Tak Ada Teja Paku Alam, Fitrah Maulana pun Jadi

Dudung Ridwan
Ditulis oleh Dudung Ridwan diterbitkan Minggu 07 Des 2025, 05:30 WIB
Fitrah Maulana, kiper muda Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)

Fitrah Maulana, kiper muda Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)

DALAM konferensi pers, usai laga tunda pekan kelima Super League 2025/2026, Persib vs Borneo FC, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jumat (5/12/2025), kiper muda Persib Bandung, Fitrah Maulana—yang didapuk mendampingi pelatih Persib, Bojan Hodak-- menangis tersedu-sedu. Suasana pun menjadi haru. 

Bukan tangis kesedihan, melainkan tangisan karena bahagia. Pasalnya Impian Fitrah sejak kecil—sebegitu besar ingin menjadi pemain Persib—kini mimpi itu menjadi kenyataan. Dalam kesempatan itu, ia pun berterima kasih kepada Bojan Hodak yang telah memberinya kesempatan untuk tampil menjalani debut manisnya bersama Maung Bandung.

“Alhamdulillah, pertandingan hari ini bisa dimenangi oleh Persib. Dan terima kasih coach telah memberikan (kepercayaan) kesempatan bermain buat saya,” ujarnya kepada media. “Pertandingan kali ini sangat menegangkan sekali, karena ini pertama kalinya saya bermain di home dan banyak supporter. Tapi, alhamdulillahnya saya bisa melewatkan itu semua dan hasilnya sangat bagus sekali,” katanya.

Dalam laga itu, Maung Bandung sukses membantai Borneo FC 3-1. Persib awalnya tertinggal, tetapi tim asuhan Bojan Hodak berhasil mengalahkan pemimpin puncak klasemen Super League. Maung Bandung berhasil bangkit dan comeback melalui gol yang dicetak Ramon Tanque pada menit ke-40, Federico Barba 50’, dan Saddil Ramdani 90+7’. Hasil ini tentu saja membuat Persib hanya berjarak lima poin dari Borneo FC.

Bojan Hodak menilai Fitrah bersama para pemain muda lainnya yang diturunkan menunjukkan ketenangan dan kualitas yang memenuhi ekspektasi. "Keseluruhan, semua pemain bermain dengan baik sejak awal. Begitu juga pemain yang masuk dari bench. Para pemain muda seperti Fitrah dan Nazriel bermain luar biasa, jadi saya cukup merasa puas," ujar Hodak.

Karena itu, kemenangan ini tak hanya berarti buat Persib saja, tetapi khusus bagi kiper muda Fitrah Maulana merasa senang dan bangga. Pemain berlabel Timnas Indonesia itu pada awalnya mengaku gugup karena banyak suporter yang hadir dan memberikan dukungan langsung untuk Persib.

Fitrah pun ingin mempersembahkan kemenangan ini untuk sang mama dan keluarga tercinta yang selalu mendukungnya. Ia juga persembahkan kemenangan ini untuk calon istri yang selalu mendukungnya.

Tak ada yang menyangka Fitrah Maulana akan mengawal gawang Persib  saat melawan Borneo FC. Tapi di line up tak tercatat nama Teja Paku Alam. Justru namanya yang tercatat. Rupanya pelatih Bojan Hodak memberinya kepercayaan. Kepercayaan itu tidak akan disia-siakan olah kiper berusia 19 tahun tersebut musim ini. Apalagi lag ini laga krusial--menghadapi Borneo FC.

Teja Paku Alam tadinya diproyeksikan untuk tetap bisa bermain sambil tim pelatih memantau kondisinya. Tetapi, Teja tidak jadi dipasang. Teja dikabarkan kelelahan terutama usai melawan Madura United,a beberapa kali ia harus mendapatkan perawatan. 

Menariknya, kiper asing Persib, Adam Przybek, tidak dilirik oleh Bojan Hodak. Ia hanya sebagai pelapis Fitrah di bangku cadangan. Tercatat, kontribusinya minor.  Dia hanya bermain dalam satu pertandingan dan hanya mengantarkan Maung Bandung pada kekalahan. Ini menjadi tanda tanya karena pemain asing ini justru tidak bisa memberikan kontribusi maksimal. Selain itu, dia sempat mengalami cedera sejak pertama datang dan harus absen panjang.

Siapa Fitrah Maulana?

Penjaga gawang Persib Teja Paku Alam (kanan), dan Adam Przybek (tengah) pemain asing berkebangsaan Polandia. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Penjaga gawang Persib Teja Paku Alam (kanan), dan Adam Przybek (tengah) pemain asing berkebangsaan Polandia. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Fitrah Maulana yang bernama lengkap Fitrah Maulana Muhammad Ridwan ini lahir di Bandung, 24 Mei 2006. Fitrah memulai karier 2022 saat bergabung dengan SSB Setia Bandung. Pemilik postur 1,81 cm ini kemudian menjalani pembinaan di Akademi PERSIB. Lalu, ia bergabung dengan Persib 1 Juli 2024.

Pembinaan berjenjang diikutinya. Pada Agustus 2022 Fitrah bergabung di Persib Youth hingga dipromosikan ke Persib U18. Fitrah kemudian bergabung di Persib dan Timnas U19 pada 1 Juli 2024.

Pada Liga 1 2024/2025 adalah musim pertamanya bergabung bersama skuad Persib setelah musim sebelumnya menjalani program latihan bersama selama satu musim. Pemain yang pernah meraih gelar juara AFF U-19 bersama Timnas Indonesia ini juga sempat tergabung dalam skuad kualifikasi Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2025. (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dudung Ridwan
Tentang Dudung Ridwan
Jurnalis dan Pengamat Bulutangkis

Berita Terkait

News Update

Beranda 04 Feb 2026, 11:56 WIB

Ironi Co-firing Biomassa PLTU di Jawa Barat, Klaim Transisi Energi dan Dampaknya bagi Warga

Skema yang diklaim lebih ramah lingkungan ini dinilai belum sepenuhnya menjawab persoalan mendasar, terutama dampak lingkungan dan kesehatan warga yang hidup berdampingan dengan PLTU.
Ilustrasi PLTU. (Sumber: Bruno Miguel / Unsplash)
Beranda 04 Feb 2026, 09:42 WIB

Jika Kebun Binatang Bandung Hilang, Apa yang Tersisa dari Kota Ini?

Tempat ini merupakan rangkaian panjang sejarah dan ungkapan cinta warga kota yang telah terbangun sejak satu abad lalu.
Pegunjung memanfaatkan Kawasan Kebun Binatang Bandung yang rindang dan sejuk untuk berkumpul dan makan bersama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 04 Feb 2026, 09:39 WIB

Aan Merdeka Permana Penulis Spesialis Tema Padjadjaran

Yayasan Kebudayaan Rancagé menetapkan sastrawan Sunda senior Aan Merdeka Permana sebagai peraih Hadiah Jasa 2026.
Buku-buku karya Aan Merdeka Permana. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 04 Feb 2026, 08:04 WIB

Ngabuburit dari Masa ke Masa

Ngabuburit di kota Bandung mengalami pergeseran nilai dan aktifitas serta cara melakukannya.
Masjid Al-Jabar di Kota Bandung. (Sumber: Pexels/Andry Sasongko)
Bandung 03 Feb 2026, 21:16 WIB

Misi Kemanusiaan dan Esensi CSR Berkelanjutan dalam Memulihkan Luka Bencana Cisarua

CSR berkelanjutan bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang hadir dan tetap ada hingga masyarakat benar-benar mampu berdiri kembali di atas kaki sendiri.
Dalam skenario bencana sebesar Cisarua, kecepatan respons adalah kunci utama untuk menyelamatkan nyawa dan harapan. (Sumber: SANY Indonesia)
Ayo Jelajah 03 Feb 2026, 19:40 WIB

Kisah Sentra Karangan Bunga Pasirluyu Bandung, Panen Rezeki saat Rajab dan Syaban

Jalan Pasirluyu Selatan Bandung berubah menjadi sentra karangan bunga. Bulan Rajab dan Syaban membawa lonjakan pesanan papan ucapan pernikahan dan hajatan.
Salah satu deretan toko bunga di Pasirluyu, Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Mildan Abdalloh)
Beranda 03 Feb 2026, 19:00 WIB

Info Ciumbuleuit, Homeless Media yang Hidup dari Kepercayaan Warga Sekitar

“Kalau sampai ada yang keberatan atau komplain, jujur saja bingung mau berlindung ke siapa. Kita kan nggak punya lembaga atau badan hukum,” tuturnya.
Pemilik dan pengelola akun Info Ciumbuleuit, Dio Rama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 18:19 WIB

UU ITE dan Ancaman Kebebasan Ekspresi: Menggugat Pelanggaran Asas Lex Certa

Menganalisis pelanggaran asas lex certa dalam UU ITE yang memicu chilling effect dan mengancam kebebasan berekspresi serta kualitas demokrasi di Indonesia.
Ilustrasi kebebasan berekspresi dan berpendapat. (Sumber: Pixabay | Foto: SimulatedCitizen)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 17:02 WIB

Lakon Kelaparan dan Kemiskinan Melalui Puasa Ramadan

Puasa itu mengajarkan menahan diri, zakat menyempurnakannya. Ia menumbuhkan kesadaran sosial dan kebahagiaan bagi sesama.
Ilustrasi puasa Ramadan. (Sumber: Unsplash | Foto: Abdullah Arif)
Ayo Jelajah 03 Feb 2026, 16:33 WIB

Sejarah Pasteur Bandung, Jejak Peradaban Ilmu Pengetahuan di Kota Kembang

Kawasan Pasteur Bandung tumbuh dari pusat riset vaksin kolonial menjadi simpul penting ilmu kesehatan nasional yang jejaknya masih bertahan hingga kini.
Suasana di Jalan Pasteur, Kota Bandung. Salah satu titik lalu lintas yang selalu padat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Jelajah 03 Feb 2026, 16:31 WIB

Hikayat Indische Partij, Partai Politik Pertama yang Lahir dari Bandung

Didirikan di Bandung pada 1912, Indische Partij menjadi organisasi politik pertama yang secara terbuka menuntut kemerdekaan penuh dari kekuasaan kolonial Belanda.
Logo Indische Partij.
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 15:13 WIB

Di Tengah Tekanan Zaman, Seni Menjadi Cara Bertahan

Di tengah kecemasan, kisah “Nihilist Penguin” bertemu tekanan hidup kota. Dari luka personal lahir Florist Project dan lagu “Cemas”, seni yang tak menggurui, tapi menemani manusia belajar bertahan.
Belajar dan menanamkan cinta pada anak-anak (Sumber: Arsip Penulis, Ekspedisi Nusantara Jaya 2016)
Bandung 03 Feb 2026, 12:52 WIB

Berlari Menjemput Cahaya Pendidikan: Jejak Kebaikan di Balik DH Run 2026

Di balik kemeriahan medali dan garis finis, DH Run 2026 membawa misi sosial yang menyentuh akar kehidupan.
Konferensi pers DH Run 2026 yang membawa misi sosial untuk menyentuh akar kehidupan. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 12:43 WIB

Raih Hadiah Jasa Rancage, Aan M.P. Sebut KDM Tidak Senang Bantu Sastrawan Miskin

Aan Merdeka Permana, lahir di Bandung, 16 Novémber 1950 dipandang panitia pantas menerima Hadiah Jasa.
Aan Merdeka Permana, lahir di Bandung, 16 Novémber 1950 dipandang panitia pantas menerima Hadiah Jasa. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 11:11 WIB

Tema Ayo Netizen Februari 2026: Bandung Raya dan Bulan Puasa

Tema ini menjadi ajakan terbuka bagi para penulis Ayo Netizen untuk mengirim tulisan terbaik.
Ayo Netizen Ayobandung.id mengangkat tema "Bandung Raya dan Bulan Puasa: Tradisi, Ekonomi, dan Realita Saat Ini" untuk edisi Februari 2026. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan AI ChatGPT)
Bandung 03 Feb 2026, 10:58 WIB

Dari Kaki Lima ke Ruko Lantai Tiga: Strategi Awug Cibeunying Bertahan di Tengah Zaman

Rizky turut serta menjaga kualitas dan kuantitas awug supaya tetap terjaga meski pasang-surut perubahan zaman telah dihadapi bersama keluarga besarnya selama membangun bisnis ini.
Kios Awug Cibeunying. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 03 Feb 2026, 09:36 WIB

Kian Banyak Tertemper Kereta Api, Perlintasan Sebidang Titik Paling Mematikan

Setelah perlintasan sebidang dibangun jalan layang atau terowongan, ternyata kebijakan daerah sangat lemah.
Perlintasan sebidang di Cimindi yang sangat rawan. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Bandung 03 Feb 2026, 09:19 WIB

Digitalisasi Jejak Karbon: Menakar Teknologi Berkelanjutan dalam Layanan Pelanggan Singapore Airlines

Penumpang dan pelanggan kargo SIA dapat menghitung dan mengimbangi emisi karbon penerbangan mereka, baik sebelum maupun setelah terbang.
Maskapai Singapore Airlines. (Sumber: Singapore Air)
Beranda 03 Feb 2026, 07:12 WIB

Di Antapani, Komunitas Temu Tumbuh Menjadi Tempat Pulang bagi Percakapan yang Jujur

Nilai-nilai dalam kacamata tuntutan masyarakat inilah yang kemudian memantik kecenderungan rasa cemas manusia di masa kini.
Komunitas Temu Tumbuh membuka ruang diskusi yang aman dan nyaman untuk saling berbagi dan bertumbuh. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 02 Feb 2026, 19:47 WIB

Susah Payah Menjaga Tertib Bahasa Dicengkram Mesin Algoritma

Standar Bahasa Indonesia perlahan tidak lagi dibentuk oleh komunitas diskusi, melainkan oleh mesin berbasis data global.
Ilustrasi bahasa mesin yang menentukan algoritma. (Sumber: Sketsa oleh ChatGPT)