Curug Cibeureum Selabintana, Ikon Wisata Alam yang Digemari Berbagai Kalangan

3 menit baca
Ilyas Saputra
Ditulis oleh Ilyas Saputra diterbitkan
Curug Cibeureum Selabintana yang indah. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Curug Cibeureum Selabintana yang indah. (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Menurut Kaplan & Kaplan melalui attention restoration theory, alam mampu memulihkan mental dan memberi rangsangan alami yang lembut sehingga otak dapat beristirahat dan tekanan fokus yang berlebihan. Adapun menurut Richard taylor melalui penelitian nya tentang pola faktral menemukan bahwa otak manusia lebih tenang saat melihat pola alami, karna struktur tersebut sesuai dengan cara kerja visual manusia.

Hal ini terjadi pada lingkungan manusia, banyak sekali anak anak smp, sma, kuliah bahkan orang anak sd dan orang tua sekalipun. Bepergian dan bermain di alam2 sekitar ntah itu Curug, gunung, pantai dan awan ataupun senja. Hal ini menjelaskan mengapa alam dianggap indah secara universal, lintas budaya dan usia.

Desa perbawati, kecamatan selabintana, Kabupaten Sukabumi, memiliki satu destinasi wisata lagi, yang memikat hati para pengunjung ntah dari kanak kanak bahkan lintas orang tua sekalipun, yaitu Curug Cibeureum Selabintana. Air terjun yang terletak di kawasan kaki gunung gede pangrango ini menyuguhkan pemandangan yang begitu asri, sejuk dengan khas pegunungan nya dan menjadikan sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah, apalagi generasi Z dengan hari sabtu dan minggu dan outfit ala gunung nya, yang menjadi langganan setiap harinya.

Curug Cibeureum Selabintana ini memiliki ketinggian sekitar kurang lebih 60 meter, dengan aliran yang jernih, segar dan sangat indah ketika di pandang. Air terjun ini menciptakan suara gemercik air yang menenangkan hati,pikiran dan jiwa. Dikelilinggi oleh pepohonan yang bertempel ditebing dan suasana curug yang sangat nyaman dan menenangkan, cocok untuk bersantai dan berdiam diri untuk melepas penat pikiran dari aktivitas sehari hari.

Adapun untuk akses ke Curug selabintana ini cukuplah dibilang mudah. Dari pusat gerbang Pondok halimun ke gerbang nya wisatawan dapat berjalan atau menggunakan kendaraan kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 5-6 menit, setelah itu dari gerbang ke Curug Cibeureum menuju curug nya, wisatawan dapat memakan waktu kurang lebih 1jam 30 menit. Dengan track nya yang landai, Ditemani pepohonan yang rimbun, Sungai2 yang mengalir begitu asri dan tanjakan serta turunan yang sangat cocok buat pemula. Meskipun begitu, beberapa bagian perjalanan harus hati hati karna berada di area pergunungan dan sisi kanan-kiri nya ialah tepi jurang. Setibanya di lokasi, pengunjung akan disambut oleh pedagang2 di sana, yang berjualan seperti cuangki, cilok, popmie dan minuman nya seperti kopi dan itu menjadi ciri khas utama dari Curug Cibeureum.

Baca Juga: Mencintai Kota seperti Kekasih: Kota Bandung, Konferensi Asia Afrika, dan Tanggung Jawab Kita

Selain menikmati keindahan air terjun tersebut, pengunjung juga dapat melakukan berbagai aktivitas seperti berfoto foto di berbagai spot instragmable, duduk di atas batu sambil menikmati rasa dingin air terjun, ataupun sekedar menikmati suasana alam. Tidak sedikit pula banyak wisatawan wisatawan yang datang untuk menggelar kegiatan kelompok seperti outbound atau rekreasi keluarga.

Dengan segala kertarikannya, Curug Cibeureum menjadi pusat perhatian para wisatawan. Pemerintah Desa perbawati bersama masyarakat setempat terus berupaya mengembangkan fasilitas, menjaga kebersihan, keasriann Dan menjaga kenyaman. Dengan keindahan alamnya yang luar biasa, tempat ini siap memberikan pengalaman wisata yang seru, candu dan tak terlupakan.

Dan bagi anda yang ingin menikmati wisata alam yang menenangkan dan ingin sejuk pikiran. Curug Cibeureum adalah jawaban yang paling tepat untuk dikunjungi. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:46

Medsos Mengubah Waktu dan Jarak

Medsos dapat merubah waktu dan jarak dalam penyampaian informasi

Dalam beberapa tahun ini, mengakses media sosial menjadi ritual yang seolah tanpa batas. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:18

Travel, Jalan Tol dan Perbincangan di Dalamnya

Banyak cerita-cerita yang hanya ada di perjalanan, tentang mereka yang terus berjuang di tengah kemegahan zaman.

Kemacetan akibat perbaikan dan pemeliharaan jalan di Tol Cikopo- Palimanan (Cipali). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)