Munggahan dan 4 Kata yang Menandai Datangnya Ramadan di Indonesia

Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan Jumat 13 Feb 2026, 14:03 WIB
Buah kurma. (Sumber: Unsplash | Foto: Rauf Alvi)

Buah kurma. (Sumber: Unsplash | Foto: Rauf Alvi)

Ramadan bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga momentum sosial. Dahulu, sebelum kata “bukber” dan “promo Ramadan” mendominasi ruang publik, ada sejumlah istilah lokal yang menjadi penanda kuat bahwa bulan suci segera datang.

Kini, sebagian di antaranya mulai meredup—tersisih oleh urbanisasi, migrasi, dan perubahan gaya hidup.

Jadi mari mengenal lagi, lima kata yang sering terdengar untuk menyambut datangnya Ramadan.

1. Munggahan

Dalam tradisi Sunda, munggahan adalah momen menyambut Ramadan yang dilakukan menjelang akhir bulan Sya’ban. Biasanya diisi dengan makan bersama keluarga, ziarah kubur, dan saling memaafkan.

Kata ini berakar dari bahasa Sunda yang berarti “naik”—secara simbolik, naik menuju derajat spiritual yang lebih baik. Dahulu, munggahan adalah ritual sosial yang memperkuat kohesi komunitas. Kini, di luar wilayah Sunda, istilah ini semakin jarang disebut, tergantikan oleh istilah yang lebih generik seperti “syukuran sebelum puasa.”

Secara sosial-ekonomi, ini menunjukkan pergeseran dari komunitas berbasis kekerabatan ke masyarakat urban yang lebih individual dan cair.

2. Padusan

Di Jawa, terutama wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, ada tradisi padusan—mandi besar sebelum Ramadan sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin.

Kata ini berasal dari bahasa Jawa, dari akar kata “adus” yang berarti mandi. Dulu, padusan dilakukan di sumber air alami seperti sendang atau sungai. Kini, praktiknya lebih simbolik, bahkan kadang hilang sama sekali di kota-kota besar.

Perubahan ini tidak hanya soal bahasa yang memudar, tetapi juga tentang perubahan relasi manusia dengan ruang alam dan ruang komunal.

Ilustrasi simbol-simbol Ramadan. (Sumber: Pexels | Foto: Anna Tarazevich)
Ilustrasi simbol-simbol Ramadan. (Sumber: Pexels | Foto: Anna Tarazevich)

3. Megengan

Di Surabaya dan sejumlah daerah Jawa Timur, ada tradisi megengan. Biasanya dilakukan dengan membagikan kue apem atau mengadakan selamatan sebagai tanda perpisahan dengan bulan Sya’ban.

Kata “megengan” diyakini berasal dari bahasa Jawa “megeng” yang berarti menahan—sebuah pengingat bahwa puasa adalah latihan pengendalian diri.

Seiring waktu, istilah ini makin jarang terdengar di ruang publik modern. Ia bertahan di kampung-kampung, tapi kalah populer dibanding istilah nasional yang lebih ringkas dan mudah dipasarkan.

4. Meugang

Di Aceh, meugang adalah tradisi membeli dan memasak daging bersama keluarga menjelang Ramadan (dan juga menjelang Idulfitri serta Iduladha). Tradisi ini begitu kuat dalam budaya Aceh hingga harga daging bisa melonjak signifikan setiap meugang tiba.

Di sini terlihat jelas bahwa satu kata bisa menggerakkan aktivitas ekonomi lokal. Pasar menjadi ramai, distribusi daging meningkat, dan solidaritas sosial diperkuat lewat makan bersama.

Namun di luar Aceh, istilah ini nyaris tak dikenal. Ia hidup kuat secara lokal, tapi kurang terarsipkan dalam narasi nasional.

Baca Juga: Ramadan Tanpa Petasan, Bermain Lodong dan Belesong pun Jadi

5. Balimau

Di wilayah Melayu—seperti Riau dan Sumatra Barat—dikenal tradisi balimau atau belimau, yaitu mandi menggunakan air campuran limau sebagai simbol pembersihan diri sebelum Ramadan.

Tradisi ini sarat makna simbolik dan spiritual. Namun dalam perkembangan modern, ia sering disalahpahami atau bahkan ditinggalkan.

Kata belimau sendiri kini jarang muncul dalam percakapan sehari-hari, kecuali dalam konteks budaya atau pariwisata. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Linimasa 05 Mar 2026, 21:19

UIN Bandung Sebelum dan Sesudah Magrib Saat Ramadan

Setiap Ramadan, kawasan UIN Sunan Gunung Djati Bandung berubah ramai oleh mahasiswa yang ngabuburit dan berburu takjil.

Suasana menjelang magrib saat Ramadan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 05 Mar 2026, 19:20

10 Netizen Terpilih Februari 2026: Bandung Raya dan Bulan Puasa

Berikut adalah nama-nama penulis yang meraih apresiasi dengan total hadiah senilai Rp1,5 juta.

Pameran Al-Qur’an Mushaf Sundawi berhias motif khas budaya Jawa Barat di Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 05 Mar 2026, 14:47

Sejarah Bandung Dijuluki Twente van Indonesië, Kota Kembang Diproyeksikan jadi Pusat Industri

Catatan koran 1949 menggambarkan Bandung dipenuhi pabrik tekstil yang membuatnya dibandingkan dengan Twente di Belanda.

Nederlandsch-Indische Metaalwaren en Emballage Fabrieken (NIMEF) di Bandung tahun 1950-an (Sumber: Wikimedia)
Mayantara 05 Mar 2026, 14:05

Kemarahan Digital Perang Iran dan Keuntungannya bagi Platform Media Sosial

Beberapa hari terakhir ini, linimasa media sosial dan juga WhatsApp Group di Indonesia dipenuhi umpatan dan kutukan.

Imbauan pemberhentian perang. (Sumber: Pexels | Foto: Nothing Ahead)
Ayo Netizen 05 Mar 2026, 12:06

Suara Tionghoa Menyigi Ruang Dialog, Sosial, Ekonomi, dan Budaya

Ruang perjumpaan dari berbagai umat beragama menjadi taman bertumbuh, tempat pengalaman yang dibagikan tanpa takut, juga tempat identitas dirayakan tanpa curiga.

Suara Tionghoa di Majalengka. (Dok. Penulis)
Beranda 05 Mar 2026, 11:53

Night Walk di Bulan Ramadan, Kaki Besi Perkuat Tren Komunitas Jalan Kaki di Bandung

Meski digelar pada bulan Ramadan, antusiasme peserta tidak surut. Dengan dress code serba hitam yang telah ditentukan panitia, para peserta memadati trotoar dengan tambahan aksesori khas.

Salah satu event komunitas Kaki Besi. (Sumber: Komunitas Kaki Besi)
Seni Budaya 05 Mar 2026, 10:03

Sejarah Tari Saman, Jejak Warisan Syeikh di Dataran Tinggi Gayo

Jejak nama Saman dikaitkan dengan ulama abad ke-14 dan pengaruh Islam di Aceh, membentuk tarian komunal yang sarat syair moral.

Pagelaran Tari Saman terbesar di dunia dengan 12.262 penari. Acara kolosal ini diadakan pada 13 Agustus 2017 di Stadion Seribu Bukit, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Mar 2026, 09:25

Renungan Ramadan dan Jadwal Puasa Bandung 1969 dalam Koran Lawas

Membuka kembali lembaran surat kabar lama sering menghadirkan pengalaman yang unik.

Surat kabar Berdikari terbitan Bandung, 28 November 1969, bertepatan dengan 18 Ramadan 1389 Hijriah (57 tahun silam). (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Beranda 05 Mar 2026, 06:55

Berawal dari Konten Viral, Kaki Besi Menjadi Komunitas Jalan Kaki Terbesar di Bandung

Berawal dari konten viral di media sosial, Komunitas Kaki Besi berkembang menjadi komunitas jalan kaki terbesar di Bandung. Didirikan oleh Insan Buana, Kaki Besi kini memiliki puluhan ribu pengikut.

Salah satu event Komunitas Kaki Besi. Dalam waktu kurang dari satu tahun, komunitas ini mencatat ribuan anggota aktif. (Sumber: Komunitas Kaki Besi)
Bandung 04 Mar 2026, 21:33

Menilik Eksistensi Kue Balok Kang Didin, Kuliner Legendaris Bandung sejak 1950 yang Melawan Arus Zaman

Bertempat di Jalan Abdul Rahman Saleh, No. 52, Husen Sastranegara, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Kue Balok Kang Didin disebut berbeda dari ciri khas kue balok lainnya.

Bertempat di Jalan Abdul Rahman Saleh, No. 52, Husen Sastranegara, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Kue Balok Kang Didin disebut berbeda dari ciri khas kue balok lainnya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 04 Mar 2026, 16:42

Kisah Ramadan dalam Lagu ‘Lebaran Sebentar Lagi’

Lagu Lebaran Sebentar Lagi merupakan salah satu lagu remake dari band Gigi yang sebelumnya dinyanyikan pertama kali oleh Bimbo. 

Salat Idulfitri. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Beranda 04 Mar 2026, 15:22

Hampir 9 Tahun Bertahan, Begini Cara Dagelan Jabar Mengikuti Perubahan Zaman di Instagram

Berawal dari repost meme receh khas tongkrongan warganet Jawa Barat, akun ini tak memaksa diri menjadi media berita, tetapi juga tak bertahan sebagai sekadar akun humor.

Admin Dagelan Jabar Nono Sugianto. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 04 Mar 2026, 15:04

Cikalintu, Tempat yang Keliru Dipilih

Dalam nama Cikalintu, kata 'Kalintu' berarti keliru atau ditukar.

Toponim Cikalintu dalam Peta Topografi Lembar Bandoeng Tahun 1905 (diperbaiki dari peta tahun 1904). Dipetakan oleh Topographisch Bureau, Batavia. (Sumber: Peta koleksi KITLV Heritage)
Sejarah 04 Mar 2026, 14:46

Misteri Danau Cipanas Rancaekek, Tempat Pemandian Bupati Bandung Zaman Dulu

Warga menyebut penambangan bukit Gunung Cipanas memicu lenyapnya sumber panas yang dulu jadi tempat rekreasi elite Bandung.

Danau Cipanas Rancaekek. (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 04 Mar 2026, 13:30

Benny Soebardja Pelopor Progresif Rock Indonesia

Musisi rock asal Bandung, Benny Soebardja, dikenal lewat band-band yang pernah ia bentuk, mulai dari The Peels, Shark Move, hingga Giant Step.

Benny Soebardja dengan vinyl "Shark Move" (1973) di Delft, Belanda. Dijuluki oleh media asing sebagai The Godfather of Indonesian Progrock Underground. (Sumber: Istimewa)
Ikon 04 Mar 2026, 13:15

Jejak Pitalka, Roti Pipih Ramadan dari Kosovo yang Bertahan Sejak Era Ottoman

anya muncul setahun sekali di Kosovo, pitalka menjadi warisan kuliner sejak masa Ottoman yang tetap hidup di meja iftar Prizren.

Pitalka, roti khas Kosovo yang jadi iftar Ramadan.
Ayo Netizen 04 Mar 2026, 11:09

Siwok Cante, Konsep Puasa dalam Masyarakat Sunda Pra-Islam

Siwok cante, merupakan salah satu hal yang harus dihindari oleh mereka yang sedang mengemban tugas negara.

Buku hasil transliterasi dan terjemahan pertama Sanghyang Siksakandang Karesian bersama dua naskah Sunda kuna lainnya oleh Tim Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Sunda 1987. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 04 Mar 2026, 09:38

Bukan Sekadar Nunggu Azan Magrib, 5 Aktivitas Ngabuburit Berfaedah

Sejatinya, ngabuburit bukan sekadar cara “mengisi waktu”, menunggu azan magrib.

Aktivitas apik ngabuburit di Masjid Raya Al Jabbar. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 03 Mar 2026, 20:40

Sentuhan Estetika di Balik The Edit, Titik Temu Kurasi Fashion Muslim Premium di Bandung

The Edit menghadirkan ruang kurasi fashion yang tidak sekadar menjual produk, namun juga mengusung karya, karakter, dan cerita dari para desainer berbakat Indonesia.

The Edit menghadirkan ruang kurasi fashion yang tidak sekadar menjual produk, namun juga mengusung karya, karakter, dan cerita dari para desainer berbakat Indonesia. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Biz 03 Mar 2026, 19:24

Rumah Tumbuh, Akses Menguat: Ujian Transformasi BTN di Tengah Rekor Pembiayaan

Di tengah lanskap itu, PT Bank Tabungan Negara (BTN) tampil sebagai aktor sentral.

Pekerja merampungkan proyek rumah subsidi di El Hago Residence, Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang (3/12/2020). (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Deni Suhendar/Magang)