Sistem Pengelolaan Limbah di Bandung yang Berantakan: Sebaiknya Prioritaskan Langkah Inovatif Sungguhan

3 menit baca
Hikmat Hamdi Ramadhan
Ditulis oleh Hikmat Hamdi Ramadhan diterbitkan
Sistem pengelolaan limbah di Bandung yang Berantakan, saran saya sebagai warga Bandung untuk M. Farhan prioritaskan langkah inovatif sungguhan.
Sistem pengelolaan limbah di Bandung yang Berantakan, saran saya sebagai warga Bandung untuk M. Farhan prioritaskan langkah inovatif sungguhan.

Sebagai penduduk Bandung yang sering melihat tumpukan sampah di pojok-pojok gang, saya merasa perlu untuk memberikan komentar ini secara objektif. Menurut angka yang dirilis oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2023, Bandung memproduksi lebih dari 1.500 ton limbah setiap hari, dan penanganan limbah tersebut masih jauh dari optimal.

Sampah sering berserakan di tepi jalan dan sungai karena sistem pengumpulan limbah yang tidak terjadwal. Hanya sekitar 60% limbah yang berhasil diangkut ke lokasi akhir, sedangkan sisanya menyebar dan merusak ekosistem, menurut data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat pada tahun 2022.

Hal ini menyebabkan bau busuk, yang mengganggu orang, terutama di daerah padat seperti Cicendo dan Lengkong. Menurut penelitian Universitas Padjadjaran tahun 2021, polusi plastik di sungai meningkatkan risiko banjir dan penyakit infeksi.

Selain itu, infrastruktur pemrosesan seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti seringkali terlalu penuh dan tidak memiliki kapasitas tampung yang cukup. Meskipun permintaan jauh lebih besar, kapasitas TPA hanya 800 ton per hari, menurut data KLHK.

Karena waktu pengangkutan yang tidak stabil, masyarakat sering terpaksa membuang limbah sesuka mereka. Pada tahun 2023, Kompas.com melaporkan protes warga karena kurangnya kendaraan pengangkut, yang menyebabkan sampah menumpuk selama berhari-hari.

Selain itu, ada masalah pendidikan limbah yang buruk di masyarakat, yang menyebabkan kebiasaan membuang asal terus berlanjut. Sebuah survei yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung pada tahun 2022 menunjukkan bahwa hanya empat puluh persen penduduk memisahkan sampah di rumah mereka.

Ini berdampak buruk pada kesehatan umum, dengan kasus demam berdarah dan gangguan pernapasan meningkat sebagai akibat dari lingkungan yang tercemar. Data dari Dinas Kesehatan Kota Bandung tahun 2023 menunjukkan bahwa area kumuh telah meningkat.

Pria berkelahiran Bogor itu membutuhkan lebih banyak dana untuk menambah jumlah truk sampah. Saya menyarankan agar Pak Farhan menggunakan anggaran APBD untuk membeli truk tambahan untuk mempercepat proses pengumpulan.

Sumber sampah di Kota Bandung didominasi oleh rumah tangga sebanyak 60 persen atau setara 897 ton per hari. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ikbal Tawakal)
Sumber sampah di Kota Bandung didominasi oleh rumah tangga sebanyak 60 persen atau setara 897 ton per hari. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ikbal Tawakal)

Menurut orang no 1 di Kota Bandung, harus mendorong program kreatif seperti bank sampah di setiap kelurahan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Dengan inisiatif ini, yang telah terbukti berhasil di kota-kota lain, Pak Farhan memiliki kesempatan untuk mengubah limbah menjadi uang.

Selain itu, M. Farhan harus memperluas TPA Sarimukti atau membangun fasilitas baru untuk meningkatkan kapasitasnya. Menurut data KLHK, ekspansi ini dapat mengurangi polusi hingga 30%.

Untuk mengubah pola hidup warga, Walikota Bandung M. Farhan harus memulai kampanye pendidikan besar-besaran melalui sekolah dan media sosial. Dengan kepemimpinan tegas Pak Farhan, saya yakin kebiasaan memilah limbah dapat meningkat drastis.

Baca Juga: Penumpukan Sampah di Ujung Berung Sudah Tidak Terkendali, Warga Mulai Kewalahan

Terakhir, menurut saya M. Farhan harus bekerja sama dengan sektor privat untuk teknologi pemrosesan limbah yang canggih, seperti insinerator yang ramah alam. Ini akan membuat Bandung lebih sehat dan asri, yang sesuai dengan visinya sebagai kota maju.

Pada akhirnya, limbah bukanlah hanya masalah kebersihan; itu adalah masalah kualitas hidup masyarakat Bandung secara keseluruhan. Kondisi ini dapat diubah menjadi kesempatan besar untuk perkembangan kota jika Walikota Bandung M. Farhan melakukan hal-hal yang nyata dan kreatif. Saya yakin bahwa dengan komitmen Pak Farhan, Bandung akan menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)