Di Bandung, Kuliah Tamat Jodoh Dapat

4 menit baca
bram herdiana
Ditulis oleh bram herdiana diterbitkan Rabu 22 Apr 2026, 10:51 WIB
Villa Isola Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. (Sumber: Twitter/@wawan_purnama)

Villa Isola Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. (Sumber: Twitter/@wawan_purnama)

Hasil kelulusan Sipenmaru atau Seleksi Penerimaaan Mahasiswa Baru tahun 1988 adalah jembatan bagi mereka yang berasal dari berbagai daerah seperti Subang, Purwakarta, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Cianjur, Sukabumi, Depok, Jakarta dan Cilacap bahkan dari Padang untuk menjadi mahasiswa-mahasiswi jurusan Pendidikan Sejarah, program Diploma 3 IKIP Bandung kala itu.

Kumpulan itu diantaranya terdiri nama-nama Agus, Asep, Dedi, Edi, Emi, Ene'ng, Enis, Eris, Esti, Evy, Ferry, Hadi, Keuis, Kurnia, Kustarya, Linda, Mei, M Yusup, Nina, Ori, Rida, Sri, Tedi dan Tita. Dari sini terbentuk ikatan awal persahabatan yang kelak akan dikenang puluhan tahun kemudian. Mereka datang dari latar belakang berbeda, dialek berbeda, dan pengalaman hidup beragam namun dipersatukan menjadi mahasiswa jurusan Sejarah, yang kelak akan menceritakan masa lalu, sambil membangun masa depan mereka sendiri.

Hari-hari terakhir di kampung sebelum berangkat ke kampus IKIP Bandung, mereka membayangkan bagaimana hidup di Kota Bandung atau tinggal dikostan yang jauh dari orang tua apalagi yang tidak punya saudara di Bandung. Kemudian serunya masa Opspek, sambil mengikuti Penataran P-4 atau Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila juga kuliah melintas dibayangan kami.

Waktu beranjak meninggalkan kampung halaman untuk masa tiga tahun ke depan mulai menggelinding, maka dengan menggunakan kendaraan diantaranya bus, mereka calon mahasiswa-mahasiswi baru menuju tempat kost di sekitar bumi Isola atau rumah saudara yang tersebar di berbagai sudut Kota Bandung.

Villa Isola di UPI Bandung (dahulu IKIP Bandung). (Sumber: Wikimedia Commons)
Villa Isola di UPI Bandung (dahulu IKIP Bandung). (Sumber: Wikimedia Commons)

Tiba saatnya pula para orang mereka memberikan wejangan atau pesan-pesan yang intinya agar selalu bisa menjaga diri, bersikap sopan dan baik, hidup hemat, serta jangan tergoda oleh hal-hal yang membuat kuliah kami hancur bahkan sampai drop out dari kampus.

Tidak ada para orang yang mengucapkan semoga dapat jodoh atau pasangan yang baik di sana, orang tua justru lebih sering berpesan hal-hal yang jauh lebih mendasar dan bermakna, seperti pesan kata-kata di atas. Mengapa demikian kata-kata tadi tidak diucapkan oleh orang tua kepada anaknya ?

Karena orang tua berharap penuh, keberangkatan anak ke luar kota bukan tentang mencari pasangan hidup, melainkan tentang membangun masa depan. Mendapatkan titel pendidikan adalah prioritas. Mereka tahu bahwa fase kuliah adalah masa penguatan karakter dewasa, penguatan ilmu, dan penentuan arah hidup.

Jodoh, bagi mereka, adalah urusan yang akan datang pada waktunya bukan sesuatu yang harus dikejar dalam perjalanan menuntut ilmu. Harapan orang tua mereka sederhana, yaitu anaknya kuliah dan belajar dengan sungguh-sungguh, fokus menuntut ilmu, dan kelak pulang membawa masa depan yang lebih baik. Tidak sedikit orang tua yang bahkan berpesan senantiasa kuliah yang benar dulu, jangan mikirkan jodoh.

Pesan itu bukan tanpa alasan. Dunia perkuliahan sering dianggap sebagai masa penentuan arah hidup. Fokus yang terpecah, apalagi karena urusan bunga asmara, dikhawatirkan akan mengganggu tujuan utama yaitu meraih titel pendidikan. Orang tua ingin anaknya kuat, mandiri, dan tidak terburu-buru mengambil keputusan besar sebelum waktunya.

Hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana manusia. Di tengah kesibukan kuliah, tugas yang menumpuk, diskusi panjang, dan kegiatan organisasi, terkadang hadir seseorang yang tak terduga. Awalnya hanya teman belajar, rekan satu kelompok, atau sekadar kenalan di kampus. Tapi seiring waktu, tumbuh rasa yang lebih dalam. Tanpa direncanakan, tanpa dicari, jodoh seakan menemukan jalannya sendiri.

Dalam satu peribahasa ada istilah asam di gunung, garam di laut bertemu dalam satu belanga yang artinya jodoh seseorang bisa saja berasal dari tempat yang jauh, tetapi bertemu juga. datang dari berbagai daerah yang jauh namun bertemu dalam kisah sejuta cinta di kampus Bumi Siliwangi bahkan terus sampai menjadi pasangan suami istri, beranak pinak sampai saat ini.

Kampus IKIP Bandung berada di Utara Bandung nan hijau telah memberi ruang bagi sisi lain kehidupan mahasiswa-mahasiswinya untuk mengungkapkan segenap perasaannya selain mendapatkan titel pendidikan.

Kota Bandung selalu punya cara untuk membuat siapa pun jatuh hati. Kota yang pernah dijuluki "Paris van Java" ini bukan hanya dikenal sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai ruang pertemuan berbagai kisah hidup dari para pendatang.

Setiap tahun, ribuan mahasiswa-mahasiswi dari berbagai daerah di Jawa Barat datang ke Bandung dengan satu tujuan utama menuntut ilmu dan menyabet titel pendidikan. Namun, ada hal yang tidak terkira ternyata di balik jadwal kuliah yang padat, buku-buku babon tebal, tumpukan tugas, dan bulak-balik ke perpustakaan, ternyata bersemi dan berkembang kisah-kisah romantis yang naik sampai ke pelaminan. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

bram herdiana
Tentang bram herdiana
GURU SMK PARIWISATA TELKOM BANDUNG
Tag Terkait

Berita Terkait

News Update

Bandung 10 Jun 2026, 21:21

Menjembatani Komunitas dan Profesional Urban, Strategi Respiro Definisikan Ulang Fashion Berkendara Tropis

Respiro menangkap peluang emas ini dengan merumuskan ulang konsep estetika visual produk agar selaras dengan kebutuhan gaya hidup kaum urban yang serbacepat.

Koleksi perlengkapan berkendara atau riding apparel dari Respiro Indonesia. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 20:24

Tugu Koperasi Tasikmalaya, Bukti Nyata Lahirnya Semangat Koperasi Indonesia

Artikel ini membahas Tugu Koperasi Tasikmalaya sebagai simbol sejarah lahir dan berkembangnya semangat koperasi di Indonesia.

Depan Tugu koperasi Tasikmalaya saat ini (Sumber: Dokumen Pribadi | Foto: Nabila imania)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 18:47

Ulos: Kain yang Menjadi Simbol dari Masyarakat Batak

Ulos adalah kain tenun khas Batak berbentuk selendang. Benda sakral ini merupakan simbol restu, kasih sayang dan persatuan.

Kain Ulos Ragi Hidup (Sumber: https://repositori.kemendikdasmen.go.id/19484/1/2010-Booklet-Mengenal%20Ulos.pdf)
Bandung 10 Jun 2026, 17:55

Mengenal Kanemura, Brand Kuliner Jepang yang Mengusung Sistem Manajemen Terpusat dalam Bisnis Waralaba

Brand kuliner Jepang, Kanemura, menawarkan berbagai paket kemitraan menarik bagi masyarakat yang ingin merambah bisnis waralaba (franchise).

Brand kuliner Jepang, Kanemura, menawarkan berbagai paket kemitraan menarik bagi masyarakat yang ingin merambah bisnis waralaba (franchise). (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Biz 10 Jun 2026, 17:29

Denyut Digitalisasi Perbankan yang Menghidupi Perajin Sepatu Kulit Cibaduyut

Sejak 2018, Mochamad Indra Yusuf Wahyudin aktif mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Bandung.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin, pemilik Koku Footwear (produsen sepatu kulit) di Taman Cibaduyut Indah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, (26/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Linimasa 10 Jun 2026, 16:50

Ibun Bajra, Fenomena Alam Embun Membeku di Kertasari Bandung

Fenomena ibun bajra kembali muncul di Kertasari. Embun membeku jadi lapisan es dan berdampak pada pertanian.

Daun teh membeku di Kertasari saat cuaca dingin menyergap Bandung 2019 silam. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 16:48

Menelusuri Jejak Historis Surabi, Oleh-Oleh Khas Jawa Barat

Surabi adalah salah satu makanan tradisional khas Jawa Barat.

Surabi Cihapit Bandung. (Sumber: Instagram | Foto: Surabi Cihapit)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 15:31

Menyusuri Bukit Plangon: Saat Sejarah dan Kepercayaan Menjaga Alam

Bukit Plangon menjadi contoh bagaimana nilai spiritual dan kearifan lokal berperan dalam menjaga keseimbangan alam.

Sinar matahari menerobos rimbunnya pepohonan di sekitar bangunan makam Bukit Plangon, Cirebon. (Sumber Foto: Dokumentasi pribadi, 2025)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 14:48

Kesadaran Masyarakat terhadap Penggunaan Kain Wol dengan Fashion Old Money

Penerapan gaya old money dan pemakaian kain wol menjadi strategi yang sangat efektif untuk menekan laju pertumbuhan fashion cepat di Indonesia.

Ilustrasi kain wol. (Sumber: Pexels | Foto: Vlada Karpovich)
Wisata & Kuliner 10 Jun 2026, 14:33

Jelajah TMII, Panduan Lengkap Wisata, Harga Tiket, dan Wahana Terbaru

Panduan lengkap berkunjung ke TMII Jakarta, mulai dari harga tiket, museum, anjungan daerah, Jagat Satwa Nusantara, hingga cara menjelajahi kawasan seluas 150 hektare.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 12:49

Filosofi Kendi, Animo Pemakaian Tumbler dan Mesin Air Minum Gratis

Kendi adalah ikon sosialisme air minum pada zamannya.

Ilustrasi kendi yang merupakan ikon sosialisme air minum warisan budaya bangsa. (Sumber: Pexels | Foto: Eda Yılmaz)
Sejarah 10 Jun 2026, 12:21

Jelajah Candi-candi di Bandung, Jejak Peradaban Kuno yang yang Hampir Terlupakan

Jejak peninggalan Hindu kuno di Bandung masih bertahan, tetapi kondisi situsnya memerlukan perhatian serius.

Situs Candi Bojongemas di Solokanjeruk Kabupaten Bandung memprihatinkan dan tak terawat. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 11:29

Toponimi Lembang (Bagian 1)

Lembang berasal dari bahasa Sunda yaitu “Ngalembang” yang berarti air yang tergenang.

Buku Toponimi Lembang. (Foto: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 10:18

Gedung Juang 45: Transformasi Bangunan Kolonial Menjadi Museum Berbasis Digital

Revitalisasi Gedung Juang 45 Bekasi dari bangunan cagar budaya yang sempat terbengkalai menjadi museum modern berbasis teknologi digital.

Gedung Juang 45 Kota Bekasi (Sumber: bekasikab.go.id | Foto: Situs Pemerintah)
Beranda 10 Jun 2026, 10:12

Di Tengah Janji Energi Bersih, Warga Lereng Gunung Cemas Kehilangan Air, Lahan, dan Masa Depan

Di balik janji energi bersih dari proyek geotermal, warga di sejumlah lereng gunung di Jawa Barat menyuarakan kekhawatiran atas ancaman terhadap sumber air, lahan pertanian, dan ma

Dani Setiawan, petani sayur di kaki Gunung Gede Pangrango, menyuarakan kekhawatirannya terhadap proyek geotermal yang dinilai dapat mengancam sumber air, lahan pertanian, dan ruang hidup warga. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 09:17

Mengenal Peuyeum sebagai Makanan Tradisional Khas Jawa Barat

Peuyeum sebagai makanan tradisional khas Jawa Barat

Peuyeum Bandung. (Foto: Sofi Putri)
Ayo Netizen 10 Jun 2026, 08:38

Taat Rambu Lalu Lintas adalah Hal Sepele tapi Menyelamatkan Nafas Kehidupan

Satu detik yang menurut kita sepele bisa saja jadi harapan kehidupan bagi orang lain.

Salah satu titik yang sering mengalami kemacetan parah di Kota Bandung, persimpangan lampu merah di Jalan Djunjunan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ikbal Tawakal)
Ayo Netizen 09 Jun 2026, 20:22

Pasang Surut Era Trem di Batavia

Transportasi trem di Batavia yang kini sudah tidak ada di Indonesia.

Tram Gondangdia di Batavia. (Sumber: KITLV)
Wisata & Kuliner 09 Jun 2026, 16:31

Wisata Candi Borobudur: Panduan Lengkap Tiket, Sunrise, dan Sunset Experience

Panduan lengkap wisata Candi Borobudur 2026, mulai dari harga tiket, kuota naik candi, aturan penggunaan upanat, hingga waktu terbaik untuk berkunjung.

Candi Borobudur. (Sumber: Pemprov Jateng)