Alih Fungsi Tugu Simpang Diponegoro Citarum pada Malam Hari, Menyimpang atau Membantu UMKM?

2 menit baca
Mazayya Ameera Aditya
Ditulis oleh Mazayya Ameera Aditya diterbitkan
Suasana di tugu Jl Diponegoro dan Jl Citarum pada malam hari, Senin 1 Desember 2025 pukul 1 dini hari (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Mazayya Ameera Aditya)
Suasana di tugu Jl Diponegoro dan Jl Citarum pada malam hari, Senin 1 Desember 2025 pukul 1 dini hari (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Mazayya Ameera Aditya)

Tugu Pertigaan Diponegoro Citarum atau yang biasa dikenal dengan Bundaran Pusdai, sekilas terlihat biasa saja saat siang hari. Arsitektur tugu yang menjadi ikon penghias Kota Bandung ini saat malam beralih fungsi menjadi tempat terkenal untuk menghabiskan waktu hingga pagi menyapa.

Tempat ini kerap digunakan oleh komunitas anak muda hingga warga Kota Bandung sendiri untuk sekadar berkumpul atau mencari kuliner malam. Sisi gelap yang telah menjadi rahasia umum. Selain itu adalah tempat ini juga sering digunakan untuk aktivitas yang melenceng. Minuman keras hingga kegiatan prostitusi secara tertutup, marak terjadi di sekitar Bundaran Pusdai.

Warga yang melintas pada malam hari seringkali merasa was-was akan ancaman yang mengintai di balik kegelapan sudut tempat ini. Tidak heran banyak perkelahian yang terjadi karena banyaknya pengunjung yang berada dibawah pengaruh minuman keras.

Ruang publik yang seharusnya aman dan dapat digunakan untuk bersantai kini malah banyak disalahgunakan oleh oknum meresahkan. Bagai dua kehidupan yang berbanding terbalik saat siang dan malam hari, tempat ini sangat dekat dengan Pusat Dakwah Islam atau Pusdai.

“Daerah ini sebenarnya sering didatangi polisi setempat dan Satpol PP, tapi mereka lebih fokus menertibkan para pedagang dibanding oknum oknum meresahkan tersebut,” ujar Akmal.

Lalu bagaimana cara menertibkan lokasi ini bila pihak polisi tidak dengan tegas melakukan patroli, melainkan hanya formalitas belaka. Ketegasan aparat kepolisian dipertanyakan disini, peran mereka yang harus nya menjaga ketertiban tidak ditemukan.

Meski tempat ini dikenal dan populer sebagai tempat berkumpul, Pusdai juga menjadi tempat mencari nafkah bagi warga yang berjualan makanan maupun minuman. Pedagang setempat seringkali ditertibkan dengan alasan mengganggu lalu lintas. Lantas, bagaimana dengan tingkat kriminalitas dan oknum yang meresahkan warga sekitar?

Aktivitas berjualan dilakukan pada malam hari karena relatif sepi dan tidak banyak aktivitas masyarakat, hingga memungkinkan warga untuk berjualan disekitar tugu.

Potret salah satu pedagang cuanki di Pusdai yang sedang menyiapkan hidangan (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Mazayya Ameera Aditya)

“Disini para pedagang juga banyak mendapatkan keuntungan, karena biasanya ramai pengunjung dan juga mereka banyak dapat teman-teman baru sesama pedagang UMKM,” tambahnya.

Sudah saatnya Wali Kota Bandung mengambil langkah tegas dan turun ke lapangan menindaklanjuti keresahaan warga dan mengembalikan citra Kota Bandung. Bukan hanya soal keamanan dan ketentraman, namun menyangkut moral dan citra yang sudah tercoreng.

Fokus terhadap penertiban oknum yang meresahkan dan bukan pedagang UMKM yang sedang mencari nafkah. Penertiban dinilai salah sasaran, sedangkan pemerintah sendiri tidak menyediakan lahan bagi pedagang untuk berjualan tanpa dinilai mengganggu lalu lintas.

Baca Juga: Es Krim Yogurt Tianlala Bikin Cibiru Kota Bandung Makin Kekinian

“Harapan saya bagi Wali Kota Bandung untuk memfokuskan penertiban pada kerusuhan dan bukan mengganggu aktivitas berjualan pedagang kecil,” lanjut Akmal.

Pemasangan lampu yang terang, hingga peningkatan patroli yang lebih tegas. Tempatkan posko keamanan dekat lokasi agar kejahatan dapat dicegah demi keamanan dan ketentraman bersama warga Kota Bandung. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)