Cetak ‘Brace’ ke Selangor FC, Adam Alis Shalat Istikharah sebelum Gabung dengan Persib

Dudung Ridwan
Ditulis oleh Dudung Ridwan diterbitkan Jumat 07 Nov 2025, 14:56 WIB
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)

Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)

PERSIB Maung Bandung memuncaki klasemen Grup G AFC Champions League Two (ACL Two) 2025-2026 usai menang comeback dramatis atas Selangor FC di matchday 4. Laga “panas” Selangor FC vs Persib Bandung berakhir 2-3 pada Kamis (6/11/2025) malam WIB di Stadion Petaling Jaya, Malaysia. 

Bermain sebagai tuan rumah, Selangor FC unggul dua gol terlebih dahulu atas Persib Bandung di babak pertama berkat gol cepat Chrigor Moraes (3') dan gol bunuh diri Patricio Matricardi (17'). Tetapi, Persib Bandung berhasil membalikkan keadaan di babak kedua lewat gol Andrew Jung (’48) dan brace Adam Alis (81', 90+7'). 

Persib Bandung kini mengoleksi 10 poin dari 4 laga, unggul satu angka atas Bangkok United. Sementara, Selangor FC kian terbenam di dasar klasemen Grup G tanpa poin sama sekali usai menelan 4 kekalahan beruntun. Di tempat lain, Lion City Sailors yang kalah dari Bangkok United di matchday 2 berada di peringkat ke-3 di bawah Bangkok United dengan 4 poin.

Ketinggalan dua gol di babak pertama, di babak kedua, Persib semakin intens melakukan serangan. Perjuangan Persib tidak sia-sia, Andrew Jung (’48) memperkecil keadaan lewat sepakannya dalam suatu kemelut di mulut gawang Selangor FC. 

Lalu, gol penyeimbang akhirnya tercipta di menit ke-81 melalui aksi Adam Alis. Menerima umpan terobosan dari Marc Klok, Adam Alis melepas tendangan melalui kaki kirinya dan bola menembus gawang Selangor FC.

Persib akhirnya mampu membalikkan keadaan di masa tambahan waktu. Adam Alis kembali jadi aktor utama bagi Persib. Gelandang Persib itu memanfaatkan kesalahan kiper Selangor FC Sikh Izhan yang membuang bola ke arahnya.

Adam Alis tak menyia-nyiakan peluang itu dan langsung menyambarnya dan memasukkan bola ke gawang Selangor FC. Persib pun berbalik unggul dan mengunci kemenangan atas Selangor FC. Skor Selangor FC vs Persib menjadi 2-3 sampai menit akhir laga.

Tentu saja Adam Alis menjadi pemain bintang malam itu meski ia baru masuk di menit ke-65 babak kedua menggantikan Luciano Guaycochea. Ia tak menyangka akan mejadi pahlawan kemenangan Persib. Di laga kandang di Stadion GBLA, saat itu pun ia menyumbangkan satu gol buat Persib.

"Saya pikir ini hasil kerja keras semua pemain, semua yang bekerja untuk tim dan semua ini tentunya karena Allah SWT. This is PERSIB! Kita buktikan dengan terus berjuang sampai akhir," kata Adam merendah dikutip dari situs Persib.

Profil Singkat Adam Alis

Nama lengkapnya Adam Alis Setyano, lahir di Jakarta, 19 Desember 1993, adalah pesepak bola yang terlahir dengan bakat besar. Dikenal murah senyum dan senang bercanda. Akrif di media sosial dan tak segan membuat konten lucu bersama pemain Persib lainnya.

Sejumlah klub besar pernah dibela dan disinggahinya dari Persija, Persita, Arema FC, Sriwijaya FC, Borneo FC, Bhayangkara, Persib hingga menjadi pemain nasional dan internasional serta bermain di Bahrain.

Berlatih sepak bola sejak kecil, mimpinya adalah menjadi pemain klub idolanya, Persija Jakarta. Klub pertamanya adalah SSB Persigawa Selatan, kemudian SSB ASIOP. Saat menimba ilmu di SSB ASIOP, Adam mengikuti seleksi salah satu klub internal Persija Jakarta. Dan ternyata dia lolos seleksi dan bergabung dengan tim yang akan berkompetisi di Piala Soeratin.. 

Setelah lulus SMA, Adam Alis bergabung dengan klub Persitangsel, Tangerang Selatan, pada 2012. Setelah satu tahun bersama Laskar Cipasera, dia diajak oleh mantan pelatihnya, Isman Jasumei, untuk bergabung dengan Perserang Serang.

Setelah di Perserang, Adam Alis bergabung dengan Martapura FC yang berkompetisi di Divisi Utama, Hanya satu tahun dengan Martapura, penampilan bagus dan ngototnya mampu menarik minat  beberapa klub, seperti Pusamania Borneo dan Persija Jakarta. 

Akhirnya Adam bergabung dengan klub impiannya sejak kecil, Persija Jakarta, pada 2015. Dia sempat tampil satu kali bersama tim Macan Kemayoran sebelum akhirnya kompetisi Liga Super Indonesia dibekukan. 

Pada 2015, Adam Alis bergabung dengan klub Liga Utama, East Riffa, dengan kontrak delapan bulan. Dia meninggalkan klub pada Januari 2016. Kembali dari Bahrain, Adam Alis bergabung dengan Barito Putra yang akan berkompetisi di Indonesia Soccer Championship A 2016. Di akhir musim, Adam memutuskan untuk meninggalkan Barito Putera dan bergabung dengan Arema FC. 

Pada 2017, Adam Alis resmi bergabung dengan Arema FC. Dia mulai menjadi terkenal sebagai gelandang serang yang cerdik setelah berpartisipasi dalam Piala Presiden 2017, di mana dia berhasil membawa Arema menjadi juara dan Adam didapuk sebagai Pemain Terbaik dalam turnamen tersebut. 

Lalu, Adam Alis pindah ke Sriwijaya FC untuk musim Liga 1 2018. Setelah meninggalkan Sriwijaya, Adam bergabung dengan juara bertahan Liga 1, Bhayangkara FC, 2018. Adam menjadi starter reguler untuk Bhayangkara di bawah pelatih Simon McMenemy, dan penampilannya meningkat dalam sejumlah pertandingan. 

Kembali ke mantan klubnya, Arema FC, ia berhasil membawa Arema kembali memenangkan Piala Presiden untuk ketiga kalinya.

Pada 26 Januari 2023, Adam Alis menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan klub Liga 1. Borneo Samarinda. Di musim pertamanya, Adam berhasil membawa timnya juara Reguler Series dan menembus babak Championship Series. 

Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)

Pada 18 Juli 2024, hingga kini Adam Alis bergabung dengan juara bertahan Liga 1, Persib Bandung, dengan status pinjaman selama 6 bulan hingga Desember 2024, dengan opsi kontrak permanen selama 2,5 tahun. 

Ada yang menarik ketika akan bergabung dengan Persib, Adam Alis mengaku melakukan shalat istikharah terlebih dahulu dan minta petunjuk Yang Mahakuasa. Adam sadar, Persib adalah seteru abadi klub impiannya, Persija Jakarta.

Adam Alis dipanggil oleh Aji Santoso untuk masuk ke dalam di Kualifikasi Kejuaraan U-23 AFC 2016 dan Sea Games 2015. Adam juga bermain di SEA Games 2015 di Singapura, dan berhasil membawa Indonesia melaju ke semifinal. 

Adam Alis mendapatkan panggilan tim nasional senior pertamanya pada bulan Juni 2017 dan September 2023. Pada Januari 2024, Adam Alis dimasukkan ke dalam skuad Indonesia mengikuti Piala Asia AFC 2023. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Dudung Ridwan
Tentang Dudung Ridwan
Jurnalis dan Pengamat Bulutangkis
Nilai artikel ini
Klik bintang untuk menilai

Berita Terkait

News Update

Ayo Biz 10 Jan 2026, 19:34 WIB

Pisau Bermata Dua Naturalisasi: Prestasi, Bisnis, dan Tantangan Olahraga Indonesia

Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia.
Naturalisasi atlet asing kini bukan sekadar isu teknis, melainkan fenomena yang mengubah wajah industri olahraga Indonesia. (Sumber: Satria Muda Bandung)
Ayo Biz 10 Jan 2026, 16:11 WIB

Ribuan Sepeda Motor Menumpang Kereta, Tren Baru Mobilitas Masyarakat di Libur Panjang

Keramaian di stasiun besar pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026 memperlihatkan wajah baru. Tidak hanya penumpang yang berdesakan menunggu keberangkatan, tetapi juga deretan sepeda motor.
Ilustrasi pengiriman sepeda motor melalui layanan kereta api menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin tetap praktis, aman, dan efisien dalam perjalanan liburan panjang. (Sumber: KAI Logistik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 20:34 WIB

Bandung dan Tawanan Kota yang Terjajah Diam-Diam: Sebuah Resolusi Baru

Kota bergerak maju, tapi belum pulih. Di balik modernitas, tersisa warisan kolonial yang membentuk birokrasi, selera, dan mimpi warga.
Persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan tahun 1910-an. (Sumber: kitlv)
Beranda 09 Jan 2026, 19:07 WIB

Sebelum Terlambat 2030, Strategi Komunikasi SDGs Harus Melampaui Jargon Birokrasi

SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif.
SDGs adalah milik kita semua; dan komunikasi adalah kunci untuk membuka partisipasi kolektif. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 17:49 WIB

Keamanan Data dan Masa Depan AI: Jalan Panjang Membangun Kepercayaan Publik

Di Indonesia, AI sudah semakin relevan dan meresap ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari rekomendasi konten hiburan, aplikasi belajar daring, hingga layanan finansial digital.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 17:14 WIB

Bandung Semakin Padat, Saatnya Berbenah Sebelum Terlambat

Kemacetan di Bandung dipicu kendaraan berlebih, jalan sempit, angkutan umum kurang baik, wisatawan, dan parkir liar.
Kemacetan di salah satu ruas jalan Kota Bandung di Jl. A. Yani  Kacapiring. 01/12/25 (Sumber: Naila Husna Ramadan)
Beranda 09 Jan 2026, 16:37 WIB

Wajah Lain Wisata Delman di Kota Bandung: Romantis bagi Wisatawan, Berat bagi Kuda

Tantangan besarnya adalah kebutuhan akan regulasi yang mampu menjembatani kepentingan hewan, kusir, dan penumpang secara adil.
Ade, kusir delman di sekitar wilayah Gedung Sate. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 09 Jan 2026, 16:28 WIB

Food Genomics, Teknologi Nutrisi Presisi yang Mengubah Cara Anak Muda Makan

Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik.
Generasi millennial dan Gen Z, yang tumbuh bersama teknologi dan terbiasa dengan personalisasi dalam setiap aspek hidupnya, mulai melirik pendekatan baru yakni food genomics atau nutrigenomik. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 16:13 WIB

Balai Kota Bandung sebagai Promotor Produk Kriya Unggulan Glassware dan Mesin Roaster Kopi

Gedung balai kota mesti bisa menjadi promotor bagi kriya glassware eksklusif dan mesin roaster kopi buatan Bandung.
Halaman balai kota Bandung. (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Jelajah 09 Jan 2026, 16:00 WIB

Hikayat Tamasya Baheula di Kawah Putih Ciwidey, Tempat Healing Kompeni yang Sepi dan Sunyi

Kawah Putih Ciwidey tampil sebagai tujuan berat dan hening dalam Gids van Bandoeng 1927 lengkap dengan belerang dan tanjakan panjang.
Lukisan Kawah Putih Franz Wilhelm Junghuhn. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:43 WIB

Penipuan Online: Apakah Ada Hukumnya?

Penipuan melalui telepon berkembang lebih cepat daripada aturan hukumnya.
Media dalam jaringan (daring). (Sumber: Pexels | Foto: Torsten Dettlaff)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 15:06 WIB

'Berkawan' dengan Gelapnya Jalan Soekarno Hatta

Jalan Soekarno Hatta makin gelap karena lampu PJU mati, membuat warga merasa was-was setiap melintas.
Jalan Soekarno Hatta ramai malam hari, motor, dan mobil bergerak di tengah padatnya arus, (01/12/2025). (Sumber: Fayyaza Jasmine | Foto: Fayyaza Jasmine)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 14:39 WIB

Bobotoh Cek! Cara Beli Single Ticket Pertandingan PERSIB di Aplikasi Resmi

Cara membeli single ticket pertandingan kandang PERSIB Bandung melalui aplikasi resmi PERSIB (PERSIBapp).
Pemain Persib Bandung, Adam Alis. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 13:26 WIB

Bandung Terus Diganggu oleh Pungli yang Tak Kunjung Teratasi

Pungli terus mengganggu kenyamanan warga Bandung muncul berulang di berbagai ruang publik, menunjukkan lemahnya pengawasan dan kebutuhan akan tindakan tegas untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Area parkir di salah satu kawasan kuliner Bandung yang sedang dipadati oleh beberapa kendaraan, terutama pada jam makan siang (4/12/2025). (Sumber: Keira Khalila K | Foto: Keira Khalila K)
Beranda 09 Jan 2026, 11:20 WIB

PKL Cicadas Tolak Jalur BRT, Spanduk Protes Bermunculan: Kami Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Proyek

Berdasarkan temuan di lapangan, kegelisahan pedagang memuncak setelah adanya pendataan mendadak yang dilakukan dua kali, masing-masing oleh konsultan dan Satpol PP.
Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas menolak pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT). (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:27 WIB

Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia

Suasana akrab dan inspiratif menyelimuti acara "Weekend Retreat" yang diselenggarakan oleh Bright Scholarship Regional Bandung.
Membangun Visi dan Networking: Weekend Retreat Bright Scholarship Regional Bandung Bersama Founder Duta Inspirasi Indonesia
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 09:01 WIB

Optimalisasi Keterampilan Pemrograman dalam Kehidupan Sehari-Hari

Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya?
Keterampilan pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi untuk kebanyakan orang, sehingga terkadang dipertanyakan apakah mutunya melebihi kesulitannya? (Sumber: Pexels | Foto: hitesh choudhary)
Ayo Netizen 09 Jan 2026, 07:53 WIB

Bentuk Sadar Toleransi terhadap Penganut Sunda Wiwitan

Kesadaran toleransi sedang ramai digaungkan, namun terkadang hanya dirasakan oleh penganut agama resmi versi pemerintah.
Podcast bersama Bapak Ira Indrawardana, S.Sos., M.Si., Dosen Antropologi Universitas Padjajaran. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Paguyuban Project)
Ayo Netizen 08 Jan 2026, 20:32 WIB

Dari Ancaman TPA hingga Harapan Transformasi

Sampah menumpuk, citra kota terancam. Bagaimana Bandung mengubah krisis jadi peluang?
Tumpukan sampah yang mencerminkan darurat lingkungan yang butuh solusi cepat di Gudang Selatan, Bandung, Jawa Barat, (01/12/2025). (Sumber: Azzahra Syifa Lestari)