Betapa Pentingnya Belajar Menulis Copywriting

3 menit baca
Yogi  Esa Sukma Nugraha
Ditulis oleh Yogi Esa Sukma Nugraha diterbitkan
Rizki Sanjaya sedang memaparkan materi kepada para peserta Workshop Seni Menulis Copywriting. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Yogi Esa Sukma Nugraha)
Rizki Sanjaya sedang memaparkan materi kepada para peserta Workshop Seni Menulis Copywriting. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Yogi Esa Sukma Nugraha)

Sejak dulu, menulis membantu manusia mengabadikan ide dan mendorong kemajuan ilmu. Dari catatan soal perdagangan hingga karya klasik Yunani. Sekarang, di era postmodern, keterampilan menulis sebagai seni merangkai kata masih menjadi krusial.

Bagi pelajar yang memiliki hasrat mengikuti kegiatan sosial atau organisasi, mempunyai keterampilan menulis itu penting sekali. Misalnya, untuk merancang laporan kegiatan, membuat caption yang persuasif, atau bahkan poster untuk acara sekolah. Secara singkat, tulisan yang sedap bisa membuat ide-ide lebih dikenal khalayak dan digemari.

A.S. Laksana, seorang penulis kenamaan, pernah mencatat satu hal. Ada satu kalimat yang selalu diingat:

"Orang lain membutuhkanmu. Mereka perlu sumbangan pemikiranmu, cerita, dukunganmu pada isu-isu tertentu, atau sekadar ingin tau bagaimana kamu memaknai hal kecil sehari-hari. Kamu bisa memenuhi keinginan mereka ketika mampu menulisnya dengan baik. Tulisan baik mampu mewakili apa yang mereka ingin suarakan tetapi tidak tau caranya, atau mungkin belum cakap melakukannya."

Pendeknya, menulis bisa membuat orang lain terinspirasi. Itu merupakan bukti betapa banyak kegunaan menulis. Bahkan di era serba cepat seperti sekarang ini. Pengemasan konten digital menjadi kunci.

Pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025, Ikatan Alumni Sastra dan Ilmu Budaya Unpad menggelar workshop bertajuk "Seni Menulis Copywriting", dipandu Rizki Sanjaya, seorang alumni, yang juga penulis muda berbakat asal Cigadung.

Suasana terasa akrab. Sekitar 25 orang pembelajar dari berbagai usia dan latar belakang berhimpun di Coworking Space Bandung Creative Hub, Jalan Laswi No. 7. Mereka duduk melingkar, dengan buku catatan di tangan, bersiap menyerap ilmu.

Rizki membuka sesi dengan cerita pribadi. Ia memulai karir sebagai penulis di kota Bandung, dari menulis untuk Zine, caption mengandung iklan kecil-kecilan, hingga kampanye digital untuk tempatnya bekerja.

Ia kemudian memulai paparannya dengan menilik apa itu copywriting dan karakteristiknya. Menurutnya, Copywriting bukan sekadar menulis iklan. Ia menggeser slide yang menampilkan contoh-contoh lawas seperti slogan Nike 'Just Do It' dan berbagai produk lainnya yang melekat di benak orang banyak.

"Saat kita membuka majalah atau koran berisi iklan, itu mengandung copywriting. Begitu juga ketika melihat teks pada konten yang membuat kita tertarik," katanya.

Rizki menekankan bahwa copywriting berbeda dari buah pikiran dalam bentuk tulisan lainnya. Ia lebih tentang hasil. Sebuah upaya meningkatkan engagement atau penjualan. Namun tetap perlu insting dan jiwa penyair untuk membuatnya terasa manusiawi. Ia mengingatkan untuk penulis copy tidak ketinggalan tren dan isu terkini.

"Jangan lupa untuk mengenali siapa audiens kita," tambahnya.

Rizki lalu meminta peserta latihan. Menyusun copy singkat untuk promosi. Sesi interaktif itu berlangsung hampir satu jam, diselingi tanya jawab. Seorang peserta, sekaligus mahasiswa, hendak bertanya. Rizki menjawab dengan hangat:

"Mulai saja dari yang sederhana. Selayaknya bercerita," katanya.

Ia juga berbagi tips praktis: pergunakan formula AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) untuk struktur copy; eksperimen dengan emoji dan bahasa kekinian untuk konten digital; juga selalu baca ulang dengan suara keras untuk cek alurnya.

Workshop berakhir dengan sesi foto bersama. Rizki berjanji berbagi bahan pembelajaran lebih lanjut lewat WhatsApp. Para peserta lalu membubarkan diri.

Aal Novia, sebagai salah satu peserta, merasa terilhami. Ia berusia relatif paling muda di antara yang hadir di sana. Menurutnya, acara itu membuatnya ingin belajar lebih.

"Ilmunya juga keren sekali, langsung menempel di kepala saya, seru pokoknya," kata Aal.

Ia berharap bisa kembali mengikuti acara serupa. Mengenai penulisan dan hal yang berkaitan dengan kegiatan yang sedang ditekuninya. Mencoba menekuni keterampilan menulis sebagai seni merangkai kata-kata yang bisa menggugah pikiran dan hati banyak orang.

Workshop ini mengingatkan pada pesan A.S. Laksana: menulis adalah media komunikasi tercanggih. Kita punya waktu untuk memilih kata yang akan kita gunakan; kita bisa menimbang pesan apa yang layak disampaikan.

Dan, lebih dari itu, kita punya waktu untuk merenung dan mengoreksi pikiran sebelum melemparkan ke orang. Ini merupakan suatu keistimewaan yang tidak akan kita temui dalam ceramah lisan, atau percakapan spontan. [*]

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Yogi  Esa Sukma Nugraha
Sehari-hari mengajar di SMA, sesekali menulis kolom

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 06 Jul 2026, 18:01

Membaca Ulang Jogja Dua yang Kini Bertransformasi Jadi 'Buah Dua'

Asal-usul julukan “Jogja 2” yang disematkan kepada Buahdua, Sumedang, melalui tinjauan sejarah pada masa Agresi Militer Belanda II, juga peran warga memaknai julukan tersebut.

Monumen Perjuangan Jogja 2 di Desa Darongdong (Sumber: Ilustrasi | Foto: Ilustrasi)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 17:49

Jejak Otentisitas Kuliner Bumi Pasundan: Tinjauan 8 Resep Warisan dalam Karya Ny. Tuty Latief (1976)

Pada tahun 1976, sebuah pustaka boga berjudul Resep Masakan Daerah hadir sebagai dokumentasi penting bagi khazanah kuliner Nusantara.

Pepes ikan emas (pais lauk mas) Sunda. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Wisata & Kuliner 06 Jul 2026, 17:41

Rujak Cingur Surabaya, Kuliner Legendaris Sejak 1930-an

Kenali sejarah rujak cingur Surabaya, bahan khas, warung legendaris, Festival Rujak Uleg, hingga tips menikmati kuliner Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Rujak Cingur Surabaya.
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 17:03

Perjalanan Panjang Mie Ayam: Dari Makanan Pendatang hingga jadi 'Comfort Food' Sejuta Umat

Rasanya sudah biasa ketika pergi ke mana pun, pasti ada gerobak atau warung mie ayam yang berjualan.

Foto mie ayam dari warung pinggir jalan. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Syabil Rasyidan)
Bandung 06 Jul 2026, 16:15

Kisah Ratri Wijaya Nakhodai 3 Lini Mode: Potret Tangguh UMKM Bandung yang Ogah Gulung Tikar Digilas Zaman

Di tengah ketatnya persaingan pasar digital dan pergeseran tren yang bergerak secepat kilat, para kreator lokal dituntut untuk tidak sekadar bertahan, melainkan terus beradaptasi dan bertransformasi.

Ratri Wijaya dikenal sebagai desainer sekaligus entrepreneur sukses yang menaungi tiga brand fashion sekaligus, yaitu Rumah Batik Wijaya, Kamaku, dan Alaiya. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 16:01

10 Netizen Terpilih Juni 2026, Menangkap Momentum dengan Kualitas

Per Juni 2026 dan seterusnya penulis tidak lagi dibatasi satu tema besar, melainkan dipersilakan mengangkat isu apa pun yang relevan dengan momentum.

Website ayobandung.id. (Sumber: Unsplash | Foto: Alex Knight)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 14:14

Mendefinisikan Ulang Nation Branding: Ketika Identitas Bangsa Tak Lagi Ditentukan dari Atas

Artikel ini mengulas partisipasi publik dalam pemilihan logo HUT ke-81 RI sebagai paradigma baru nation branding yang memperkuat legitimasi, reputasi, dan identitas kolektif Indonesia.

logo HUT ke-81 RI. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 13:40

Reuni Lima Angkatan SMA Negeri 1 Subang: Nostalgia Berujung Meriah Bersama Java Jive

Reuni Lima Angkatan SMA Negeri 1 Subang membuktikan bahwa persahabatan yang terjalin sejak bangku sekolah tetap hidup meski waktu terus berjalan.

Band legendaris asal Bandung, Java Jive, tampil menghibur dan menyemarakkan Reuni Lima Angkatan SMA Negeri 1 Subang. (Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 13:19

Demokratisasi Keahlian: Reinvensi Peran SME dalam Ekosistem Corporate University

Reinvensi peran SME dalam Corporate University mengubah pelatihan menjadi ekosistem pembelajaran berkelanjutan yang relevan, adaptif, dan berdampak pada kinerja organisasi.

Ilustrasi ASN. (Sumber: diskominfo.bandaacehkota.go.id)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 12:47

Lagu Kontroversial 'Lalaki Langit' dari Bupati Purwakarta

Kontroversi Lagu "Lalaki Langit" buatan Bupati Purwakarta menuai kritik panas dari netizen hingga berujung permintaan maaf.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein. (Sumber: ppid.purwakartakab.go.id)
Wisata & Kuliner 06 Jul 2026, 12:40

Pantai Sayang Heulang, Wisata dengan View Eksotis di Garut Selatan yang Wajib Dikunjungi

Pantai Sayang Heulang Garut menawarkan karang raksasa, gumuk pasir, camping, dan sunset indah. Ketahui harga tiket, lokasi, aktivitas, serta tips berkunjung terbaru.

Pantai Sayang Heulang Garut. (Sumber: Instagram @pantaisayangheulang)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 11:38

Kaum Prekariat, Mimpi yang Digantung Zaman

Kaum Prekariat sampai saat ini hanya menggantungkan impiannya untuk meningkatkan taraf hidup.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 10:25

Tari Bali: Kaya akan Ritual Sakral hingga Berkembang menjadi Tarian Penyambutan

Sejarah keindahan tarian tradisional Bali dan makna dibaliknya.

Gambaran posisi Penari Pendet duduk saat menari dalam sebuah acara. (Sumber: Arsip Nasional)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 09:41

Sate Maranggi: Narasi Evolusi, Filosofi, dan Diplomasi Budaya di Balik Ikon Kuliner Purwakarta

Kekuatan utama Sate Maranggi tersebut justru terletak pada teknik marinasinya yang intens.

Sate Maranggi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunwan Kartapranata)
Ayo Netizen 06 Jul 2026, 08:40

Rupiah Kuat Harapan Tertinggi Masyarakat

Kekuatan Rupiah harus diperhatikan dengan seksama.

Ilustrasi uang rupiah. (Sumber: Pexels | Foto: Defrino Maasy)
Ayo Netizen 05 Jul 2026, 20:03

Menelusuri Akar Sejarah Pasunda Bubat dan Kondisi Kedua Kerajaan Pascatragedi

Peristiwa Pasunda Bubat dan Kondisi Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Sunda Pasca-Pasunda Bubat berdasarkan catatan kitab-kitab kuno.

Ilustrasi Pasunda Bubat (Sumber: Wikimedia commons)
Ayo Netizen 05 Jul 2026, 18:11

Komentar Jahat yang Mendongkrak Penjualan PUKA

Hate comment yang membanjiri TikTok PUKA justru mendongkrak penjualan scrunchie buatan para penyandang disabilitas.

Proses produksi aksesori di PUKA, dikerjakan langsung oleh teman-teman penyandang disabilitas (Sumber: Penulis | Foto: Lupita Sari Ayuning Cahya Nugraha)
Wisata & Kuliner 05 Jul 2026, 17:23

Cara Berkunjung ke Suku Baduy Banten, Semua yang Wajib Diketahui Sebelum Datang ke Kanekes

Berencana ke Baduy? Ketahui rute menuju Ciboleger, larangan di Baduy Dalam, masa Kawalu, penginapan rumah warga, dan tips perjalanan sebelum berangkat.

Pemukiman di Desa Knekes, Banten, yang popular dengan sebutan Baduy. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Jul 2026, 17:10

Merebut Simpati Masyarakat Desa dalam Ketahanan Pangan Bergizi

Ketercapaian pemerintah dapat dilihat ketika masyarakat di desa antusias untuk mempertahankan pangan yang aman dan amanah. 

Program makan bergizi gratis (MBG). (Sumber: kebumenkab.go.id)
Ayo Netizen 05 Jul 2026, 13:22

Sering Dianggap Lemah, Sains Buktikan Perempuan Lebih Kuat Tahan Rasa Sakit

Ungkap fakta sains tentang mekanisme proteksi saraf unik pada tubuh perempuan.

Ilustrasi perempuan. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)