Tak Ada Teja Paku Alam, Fitrah Maulana pun Jadi

3 menit baca
Dudung Ridwan
Ditulis oleh Dudung Ridwan diterbitkan
Fitrah Maulana, kiper muda Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)
Fitrah Maulana, kiper muda Persib Bandung. (Sumber: Dok. Persib)

DALAM konferensi pers, usai laga tunda pekan kelima Super League 2025/2026, Persib vs Borneo FC, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jumat (5/12/2025), kiper muda Persib Bandung, Fitrah Maulana—yang didapuk mendampingi pelatih Persib, Bojan Hodak-- menangis tersedu-sedu. Suasana pun menjadi haru. 

Bukan tangis kesedihan, melainkan tangisan karena bahagia. Pasalnya Impian Fitrah sejak kecil—sebegitu besar ingin menjadi pemain Persib—kini mimpi itu menjadi kenyataan. Dalam kesempatan itu, ia pun berterima kasih kepada Bojan Hodak yang telah memberinya kesempatan untuk tampil menjalani debut manisnya bersama Maung Bandung.

“Alhamdulillah, pertandingan hari ini bisa dimenangi oleh Persib. Dan terima kasih coach telah memberikan (kepercayaan) kesempatan bermain buat saya,” ujarnya kepada media. “Pertandingan kali ini sangat menegangkan sekali, karena ini pertama kalinya saya bermain di home dan banyak supporter. Tapi, alhamdulillahnya saya bisa melewatkan itu semua dan hasilnya sangat bagus sekali,” katanya.

Dalam laga itu, Maung Bandung sukses membantai Borneo FC 3-1. Persib awalnya tertinggal, tetapi tim asuhan Bojan Hodak berhasil mengalahkan pemimpin puncak klasemen Super League. Maung Bandung berhasil bangkit dan comeback melalui gol yang dicetak Ramon Tanque pada menit ke-40, Federico Barba 50’, dan Saddil Ramdani 90+7’. Hasil ini tentu saja membuat Persib hanya berjarak lima poin dari Borneo FC.

Bojan Hodak menilai Fitrah bersama para pemain muda lainnya yang diturunkan menunjukkan ketenangan dan kualitas yang memenuhi ekspektasi. "Keseluruhan, semua pemain bermain dengan baik sejak awal. Begitu juga pemain yang masuk dari bench. Para pemain muda seperti Fitrah dan Nazriel bermain luar biasa, jadi saya cukup merasa puas," ujar Hodak.

Karena itu, kemenangan ini tak hanya berarti buat Persib saja, tetapi khusus bagi kiper muda Fitrah Maulana merasa senang dan bangga. Pemain berlabel Timnas Indonesia itu pada awalnya mengaku gugup karena banyak suporter yang hadir dan memberikan dukungan langsung untuk Persib.

Fitrah pun ingin mempersembahkan kemenangan ini untuk sang mama dan keluarga tercinta yang selalu mendukungnya. Ia juga persembahkan kemenangan ini untuk calon istri yang selalu mendukungnya.

Tak ada yang menyangka Fitrah Maulana akan mengawal gawang Persib  saat melawan Borneo FC. Tapi di line up tak tercatat nama Teja Paku Alam. Justru namanya yang tercatat. Rupanya pelatih Bojan Hodak memberinya kepercayaan. Kepercayaan itu tidak akan disia-siakan olah kiper berusia 19 tahun tersebut musim ini. Apalagi lag ini laga krusial--menghadapi Borneo FC.

Teja Paku Alam tadinya diproyeksikan untuk tetap bisa bermain sambil tim pelatih memantau kondisinya. Tetapi, Teja tidak jadi dipasang. Teja dikabarkan kelelahan terutama usai melawan Madura United,a beberapa kali ia harus mendapatkan perawatan. 

Menariknya, kiper asing Persib, Adam Przybek, tidak dilirik oleh Bojan Hodak. Ia hanya sebagai pelapis Fitrah di bangku cadangan. Tercatat, kontribusinya minor.  Dia hanya bermain dalam satu pertandingan dan hanya mengantarkan Maung Bandung pada kekalahan. Ini menjadi tanda tanya karena pemain asing ini justru tidak bisa memberikan kontribusi maksimal. Selain itu, dia sempat mengalami cedera sejak pertama datang dan harus absen panjang.

Siapa Fitrah Maulana?

Penjaga gawang Persib Teja Paku Alam (kanan), dan Adam Przybek (tengah) pemain asing berkebangsaan Polandia. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Penjaga gawang Persib Teja Paku Alam (kanan), dan Adam Przybek (tengah) pemain asing berkebangsaan Polandia. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Fitrah Maulana yang bernama lengkap Fitrah Maulana Muhammad Ridwan ini lahir di Bandung, 24 Mei 2006. Fitrah memulai karier 2022 saat bergabung dengan SSB Setia Bandung. Pemilik postur 1,81 cm ini kemudian menjalani pembinaan di Akademi PERSIB. Lalu, ia bergabung dengan Persib 1 Juli 2024.

Pembinaan berjenjang diikutinya. Pada Agustus 2022 Fitrah bergabung di Persib Youth hingga dipromosikan ke Persib U18. Fitrah kemudian bergabung di Persib dan Timnas U19 pada 1 Juli 2024.

Pada Liga 1 2024/2025 adalah musim pertamanya bergabung bersama skuad Persib setelah musim sebelumnya menjalani program latihan bersama selama satu musim. Pemain yang pernah meraih gelar juara AFF U-19 bersama Timnas Indonesia ini juga sempat tergabung dalam skuad kualifikasi Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2025. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dudung Ridwan
Tentang Dudung Ridwan
Jurnalis dan Pengamat Bulutangkis

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 19 Sep 2026, 20:19

Mengenang Wa Kepoh Maestro Dongeng Sunda di Gelombang Radio

Sandiwara Radio Saur Sepuh, yang pernah membuat pendengarnya di berbagai daerah larut dalam cerita.

H. Ahmad Sutisna alias Wa Kepoh, maestro dongeng Sunda dan salah satu tokoh penting dalam dunia penyiaran radio di Jawa Barat. (Sumber: Tabloid Nova, September 1996.)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 19:40

Tantangan Literasi Antara Menulis dan Kepunahan Bahasa Daerah

Begitu miris ketika kita membaca judul "Benarkah Indonesia mengalami Darurat Literasi?" Ada banyak penulis yang hanya sekadar menulis, tetapi tidak ada visi menjaga literasi terutama bahasa lokal.

Ilustrasi orang Sunda. (Sumber: Unsplash/Mahmur Marganti)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 18:17

Mengenal Bahaya Letusan Gunung Berapi di Bandung Raya dan Sekitarnya

Temukan ulasan mendalam mengenai potensi bahaya vulkanik di Bandung Raya. Pelajari langkah mitigasi yang tepat dan tingkatkan kesiapsiagaan Anda demi keselamatan bersama dari ancaman bencana alam.

Hoogvlakte van Bandoeng autowegenkaart, D E 29,1. Bandoeng: HOVIC, ca. 1920 (Peta jalan Dataran Tinggi Bandung, D E 29.1. Bandung: HOVIC, ca. 1920). (Sumber: Digital Collections Universteit Leiden | Foto: Anonim)
Ayo Netizen 19 Sep 2026, 17:46

Optimis atau Oportunis

Dari aktivis pro–demokrasi yang berujung menjadi elit rezim yang selalu mereka tentang selama masa nya menjadi mahasiswa.

Budiman Sudjatmiko bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendeklarasikan kelompok relawan Prabowo-Budiman Bersatu (Prabu) di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (18/08/2023). (Sumber: Gerindra.id)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 20:09

Sejarah dan Transformasi Nahdlatul Ulama di Bumi Pasundan (1926–1967)

Kehadiran Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah ini bukanlah sebuah kebetulan sejarah, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren yang mengakar dan gelombang modernism

Gedung Dakwah PWNU Jawa Barat. (Sumber: Tangkapan layar YT: Kang inoe)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 17:52

Hebatnya Kreatifitas Dasa Warsa 1980-an

Bernostaldia dengan kehidupan remaja tahun 1980-an.

Motor klasik vespa. (Sumber: Pexels | Foto: setengah lima sore)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 15:17

Ketika Anak Bangsa Kehilangan Kesempatan Menjadi Cerdas dan Kritis

Sebetulnya apa yang menjadi akar persoalan dalam pendidikan kita. Pendidikan seharusnya tidak hanya butuh jawaban benar, tetapi bagaimana anak bisa bertanya secara kritis dan berpikir cerdas.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels | Foto: Ida Rizkha)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 14:01

Jejak Rasa dan Budaya Kuliner Arab di Tatar Sunda

Kuliner Arab di Jawa Barat tumbuh dari jejak migrasi menjadi bagian dari keragaman rasa dan budaya Tatar Sunda.

Nasi kebuli, hidangan khas Timur Tengah yang populer di kalangan masyarakat Arab di Indonesia, termasuk di Jawa Barat. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 12:26

Ketika Layar Perak Menjadi Denyut Hiburan Bandung Tempo Doeloe

Jejak bioskop Bandung tempo dulu merekam bagaimana hiburan, kehidupan sosial, dan perkembangan kota pernah berpadu di balik layar perak.

Iklan ucapan selamat hari jadi Kota Bandung dari perusahaan film N.V. Sirna Galih Ind. Ltd.. Iklan tersebut memuat daftar bioskop yang dikelolanya. (Sumber: Dimuat dalam Pikiran Rakjat, 31 Maret 1956 | Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 09:59

200 Ikon Bandung #7: Karmaka Surjaudaja

Kisah Karmaka Surjaudaja menjadi teladan tentang perjuangan, kejujuran, dan ketekunan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Adegan dalam film Love and Faith pada 2015, yang menceritakan kisah kehidupan Karmaka. (Sumber: Love and Faith)
Ayo Netizen 18 Sep 2026, 08:23

Bukan Macan yang Salah Cari Alamat, tapi Kita yang Mengubah Alamat Mereka

Macan yang masuk kampung atau kera yang turun ke permukiman bukan sekadar kisah tentang satwa yang “nakal”.

Seekor macan terdampar di rumah warga. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Istimewa via ayobandung.com)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 18:03

Menelusuri Jejak 216 Tahun Kota Bandung dalam Surat Kabar Lawas

Bandung adalah kota yang tumbuh dari perjalanan sejarah yang panjang.

Beberapa surat kabar yang pernah menjadi bagian dari kehidupan dan kebanggaan warga Bandung pada era 1970–1990-an. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 17:34

Jejak Gunung Api Purba di Kabupaten Bandung Barat

Singkapan batuan dan ignimbrit di Kabupaten Bandung Barat menjadi bukti keberadaan aktivitas gunungapi purba yang dapat dipelajari melalui geowisata.

Hasil kerajin patung kuyabatok dari batu di Kampung Ciawitali, Desa Cipangeran, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, memenuhi pesanan dari Jepara, Jawa Tengah, untuk diekspor ke Korea. (Sumber: T Bachtiar)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 16:05

Badut, Mimpi, dan Rizki

Mimpi tidak pernah benar-benar sendirian. Ya selalu ditemani ikhtiar, doa, dan keberanian untuk terus mencoba. Kendati, di antara semua itu, ada satu yang sering kita lupakan. Pekerjaan yang halal

Riasan badut yang dikenakannya saat merayakan wisuda bukan sekadar untuk tampil berbeda, (Sumber: Dokumentasi istimewa/ Kak Hakim (@badutbandung_kakhakim12))
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 15:09

Merdeka Berdaya, Merdeka Berkarya: Kaum Marginal Membangun Masa Depan

Setiap goresan tinta yang tercurahkan melalui hati, merupakan ketegaran dalam setiap halaman.

Bedah Buku "Prajurit Yang Tenggelam" Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Majalengka. (Foto: Ayu Maimun)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 13:49

Rp7.000 dan Masa Depan Supir dan Angkot Bandung

Angkot berseliweran, penumpang naik-turun, uang masuk. Sopir mengejar setoran. Calon penumpang dicari. Angkot ngetem ketika dianggap perlu. 

Warga hendak turun dari angkot. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 12:08

200 Ikon Bandung #6: Raden Adipati Wiranatakusumah II, Dalem Kaum Bukan Hanya Nama Jalan

Di balik nama Dalem Kaum, tersimpan jejak Wiranatakusumah II sebagai salah satu tokoh penting dalam lahirnya Kota Bandung.

Alun-Alun Bandung pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 17 Sep 2026, 09:38

Belajarlah Mencintai Bandung Seperti Haryoto Kunto Sang Kuncen Bandung

Selami kisah Haryoto Kunto, sang Kuncen Bandung dan temukan cara terbaik mencintai Kota Kembang (Paris van Java) lewat sejarah, romantisme dan sudut pandang mendalam.

Ilustrasi buku karya Haryoto Kunto. (Sumber: Istimewa)
Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)