, kini hanya sekitar 60 tenant yang tersisa akibat penyempitan lahan. Kondisi ini membuat area semakin padat, dan persaingan antar pelaku UMKM semakin ketat.

Di tengah keterbatasan tenaga, Sesilia sering kali menjaga kedai seorang diri. “Kadang pelanggan nggak sabar kalau saya lagi buatkan pesanan. Tapi saya tetap berusaha melayani sebaik mungkin,” ucapnya sambil tersenyum.

Namun, di balik semua tantangan itu, selalu ada momen yang membuat perjuangan terasa manis. Saat libur panjang seperti Imlek, Natal, dan Tahun Baru, pelanggan datang silih berganti. Kedai Ketoprak Legend pun menjadi salah satu titik yang ramai didatangi pengunjung yang rindu akan cita rasa tradisional.

Bagi pelanggan setianya, rasa ketoprak Bu Dewi punya kenangan tersendiri.

“Saya sudah langganan sejak kuliah. Rasanya nggak pernah berubah khas banget,” ujar seorang pengunjung yang tengah menikmati sepiring ketoprak dengan bumbu kacang kental.

Kini, di usianya yang ke-14, Ketoprak Legend tetap berpegang pada satu prinsip: menjaga cita rasa dan ketulusan dalam melayani pelanggan.

“Saya cuma ingin usaha ini terus maju, dan tetap dikenal karena rasanya,” tuturnya. Ketoprak Legend bukan sekadar kedai kecil di pojok pasar kuliner, ia adalah simbol keteguhan UMKM lokal yang terus berjuang di tengah derasnya arus kompetisi. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

syakirah salsabila
mahasiswa

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 07 Agu 2026, 20:15

Narasi Adiboga Sunda dalam Panggung Gastrodiplomasi Handrawina Adiboga Nusantara

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia.

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia. (Sumber: Kementrian Luar Negeri)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 18:24

Wujudkan Tipe Rumah SOHO Idaman Keluarga di Bandung

Rumah tipe SOHO multi fungsi, untuk tempat tinggal keluarga sekaligus tempat usaha.

Ilustrasi tipe rumah SOHO idaman warga Bandung (Sumber: dikreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 16:50

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (Bagian 2)

Warga Bandung bahu-membahu untuk mempersiapkan kemerdekaan, mereka dengan penuh suka cita dan dada yang menggebu-gebu mempersiapkan segalanya dengan seksama dan hati-hati.

Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). (Sumber: 360doc)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:52

Nomor Proklamasi: Ketika Majalah Selecta Menyambut Hari Kemerdekaan RI 1969

Di sampul depan Majalah Selecta Nomor 413, terbit 17 Agustus 1969 terpampang sederhana namun penuh makna: "Nomor Proklamasi".

Sampul depan Majalah Selecta Edisi Khusus Proklamasi, terbit 17 Agustus 1969, menampilkan aktris Alice Iskak sebagai model sampul. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:23

Melacak Jejak Gastronomi Jawa dalam Kokki Bitja (1854): Identitas, Karakteristik, dan Kontinuitas

Buku Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854 merupakan salah satu artefak sejarah kuliner tertua dan paling signifikan di Hindia Belanda.

Buku "Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854". (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 07 Agu 2026, 15:20

Jelajah Sungai Cigerendong, Surga Tersembunyi di Dusun Cukanggaleuh Pangandaran

Jelajahi Sungai Cigerendong di Desa Parakanmanggu dengan air jernih berwarna toska, pepohonan rindang, dan suasana yang masih alami.

Sungai Cigerendong Pangandaran. (Sumber: TikTok @cigerendongpangandaran)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 13:53

Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan

Apakah masyarakat kita memang masih menonton film di bioskop dengan cara yang sama seperti sebelumnya?

Ilustrasi Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan. (Sumber: Mochamad Arbani)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 11:58

Cipatat dan Krisis Kesehatan yang Tak Terlihat

Negara wajib memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dibangun di atas kesehatan dan penderitaan masyarakat. 

Beberapa truk bayawak pengangkut batu kapur terparkir di wilayah Cipatat Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ananda)
Ikon 07 Agu 2026, 11:15

Alun-alun Kota Cimahi, Pusat Pertemuan antara Warga dengan Ojol

Alun-alun Kota Cimahi menjadi pusat aktivitas warga, tempat bersantai, berolahraga, hingga titik berkumpul para driver ojol.

Rindang, strategis, dan nyaman, Alun-alun Kota Cimahi menjadi ruang publik sekaligus titik berkumpul para driver ojol setiap hari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 08:40

Saat Pohon Tumbang dan Rasa Aman Dipertaruhkan

Bandung sedang menghadapi ujian besar. Ujian yang menuntut respons yang tegas, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 20:09

Menyambut Hari Kemerdekaan 2026, Deretan Ide Tulisan dari Semangat Kemerdekaan hingga Dinamika Kota Bandung

Tema tulisan tetap tidak dibatasi. Selama relevan dengan isu yang berkembang, setiap penulis bebas menentukan sudut pandang yang ingin diangkat.

Warga Kampung Pengkolan Pasang Bendera Merah Putih Sepanjang 540 Meter pada tahun 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 18:33

Rahasia Komunikasi Digital yang Bikin Sebuah Merek Kecantikan Mudah Diingat

Menganalisis komunikasi iklan melalui website resmi dan media sosial Instagram yang menunjukkan adanya upaya perusahaan dalam membangun komunikasi yang saling terhubung.

Ilustrasi komunikasi digital merek kecantikan.
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 18:07

Jelajah Gunung Salak Bogor: Pendakian, Kawah Ratu, Harga Tiket, dan Cara Booking Online

Panduan lengkap Gunung Salak mulai jalur pendakian, Kawah Ratu, harga tiket, booking online, hingga cara menuju kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Gunung Salak Bogor. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 16:17

Berita Yudha: Potret Sejarah dari Lembaran Surat Kabar Lawas

Kini, setelah 56 tahun berlalu, Berita Yudha tetap memiliki daya tarik yang kuat sebagai sumber sejarah.

Surat kabar Berita Yudha, salah satu harian berpengaruh pada era Orde Baru yang diterbitkan oleh TNI Angkatan Darat. (Sumber: Koleksi: Kin Sanubary)
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 15:59

Curug Panetean Tasikmalaya, Surga Tersembunyi dengan Leuwi Jernih

Temukan pesona Curug Panetean yang terkenal dengan kolam batu alami, air sejernih kaca, dan pengalaman berendam di tengah alam.

Curug Panetean Tasikmalaya. (Sumber: Instagram @r_dony26)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 15:27

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (bagian 1)

Hal-hal yang jarang diketahui khalayak menjelang proklamasi kemerdekaan pada 1945 di Kota Bandung.

Menjelang masa agresi militer di Bandung 1945- 1946. (Sumber: Album Perjuangan Kemerdekaan 1945-1950)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 14:43

Pabrik Boleh Berpindah, tetapi Kehidupan Buruh Tidak Semudah Itu Dipindahkan

Kala terjadi PHK, opsi untuk beralih profesi tidak selalu terbuka luas. Ini membuat ketergantungan pada industri garmen semakin kuat, sekaligus mempersempit ruang negosiasi buruh.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 06 Agu 2026, 11:40

Jelajah Cigondewah, Pusat Perdagangan Kain Kerakyatan di Bandung

Cigondewah menjadi pusat kain di Bandung sejak 1980-an. Ketahui sejarah, daya tarik, dan perkembangan bisnis tekstilnya.

Cigondewah Bandung, pusat belanja kain eceran hingga grosir yang legendaris. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 11:26

Mahalnya Ongkos Kemerdekaan

Negeri kita memiliki sejarah yang wajib diproklamirkan tidak hanya di bulan kemerdekaan. Sejatinya mesti dijaga dan dirawat dengan sangat baik di pikiran bukan sekadar di buku pelajaran.

Beragam bendera merah putih yang dijual para pedagang selama bulan Agustus. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 08:33

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 2): Kesegaran Tradisi dan Kekayaan Cita Rasa

Berikut adalah 5 hidangan berikutnya dari daftar 10 kuliner Jawa Barat terbaik versi Taste Atlas.

Karedok (salad sunda) di Indonesia. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)