Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

Anno Horribilis: Cegah Gangguan Jantung Akibat Stress Kerja

Totok Siswantara
Ditulis oleh Totok Siswantara diterbitkan Jumat 27 Mar 2026, 14:48 WIB
Iliustrasi gangguan jantung akibat stress kerja. (Sumber: Pexels | Foto: freestocks.org)

Iliustrasi gangguan jantung akibat stress kerja. (Sumber: Pexels | Foto: freestocks.org)

Libur lebaran kali ini berkesempatan untuk menghadiri reuni kawan-kawan saat kuliah maupun saat duduk di bangku SMA. Terlihat wajah-wajah yang semakin menua petanda memikul beban yang kian berat tetapi tetap tabah.

Pembicaraan reuni mengarah kepada kondisi tahun 2026 yang boleh dikatakan sebagai Anno Horribilis, yang berarti tahun yang mengerikan bagi warga dunia.  Perang berkecamuk di berbagai belahan dunia. Baik perang bersenjata maupun perang dagang. Fenomena deindustrialisasi dan sempitnya lapangan kerja. Tantangan industri nasional dan ancaman PHK membuat jantung para pengusaha dan pekerja sama-sama sering berdebar-debar.

Beberapa teman saya alumni prodi teknik mesin telah meninggal dunia akibat gagal jantung. Padahal mereka masih tergolong usia muda dan lelaki berbadan sehat dalam arti postur tubuhnya bagus alias tidak gemuk. Saya juga pernah menjadi aktivis dan pengurus serikat pekerja sektor logam. elektronika dan mesin yang memberi perhatian terhadap kesehatan jiwa pekerja terkait dengan produktivitas.

Saya menemukan data terkait dengan beberapa karyawan yang terkena sakit jantung akibat stress akibat kondisi kerja mereka. Ternyata stress akibat kerja bisa menyebabkan gangguan jantung dan sakit jiwa. Dengan kondisi itu sebaiknya perusahaan melibatkan dokter jiwa yang bisa mengatasi stress kerja yang bisa menghancurkan produktivitas perusahaan.

Masalah kesehatan jiwa pekerja saat ini sangat penting. Terkait dengan itu peneliti dari beberapa lembaga, antara lain Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), menunjukkan bahwa setiap tahun tiga perempat juta orang meninggal karena penyakit jantung iskemik dan stroke. Penyebabnya adalah bekerja berjam-jam. Penyakit jantung iskemik, juga dikenal sebagai penyakit jantung koroner, terjadi akibat arteri yang menyempit.

Ada berbagai faktor yang bisa mencetuskan munculnya serangan jantung pada seseorang. Salah satunya beban kerja yang berat berujung stres. Keniscayaan, beban kerja berat menjadi pemicu terjadinya stres dan serangan jantung.

Suatu saat ada rekan kerja yang merasa kliyengan, katanya seperti terjadi gempa bumi dan asam lambung naik. Dia perlahan-lahan mematikan mesin bubut lalu duduk bersandar di tembok lalu muntah-muntah. Hasil pemeriksaan dokter perusahaan menunjukkan ada penyumbatan di pembuluh darahnya, salah satunya terletak di bawah jantung. Kawan itu lalu mendapatkan tindakan kateterisasi hingga pemasangan ring di jantungnya.

Ilustrasi dokter kesehatan jantung. (Sumber: Pexels | Foto: kaboompics)
Ilustrasi dokter kesehatan jantung. (Sumber: Pexels | Foto: kaboompics)

Menurut dokter serangan jantung dengan gejala muntah, pusing akibat penyumbatan tiba-tiba pada pembuluh darah. Dia menuturkan, serangan jantung terkadang tidak harus ditandai gejala nyeri dada. Orang awam suka bilang masuk angin, gejala seperti angin duduk, muntah-muntah, kliyengan, yang terjadi penyumbatan tiba-tiba pembuluh darah.

Pekerjaan berlebih atau overwork dan sakit jiwa atau stress bagi pekerja bisa menyebabkan gagal jantung. Ketika seseorang mengalami overwork maka akan terjadi peningkatan beban yang berlebihan melampaui beban normal jantung semestinya.

Gagal jantung akut yang baru atau perburukan gagal jantung kronik dapat dipicu oleh aktivitas yang berlebihan atau overwork. Oleh karenanya diperlukan keseimbangan kemampuan dan beban tubuh utamanya organ jantung dalam aktivitas sehari-hari untuk mencegah terjadinya gagal jantung.

Sudah menjadi pengetahuan umum agar tidak mengalami gagal jantung, menjaga kesehatan organ jantung adalah salah satu caranya. Menjaga kesehatan jantung tidak memerlukan biaya yang besar hanya perubahan pola hidup yang harus dilakukan. Perubahan pola hidup yang bisa dilakukan seperti mengendalikan faktor risiko hipertensi, penyakit jantung koroner, diabetes mellitus, hiperkolesterol, obesitas, stress, menghindari merokok, olahraga rutin serta diet rendah lemak dan rendah garam. Namun jika seseorang telah didiagnosa oleh dokter mengidap penyakit tertentu seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, atau diabetes mellitus maka konsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter secara tepat dan kontrol secara rutin juga menjadi salah satu cara agar tidak mengalami gagal jantung.

Masalah kesehatan jiwa menjadi hal yang sangat serius bagi bangsa.  Penderita sakit jiwa atau gangguan kejiwaan seperti puncak gunung es yang bisa merontokan produktivitas bangsa. Gangguan kejiwaan sering menimpa para buruh atau pekerja yang menimbulkan implikasi yang sangat serius. Selain menghancurkan dan menurunkan produktivitas perusahaan, gangguan kejiwaan berupa stres kerja juga akan menjerumuskan pekerja dalam cengkeraman neurasthenia dan gangguan jantung. Sayangnya, hingga saat ini pengusaha dan pemerintah belum memberikan perhatian serius untuk mencegah implikasi negatif dari stres kerja yang saat ini telah melanda kaum buruh.

Sekarang ini buruh merupakan segmen masyarakat yang sangat rentan terhadap gangguan kejiwaan. Ancaman PHK, sistem outsourcing, impitan beban kerja, diskriminasi, kurang memadainya besaran UMR dan bencana alam yang dihadapi oleh buruh merupakan faktor dominan pemicu stres, depresi dan jenis-jenis gangguan kejiwaan lainnya. Gangguan kejiwaan yang menimpa kaum buruh sering terabaikan begitu saja. Mestinya pengusaha dan pihak Kementerian Tenaga Kerja secara intensif memantau dan mencegah gangguan kejiwaan. Serta membuat program kesehatan jiwa di tempat kerja secara teratur. Ada baiknya dana triliunan rupiah hasil tetesan keringat kaum buruh yang saat ini terakumulasi di BPJS Ketenagakerjaan sebagian digunakan untuk membangun pusat rehabilitasi mental dan kecelakaan kerja. Sudah saatnya program BPJS Ketenagakerjaan menyentuh langsung kepada para buruh yang menderita gangguan kejiwaan melalui program konkrit.

Indonesia memang belum memiliki data yang akurat tentang berbagai aspek gangguan kejiwaan di tempat kerja. Perusahaan dan departemen teknis yang terkait sangat jarang, bahkan tidak pernah mengalokasikan dana dan tenaga untuk peningkatan kesehatan jiwa kaum buruh. Jaminan kesehatan yang secara umum diberikan selama ini belum mengcover dan tidak dapat mengatasi masalah kesehatan jiwa di tempat kerja. Padahal efek negatif gangguan kerja semakin nyata. Dengan mata telanjang kita bisa mengamati air muka dan perilaku seorang buruh yang sedang bubaran pabrik di kawasan industri.

Di Beberapa negara gangguan kejiwaan di kalangan buruh sudah mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius. Di Inggris misalnya, berdasarkan data Departemen dan Federasi Industri Inggris, diperkirakan 15 - 30 persen pekerja pernah mengalami gangguan jiwa, minimal satu kali dalam masa kerjanya. Persentase populasi yang mengalami gangguan jiwa di berbagai negara telah tercatat dan ditangani secara baik. Misalnya di Brasil sebanyak 36,3 persen; Kanada 37,5 persen; Belanda 40,9 persen; Amerika 48,6 persen; Meksiko 22,2 persen; dan Turki 12,2 persen.

Baca Juga: Mencegah Praktik Kotor Rekrutmen Pekerja Perempuan Pascalebaran

Stres kerja selain menghancurkan produktivitas juga bisa membahayakan keselamatan kerja. Mengutip penelitian pakar sosiologi industri Dickerson dan Karminer bahwa industri atau perusahaan yang memiliki program kesehatan jiwa di tempat kerja ternyata dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi absenteisme, mengurangi kecelakaan industrial, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman serta meningkatkan loyalitas terhadap perusahaan. Penelitian diatas sangat relevan terhadap lingkungan industri yang berat.

Kesehatan jiwa industri atau  biasa disebut okupasional berkaitan dengan prevensi, diagnosis, terapi terhadap gangguan jiwa dan rehabilitasi di tempat kerja. Untuk menanggulangi gangguan kejiwaan di tempat kerja dibutuhkan jasa psikiater yang tugasnya tidak melulu untuk mengobati buruh yang sudah terlanjur mengalami gangguan jiwa, namun justru untuk membuat program kesehatan jiwa dan mencegah jangan sampai semakin banyak buruh yang mengalami stres kerja hingga mengidap neurasthenia. Yakni suatu gejala neurosa, dimana pekerja merasa lelah mental dan fisik yang diikuti rasa pegal-pegal, nyeri punggung, nyeri kepala, tukak lambung, insomnia, keluhan jantung, keluhan gastrointestinal, dan indikasi lainnya.  (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Totok Siswantara
Penulis lepas, pemulia tanaman, lulusan Program Profesi Insinyur

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 27 Mar 2026, 22:02

Jejak Bahasa, Dakwah, dan Tradisi Lebaran di Jawa dalam Kata ‘Ketupat

Sejak kapan ketupat menjadi simbol Idul Fitri? Dan benarkah kata “kupat” berasal dari “ngaku lepat”—mengakui kesalahan?

Warga menganyam daun kelapa menjadi cangkang ketupat di kawasan Blok Ketupat, Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 18:01

Mengenang Sambas Mangundikarta, Penyiar RRI–TVRI dan Pencipta Lagu Manuk Dadali

Nama Sambas Mangundikarta tidak dapat dipisahkan dari Kota Bandung.

Sambas Mangundikarta, sosok panutan dalam dunia penyiaran Indonesia. (Sumber: Istimewa)
Ikon 27 Mar 2026, 17:33

Sejarah Salak Pondoh, Buah Ikon Jogja dari Empat Biji Pemberian

Salak pondoh yang kini menjadi ikon pertanian Sleman berawal dari empat biji yang ditanam di lereng Merapi sekitar 1917. Dari kebun kecil desa, buah ini berkembang menjadi komoditas besar.

Ilustrasi salak Pondoh.
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 16:27

Lebaran Telah Usai, Keselamatan Kerja Industri Distribusi BBM Tidak Boleh Kendor

Musim pancaroba menyebabkan temperatur ekstrim, ancaman puting beliung dan sambaran petir setiap saat mengancam aktivitas industri distribusi BBM.

Ilustrasi kasus kebakaran akibat kecelakaan kerja pada industri distribusi BBM (Sumber: Meta | Foto: Arif Minardi)
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 14:48

Anno Horribilis: Cegah Gangguan Jantung Akibat Stress Kerja

Ternyata stress akibat kerja bisa menyebabkan gangguan jantung dan sakit jiwa.

Iliustrasi gangguan jantung akibat stress kerja. (Sumber: Pexels | Foto: freestocks.org)
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 14:30

Mencegah Praktik Kotor Rekrutmen Pekerja Perempuan Pascalebaran

Calon pekerja perempuan rentan terhadap kasus kekerasan, penipuan dan pelecehan

Ilustrasi pekerja perempuan. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 12:45

Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 dan Ujian Transportasi Bandung

Arus mudik Lebaran 2026 picu kemacetan di Bandung. Tata kelola lemah dan risiko kecelakaan jadi masalah tahunan.

Antrean kendaraan mengular di Gerbang Tol Pasteur 2 pada musim libur Lebaran 2026. (Foto: Dok. PT. Jasa Marga (Persero) Tbk)
Wisata & Kuliner 27 Mar 2026, 11:00

Jejak Sejarah Bakpia, Kue Perantau Tiongkok yang jadi Ikon Jogja

Bakpia yang populer di Yogyakarta berakar dari kue pia khas Fujian. Dibawa para perantau Hokkian sejak abad ke-19, kue ini kemudian beradaptasi dengan bahan dan selera masyarakat lokal.

Ilustrasi bakpia.
Ayo Netizen 27 Mar 2026, 09:12

Lingkar Bisnis Mas Aksan

Dari usaha batikan H. Mas Aksan menjadi saudagar yang terpandang di Kota Bandung.  

Dari usaha batikan itulah H. Mas Aksan menjadi saudagar batikan yang terpandang di Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Beranda 27 Mar 2026, 08:14

Menyisir Kenangan Lama di Sawargi, Barbershop Zaman Kemerdekaan yang Tak Lekang oleh Waktu

Barbershop Sawargi di Bandung menjadi ruang yang menyimpan kenangan masa lalu, dengan kursi tua, sistem tradisional, dan cerita lintas generasi yang tetap bertahan di tengah gempuran barbershop modern

Alat cukur yang masih digunakan di Barbershop Sawargi. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 26 Mar 2026, 19:25

Syawal dan Makna yang Kita Percaya

Syawal dimaknai sebagai momentum “peningkatan”.

Ribuan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 31 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 26 Mar 2026, 18:00

Mawas Diri Usai Lebaran dan Catatan Kelam Moralitas Kepala Daerah

Masyarakat sangat kecewa melihat kelakuan para pejabat dan sederet kepala daerah yang tertangkap oleh KPK pada saat bulan suci Ramadan.

Ilustrasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang terjerat korupsi. (Sumber: prokompim.setda.pekalongankab.go.id)
Beranda 26 Mar 2026, 16:38

Website ISMN Resmi Hadir, Jadi Pusat Informasi dan Kolaborasi Akun Media Sosial Komunitas Nasional

ISMN meluncurkan website sebagai pusat informasi dan kolaborasi akun media sosial komunitas untuk memperkuat jaringan homeless media di seluruh Indonesia.

ISMN Meetup Bandung pada Oktober 2025 yang dihadiri 50 pengelola dan pemilik homeless media. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Linimasa 26 Mar 2026, 16:33

ISMN Resmi Luncurkan Website, Satukan Jaringan Media Sosial Se-Indonesia

ISMN meluncurkan website resmi sebagai pusat informasi dan kolaborasi bagi pengelola akun homeless media di seluruh Indonesia.

Portal Indonesia Social Media Network (ISMN)
Ayo Netizen 26 Mar 2026, 15:41

Jalan Mengatasi Invisible People

Invisible people adalah individu atau kelompok yang secara sosial dan ekonomi terpinggirkan.

Stigma terhadap pengemis di kota besar seperti Bandung bukan hal baru. Mereka kerap dilabeli sebagai beban sosial, bahkan dianggap menipu publik dengan kedok kemiskinan. (Sumber: Pexels)
Wisata & Kuliner 26 Mar 2026, 15:01

Glamping Lake Side Rancabali, Objek Wisata dengan Pelbagai Atraksi Menarik

Glamping Lake Side Rancabali menawarkan pengalaman menginap mewah, restoran kapal pinisi, dan berbagai wahana seru di kawasan Situ Patengan.

Situ Patenggang, Glamping Lake Side Rancabali. (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 26 Mar 2026, 14:56

Untung, (Buntung) Urbanisasi, dan Arus Balik Lebaran

Urbanisasi hadir atas ketimpangan pembangunan yang belum usai. Selama "gula" hanya ada di kota, "semut" akan terus datang meski harus bertaruh nasib.

Sungai Cikapundung mengalir di sela pemukiman padat kawasan Tamansari, Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 26 Mar 2026, 14:42

Bidik Segmen Eksklusif, 88 Taylor Perkuat Identitas Brand melalui Layanan Batik Custom

88 Taylor memosisikan diri pada segmen pasar khusus busana formal pria dan mengusung pendekatan autentik yang tetap relevan dengan perkembangan tren masa kini.

88 Taylor memosisikan diri pada segmen pasar khusus busana formal pria dan mengusung pendekatan autentik yang tetap relevan dengan perkembangan tren masa kini. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Wisata & Kuliner 26 Mar 2026, 12:50

Liburan untuk Rebahan, Sleepcation Jadi Tren Wisata Baru

Sleepcation menjadikan tidur sebagai agenda utama perjalanan. Dari kasur premium hingga aromaterapi, hotel berlomba menciptakan pengalaman liburan yang berfokus pada istirahat.

Ilustrasi Sleepcation (Sumber: Envato)