Menembus Batas dengan Kekuatan Produk Lokal Asli Bandung

3 menit baca
Patricia
Ditulis oleh Patricia diterbitkan
Dyvo Xavier Muhamad Yandi Putra sedang mengikat tali sepatunya sambil membawa tas ransel Cartenz Tactical di sampingnya .(Foto: Patricia Avrilia Rolina)
Dyvo Xavier Muhamad Yandi Putra sedang mengikat tali sepatunya sambil membawa tas ransel Cartenz Tactical di sampingnya .(Foto: Patricia Avrilia Rolina)

Di tengah gempuran merek fashion global yang membanjiri pasar, hadir sebuah kisah loyalitas yang kuat dari jantung Kota Kembang. Selama tujuh tahun hingga sekarang (sejak 2018), merek lokal Cartenz Tactical telah menjadi teman setia Dyvo Xavier Muhamad Yandi Putra, seorang mahasiswa yang memiliki antusiasme tinggi terhadap kegiatan outdoor.

Kesetiaan Dyvo Xavier dalam memilih brand yang berfokus pada gaya militer dan perlengkapan taktis ini menjadi bukti nyata bahwa produk buatan dalam negeri mampu bersaing dalam hal kualitas dan kinerja.

Fokus Cartenz Tactical pada produksi perlengkapan, mulai dari baju, tas, sepatu, celana, topi, kacamata, jas hujan, hingga jam tangan, secara konsisten mengarah pada kebutuhan outdoor dengan menggabungkan gaya militer yang khas. Kombinasi antara estetika yang kuat dan kegunaan produk inilah yang membuat Dyvo Xavier terus mempercayakan keamanannya pada merek asli Bandung tersebut.

Dyvo Xavier Muhamad Yandi Putra, seorang mahasiswa yang juga antusias terhadap kegiatan luar ruangan, menjelaskan bahwa pilihannya pada Cartenz Tactical adalah keputusan yang didasari oleh rasa bangga yang mendalam terhadap produk bangsa.

“Alasan utama saya memilih Cartenz Tactical dibandingkan produk serupa adalah karena saya ingin mendukung produk lokal dan bangga dengan produk buatan Bandung,” ujarnya.

Dukungan terhadap produk dalam negeri tersebut juga didukung oleh pertimbangan harga yang terjangkau. Dyvo Xavier menyebutkan bahwa Cartenz Tactical selalu menawarkan produk dengan kualitas mumpuni, serta koleksi produk yang selalu diperbarui (up to date) mengikuti perkembangan tren perlengkapan taktis modern.

Dalam penggunaan sehari-hari, Dyvo Xavier merasakan langsung keunggulan kualitas yang didapatkan. Ia mencontohkan, saat beraktivitas di luar rumah menggunakan sepatu Cartenz Tactical, sepatu tersebut terasa ringan dan memberikan kenyamanan yang optimal. Pakaiannya pun memiliki bahan yang adem dan tidak menimbulkan rasa panas saat dikenakan.

Kualitas tangguh Cartenz Tactical juga terlihat jelas pada koleksi tasnya. Tas-tas produksi merek cartenz tactical terbukti kuat untuk menopang barang bawaan, dilengkapi dengan banyak kantong fungsional yang memudahkan penataan barang. Selain itu, setiap pembelian tas seringkali sudah dilengkapi raincoat atau pelindung hujan, yang menurut Dyvo Xavier sangat berguna untuk aktivitas outdoor yang rentan terhadap perubahan cuaca.

kinerja produk tersebut telah teruji di situasi yang lebih menantang.

Dyvo Xavier Muhamad Yandi Putra memegang salah satu  koleksi tas taktis favoritnya. (Foto: Patricia Avrilia Rolina)

“Saya juga pernah menggunakan jas hujannya untuk menaiki Gunung Sumbing. Itu sangat membantu melindungi tubuh saya dari derasnya hujan serta menahan angin dingin. Jadi Cartenz Tactical ini sangat membantu aktivitas outdoor yang saya lakukan,” tegasnya.

Selain kualitas produk, pengalaman Dyvo Xavier terhadap pelayanan yang diberikan oleh Cartenz Tactical selama proses pembelian mendapatkan apresiasi bintang lima. Menurutnya, sejak memasuki toko, ia disambut dengan ceria, ramah dan sopan oleh para pegawai. Para pegawai juga bersedia menjelaskan detail setiap barang dan mampu merekomendasikan secara jelas produk mana yang paling sesuai untuk kegiatan yang akan dilakukan pelanggan.

Sebagai merek yang bertujuan menyediakan perlengkapan taktis dan outdoor berkualitas tinggi dari industri lokal, Cartenz Tactical (yang dikenal berdiri sekitar pertengahan tahun 2012) telah berkembang menjadi salah satu brand gear yang diandalkan di Indonesia. Merek ini secara konsisten menggunakan bahan baku lokal dan mengedepankan desain yang nyaman saat digunakan serta kegunaan yang terinspirasi dari gaya militer, menjadikannya pilihan utama bagi para penggemar aktivitas alam bebas.

Berdasarkan pada pengalaman positif selama tujuh tahun ini, Dyvo Xavier sangat merekomendasikan Cartenz Tactical kepada semua orang, khususnya mereka yang memiliki kegiatan atau hobi di luar ruangan. Dyvo Xavier berharap merek lokal kebanggaannya ini dapat terus berkembang dan mendunia, serta dikenal luas di lingkup internasional. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 06 Okt 2026, 19:22

Ruang Kreatif Revitalisasi Bahasa Ibu

Sering kali orang tua jarang menggunakan bahasa daerah di rumah karena memilih membiasakan anak berbahasa Indonesia. Terkait ini ketika orang tua berlatar beda suku dan beda bahasa.

Perempuan lokal Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 18:23

Mengenang Peristiwa G30S Melalui Lembaran Berita Yudha

Membuka kembali Berita Yudha edisi 30 Oktober 1965, berarti membuka sebuah jendela menuju Indonesia beberapa pekan setelah G30S.

Halaman Muka surat kabar Berita Yudha edisi Oktober 1965, yang merekam pemberitaan mengenai situasi dan peristiwa penting di Indonesia pasca-G30S. (Foto: Kin Sanubary)
Bandung 06 Okt 2026, 17:53

Mengintip Potensi Ekonomi Kreatif Kota Bandung Lewat Layar Perfilman dan Kolaborasi Komunitas

Tren pemutaran film independen, festival sinema alternatif, hingga pertumbuhan ruang pemutaran komunitas di Kota Kembang membuktikan tingginya dahaga publik terhadap ragam narasi visual.

Bandung World Cinema (BWC) 2026 dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem perfilman sekaligus mendorong pertumbuhan subsektor ekonomi kreatif di Kota Bandung.
Sejarah 06 Okt 2026, 17:16

Sejarah Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia

Jejak naturalisasi Timnas Indonesia bukan fenomena baru. Perjalanan dari Van der Vin pada era 1950-an hingga gelombang diaspora saat ini.

Pemain Timnas Indonesia dalam laga kontra Thailand dalam Asean Cup 2026. (Sumber: Vidio)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 17:03

Bandung, Banjir, dan Rutinitas Tahunan yang Tak Pernah Ada Solusi

Banjir di Bandung kerap kali menjadi event tahunan yang tidak pernah menemukan solusi yang pasti.

Banjir Tahunan di Kab. Bandung (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 16:29

Pesona Garut: 'Surga dari Timur', Rekam Sejarah, dan Mahakarya Gastronomi Pasundan

Lanskap alam Kabupaten Garut menyajikan kekayaan vegetasi dan topografi yang memikat.

Situ Cangkuang, Leles, Garut. (Sumber: Wikimedia Commons/Lisensi CC | Foto: Mssetiadi)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 15:33

Cagar Budaya dan Ragam Gaya Bangunannya di Kota Bandung

Jelajahi pesona sejarah Kota Bandung melalui jejak Cagar Budaya. Temukan kisah unik di balik arsitektur ikonis Art Deco, situs kolonial dan warisan legendaris yang tetap lestari hingga kini.

Gedung Sate, Bandung, 2024 (Sumber: Wikipedia | Foto: Rahmat Denas)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 13:08

RT/RW di Bandung Tidak Perlu Jadi Densus 88 Kecil-kecilan

Teror adalah peristiwa langka. Pergantian penghuni kontrakan adalah peristiwa sehari-hari.

Tim Densus 88. (Sumber: ayobandung.com | Foto: suara.com via ayobandung.com)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 10:49

Membincangkan Hujan di Musim Kemarau

Membicarakan hujan dalam kacamata kesadaran lingkungan dan seni.

Ilustrasi musim hujan. (Sumber: GeminiAi)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 06:30

PHBS Sebagai Modalitas Kesehatan Warga Kota Bandung

Tahun 2026 ini, influenza tipe A ini menjadi gambaran yang sama, meski oleh pemerintah tidak lagi di-covidkan. Namun kekhawatiran masyarakat tetap trauma dan ketakutan berlebihan.

Ilustrasi penderita influenza.
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 20:09

Ruang Terbuka Hijau di 30 Kecamatan di Kota Bandung

Artikel ini mengulas kondisi Ruang Terbuka Hijau di 30 kecamatan Kota Bandung. Temukan sebaran, fasilitas publik, keasrian lingkungan dan upaya pelestarian taman kota demi Bandung yang lebih asri.

Aktivitas warga di taman Alun-Alun Cicendo, Kota Bandung, Sabtu, 9 Juli 2022. (Sumber: Ayobandung | Foto: Magang Foto/Algifari Tohaga Abdillah)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 19:22

Ketika Wajah-Wajah Populer Mengisi Halaman Majalah Selecta Edisi Oktober 1970

Membuka kembali majalah lawas selalu menghadirkan sensasi tersendiri. Begitu pula ketika kembali membaca Majalah Selecta edisi Oktober 1970.

Hastarita Abdullah, fotomodel 17 tahun, tampil di sampul depan Majalah Selecta edisi Oktober 1970. Sementara Trio Nindya Sisters, tiga bersaudari asal Solo, tampil di sampul belakang, 56 tahun silam. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 17:03

10 Netizen Terpilih September 2026, Menangkap Ragam Isu Bandung dan Jawa Barat

Redaksi Ayobandung.id mengumumkan 10 penulis terbaik kanal "Ayo Netizen" untuk periode September 2026, dengan total hadiah tetap Rp1,5 juta.

Simulasi penanganan bencana gempa bumi akibat Sesar Lembang. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 16:16

Ronda Malam: Mereka yang Berjaga saat Warga Terlelap

Ketika warga terlelap, petugas ronda tetap terjaga. Di RW 10 Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi, ronda malam menjadi ikhtiar keamanan sekaligus bukti bahwa semangat gotong royong masih menyala.

Ilustrasi warga Indonesia sedang ronda. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan Gemini AI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 15:02

Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung

Kota Bandung kini terus berbenah menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain berfungsi menjaga keseimbangan alam dan menekan polusi, kehadiran taman kota ini juga menjadi sarana rekreasi warga.

Taman di Jl. Tongkeng No.46, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 13:41

Mencegah KBGO di Kampus: Bukan Lagi Soal Perempuan Menjaga Diri

Seruan agar perempuan "pandai menjaga diri" di ruang digital tak lagi cukup. Kampus harus hadir secara sistemik menjamin ekosistem belajar yang aman bagi mahasiswi.

Pembukaan Latsar CPNS Tahun 2022 (Sumber: Humas Pusjar SKTAN | Foto: Humas Pusjar SkTAN)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 11:04

Kesehatan Mental Kita di Hari Sumpah Pemuda

Refleksi peringatas Sumpah Pemuda dengan isu keshatan mental.

Sumpah Pemuda & Kesehatan Mental. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 10:14

Amit-Amit, Jangan sampai Keranda Jadi Alat Ukur Tata Kota

Keranda seharusnya hanya mengantar manusia ke tempat peristirahatan terakhir. Ia jangan sampai berubah menjadi alat ukur apakah sebuah kota bekerja dengan baik atau tidak.

Lahan pekuburan di salah satu sudut Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 19:10

Batik dari Warisan Budaya Tradisional Menuju Fashion Internasional

Tahun 2009, UNESCO telah telah memasukkan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. Batik perlu bergerak dari craft based economy menuju creative fashion industry. Dan dari produk menjadi nilai.

Koleksi batik Retno Mulyo. (Sumber: Batik Retno Mulyo)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 16:38

Memikirkan Kembali Sumber Daya Energi Baru: Terbarukan Berbiaya Murah dan Ramah Lingkungan

Mengulas solusi energi baru dan terbarukan yang murah serta ramah lingkungan.

Pengelola Waduk Jatiluhur menyebutkan kemarau panjang pada Juli 2023 menyebabkan tinggi muka air waduk mengalami penyusutan hingga 10 meter atau 2 meter diambang batas kritis. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)